NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:515
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

delapan

"Ternyata bintangnya lebih bagus ya kalau di lihat di tempat terbuka kaya gini."Ujar Kayla kagum, kini mereka berdua duduk di bangku yang berada di dekat danau.

"Iya makanya gue ngajak lo ke sini."

Kayla tersenyum "Makasih ya udah ngajak gue ke sini, makasih juga udah traktir jajan juga."

"Iya sama-sama, walaupun hampir bangkrut gara-gara traktir Lo jajan." Ujar Bastian sambil membuka dompetnya.

Kayla melirik sekilas dompet laki-laki itu "Bangkrut apanya anjir, duit Lo masih banyak ya mana merah semua."

"Iya, tapi agak nyesel si sebenarnya bawa Lo ke sini, jajan Lo banyak soalnya, tuh liat aja."Bastian menunjukkan beberapa kantong makanan milik Kayla.

"Gak ikhlas ceritanya traktir gue, nih gue ganti semua jajanannya." Kayla mengeluarkan beberapa lembar uang dari kantong celananya dan memberikannya pada Bastian.

Bastian menggeleng panik, niatnya hanya bercanda malah dianggap serius oleh gadis itu "Gue becanda doang Kay, Lo serius amat si nanggepinnya. Gapapa simpan lagi aja, duit gue masih banyak."

Kayla menyimpan kembali uangnya "Bagus deh,,gue juga gak serius buat ngasih uangnya tadi."

Raut wajah Bastian berubah "Kayla bener-bener lo ya, gue udah panik kirain Lo ngambek."

Kayla menikmati makanan yang dibelikan Bastian tanpa menghiraukan ocehan dari laki-laki itu. Tiba-tiba pikirannya tertuju pada Arga, selama menjadi kekasih laki-laki itu, mana pernah Arga mengajaknya jalan-jalan atau sekedar mencari angin. Arga selalu sibuk dengan tim basketnya.

Bastian melihat wajah Kayla berubah muram, ia tau pasti saat ini gadis itu tengah memikirkan kekasih brengseknya.

"Kay, jangan ngelamun nanti ke sambet tau rasa Lo."

"Mana ada gue ngelamun Bas, pikiran gue sekarang penuh."

Pikiran gue penuh sama Arga

"Kayla"

"Kenapa?"

"Gue perhatiin akhir-akhir ini Lo jarang berdua sama Arga, biasanya kalian tuh lengket banget kemana-mana berdua."

Kayla tersenyum getir, ya dulu sebelum mengetahui perselingkuhan Arga, mereka selalu berdua layaknya surat dan perangko. Walaupun berada di kelas yang berbeda, Arga selalu menyempatkan waktu untuk menghampiri nya untuk makan bersama atau hanya sekedar berbicara. Walaupun Arga selalu sibuk dengan tim basketnya, walaupun laki-laki itu tak pernah mengajaknya keluar walaupun hanya sekedar mencari angin, tapi Kayla tetap senang karena perhatian-perhatian kecil yang Arga berikan, sikap manis Arga yang selalu membuat nya berbunga-bunga. Arga itu sederhana tapi mampu membuat Kayla bahagia, namun sekarang ia cukup sadar jika semua yang di lakukan Arga hanya kedok untuk menutupi perselingkuhan nya.

"Gue masih belum siap berhadapan sama Arga, gue gak tau gimana gue harus bersikap di depan dia Bas, setelah gue tau apa yang dia lakuin ke gue."

Bastian mengerti bagaimana sakitnya menjadi Kayla, dikhianati oleh dua orang yang paling ia sayangi sekaligus "Lo masih cinta kan sama Arga?"

Kayla mengangguk "Gue gak mau munafik Bas, perasaan gue buat dia masih sama, Lo tau sendiri kan sebelumnya gue gak pernah jatuh cinta sama siapa-siapa dan dia adalah cinta pertama gue."

"Oke gue ngerti, lalu kenapa lo gak coba rebut Arga dari Kanaya?"

"Maksud lo?"

"Kay, mereka gak tau kan kalau lo udah tau soal hubungan mereka."

"Iya terus apa hubungannya dengan merebut Arga dari Kanaya?"

"Gue tanya, Arga masih sering hubungin Lo?"

"Sejak gue jaga jarak dari mereka, Arga gak pernah hubungin gue lagi."

"Nah itu, dengan Lo menjaga jarak kaya gini semakin membuat Arga dan Kanaya leluasa dengan hubungan mereka. Kalau Lo masih cinta sama Arga, coba deh rebut kembali perhatian Arga, lakuin hal-hal yang biasa Arga dan Kanaya lakuin di belakang Lo. Coba Lo sekali-kali nuntut untuk lebih diprioritaskan sama Arga, buat dia nyaman berada di dekat Lo dan jangan kasih celah untuk Kanaya. Gue yakin lama-lama Arga pasti akan kembali jadi milik lo sepenuhnya."

"Tapi gue gak yakin bisa Bas, Kanaya itu lebih cantik dari gue, dia lebih bisa membawa diri dan buat Arga nyaman."

