Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8
Hampir setiap hari Luella diantar jemput oleh Henry. Tidak ada penolakan dari Luella, karena Luella membenarkan perkataan Sarah. Untuk menebus kesalahannya adalah dengan memperbaiki hubungannya dengan Henry.
Dan pagi ini seperti biasa, Luella akan berangkat bersama Henry. Luella tengah menunggu kedatangan Henry di ruang tamu rumahnya sambil membaca berita online.
Ting! Ponsel Luella berdering.
“Luella, aku sudah di depan” – Henry
Luella segera memasukkan ponselnya ke dalam tas, kemudian segera keluar rumah. Setelah Luella menjalin kedekatan dengan Henry, gosip antar tetangga sudah mulai berkurang, entah apa yang terjadi namun ibu-ibu komplek tersebut tidak begitu agresif seperti biasanya.
Dan itu sedikit membuat Luella merasa lega karena dia tidak terusik seperti biasanya.
“Pagi” sapa Luella sambil menutup pintu mobil Henry.
“Pagi Luella, tidurnya nyenyak?” tanya Henry.
“Cukup nyenyak, kamu?”
“Gak begitu, banyak kerjaan jadi sedikit keganggu tidurnya”
“Terus kenapa kamu jemput aku. Rumah kita juga berlawanan Henry”
“Kenapa? Aku mau jemput kamu kok”
“Iya tapi lain kali jangan. Kamu juga harus istirahat”
“Iya cantik”
Luella hanya menghela nafasnya, tidak ada yang berubah dari Henry dari dulu hingga sampai sekarang. Dan itu juga yang membuat Luella merasa nyaman bersama Henry.
“Luella, besok weekend kemana?” tanya Henry.
“Mau bertemu clientnya manager marketing” jawab Luella
“Serius? Weekend Luella, dan kamu masih bekerja?”
“Hahaha aku gak ada pilihan”
“Dan kamu masih bisa tertawa”
“Terus?”
“Diskusikan dengan mereka, weekend itu hak semua staff untuk libur. Bukan tetap bekerja. Apalagi mereka yang mendapat untuk, sedangkan kamu?”
“Iya, lain kali aku gak akan buat meeting saat weekend”
“Good Girl”
Luella tersenyum kemudian ia turun dari mobil Henry, dan segera masuk ke kantor. Sementara Henry segera menuju kantornya yang berada tidak jauh dari kantor Luella.
“Pagi Luella” sapa Cal dari belakangnya.
“Astaga” ucap Luella dalam hati.
“Pagi Pak” Jawab Luella
“Diantar Henry ya?”
“Benar Pak”
“Hahaha bagus, dia harus jadi sopir lagi biar ada kesibukan”
“Hehehe Iya Pak”
“Oke Luella, enjoy your work”
“Terimakasih Pak”
Cal meninggalkan Luella yang sedang mengantriu lift, Cal menuju lift khusus CEO untuk menuju ke lantai dimana kantornya berada. Semua orang memperhatikan interaksi Cal dengan Luella, kemudian mereka mulai saling berbisik.
Tidak ada hari tanpa gosip dari Luella, semua orang bahkan mengetahui Luella dari banyaknya gosip yang beredar di kantor.
Dari status Luella yang menjadi janda di usia 25 tahun, Luella diceraikan bahkan usia pernikahan belum genap 1 bulan. Lalu Luella di tuduh berkencan dengan manajer setiap departemen untuk memperlancar karirnya.
Bahkan gosip tentang Luella juga terdengar ke telinga Cal, dia mendengar dari sekretarisnya tentang gosip tersebut.
Hanya saja Cal tidak menyadari jika Luella yang selama ini dia dengar adalah Luella yang pernah menjadi kekasih temannya. Sebelum Cal mengetahui tentang hal itu, Cal sempat penasaran dengan Luella dan ingin mendekatinya.
Siapa yang tidak jatuh cinta dengan Luella, wanita bertubuh ramping itu memang terlihat sangat cantik dan juga menggoda. Hanya saja tidak ada satu pria pun yang bisa mendekati Luella setelah perceraiannya dengan Edric.
Semua orang mengatakan jika Luella mudah didekati, tapi pada kenyataan mereka tidak ada yang bisa mendekati Luella.
Dan gosip itu berangsur menghilang karena kenyataan yang berbicara.