NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Seorang Mafia

Cinta Tulus Seorang Mafia

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:74.2k
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Mendapat kabar akan kematian kekasihnya membuat Lucy Hart hancur. Dunianya mendadak gelap, dia jatuh ke dasar yang paling dalam namun seseorang, menariknya dari tempat gelap itu. Jared Levin, adalah sahabat baik kekasih Lucy. Dia telah bersumpah pada Daniel untuk menjaga dan mencintai Lucy. Dia selalu ada untuk Lucy bahkan ketika Lucy mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami kelumpuhan, Jared selalu ada untuknya. Dapatkah Lucy melihat ketulusan Jared dan melupakan kekasihnya yang telah pergi dan ketika Jared memutuskan kembali ke Amerika, apakah Lucy akan mencegahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Menantang

Tidak boleh mengkonsumsi minuman alkohol dan akan mendapatkan ganjarannya? Hng, dia sangat ingin melihat apa yang akan Jared lakukan jika dia melakukannya. Semakin ditantang, dia akan semakin sengaja. Dia akan membuat pria itu membencinya. Dengan demikian Jared akan pergi dan tidak lagi mengganggu hidupnya.

Lucy sudah berada di rumahnya. Dia langsung menuju kulkas dan mengambil sekaleng minuman beralkohol dari sana. Sekarang minuman itu begitu berarti bagi dirinya karena minuman saja yang dapat menenangkan pikirannya .

Lucy berjalan menuju jendela sambil meneguk minumannya. Dia akan memperlihatkan kepada Jared, jika dia sedang mengkonsumsi minuman itu. Dia tidak takut sama sekali, dia seperti menantang.

Tatapan matanya tertuju pada rumah Jared. Pria itu tidak ada, sepertinya dia harus berdiri di luar supaya pria itu dapat melihatnya dengan jelas tapi untuk sementara waktu, dia ingin seperti itu untuk sesaat.

Kini dia mulai termenung. Yang ada di dalam ingatannya hanyalah Daniel. Tidak seharusnya Daniel pergi begitu cepat padahal sebentar lagi mereka akan menikah.

Lagi-lagi dia berpikir, seharusnya waktu itu dia ikut dengan Daniel. Mungkin dengan demikian mereka akan mati bersama dan dia tidak akan ditinggalkan sendiri dalam keadaan hancur. Rasanya sangat menyesal, kenapa dia tidak pergi bersama?

Seandainya waktu bisa diulang, dia pasti akan pergi. Dengan begitu Daniel tidak akan mempersulit orang lain dengan permintaannya. Terus terang saja, jika dia berada di posisi Jared, dia tidak akan pernah mau bersusah payah datang untuk memenuhi janji dan membuang waktunya yang berharga.

Apa pria itu pengangguran? Lagi pula, kenapa pria itu bisa tinggal di sebelah rumahnya?

Lucy kembali melihat ke rumah Jared. Pria itu tidak terlihat sama sekali. Sebaiknya dia keluar. Dia akan menantangnya. Dia tidak takut sama sekali dengan Jared. Dia akan membuat pria itu muak dengan sikapnya. Lucy melangkah menuju pintu, membukanya dan berdiri cukup lama di teras sambil meneguk minuman.

Dia melirik sesekali, tapi Jared tidak juga keluar. Ke mana dia? Lucy semakin sengaja., dia melangkah maju agar dia dapat terlihat oleh Jared tapi sudah sejauh itu, Jared tidak juga terlihat.

Lihatlah, pria itu hanya menggertak saja. Memangnya apa yang bisa pria itu lakukan? Lucy mengangkat kaleng minumannya tinggi untuk menghabiskan isinya. Sebaiknya dia tidak memperdulikan ancaman pria itu lagi.

Klang!

Sesuatu yang sesuatu menembus kaleng minumannya membuat Lucy terkejut. Wajah Lucy tampak pucat, kedua tangan gemetar. Apa yang baru saja terjadi? Dengan perlahan, dia mengangkat kaleng minuman tepat di depan mata. Sebuah lubang berada di sana yang membuat isinya keluar semua.

Lucy menelan ludah. Dia pun berpaling, melihat ke arah pagar karena sesuatu menghantam pagar. Wajahnya semakin pucat ketika melihat sebuah peluru berada di pegangan pagar. Kini dia pun berpaling ke arah rumah Jared.

“Ka-kau gila!” Teriak Lucy sambil melemparkan kaleng minumannya ke arah rumah Jared. Pria itu berdiri depan jendela, dengan sebuah senapan di tangan. Lucy kembali menelan ludahnya dan melangkah mundur. Bagaimana jika peluru itu mengenai kepalanya? Sebelum pertunjukkan di lakukan, dia belum mau mati.

Siapa sebenarnya pria itu? Tanda tanya besar muncul di hati tapi semua itu tidak cukup karena tiba-tiba saja beberapa mobil berhenti di depan rumah Jared.

Sekelompok pria memakai jas serba hitam keluar dari mobil itu dan menghampiri rumah Jared. Lucy masih memandangi, mereka seperti penjahat kelas kakap.

Jared keluar dari rumahnya, sekelompok pria itu menyambut dirinya dan menunduk hormat padanya. Dia kembali melangkah mundur. Cukup, dia jadi takut melihatnya dan dia tidak mau membayangkannya.

Apakah Daniel berteman dengan seorang penjahat dan meminta bantuan pada seorang penjahat? Tidak, tidak mungkin. Daniel tidak segila itu tapi apa yang ada di depan mata menunjukkan jika tebakannya tidak salah.