"Kay, semua bisa Lo lakuin asal Lo yakin, yang gue liat selama ini Lo selalu ngalah dalam hubungan kalian, Lo gak pernah marah kalau Arga batalin janjinya, Lo gak pernah nuntut kalau Arga lebih mentingin teman atau tim basketnya, Lo gak pernah nunjukin ke orang-orang bagaimana hubungan kalian dan juga Lo gak pernah nunjukin rasa cemburu Lo setiap kali ada perempuan yang berusaha dekat dengan Arga. Kay kalau begini Lo terus wajar Arga lebih milih Kanaya."

Ucapan Bastian benar, selama ini hubungannya dengan Arga terlalu flat dan juga ia selalu mengalah, bukan tanpa alasan ia tak mau menuntut dan menjadi posesif agar Arga tidak merasa terkekang ketika menjalin hubungan dengannya. Tapi semua itu malah membuat Arga menjalin hubungan dengan gadis lain.

"Makasih Bas, kaena saran dan masukan Lo gue jadi sadar kalau gue gak bisa terus kaya gini, gue harus berubah kalau ingin Arga kembali jadi milik gue sepenuhnya."

"Nah gini dong, tapi saran gue barusan gak gratis ya."

Baru saja ingin terharu, laki-laki itu malah kembali merusak suasana. "Iya ,besok istirahat gue traktir Lo di kantin. Heran deh duit Lo perasaan lebih banyak dari gue, kenapa minta traktir mulu."

"Ini namanya teknik menghemat uang,"ucap Bastian lalu ia tertawa.

"Udah yuk kita pulang, udah jam segini besok kan kita sekolah," ajak Bastian.

Kayla melihat jam di tangannya, sudah pukul 9 malam.

"Iya kita pulang,,jajannya gue bawa balik semua ya."

"Iya, bawa aja lagian gak akan abis tu makanan kalau gue bawa ke rumah."

Kayla tersenyum senang, kapan lagi kan jajan banyak tapi gak perlu mengeluarkan uang. Bastian emang paling royal untuk urusan belanja.

Bastian tersenyum kecil, walaupun badan gadis itu kecil tapi untuk urusan makan gadis itu juaranya, apalagi jika sedang dalam mood yang buruk pasti makanan selalu menjadi pelampiasan gadis itu, tapi anehnya sebanyak apapun gadis itu melahap makanan, bentuk tubuh dan berat badannya tak pernah berubah.

"Bastian, besok pulang sekolah gue main ke rumah Lo ya?"

"Mau ngapain?jangan bilang mau ngerampas oleh-oleh dari orang tua gue."

"Mau ketemu om sama tante, udah lama gak ketemu, mau minta oleh-oleh juga si, lumayan kan."

Bastian menggelengkan kepalanya, sudah biasa jika kedua orang tuanya baru pulang dari luar kota atau luar negeri, gadis itu dan Sasha akan kerumahnya untuk sekedar meminta oleh-oleh, tak tahu malu memang tapi ia tak keberatan karena tanpa mereka berdua ia pasti akan merasa kesepian ketika kedua orang tuanya sibuk bekerja.

Sasha dan Kayla sudah ia anggap seperti saudaranya dan orang tuanya pun sudah menganggap kedua gadis itu sebagai anaknya.

"Yaudah, besok pulang sekolah tunggu gue di parkiran."

"Siap, gue ajak Sasha juga ya Bas."

Bastian menghela napas. "Terserah lo aja."

Kayla tersenyum senang "Bastian tunggu sebentar ya gue mau samperin Sasha dulu."

"Mau samperin Sasha kemana?dia lagi asik berduaan sama Andre."

Kayla menunjuk ke arah bangku lain yang cukup jauh di samping danau "Tuh, Lo tunggu sebentar ya."

Tanpa menunggu jawaban Bastian, Kayla segera menghampiri pasangan yang ia yakin adalah Sasha dan Andre.

Ketika dia sudah berada di dekat pasangan itu, ia berhenti karena dalam jarak dekat seperti ini ia menyadari jika itu bukan Sasha dan Andre. Kayla melangkah mundur, ia bersembunyi di balik pohon dekat dengan pasangan itu, walaupun pasangan itu bukan orang yang ia cari tapi entah kenapa ia merasa familiar dengan keduanya.

Kayla menyipitkan matanya,berusaha fokus dengan pasangan yang tengah saling memeluk mesra. Kayla mengepalkan tangannya ketika menyadari siapa pasangan yang ada di depannya ini.

Ternyata Lo bener Bas, semakin gue menjaga jarak Arga dan Kanaya semakin leluasa menjalani hubungan mereka.

Arga Lo tega ya, gue gak nyangka Lo bisa seberengsek ini.

Kanaya liat aja gue akan rebut kembali perhatian Arga dari lo.

Kayla segera berlari menjauh dan kembali ke tempat dimana Bastian menunggunya.

"Gimana udah ketemu sama Sasha?"tanya Bastian

Kayla menggeleng "Salah orang gue Bas," ucap Kayla berbohong, ia tak mau memberi tahu siapa yang ia temui tadi, takut jika Bastian tau laki-laki itu akan menghampiri Arga dan menghajar nya.

"Gue bilang juga apa, mereka pasti gak akan di sini, paling juga lagi keliling danau atau ke tempat kita beli makanan tadi," ujar Bastian.

"Iya mungkin, yasudah Bas kita pulang"

Bastian mengangguk ia kemudian mereka berdua pulang meninggalkan danau.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!