NovelToon NovelToon
Pacarku Suami Temanku

Pacarku Suami Temanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Duda / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: Adelmia

Andita Rosmanilla gadis cantik berusia 25 tahun,ia telah menyelesaikan pendidikan nya di universitas Kebidanan.dan telah Bekerja sebagai Bidan Desa di Kabupaten kota K.Andita atau sering di sapa Dita bertugas di sebuah Puskesmas,ia mempunyai rekan kerja seorang Dokter tampan yang diam-diam menyukainya.

Andita mempunyai pacar seorang pengusaha kaya-raya mereka sudah menjalin hubungan selama 3,5 tahun, sejak Andita bekerja di luar kota perubahan sikap Bagas menjadi tanda tanya besar bagi Andita.
Bagas yang lembut, romantis,dan penyayang berubah menjadi arogan,dan sangat sensitif.

Bagas Prawijaya Subroto seorang pengusaha muda yang kaya-raya berusia 27 tahun, namun siapa sangka jika Bagas sudah mempunyai anak dan Istri.

Hanna, perempuan cantik berusia 25 tahun dan dan kaya-raya.Hanna adalah sahabat Andita sewaktu SMP ,tapi Hanna dan Andita kehilangan komunikasi beberapa tahun terakhir.
Hanna merupakan Istri sah Bagas,mereka menikah berdasarkan jebakan Hanna.ia sangat terobsesi terhadap Bagas sejak duduk di SMA karena obsesi nya itu, Hanna rela melakukan berbagai cara agar ia bisa memiliki Bagas sepenuhnya.bahkan ia rela di tiduri Pria lain,hanya demi melancarkan misinya.di luar dugaan Hanna, Pria yang bekerja sama dengannya itu justru memanfaatkan Hanna sebagai ladang uang.setiap saat Hanna harus mendapatkan ancaman dari Pria tersebut,yang merupakan ayah biologis dari putrinya Allisa.

Akankah Andita tetap menerima bagas, setelah tau pengkhianatan Bagas terhadapnya ??? Akankah hubungan mereka sampai ke jenjang pernikahan ? Atau justru Andita menikah dengan Dokter yoga ???

Ikuti ceritanya...
"PACARKU SUAMI TEMANKU"
Yang penuh konflik,menguras air mata dan emosi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adelmia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 HAPPY READING

Ting..., suara notifikasi pesan masuk di ponsel Andita.

Andita membuka aplikasi pesan WhatsApp di ponselnya,ternyata Chat grub dari Alumni SMP TARUNA BANGSA XXX.sekolah tempat ia menimbah ilmu di tingkat pertamanya dulu.

“Undangan Terbuka”

Di beritahukan kepada seluruh Alumni SMP TARUNA BANGSA XXX,Angkatan 20xx.untuk hadir di Hotel S,pada Tanggal yang sudah di tentukan Oleh Panitia.untuk menyambung tali silaturahmi kita,di harapkan agar teman-teman bisa hadir,di waktu dan tempat yang sudah di tentukan.

TERIMA KASIH

PANITIA : Johan

Gimana ini,apa bisa aku ambil Cuti pikir Andita.memang si waktunya masih satu bulan lagi,aku coba ngajukan cuti aja dulu deh,batinnya.kangen juga sama teman-teman sewaktu SMP, Andita tersenyum mengingat seorang sahabatnya sewaktu SMP dulu.

Tapi sayangnya Andita gak ada kontaknya lagi, setelah beberapa tahun ini.semoga aja dia datang nanti,di acara Reuni.

Andita keluar,saat ada seseorang yang mengetok ruang kerjanya.

“Permisi Bu Andita”

“Ya,silakan masuk bu.” perintah Andita pada pasiennya.

“Baik,ada keluhan apa bu?” tanya andita ke pada pasien tersebut.

“Ibu terlihat lemas dan pucat sekali” tanya Andita, namun tak mendapat tanggapan dari ibu hamil tersebut.

“Ini bu bidan,istri saya sejak hamil gak mau makan.” ucap suaminya yang mendampingi istrinya itu.

“Mari saya tensi dulu bu” pinta andita kepada bumil tersebut.

“Tekanan darah ibu rendah sekali,saya harapkan kepada ibu tetap di paksa makan ya.usahan menjaga asupan yang memenuhi gizi ibu ya pak,janin yang sedang berkembang harus di dongkrak dengan makan-makanan yang kaya gizi,untuk mencegah cacat lahir” jelas andita panjang lebar

“Anu bu,setiap makan di muntah kan terus.” ujar si suami mewakili.

“Di trimester awal 80% ibu hamil mengalami mual dan muntah pak,tapi bukan berarti menolak untuk makan.

untuk pencegahan bapak bisa memberikan ibu air jahe hangat,hanya sekedar mencegah ya pak bukan mengobati.”

