NovelToon NovelToon
Bayang Dendam Dalam Cinta

Bayang Dendam Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dark Romance / Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Noona.sv95

Maya, gadis manis yang harus mengganti identitas dan namanya setelah kecelakaan besar nyaris merenggut nyawanya.

Ia bangkit dari kematian setelah diselamatkan oleh seorang dokter yang mengangkatnya sebagai anak. Ia bersumpah untuk membalaskan dendamnya. Ia bersumpah membalaskan dendam atas kematian ayah dan juga adiknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona.sv95, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bryan terganggu?

Sementara itu, di kediaman keluarga Lewis alias di kediaman Bryan sendiri.

Steven Edward Lewis menatap surat di tangannya dengan wajah merah padam.

“Berani sekali dia membuat keluarga ini malu,” gumamnya geram.

Ia mengepalkan tangan, lalu berteriak keras memanggil putranya hingga membuat suara bergema di seluruh ruang tamu.

“BRYAN!”

Ellea yang mendengar teriakan Steve, ia segera berjalan menuruni anak tangga dan menghampiri suaminya yang berdiri dengan wajah merah padam.

"Ada apa, Steve? Kenapa harus berteriak memanggil anak kita?"

"Dimana Bryan, El? Jawab?"

"Astaga! Dia ada didalam kamarnya, Steve. Jangan seperti ini, bicara baik-baik. Apa yang terjadi sebenarnya, hmm?"

Meski kesal dengan sikap ketus dan suara teriakan Steve, namun Ellea tetap berusaha menetralkan suaranya sendiri dan mempertahankan sisi elegannya.

"Panggil anak itu, sebelum aku menyeretnya keluar," geram Steve.

Baru saja Steve menyelesaikan kalimatnya, Bryan sudah menyahuti ucapannya dengan nada yang terdengar santai.

“What's wrong, Dad. I’m here,” ujar Bryan sambil turun dari tangga.

 “Ada apa sih, Dad? Aku dengar loh dari tadi Daddy teriak. Lagipula, kenapa Daddy harus berteriak seperti itu? Aku tidak tuli, dan telingaku masih sangat normal," ujar Bryan dengan santai, seolah wajah ayahnya yang merah padam menahan amarah bukanlah hal yang penting.

“Ada apa kau bilang?” hardik Steve. “Kau masih bertanya ada apa, sementara Kau sudah membuat Daddy malu, Bryan!"

"Memangnya ada apa Steve?"

"Kau baca ini baik-baik, Bryan!”

Steve melempar surat dari kepolisian yang menunjukkan bahwa itu surat panggilan untuk Bryan. Dan jelas, itu membuat nama keluarga Lewis tercoreng.

Bryan membuka surat dan membacanya sekilas, lalu terkekeh.

“Astaga! Cuma surat polisi, aku pikir apa."

"Cuma kau bilang? Kau bilang surat panggilan dari polisi itu cuma? Apa kau sudah kehilangan akal, Bryan?"

"Oho.. Come on Dad. Aku tahu ini sedikit Anoying for you dad. But, ini bukan salahku. Aku hanya bersenang-senang, i'm just having fun, Dad.”

Bryan melipat surat itu sembarangan lalu menyelipkannya ke saku celana, sikapnya sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah atas semua yang sudah ia prediksi sebelumnya.

“Itu bukan having fun, Bryan!” bentak Steve sambil menghantam meja dengan telapak tangannya. “Itu pelanggaran hukum. Kau dipanggil polisi, bahkan kau tahu itu cukup memalukan untuk keluarga kita, dan kau... Kau masih bisa tertawa?”

Ellea refleks menghela napas, berusaha tetap tenang meski dadanya ikut bergemuruh. Ia seakan bertanya, 'Siapa yang berani melaporkan Bryan pada polisi? Apa mereka tidak tahu, siapa keluarga Lewis.' Namun semua kata itu, hanya tertahan di kerongkongan.

“Bryan, tolong jelaskan pada Mommy. Apa yang sebenarnya terjadi? Surat ini bukan hal sepele. Ini sudah bentuk surat yang bisa membuat reputasi Mommy dan Daddymu hancur dalam sekejap."

Bryan mengangkat bahu. “Come on, Dad, Mom. Ini cuma salah paham. Someone overreacting, that’s all.”

“Salah paham?” Steve melangkah mendekat, menatap putranya tajam. “Kau pikir polisi akan mengirim surat panggilan hanya karena salah paham?”

“Dad, please,” Bryan menyahut malas. “Aku nggak membunuh siapa-siapa. Aku nggak mencuri. Ini cuma..."

"Cuma apa, hah?"

"Aku cuma senang-senang dengan gadis seperti biasa, sama seperti yang aku bilang tadi. Nggak lebih!"

Ellea menoleh ke arah Bryan, dan menepuk bahunya pelan.

