Tiga hari setelah menandatangani surat perceraian itu aku menikah lagi tanpa pernikahan tanpa pesta tanpa gaun dan tak ada ucapan selamat sama seperti pernikahan pertamaku. Pernikahan yang begitu kejam aku dibuang setelah tidak dibutuhkan lagi dan lalu aku menikah dengan bos mafia besar dinew york,, Bagaimana kisah selanjutnya antara mia dengan bos mafia itu akankah mia akan ditinggalkan lagi untuk kedua kalinya?? Yuk mari kita tonton novelnya saja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 8
Panggilan pun belum diangkat oleh bos mafia itu, akhirnya Mia mengeluarkan kartu hitam milik keluarga Smith dan berkata ;
" Saya tidak mau ribut disini, ini kartu hitam tanpa batas, saya akan membayarnya."
" Hah?, dari mana kamu mendapatkan kartu ini Mia, pria simpanan mana yang memberikan kartu ini atau jangan - jangan kamu mencuri dari keluarga Smith hahaaha, dasar pencuri satpam disini ada pencuri!! ".
Teriakan dari Laura yang membuat semua orang menonton dan Laura pun sengaja untuk mempermalukan Mia dihadapan umum.
Kartu itu pun direbut oleh Laura dan disimpan didalam tasnya.
Drtzzz drtzz drtrzzz !!!
Suara telepon berdering dari genggaman tangan Julian itu dan akhirnya Julian pun mengangkatnya.
" Ada apa kepala pelayan, kau menelepon ku terlalu banyak sekali, ada masalah apa sebenarnya ". Saut Tuan Julian.
" Boss!!! Nyonya dalam bahaya ditoko baju bermerek ini, dia sedang dibully oleh banyak orang disini entah siapa orangnya saya tidak mengenalinya, cepatlah segera kesini boss!! ".
Saut kepala pelayan sambil menutup teleponnya langsung.
" Baiklah, berani - beraninya ada yang menganggu keluargaku, siapa orang itu!! ".
Dengan berlari sangat cepat sang don mafia pun telah sampai dan dia berteriak ;
" Siapa orang yang berani menyentuh wanitaku dan putraku?? ".
Ucap sang don mafia dengan nada tegas dan lantang lalu langsung menatap tajam nan dingin ke arah Laura.
" Hah!, Apakah benar dia sangat don mafia besar itu? ".
Laura pun terkejut dan ketakutan setengah mati.
" Lepaskan dia atau akan ku beri hukuman kepada kalian semua ".
Nada keras sang don mengatakannya.
Akhirnya Mia pun langsung ditarik oleh Julian dan Julian pun memeluknya.
" Jangan takut Mia, selagi disini masih ada aku, tidak ada yang boleh menyentuh mu atau bahkan menyakitimu sedikit pun ". Sapa Tuan Julian lalu dia menatap ke arah wajah Mia.
" Tenanglah aku tidak apa - apa tuan, hanya saja aku tidak boleh belanja disini dan mereka menuduhku karena telah merusak gaunnya, padahal aku tidak merusaknya yang merusak gaun itu dia orangnya Laura ". Ujar mtia sambil gemetar karena dipeluk oleh sang don lalu tangannya menunjuk ke arah Laura.
" Tuan don mafia maafkan saya, Mia lah yang pertama membuat keributan dan dia bahkan mencuri kartu hitammu ini Tuan, baiklah saya akan pergi dari sini saja tuan Julian ".
Laura pun mengatakannya dengan nada gemetaran.
" Tunggu !!! Siapa yang menyuruhmu boleh pergi? Bayar dulu gaun yang kau injak - injak itu, kau mau kabur begitu saja Laura? ". Ucap sang mafia itu.
Kemudian Laura merogoh tasnya dan mengambil kartu dia dan berkata ;
" Baiklah saya akan membayarnya ".
Saat kartu itu digesek ternyata kartu itu saldonya kosong dan Laura pun berteriak ;
" Arghhhh Sebastian itu kurang ajar berani - beraninya dia belum transfer saldoku sampe sekarang ?? ".
Ujar Laura dengan sangat kesal.
" Kepala pelayan lakukan cek cctv yg ada, biar saya tahu kebenerannya, siapakah yang benar - benar mengejek Mia??" Sang don menatap mata Laura dengan tajam.
Akhirnya sang don telah melihat kejadian semuanya dan dia langsung saja menghapus nama Laura dari beberapa toko di mall bermerek ini dan untuk pelayan - pelayan yang sombong ini dia akhirnya dipecat dari toko tersebut.
Lalu mereka pergi meninggalkan semuanya dan Mia pun mengambil kartu hitam itu dari tas Laura berkata ;
" Eitss ini bukan milikmu, jangan berharap kau bisa membayarnya jadilah gadis pelayan yang baik ya ditoko ini ".
Sapa Mia sambil melemparkan tas Laura di hadapannya itu.
" Mia tunggu saja kau pembalasanku nanti ". Teriakan Laura untuk Mia.
Akhirnya penjaga toko itu pun menarik tubuh laurta untuk dimintai pertanggung jawaban soal baju mahal yang dia injak - injak itu.
" Jangan tarik - tarik badanku, aku bisa berjalan sendirian ".
Ucap Laura sambil kesal.
" Dasar wanita miskin kau buat kami jadi tidak bekerja lagi di tempat ini! ".
" Diam kau pelayan miskin berani - beraninya kau menghinaku, tunggu saja sampai kekasihku datang, kau akan mendapat pelajaran juga ".
Ujar Laura dengan nada kesalnya.
Setelah Mia dan tuan Julian pun pergi lalu akhirnya datanglah Sebastian itu.
" Laura apa yang sedang kau lakukan disini, jangan buatku malu saja ".
Ujar Sebastian dengan nada sombongnya.
" Sayang, aku dipermalukan oleh pelayan - pelayan ini dan aku disita disini oleh kepala tokonya bahkan aku pun tadi dihina oleh Mia bersama majikannya sang tuan don mafia itu. " Ucap Laura ambil merayu Sebastian.
" Apa Mia menjadi pengasuh dari anaknya bos mafia keluarga Smith itu??? Kamu ga salah ? " Ucap Sebastian dengan meragukan perkataan dari Laura itu.
" Ya sudah ini bayar semua kekacauan yang kamu buat dan besok jangan lupa ikut denganku , besok akan ada ada rapat para tetamu penting dan aku harus membawa pendamping jangan sampai kau malu - maluin aku besok ingat itu! ".
" Oke baiklah kita pergi dari toko ini dan kita pergi belanja di toko lain saja ya ".
Rayuan mesra dari Laura kepada Sebastian ini.
Bagaimana kisah episode selanjutnya lagi??
Jangan lupa tonton episode selanjutnya ya guys
Jangan lupa like, komen dan follow
Terimakasih sudah membaca.
dasar, minta disiksa ini orang...
Caspian ya yang datang💪