"Bapak bisa bantu Ibunya berdiri,biar saya periksa dulu.” pinta andita

“Baik bu” jawab suami pasien

Ia membimbing istrinya menuju ruangan khusus untuk pasien, Andita memeriksa si ibu hamil tersebut dengan seksama,setelah selesai ia menunggu pasien di mejanya.

“Ini saya beri beberapa Vitamin,dan penambah darah,untuk ibunya pak."

"Jika ada keluhan lain, silakan datang kembali kesini ya pak.”

“Baik bu,terima kasih.” ucap si Suami.

Setelah selesai melakukan tugasnya, Andita keluar.beberapa rekan kerjanya sudah menunggunya,untuk pergi makan siang bersama.

“Mari teman-teman kita isi lemak dulu.” ucap salah satu di antara mereka.

Hahaha....mereka tertawa bersama

“Ayo dit,kita nunggu kamu loh dari tadi, biar di kasih tumpangan.” ucap maria, salah satu perawat yang bekerja di puskesmas yang sama dengan Andita.

“Sebentar saya ambil tas dulu” kata Dita

Saat mereka mau masuk mobil, Yoga tiba-tiba datang di belakang mereka.

“biar,saya yang nyetir” pintanya.

“Dokter mau ikut kita, ?” tanya maria.

“Menurut kamu, ?” Yoga balik bertanya pada Maria.

Andita memutar matanya malas,dari pada panjang pertanyaan pikirnya.

“Ni kuncinya” Maria diam saja.

Yoga membukakan pintu samping, untuk Dita.setelah Dita masuk,ia pun ikut masuk.

Yoga fokus dengan jalan,sementara Andita sibuk berkirim pesan dengan Sahabat-sahabatnya.

Semua diam,kecuali Andita yang senyum-senyum sendiri.

“Mau makan di mana?” tanya Yoga

Dita baru mau jawab,Maria udah duluan menginterupsi.

“Soto Lamongan Dokter” ujar Maria semangat.

“Kamu mau makan apa ?”tanya Yoga sama Andita

“Nasi Rames aja” jawab Dita

“Yang lain gimana,?” tanya Yoga

“Ikut,bu Dita aja.” jawab mereka.

“Loh,aku sendiri dong makan soto.” sungut Maria.

Lalu mereka semua tertawa,melihat Maria cemberut.karena pilihannya, gak ada yang menyetujui.akhirnya mereka semua ikut pilihan Dita,mereka makan penuh canda dan goda. Sebagai pelepas penat,juga menghibur hati yang tenga kalut.

...----------------...

Andita duduk santai di ruang tv nya,

sambil ngobrol bersama Bagas via video Call.terlihat kerinduan di raut wajahnya, begitu pun dengan Bagas.

"Dita kangen,mas." ucap Dita jujur.

"Sabar akhir pekan mas kesana ya." jawab Bagas.

"Pulang kantor,mas mampir ke rumah Tante."

"Kamu baik-baik disana ya,mas."

"Dita sayang,mas akan baik-baik aja untuk kamu." jawab Bagas lagi.

"Kamu jaga diri baik-baik disana,jaga makan dan istirahat yang cukup." pesan Bagas.

"Mas lanjut Kerja lagi ya,nanti mas telepon lagi."

"I love you," ucap Bagas.

"love you too" Andita menjawab Bagas.

"Daaaa sayang....." Bagas melambaikan tangan.

Hari ini baik, besok marah,lusa menuduh yang aneh-aneh.heran aku sama kamu mas,lirih Dita.

...----------------...

Oh iya,kenapa aku baru kepikiran sekarang.orang tua mas Bagas dimana ya ?

kok aku gak pernah di kenalin,atau di ajak kerumahnya gitu.

Apa karena selama ini aku sibuk kuliah, makanya gak kepikiran.

Setelah lulus, istirahat satu bulan dirumah aku langsung dinas disini.

mungkin aku yang gak sempat bertemu mereka , pikir andita positif.

keterlaluan sekali aku ini, sementara mas Bagas kenal baik sama mama,la aku ?

Andita memijit pelipisnya,setelah cuti aku akan berkenalan sama mereka batinnya.

Andita membuka pintu, melihat-lihat cuaca.sepertinya cuacanya bagus,sore ini.mau jalan-jalan dulu ah,main-main ke tetangga pikir nya.jenuh juga rumah-puskesmas, puskesmas-rumah gumamnya sendiri dari tadi.

Andita berjalan kaki menyusuri desa, ngobrol-ngobrol ringan dengan masyarakat sekitar.ternyata asyik juga batin Dita,mereka ramah-ramah lagi.

Ia terus menyusuri kampung,matanya menatap hamparan sawah yang sedang menghijau dan sebagian sudah menguning.

"Waw itu indah sekali"

Andita mempercepat langkahnya,ia ingin segera bermain-main di tengah sawah-sawah itu.senyum tak pupus di bibirnya,

indah melangkahkan kakinya memasuki area persawahan.

Andita bertemu pemilik sawah,tepat dimana kakinya berpijak saat ini.

