NovelToon NovelToon
Muara Hati Azalea

Muara Hati Azalea

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang / Pengasuh / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA 2 YAAW 2026 PERIODE 1 🏆

Seminggu kematian mertuanya, Azalea dijatuhi talak oleh Reza, dengan alasannya tidak bisa memberikan keturunan kepadanya. Padahal selama tiga tahun pernikahan, Reza tinggal di kota, sementara Azalea tinggal di kampung mengurus mertuanya yang sakit-sakitan.

Azalea memutuskan untuk merantau ke kota mencari pekerjaan. Ketika hendak menyebrang, Azalea melihat gadis kecil berlari ke tengah jalan, sementara banyak kendaraan berlalu lalang. Azalea pun berlari menyelamatkan gadis kecil itu.

Siapa sangka gadis kecil itu adalah Elora, putri dari mendiang kakaknya yang meninggal tiga tahun yang lalu.

Enzo, mantan kakak iparnya meminta Azalea menjadi pengasuh Erza dan Elora yang kekurangan kasih sayang.

Di kota Azalea menemukan banyak kebenaran tentang Reza, mantan suaminya. Lalu, tentang Jasmine, mendiang kakak kandungnya.

Ketika Azalea akan pergi, Enzo mengajaknya nikah. Bukan karena cinta, tetapi karena kedua anaknya agar tidak kehilangan kasih sayan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

“Azalea—”

Suara itu datang tiba-tiba dan membuat Azalea terkejut. Tangannya refleks goyah. Sebuah panci besar yang berada di rak paling atas tergeser dan meluncur jatuh.

“Ah—!”

Dalam satu gerakan cepat, Enzo melangkah maju. Tubuhnya yang tinggi dan refleksnya yang sigap membuat tangannya berhasil menahan panci itu di ujung kabinet, tepat di kepala Enzo.

Panci itu berhenti, tidak jatuh. Sehingga tidak melukai siapa pun.

Azalea terdiam, napasnya tertahan. Enzo juga membeku.

Jarak mereka sangat dekat. Azalea bisa mencium aroma tubuh Enzo yang maskulin dan hangat.

Enzo masih berdiri mematung di hadapan Azalea. Jarak mereka terlalu dekat untuk sekadar disebut kebetulan. Napas Azalea yang tertahan terasa samar menyentuh dadanya. Mata mereka bertaut dan di saat itulah Enzo menyadari sesuatu yang selama ini luput dari perhatiannya.

Lensa mata Azalea berbeda dengan Jasmine. Jasmine memiliki sorot mata yang hangat dan teduh seperti senja. Sementara mata Azalea jernih dan dalam. Ada keteguhan di sana, seolah menyimpan ribuan luka yang telah dipeluknya sendiri dengan sabar.

Bulu mata Azalea lentik alami, tidak dibuat-buat. Ketika ia berkedip, ada getar halus yang entah kenapa membuat dada Enzo terasa sesak. Wajah itu memang mengingatkannya pada Jasmine garis hidung, senyum lembut, rahang yang sama-sama halus, namun Azalea bukan bayangan.

Sementara itu, Azalea sendiri nyaris lupa cara bernapas. Posisi sedekat ini jarang sekali ia alami. Terlebih dengan seorang pria. Terlebih dengan Enzo, suami kakaknya, sekaligus suaminya kini. Dadanya berdebar tak karuan. Ia ingin mundur, ingin memberi jarak, tetapi kakinya seperti membatu.

“Astagfirullah,” batin Azalea lirih.

“Daddy dan Mommy sedang apa?”

Suara Erza muncul tiba-tiba, memecah ketegangan yang menggantung di udara. Sekejap, kesadaran mereka berdua kembali.

Enzo tersentak. Kesadarannya buyar. Tangan yang sejak tadi menahan panci besar di rak atas kehilangan keseimbangan ketika ia mundur setengah langkah.

DOENG! DOENG!

Bunyi benturan logam terdengar keras dua kali.

“Aduuuuh!”

Seruan itu keluar hampir bersamaan dari mulut Enzo dan Azalea.

Panci besar itu menghantam kepala Enzo terlebih dahulu, tepat di bagian atas kening, lalu memantul dan mengenai pucuk kepala Azalea yang lebih pendek.

Erza menjerit kecil. Ia menutup sebelah mata, kedua tangannya menutup telinganya.

