Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 8
"Kau tidak bisa melupakan wajahnya yang mempesona itu?"Mona berkata sambil merengut kesal
"Sayang ku, apa yang aku lakukan adalah untuk masa depan kita nanti"Adnan berkata sambil mencium pipi mona
"Sejak kecelakaan itu dia sangat menyukai ku dan aku mendapatkan reputasi yang baik sebagai pria sempurna di Indonesia! Jika tidak aku tidak akan memiliki banyak peluang bagus dalam bisnis pertunjukan"lanjut Adnan sambil memeluk Mona dengan semakin erat
"Hmph, kau berpura-pura menjadi pasangan yang sempurna dengan nya sementara aku harus merahasiakan hubungan kita! Kau sudah mendapatkan ketenaran, kau seharus nya putus dengan nya saat nah menyadari dia telah mengetahui perselingkuhan kita" Mona berkata dengan nada merajuk sambil menatap dengan jengkel
"Aku jatuh cinta padamu, yang tidak bisa dua jadikan alasan untuk berpisah dengan nya. Jika dia memiliki skandal yang dapat menodai reputasi nya, penggemar ku akan bersimpati pada ku bahwa pria yang sempurna terluka kerana cinta"Adnan menjelaskan dengan tenang tanpa perasaan
"Jadi kau mau memfitnah nya secara online?" Mona bertanya dengan ketertarikan
"Tidak! berita pencemaran nama baik nya secara online di luar kemampuan ku siapa yang tahu, siapa yang telah sia singgung?" Andan menjawab dengan santai meminum wine nya
"Orang di balik semua ini telah membantu kita, apakah kau akan sangat sedih untuk mengucapkan selamat tinggal pada nya? Kau telah membawa nya ke sini untuk liburan" Mona berkata sama dengan memainkan tangannya di dada Adnan
"Aku berniat putus dengan nya melalui skandal nya, tapi seseorang nampak nya jauh lebih kejam dari ku. Mulai sekarang mau tidak perlu mempedulikan seorang gadis yang telah hilang"Adnan berkata dengan nada dingin membuat Mona terkejut sampai berkeringat dingin
Di tebing pantai Nyang Nyang terlihat Elva berdiri menatap laut wajah cantik nya terlihat murung dan sedih, Elva memiliki apa yang di katakan Adnan sore tadi
"Andan, kau bisa mengatakan pada ku kau sudah tidak mencintai ku lagi! Kau seharusnya tidak jatuh cinta pada sahabat ku!"Elva bertanya dengan air mata mengalir
"Aku sangat menyesal bahwa aku telah membuat kesalahan, aku masih mencintaimu! cinta mu membuat ku sakit, selamat tinggal"Elva berkata sambil menahan tangisnya yang akan pecah
"Tapi skandal itu telah menelan mu, dan aku ingin tetap di samping MH melewati hari-hari paling sulit di hidup mu"Adnan berkata dengan nada cemas dan khawatir
"Kau seharusnya melakukan nya lebih awal. Aku tidak bisa menerima apa yang kau katakan dan juga apa yang kau lakukan!"Elva berkata dengan airmata mengalir deras sambil berbalik berniat pergi
Adnan mengukur kan tangan nya ke arah Elva dan memeluk nya dengan erat dari belakang
"Ayo pergi bersama ku ke pulau Bali di mana kita berjanji bahwa aku akan melamar mu di pantai Nyang Nyang! biarkan itu menjadi kenangan terakhir ku"
"Adnan kau bilang kau ingin memberi ku kejutan dan meminta ku untuk datang ke lantai Nyang Nyang sendirian"Elva kembali menangis sambil menatap langit malam
"kau masih ingat janji kita tapi kenapa kau mengkhianati cinta kita!"Elva bertanya pada keheningan malam di pantai Nyang Nyang
"Seorang gadis bodoh yang tidak bisa melihat kematian yang akan datang"
suara berat laki-laki mengejutkan Elva membuat Elva segera berbalik dan bertanya
"Siapa kau?"
Di sana Elva melihat seorang laki-laki menggunakan pakaian serba hitam lengkap dengan sarung tangan laki-laki itu terlihat sedang menyesap roko, laki-laki itu juga menggunakan kacamata hitam dan dia tersenyum sini ke arah Elva sambil berjalan mendekati Elva membuat Elva takut, panik dan berjalan pergi sambil berkata
"Jangan mendekat! Pergi"
Laki-laki itu memegang tangan elva, Elva yang panik berontak kecil dan melepaskan tangan nya dari pegangan laki-laki itu sampai kaki nya hampir tergelincir di tebing
"Lepaskan aku"Elva berteriak panik
"Salahkan dirimu sendiri karena telah melihat sesuatu yang tidak seharusnya mau lihat"laki-laki itu menyeringai dan mendorong Elva
Posisi Elva yang ada di ujung tebing membuat Elva jatuh bebas dari tebing itu saat jatuh hal yang di pikirkan Elva hanya satu orang saja dengan airmata mata berlinang Elva berbisik panik dalan hati
'adnan'
Tubuh Elva jatuh ke luar dengan sangat keras membuat air laut memercik ke mana-mana
BYURR
"Hapus semua jejak yang ada di tebing ini!" laki-laki itu memerintah anak buah nya sambil mematikan rokoknya
"baik, di mengerti tuan"anak buah nya menjawab tenang sambil menatap datar ke arah laut