"permisi.selamat sore Pak,Bu." sapa Dita

"Saya numpang jalan-jalan,ya Pak Bu."

"Oh bu Bidan,silakan Bu."

"Di sawah sebelah,ada Dokter yoga juga Bu" lanjut Bapak itu

"Hah,ngapain dia disini" batin Dita

"Ah,iya pak.sedang apa dia disana ?"

"Sedang bermain sama anak-anak kampung,ikutan mancing katanya Bu." jawab Istri Pak Tani tersebut

"Baik, terimakasih Pak Bu."

Dita melangkahkan kakinya,menyusuri pematang sawah yang cukup untuk satu motor para petani masyarakat setempat.ia mengabadikan beberapa gambar sawah,yang indah menyejukkan matanya itu.sungguh alam terbuka,membuat hatinya sangat riang.

Langkah Andita terhenti,saat melihat seorang pria yang sangat ia kenal.pria itu sedang tertawa riang,sepertinya ia sangat menikmati suasana alam di sekelilingnya ini.andita tertegun,di tempatnya.

"Ternyata dia bisa tertawa Bahagia juga" gumam Dita

"Hai,sedang apa kamu disana ?" Yoga menyapa Dita

"Kemari lah" ajaknya

Andita kikuk tak jelas,namun ia berjalan juga mendekati Yoga dan segerombol anak-anak desa setempat.

"Mau ikut mancing" Yoga menawari Dita

"Hmmm boleh juga pikirnya...

Yoga celingukan

"Kamu sama siapa dit ?"tanyanya ramah

tumben dia ramah,pikir Dita lagi.

"Sendiri aja dok, kebetulan tadi jalan-jalan lewat sini." jelasnya

"Ni kamu pegang" Yoga memberikan pancing ke tangan Dita

"Bu bidan bisa mancing gak" tanya anak-anak

"Bisa dong" jawab Dita menimpali

"kalian sudah dapat banyak" tanya Dita,seraya mendekat sama Anak-anak.

"Belum Bu,satupun belum ada."

"Ikannya takut tu sama pak Dokter,takut di Sunat kali ya." sahut Dita

Hahahaaaaa... Anak-anak tertawa serentak dan membuat suasana hati Dita ikut riang juga.

"Ini kenapa Pancing nya Goyang-goyang Dok?" Dita panik

"Itu tandanya umpan kamu,sudah di makan sama ikannya."

jawab Dokter Yoga dengan tertawa kecil,

tangan besar Yoga,membantu Dita menarik tali pancing.

Saat Dita melihat ikan tergantung di ujung pancing,ia bersorak gembira.

"Yey aku dapat" teriaknya

"Yey berarti,ikannya gak takut di Sunat dong." teriak Yoga

Yoga dan Andita,ikut bersorak dan tertawa bersama Anak-anak lainnya.

Mereka menghabiskan waktu memancing, hingga senja melukiskan warnanya.

rasa jenuh dan bosan di jiwa Andita sudah melebur jadi satu yaitu rasa bahagia.

...----------------...

jangan lupa tinggalkan jejaknya ya reader...

tekan tanda ❤️ like dan komentar....

nantikan terus cerita selanjutnya.....

1
Febri Ana
aduh cepet nikah deh yoga sama Dita spy aman
Febri Ana
Bagas sama shine aja thor
Febri Ana
pokoknya yoga sama Andita
Febri Ana
wah ortu Bagas punya masa lalu dgn mama Dita sama yoga aja lebih baik dan jujur
Febri Ana
kalau cinta kan hrs jujur
Febri Ana
yoga sama Dita thor kasian yoga masa mendererita lagi jangan balik sama Bagas cowok nggak jujur
Febri Ana
sama Yoga aja thor Bagas tdk jujur jadi laki laki
Febri Ana
Dita sama yoga aja
Febri Ana
lanjuuttt thor
Febri Ana
Dita sama Yoga aja Bagas tdk jujur sebel aku thor
Febri Ana
aduh perlu curiga tuh sama Bagas Dita
Febri Ana
lanjuutt
Febri Ana
aku mampir thor
Zakiya Syabani
benar banget aq udh ketemu sama org yg cover nya bagus banget setelah dekat dan tau isinya berbanding terbalik 🤧🤧🤧
Ifa Lai
bagus banget ceritanya, banyak pelajaran yg bisa kita ambil dalam kisah ini.
Terima kasih author, karyamu luar biasa👍👍👍
Elmimurty Buhungo
lanjutin ke part 2 tor
Elmimurty Buhungo
Apa mungkin Bagas adalah Kakaknya Andita
Nenk Ayoe
ceritanya maksa bgt jdin yoga karakter jahat,demi Andita balik m Bagas,rusnya sesuai alur aj Andita dh Bugis m yoga,n Bagas dh mlai bka HTI wat shine,eh malah jd bgini
Nenk Ayoe
kasihan Hanna,
Suerna
ikutan nangis thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!