"Bersenang-senang dengan siapa kau Bryan? Apa kau membuat masalah dengan orang berkuasa lagi? Apa kau kembali terlibat skandal dengan orang ternama lagi?”

“Tidak, Mom,” jawab Bryan santai. “Aku hanya bersenang-senang dengan gadis kelas rendahan. Dia bahkan tidak punya keluarga berpengaruh apapun.”

“Jangan asal, Bryan. Ini tidak mungkin kalau tidak berasal dari orang berpengaruh. Karena kalah ini dari orang biasa, tidak mungkin polisi berani seperti ini,” sahut Steve.

"Sudah aku katakan, Dad. Aku hanya bersenang-senang dengan gadis biasa!"

"Tidak mungkin jika dia gadis kelas rendahan, buktinya dia bisa membuat polisi memutuskan memberi surat penangkapan?"

"Aku tidak tahu masalah itu dad, aku bahkan sangat yakin jika gadis miskin seperti Vello dan Maya tidak mungkin bisa melakukan hal ini. Aku rasa ada orang lain di belakang Maya yang bisa membuat polisi menerima laporannya dan memutuskan untuk mengirim surat penangkapan untukku!" sahut Bryan.

"Orang di belakang Maya? siapa? Apa ada pengacara yang mau berurusan dengan keluarga Lewis, hanya untuk seorang gadis miskin?" cecar Steve, tanpa bisa berpikir dengan jernih.

"Jelas ada, Dad. Dia satu-satunya orang yang selalu bertentangan denganmu dan dia juga teman dekat dari Maya."

"Siapa?"

Bryan menyeringai saat mendengar pertanyaan Steve, sebelum akhirnya menjawab pertanyaan darinya.

"Siapa lagi pengacara mumpuni, yang memiliki image sebagai pengacara tanpa pandang bulu saat membantu dan bahkan berani pada siapapun tanpa rasa takut," jawab Bryan, melontarkan kalimat berisi teka-teki yang ia yakin ayahnya sendiri sudah tahu siapa.

"Tunggu, jangan bilang kalau itu adalah Max?"

"siapa lagi, Dad. Hanya dia yang sama sekali tidak takut pada kita, karena posisi dia ada di keluarga Lewis."

Rahang Steve mengeras, matanya menatap nyalang dan tangannya meremas kuat surat panggilan tersebut.

"Dia benar Steve. Maya bisa membawa ini ke jalur hukum, bahkan bisa langsung mengirimkan surat penangkapan itu semua karena ulah keponakanmu! Lihat, orang suruhanku sudah memberikan kabar kalau memang semua ini ada campur tangan Max. Keponakanmu sendiri," sahut Ellea, menunjukkan isi pesan yang didalam ponselnya.

"Maya Fernand, dia hanya gadis miskin yang tidak bisa berbuat banyak untuk melawan kita. Tapi gara-gara Max, keponakan tersayangmu itu ikut campur, Maya jadi memiliki kekuatan. Kau tahu sendiri bukan. Jika Max itu sama sepertimu, dia juga memiliki kekuasaan. Dia menggunakan itu untuk membantu teman kecilnya Maya untuk memproses kasus ini, hingga akhirnya polisi mau  mengurus laporan Maya," sambung Ellea, memberikan kalimat-kalimat yang semakin membuat situasi semakin panas.

"Selain itu Max juga memperkarakan kasus ini hingga ke pengadilan. Max bisa mendapatkan beberapa bukti yang kuat, bahkan dia juga menekan polisi dengan sedikit kekuasaan yang dia miliki hingga polisi tak bisa berbuat apapun.

Mereka hanya mampu mengirim surat itu tanpa bisa menahan mu Bryan. Tapi, kau harus bersiap karena setelah minggu depan kita akan menghadapi Maya di pengadilan beberapa minggu berikutnya! Kau tahu, orang-orang di pengadilan dan juga di kepolisian lebih banyak di bawah kekuasaan Lewis, maka dari itu mereka mempercepat kasus ini!" Pungkas Ellea.

"Mom, dad. Kalian tenang saja, kali ini biarkan Bryan mengurus segalanya. Kalaupun aku harus menghadapi maya di  pengadilan, itu bukan sesuatu yang menakutkan!" Bryan tersenyum miring, membayangkan apa yang akan terjadi di pengadilan nanti.

"Apa maksudmu?"

Bryan tidak menjawab, namun seriangain di bibirnya jelas menunjukkan kalau dia memiliki segudang rencana di kepalanya.

1
falea sezi
males harusnya jujur km biar di bantuin bales dendam oon novel pret
falea sezi
max di bunuh berarti
falea sezi
penulis pro penjahat kayaknya
falea sezi
penulis nya bego
Noona_SV: contohin jd penulis pintar dong kak. biar aku bisa belajar
total 1 replies
falea sezi
semoga bisa di penjara
falea sezi
bejat gtt mreka
FELNI JULIANI
sangat bagus
FELNI JULIANI
lanjut kak😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!