Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.
Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.
Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.
Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Di sebuah markas salah satu klan mafia. Ada seorang dokter tampan sedang mengurus anggota mereka yang terluka parah.
Dokter tampan itu bukanlah seorang anggota mafia. Namun, namanya cukup terkenal di kalangan dunia bawah tanah di negeri ini.
Setiap kali ada anggota klan mafia atau gangster yang terluka, mereka pasti akan memanggilnya ke markas untuk mendapatkan perawatan medis. Dengan begitu, mereka bisa terhindar dari pengawasan polisi, jika harus berobat ke rumah sakit.
Pada hari itu, ada seorang anggota mafia terbaring tidak berdaya dengan luka tembak di bagian dada kanannya.
Dokter itu dengan tenang mendekati kasur tempat pasien terbaring, tangannya menyentuh leher pasien untuk meraba denyut nadi.
"Denyut nadinya cukup lemah," gumamnya di dalam hati.
Dia bergegas membersihkan area luka dengan larutan antiseptik, lalu menggunakan sarung tangan bedah khusus. Dia menekan bagian sekitar luka dengan kain kapas steril untuk menghentikan perdarahan sementara, kemudian segera memasang selang infus dan darah golongan yang sesuai.
Setelah kondisi pasien sedikit stabil, dia memberikan suntikan anestesi. Sikapnya begitu tenang, seakan dia adalah seorang dokter profesional.
Dia menutupi tubuh pasien dengan kain steril, hanya menyisakan area luka yang akan dioperasi, lalu menyalakan lampu sorot. Dengan tangan yang terlatih, dia memotong kulit di sekitar luka masuk peluru.
Darah langsung mengalir keluar, tapi dia dengan cepat menjepit setiap pembuluh darah kecil yang terpotong menggunakan alat penjepit khusus. Lalu menjahitnya secara manual.
Setelah pembuluh tertutup, dia menarik peluru dengan hati-hati, lalu meletakkan peluru tersebut di kain steril.
Setelah memastikan tidak ada bagian peluru yang tertinggal, dia membersihkan area operasi dengan larutan antiseptik. Lalu memasang jahitan dalam untuk menyatukan jaringan otot, kemudian menjahit kulit dengan benang yang bisa larut dalam tubuh.
Dia menutupi luka dengan balutan steril berlapis banyak. Setelah itu, dia memeriksa denyut nadi dan pernapasan pasien. Dia sangat bernapas lega, sekarang kondisi pasien jauh lebih stabil.
"Operasi selesai, kondisinya sudah mulai membaik," ucap dokter tampan itu dengan tenang.
Seorang ketua mafia sangat terpukau dengan kelihaian dokter tampan itu. Dia berminat untuk menjadikannya sebagai dokter pribadi di klan tersebut.
"Bagaimana jika kamu bergabung dengan kami? Hidupmu pasti akan terjamin," pinta sang ketua mafia dengan penuh harap.
Namun, dokter itu menolak. "Maaf, saya tidak bisa."
Ketua mafia itu penasaran, "Mengapa? Banyak orang yang menginginkan bergabung dengan klan kami."
Dokter itu menjawab, "Karena prinsip kita bertentangan. Prinsip saya adalah menyelamatkan nyawa orang tanpa memandang latar belakang mereka. Sementara kalian, kalian akan melakukan apa saja untuk memperkaya diri, bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain. Saya tidak ingin terikat dengan dunia seperti itu."
Ketua mafia itu terlihat sangat kecewa, tapi dia menghargai keputusan dokter tampan itu. Lalu dia bertanya, "Siapa namamu?"
"Nama saya..." Dokter itu berhenti sejenak, dia teringat bahwa dia harus melupakan nama di masa kecilnya. "Nama saya Dylan."
...****************...
Sementara itu, di sebuah mansion megah, Bobby yang usianya sudah menua, dia sedang meminum obat yang diberikan oleh istrinya.