Lucy buru-buru masuk ke dalam dan menyembunyikan diri. Apa yang terjadi semalam teringat di mana Jared melubangi kepala kedua pria yang hendak memukul kakinya dengan mudah.

Tidak. Daniel tidak mungkin bercanda dengan melakukan hal ini dan jangan katakan, pria itulah yang telah membunuh Daniel. Mungkin terjadi persaingan bisnis di antara mereka berdua. Bisa saja Jared datang dengan berpura-pura ingin menepati janjinya pada Daniel yang tidak pernah dia ucapkan untuk menghancurkan dirinya.

Jared Levin, pria itu sangat mencurigakan. Dia tidak boleh percaya begitu saja apalagi tidak ada bukti sama sekali. Sebaiknya dia menjauhi pria berbahaya itu karena dia tidak mau menjadi mainannya.

“Buka pintunya!” Permintaan Jared mengejutkan dirinya. Lucy mulai panik. Bukankah pria itu sedang sibuk dengan sekelompok orang itu? Tapi kenapa dia begitu cepat berada di depan rumahnya?

“Buka sekarang, aku tahu kau berada di dalam Lucy!”

“Pe-pergi!” teriak Lucy. Kedua kakinya gemetar, dia merasa otot tubuhnya sedikit lemas.

“ Aku membawakan sarapan untukmu. Tidak perlu khawatir.”

“Letakkan saja di sana. Aku akan mengambilnya nanti!” Jangan-jangan makanan itu beracun atau memiliki obat bius dan jangan katakan, Jared akan menculiknya lalu memerintahkan sekelompok orang itu menggilirnya. Takut, dia benar-benar takut dan dia haru mewaspadai pria itu.

"Keluar, atau aku robohkan pintu ini!”

"Sudah aku katakan letakkan saja di sana!" Sebisa mungkin dia harus menghindari Jared meski pria itu tidak bercanda dengan apa yang dia ucapkan.

“Jangan membuat aku menunggu lama, Lucy. Kau ingin segera keluar atau aku akan memerintahkan seseorang untuk menghancurkan pintu rumahmu ini!”

“Tidak perlu mengancam. Aku akan keluar sekarang!” Dengan keberanian yang ada, Lucy menuju pintu dan membukanya dengan kasar.

“Berikan!” Lucy mengulurkan tangan yang gemetar untuk meminta makanan yang dibawakan oleh Jared.

“Aku sudah memperingati dirimu untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. Kenapa kau masih melakukannya, Lucy?”

“Terserah aku mau minum apa. Aku mau minum minuman beralkohol, aku mau minum kecap atau aku mau minum racun, tidak ada urusannya denganmu. Berikan saja makannya dan setelah itu kau harus pergi!” Tangannya masih gemetar. Sial. Apa pria itu tahu rasa takutnya?

Jared melangkah maju, Lucy terkejut berteriak, "Berhenti di sana!" Sungguh, dia jadi takut dengan pria itu.

"Tidak perlu takut seperti itu. Aku tidak akan menyakiti dirimu," Jared memberikan makanannya, "Habiskan itu dan buang semua minuman beralkohol yang kau miliki. Itu tidak baik untuk seorang wanita!"

"Tidak perlu?" Ucapan Lucy terhenti saat tangan Jared berada di atas kepalanya dan mengusap pucuk kepalanya dengan perlahan.

"Habiskan semua itu!" Ucapnya. Jared meninggalkannya. Lucy berdiri di tempat. Tangannya sudah berada di atas kepalanya.

Apa yang pria itu lakukan?

Sebaiknya tidak dia anggap serius. Jangan pria itu kira dia akan terbuai hanya dengan satu sentuhan. Lagi pula pria itu berbahaya dan dia harus mewaspadainya karena bisa saja kecurigaannya benar jika pria itulah yang telah membunuh Daniel.

1
Ikoh Jenggung
selalu bagus emang dan sayang untuk di tinggalkan
Ikoh Jenggung
jared ganteng
Ikoh Jenggung
benci sama cinta beda tipis
Ikoh Jenggung
nyimak dulu
Aisilia Putri
udah lah lucu ikut saja mau mati kalau blom waktunya mati tidak akan mati lucu jangan bodoh
Aisilia Putri
maaf baru mampir thor tidak tahu kalau ada karyamu lagi di NT, aku ngikutin yg di pijo kukira yg disini gak lanjut
DG s
rekomend
Lilee
Luar biasa
gia nasgia
Terimakasih kak Ren untuk kisah bahagia nya Jared and Lucy 😘👍💪
gia nasgia
Ternyata Daniel menjaga jodohnya Jared dgn sangat baik
gia nasgia
Congrats Jared and Lucy semoga di beri kebahagiaan dan anak"yg menggemaskan😍 🥰🥰
gia nasgia
Aku rasa Lucy bisa menerima Jared dgn berjalannya waktu apalagi melihat kesungguhan Jared
gia nasgia
Jared benar"menepati janjinya ke Daniel meskipun dgn sedikit memaksa
gia nasgia
kayaknya Lucy baru sadar kalau ucapan Jared tdk main"meskipun nyawanya jadi taruhan
gia nasgia
Good Jared dari awal kedatangan Mikail sdh membuat curiga
gia nasgia
Ini kisahnya Jared and Lucy tapi jadi rindu dgn family Smith😘
gia nasgia
Next
gia nasgia
Waduh kenapa seperti sdh di rencanakan🤔🤦‍♀️
gia nasgia
visualnya Lucy cantik
gia nasgia
Tenang aja Robert sebab Jared tahu bagaimana cara menjaga Lucy, visualnya cocok dgn karakter nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!