“Astaghfirullah, pasti sakit banget,” gumamnya ngeri. Azalea refleks mengusap pucuk kepalanya, meringis menahan nyeri.

Sementara Enzo memegang kepalanya dengan wajah menegang. Pusing dan perih menyerang bersamaan.

“Mas!” Azalea langsung menoleh. “Kepalamu ....”

Ia melihat benjolan sebesar telur puyuh mulai muncul, dan ada garis merah tipis, darah.

“Mas, kepalamu terluka,” ucap Azalea cemas.

Enzo meraba pelan. “Pantas saja terasa berdenyut.”

Tanpa berpikir panjang, Azalea menarik tangan Enzo. “Ayo. Aku obati.”

Nada suara Azalea tegas, refleks seorang perawat atau mungkin seorang ibu.

Kini Enzo duduk di sofa ruang keluarga. Azalea bergegas ke lemari kecil, mencari minyak untuk luka. Tangannya cekatan, tetapi matanya berkali-kali melirik ke arah Enzo, memastikan pria itu baik-baik saja.

Elora muncul dari arah lorong, berlari kecil lalu berhenti di depan Enzo. Mata bulatnya membesar.

“Daddy, kenapa?” tanyanya penuh perhatian. “Kepala Daddy jadi benjol.”

“Kepala Daddy ketimpa panci,” jawab Erza lebih dulu, nada suaranya sok dewasa.

Elora terperangah. “Kenapa bisa ketimpa panci?”

Enzo tersenyum tipis, menahan rasa perih. “Daddy mau bantu Mommy yang lagi ambil alat pembakaran.”

Kedua anak itu saling pandang. “Daddy baik,” ucap Elora polos.

Azalea kembali dengan botol minyak di tangan. Ia berdiri di depan Enzo, lalu berlutut agar sejajar dengan kepalanya.

“Mas, mungkin akan terasa perih,” kata Azalea lembut. “Tahan, ya.”

Enzo mengangguk pelan.

Azalea menuangkan sedikit minyak ke telapak tangannya, lalu mengoleskannya perlahan ke benjolan di kepala Enzo. Jemarinya hangat. Sentuhannya lembut. Untuk mengurangi rasa perih, ia meniup-niup pelan area yang diolesi.

Hembusan napas itu. Entah kenapa, membuat sekujur tubuh Enzo meremang. Perasaan itu asing dan sudah sangat lama tidak ia rasakan. Bukan sakitnya yang berkurang lebih dulu, melainkan denyut di dadanya yang berubah irama.

“Sudah,” ucap Azalea akhirnya, menarik tangannya perlahan. “Benjolannya tidak parah.”

Enzo menatapnya beberapa detik lebih lama dari yang seharusnya. “Terima kasih.”

Azalea tersenyum kecil. “Sama-sama.”

Keheningan sejenak menyelimuti mereka. Lalu—

“Mommy,” Elora memiringkan kepalanya polos, “kok, luka Daddy enggak dicium biar cepat sembuh?”

Azalea tertegun.

Elora melanjutkan dengan wajah sangat serius, “Biasanya kan Mommy suka cium lukanya terus bilang, ‘biar cepat sembuh’.”

Erza tertawa kecil. “Iya. Pasti Mommy lupa.”

Dua orang dewasa itu membeku. Azalea merasakan wajahnya memanas. Jantungnya berdegup kencang. Ia menoleh ke Enzo. Pria itu juga tampak sama gugupnya.

“E-Elora ....” Azalea mencoba tersenyum.

Namun Elora sudah mendekat, menatap mereka penuh harap. “Kalau dicium, sembuhnya cepat,” katanya yakin.

Azalea menelan ludah. Ia ingin menolak, tapi tatapan polos Elora dan Erza membuatnya tak sanggup. Ini bukan soal romantis bagi anak-anak, ini soal kebiasaan, kasih sayang, dan rasa aman.

Dengan ragu, Azalea mendekat sedikit. Ia tidak menyentuh lama. Hanya mengecup sangat singkat—nyaris tak terasa—di dekat luka Enzo.

“Biar cepat sembuh,” ucap wanita berjilbab hitam itu lirih.

Detik itu juga, dunia Enzo seperti berhenti. Ciuman itu bukan tentang hasrat. Bukan tentang gairah. Ini tentang kehangatan. Tentang sesuatu yang pernah ia miliki, hilang, lalu kini kembali dengan cara yang sama sekali berbeda.