Sudah tiga tahun dia menjalani pengobatan, tapi sampai kini tak ada satu dokter pun bisa mendeteksi penyakit yang dia derita. Padahal anak tirinya adalah seorang dokter, bahkan menjadi direktur rumah sakit di salah satu perusahaannya.
"Penyakit Papa sampai kini belum sembuh juga. Mama rasa lebih baik perusahaan diserahkan saja pada Pram. Meskipun dia adalah seorang dokter, tapi dia cukup sukses memimpin Rumah Sakit Pratama," pinta Vera pada suaminya.
Bobby terdiam sejenak. Entah mengapa, akhir-akhir ini dia menjadi sering memikirkan Raka. Seorang anak yang sudah dia buang delapan belas tahun yang lalu. Karena itu, dia merasa ragu untuk menyerahkan perusahaannya pada Pram.
Bobby kemudian berkata, "Kita bahas saja nanti, Ma. Lebih baik Pram fokus dulu pada rencana pernikahannya dengan Bianca."
Pram yang sedang sarapan pagi bersama mereka, sebenarnya merasa kecewa saat mendengar pernyataan ayah tirinya itu. Tapi dia berpikir, mendapatkan Bianca jauh lebih sulit daripada mendapatkan perusahaan ayah tirinya.
Saat ini, hanya dia satu-satunya pewaris di keluarga itu, jadi kemungkinan besar cepat atau lambat dia akan segera mendapatkan perusahaan itu. Tapi Bianca, dia memiliki banyak saingan untuk mendapatkannya. Karena itu, dia harus segera mengikatnya dalam ikatan pernikahan.
Selamat menunaikan ibadah puasa juga yaa buat othor..
Semoga masih diberi kesehatan dan usia yang berkah..
Bisa kagak sih otaknya lempeng dikit biar tetap eling 😅...
Memangnya Bianca mengajakmu ke kamarnya buat ngapain...
Dia sekedar mau bilang jangan sampai salah masuk kamar, kalau nasibmu masih pengen hidup lebih lama Dy 😅😅..
Seru juga kalau dihadirkan pihak ketiga ala khodamnya mereka berdua yang ngereog 😅😅...
Tentu lebih berpengalaman bin friendly 😅😅....
Harap maklum inner child mereka berdua masih terbawa sampai dewasa /Sob/...
Ada satu kepingan puzle tidak sempurna bahkan hilang yang seharusnya melengkapi masa kecil mereka 🤧...
Bagian yang bilang itu baru ditemukan setelah mereka dewasa...
Meski mereka berdua belum menyadarinya...
Enaknya dimulai dari mana dulu Dy 😅...
Dia punya mata lhoo Bi, makanya memanfaatkan kesempatan dalam kelonggaran melihat dirimu 😅😅...
Mbok yang manis gitu lhoohh sama suami 😅...
Ini bukan kisah tentang Cinderella yang kehilangan sepatu kaca /Sob//Facepalm/..
Jangan2 sandal jepitnya jadi mahar juga 😅😅..
Atau malah seserahan untuk mempelai perempuan 😅😅😅😅...
Biar anti mainstream /Sob/...
Buruan pamerin ke Yoga tapi jangan pamer ke Author DF_14 😅...
Buruan tobat giihh sebelum pindah alam /Sob/...
Mumpung masih ada kesempatan dalam kelonggaran...
Dengan tidak memilih Pram sebagai calon menantu, telah menyelamatkan jalan hidup Bianca di masa depan..
Sekaligus melindungi aset Keluarga Antonio 🙌...
Dylan kandidat calon suami yang mendekati kriteria paling sempurna diantara yang lain...
Dan perlu diingat rival terpilih adalah putra kandung semata wayangmu Bob 👌...
Sempatnya jadi stalker ...
Jangan suka ingin tahu urusan orang lain, itu bisa membu-nuhmu 🤸♀️...
Sebatas mantan yang harus dibuang di tempat sampah yee 😝...