Dalam masa revisi!
Tyara Queen Nesya, gadis berusia 23tahun. yang harus menihkah dengan laki-laki dingin bernama Alfin Sanjaya. hanya untuk melunasi hutang Ayahnya yang berjumlah Milyaran rupiah!
Bagaimana kehidupan Tyara setelah menihkah dengan Alfin? Akankah hidupnya akan bahagia atau sebaliknya.
Sampai Tyara meninggal kan Alfin. dan membawa anak dalam kandungan nya pergi jauh dari kehidupan Alfin.
Saat umur Anak Tyara, berusia 17 tahun ia berniat membalas kan dendam kepada Papah nya karna mengira telah melantar kan nya begitu saja. sampai saatt di mana diri nya mengetahui jika Papah nya tidak bersalah dan dalang ke hancuran keluarga nya di sebabkan oleh paman nya sendiri..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
09
Langkah kaki Tyara berhenti tepat di depan pintu berwarna putih yang caattnya sudah sedikit memudar perlahan dirinya membuka pintu, untuk masuk dan menemui ibu tercintanya perlahan lahan pintu putih itu terbuka dan tampaklah Rika sedang terduduk lemas dilantai. Tyara yang melihat itu pun langsung menghampiri ibunya.
"Ibu" ujar Tyara seraya terduduk disamping ibunya mengangkat kepala Rika dan menaruh di pangkuannya.
"Tyara" ucap Rika dengan suara lemas.
"Ibu" Ujar Tyara mengelus rambut ibunya.
"Maafkan ibu karna tidak datang dihari bahagiamu" berucap sambil menitikkan air mata.
"Tidak apa ibu" ujar Tyara menghapus air mata ibunya.
"Bagaimana, apa suamimu bersikap baik kepadamu Tya" Ucap Rika seraya bangkit dan duduk berhadapan.
"Yaah Alfin sangat baik sekali bu dia slalu memanjakan aku, memperlakukan aku dengan sangat baik" Ucap Tyara memberikan senyuman lebar kepada ibunya.
"Benarkah Tya" menatap dalam manik anaknya untuk mencari kebenaran dan Tyara yang menyadari itu langsung memeluk tubuh ibunya agar kebohongan yang sedang ia buat tidak terbongkar..
"Ibu, tidak usah cemas ataupun ragu seperti itu Alfin sangat mencintai dan menyayangi Tyara bu mana mungkin ia tega untuk menyakiti Tyara" Ucap Tyara mencoba menahan airmatanya yang ingin keluar.
"Bagaimana, apa ibu baik baik saja" Tanya Tyara melepaskan pelukannya dari tubuh Rika.
"Ibu baik-baik saja" Jawab Rika memberikan senyuman hingga keriput di wajahnya tertarik yang mana membuat Tyara langsung tertawa.
"Kenapa kau tertawa, Tyara"
"Tidak apa bu" menghentikan tawanya dan merebahkan kepalanya dipangkuan Rika.
"Bagaimana malam pertama mu dengan Alfin" Tanya Rika sambil mengelus rambut pirang Tyara.
"Ibu apaan si"
Tanpa mereka berdua sadari seseorang telah memperhatikan mereka berdua sedari tadi dengan tatapan penuh penyesalan..
"Maafkan aku atas semua yang terjadi di kehidupan kalian."
*******
Setelah berkunjung kerumahnya dan menemui Ibunya malam harinya Tyara pun pulang ke hottel tempatnya tinggal bersama Alfin sekarang..
Betapa terkejutnya ia saat masuk kedalam kamar hottel nya, melihat perempuan sexy yang hanya menggunakan lingerie berwarna merah sedang duduk diatas pangkuan suaminya.
Tidak mau berada lama-lama disana dirinya pun memilih untuk pergi ke kamarnya tapi sebelum dirinya benar-benar melangkah kan kakinya suara wanita yang ada dipangkuan suaminya sudah menghentikan langkahnya.
Wanita yang diketahui bernama Veronica itu langsung menghampirinya..
"Kau yang bernama Tyara" Tanyanya perempuan itu.
"I..iyha" Jawab Tyara menunduk.
"Cih, berdecih dan berkata "Dengar baik-baik walaupun kau sudah menihkah dengan Sanja, Sanja tetap milikku kau mengerti" Ucap Veronica sambil mengangkat dagu Tyara.
"Tapi sekarang dia adalah suamiku, apa kau mau disebut sebagai wanita perusak rumah tangga orang!" Ujar Tyara memberanikan diri.
"Berani beraninya kau berbicara seperti itu kepadaku" Ucap Veronica marah dan langsung menarik rambut Tyara
Dan Alfin yang melihat itu hanya diam seribu bahasa tanpa mau membela.
"Alfin menihkahimu hanya karna Ayahmu memiliki hutang kepada keluarganya bukan karna ia memiliki rasa kepada mu! Jalang." Ujar Veronica mendorong kuat tubuh Tyara hingga terbentur ke dinding, dan Tyara hanya tersenyum miring,. Veronica yang melihat itu pun semakin marah dan menghampiri Tyara lagi berniat untuk menampar tapi tangannya sudah ditahan oleh Tyara..
"Aku jalang, lalu sebutan apa yang pantas untuk perempuan perusak seperti dirimu" Ujar Tyara menampar dengan keras pipi Veronica hingga memerah.
Alfin yang melihat Veronica ditampar oleh Tyara pun langsung bangkit dari duduknya dan berjalan kearah dua wanita itu.
"Tyara cepat masuklah ke kamarmu" Ucap Alfin yang langsung di iyakan oleh Tyara.
"Dan kau Veronica cepat pulang lah aku mau beristirahat" Ucap Alfin yang mana membuat Veronica semakin kesal.
Veronica kesal. diri nya langsung meraih jaket milik Alfin untuk di gunakan dan pergi keluar dari apartemen Alfin.
Setelah kepergian Veronica. Alfin, memandang Tyara dingin.
"Aku bukan membela mu! jangan besar kepala"
"Tuan mu di sini hanyalah Aku yang pantas mengkasari bukan mereka yang tidak berhak" setelah nya Alfin ikut masuk ke dalam kamar nya.
Salam hangat dari aku ❤
berasa pipiku yg ditampar tour🤪🤪😵😵