“Sekarang pasti sembuh,” seru Elora senang dan Erza mengangguk puas.

Azalea buru-buru mundur, dadanya naik turun.

Sementara Enzo terdiam, tangannya masih memegang sisi sofa, seolah mencari pegangan.

Mereka tidak mengatakan apa-apa lagi. Namun malam itu, di ruang keluarga yang sederhana, dengan anak-anak yang tersenyum puas sesuatu telah berubah.

Bukan lagi sekadar kewajiban atau sekadar peran. Melainkan perasaan yang perlahan tumbuh diam-diam, perlahan, dan mulai tak bisa diingkari.

***

Besok bab 20, berharap retensi bagus agar bisa lanjut terus ceritanya. Kalau retensi jelek, ya, bisa aku hapus atau aku buat tamat. Lelah, cuy 2 karya kemarin tidak sesuai harapan. Tapi, dilihat dari jumlah love (favorite) dan like yang terlalu jauh bedanya, kayaknya bakal zonk lagi.

1
Someone
👍💪
Someone
💪💪
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah inilah kenapa jangan makan uang haram, atau ngambil suami orang, jadi nggak berkah kan idup nya 🙏☺️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah setidaknya lea dr keluarga baik2 bukan hasil anak gundik yg ngerebut kebahagiaan keluarga orang kayak yg ngatain 🙏🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bayangin aja udah sejahat apa dia sm lea tp suami nya lea mutasi dia aja masih baik banget di boyong se-nadia & nadin nya 😊
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
udah kalah di duit kalah juga dr dia ngetreat lea di masalalu, kok bisa semantep itu ngajak rujuknya wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kenapa ada manusia manusia modelan begini di muka bumi ini sih wkwk suka banget ngasih kesimpulan dr apa yg di liat trus di omong2in ke orang2 😩 capek2 di buat dr debu sm Tuhan masa fungsi nya cuma ghibah 😌
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ih makasih lho mbak nad udah ngambil cowo medhit nan kikir ini wkwk kalo bisa jangan di lepas ya biar jd ladang pahala mbak nad seumur hidup biayain laki medhit ini 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
sumpah ini kalo enzo ketemu sm reza pasti otak dia bayangin sekecil apa punya reza 🤣😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
random sih tp lucu banget "berdiri mami elsa yg duduk di kursi roda" 😅 bayangin berdiri sambil duduk 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ternyata oma elsa kalo waras bijak banget, bangga deh oma 😊
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
paham sih enzo ngalamin kayak birthday blue karena ngingetin dia sama hr kematin mendiang isteri, tapi di sisi nya si anak dia juga berhak di rayakan walapun hr lahir nya juga harus membersamai hr meninggal nya ibu nya, toh ga ada manusia di dunia ini yg pengen hr lahirnya juga jd hari kematian orang yg di sayang 🙂🙏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Aah i see, dia jd trauma sama orang2 dr kampung atau di anggap miskin karena di anggap selalu jadiin "nikah sm orang kaya" sebagai jalan pintas bahkan sampe jd simpenan. Tapi semoga di bisa liat ketulusannya lea sama keluarga dia ☺️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yeee bilang aja situ medhit, orang isteri sendiri masa di bilang numpang hidup 😒 lah ibu mu juga numpang idup dong dr bapak mu 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
oalah pantesan, akhirnya terjawab sudah pertanyaan ku wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah jd beneran mertua nya jasmine sm adek nya jasmine ga kenal? 😅 penasaran banget pas nikahan dulu emang si jasmine ga ngenalin keluarga nya apa gimana
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kok kenalan lagi sih emang pas kakak lu dilamar sampe nikahan ni keluarga ga saling kenalan kah? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hah gimana sih bukannya ini mama mertua nya jasmine kakak nya lea kan? emang dia pas nikahan jasmine sm enzo ga ketemu sama keluarga menantu nya sampe adek dr menantu nya ga ngenalin? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo emang si reza sama nadia selingkuh ya udahlah ya tapi masalahnya ini dia pake jabatan nya dia buat bikin orang yg ga ada masalah personal sm dia jd ga bisa kerja, bener2 ya 😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
biarin aja bude, coba dia ganti isteri pengen tau rejeki nya masih sama apa enggak 😏 kata orang kan beda pasangan beda rejeki, nah kalo habis ini dia kere brati bener doa isteri nya yg bikin rejeki dia deres 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!