Juniar adalah seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan. Dia memiliki seorang Kakak Laki - laki.
Sang ayah adalah pengusaha sukses yang bisa mengabulkan semua keinginan Juniar hanya dalam hitungan detik.
Hingga sampai akhirnya keluarga Juniar berada di posisi paling rendah.
Dimana perusahaan Ayah nya mengalami kebangkrutan, sang Kakak meninggal karena over dosis. Sang Ayah di lilit hutang dan kena serangan jantung.
Dan Ibu nya pergi meninggalkan Juniar
Juniar yang saat itu usia 18 tahun, baru menyelesaikan sekolah SMA harus berusaha mengembalikan keutuhan keluarganya.
Dia terpaksa harus melelang KEPERAWANAN nya di sebuah situs online demi menyelamatkan keluarga nya.
Demi Ayah yang sakit agar segera sembuh, demi Ibu agar mau kembali pulang dan Almarhum Kakak yang selalu mengandalkannya.
Aku Juniar, gadis yang pernah hidup dalam kemewahan dan sekaligus harus hidup dalam kenistaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Juniar 8
Juniar sampai menganga melihat point - point yang jumlah nya 100 point dan Juniar hanya membacanya sampai point 10.
Tidak perlu melanjutkan membaca point - point perjanjian yang lainnya, dia sudah bisa menangkap seluruh pointnya, sedangkan point diri nya hanya satu yaitu S.E.T.U.J.U😑.
" Perjanjian 20 milayar " gumam Juniar.
Juniar membaringkan tubuh nya, sudah lewat tengah malam tapi dia belum bisa memejamkan matanya.
" Sekarang Aku harus bahagia atau sedih???" tanya Juniar kemudian
Juniar berguling - guling, dia merasa seperti princes kembali, tidur di rumah mewah, kasur empuk dan di layani pelayan. Tapi dia tidak bisa memperediksi bagaimana kehidupannya di atas perjanjian nya dengan Tuan Muda Sulhan.
Di tengah segala pikirannya akhirnya Juniar bisa memejamkan mata.
karena kelelahan dari Bandung kemudian menemani Tuan Muda di acara ulang tahun adik nya Juniar sampai bangun kesiangan.
" Nona, nona bangun. Anda harus mandi dan sarapan" ucap Maya mengoyang goyangkan tubuh Juniar.
Juniar terperanjat dan membuka mata di lihat nya pelayan yang selalu memhantu nya mandi.
" Maya, jam berapa ini??"
" Pukul 10 Nona, ayo cepat bangun dan sarapan"
" Baiklah " jawab Juniar masuk ke dalam kamar mandi di ikuti kedua pelayannya.
Juniar membuka obrolan dengan kedua pelayan yang untuk ke dua kalinya membantu Juniar mandi.
" Siapa nama kalian??"
" Saya Anis"
" Saya Diah"
" umur kalian berapa tahun??"
" Saya baru 20 tahun Nona" * Anis
" Kalau saya 23 tahun" * Diah
" Kalian sudah lama bekerja disini??"
" Kami baru kemarin datang kesini, di minta Mus untuk membantu segala keperluan Nona"
" Jadi kalian datang di hari yang sama dengan ku??"
" Iya Nona, kami membantun Anda mandi dan berdandan " Ucap keduanya.
yang satu membantu nya keramas dan yang kedua membantu membersihkan kotoran dari sela - sela kaki Juniar.
Sedangkan Juniar masih berendam di bath up.
" Jadi kalian tidak tahu tuan Muda sekarang tinggal di mana??"
" Tidak Nona, bertemu pun kami belum pernah" ucap keduanya.
" Kalau ada yang mau Nona tanyakan lebih baik tanyakan kepada Maya atau Mus" ucap keduanya lagi.
Sampai Juniar selesai mandi dan baju yang dia gunakan pun pelayannya yang menyiapkan.
Wajah pun mereka yang memoles.
" Sudah siap Nona, silakan Nona sarapan dulu" ucap keduanya.
Juniar turun dan melihat makanan telah tersaji di meja makan
Mus dan Maya pun berdiri di samping meja makan.
" Silakan sarapan Anda Nona" ucap Maya.
" Ayo kita sarapan bersama" ucap Juniar duduk tempat yang sediakan Maya.
" Kami sudah sarapan " ucap Maya.
" Boleh saya bertanya??"
" Apa yang ingin Anda tanyakan??"
" Di mana Tuan Muda kalian" ucap Juniar
" Tuan muda berada di villa nya Nona, kalau dia memerlukan Anda dia akan menyuruh saya mengantarkan Anda" ucap Mus.
Juniar menarik nafas panjang dan mulai sarapannya dengan beribu pertanyaan dan keheranan.
" Aku harus bahagia atau sedih dengan keadaaan seperti ini???" gumam Juniar.
sampai Juniar menyelesaikan sarapannya dan kembali ke kamar nya.
Juniar mengambil ponselnya dan menghubungi Miranda.
Tepat pukul 12.00 Juniar baru selesai sarapan yang sebenarnya jam makan siang.
" Mir, bagaimana keadaan Daddy aku??"
" Aku baru mau ke Rumah sakit"
" Tolong suruh Boy membayar semua pengobatan Daddy. kemudian kamu ambil sisa nya untuk keperluan Daddy dan membayar orang untuk merawatnya"
" Oke Mir" ucap Miranda.
" Terus lihat rumah Aku, sudah hilang belum tanda sita Bank nya"
" Okeh, eh keadaan kamu bagaimana?? kapan kamu kembali Ke Bandung??"
" Aku belum tahu kapan kembali ke Bandung, sekarang Aku baik - baik saja".
" Syukurlah" ucap Miranda.
------ Villa Sulhan Malik.
Sulhan sedang berenang di temani oleh Haikal.
" Sedang apa perempuan itu??"
" Maksud Tuan Muda??"
" Juniar"
" Tadi Mus bilang dia baru bangun jam 10 "
" Enak banget" ucap Sulhan.
" Ya sesuai surat perjanjian"
" Dari mana Mus mendapatkannya??"
" Situs online"
" Ooo" Jawab Sulhan datar.
Sulhan tidak tahu bahwa Mus mendapatkan Juniar dari situs online lelang keperawanan.
Mus memutuskan memilih Juniar untuk sosok wanita yang di cari tuan muda nya. Setidaknya Mus tahu kalau gadis yang dia beli untuk tuan muda nya masih virgin.
----- Juniar mendengar ponsel nya berdering. dilihatnya Miranda memanggil
" Hallo Mir..."
" Juniar, ada kabar buruk yang harus kamu dengar??"
" Daddy??"
" bukan, Daddy masih baik - baik saja dan di bawah pengawasan dokter terbaik rumah sakit"
" terus??"
" Boy tidak ada di rumahnya, kata tetangga rumah nya Boy sudah pindah ke luar negeri bersama orang tua nya"
" terus biaya pengobatan Daddy??, uang nya 5 milyar aku transfer ke Boy"
" Kata pihak Rumah sakit belum ada yang membayar apalagi melunasi biaya perawatan daddy kamu Juniar"
" Ya Tuhan Miranda, bagaimana ini??? " Juniar dengan segala kepanikannya. di usia yang baru menginjak 19 tahun dia sudah di uji berbagai cobaan.
" Aku tidak tahu " jawab Miranda.
" Aku harus telepon Om Yoga. Aku akan minta tolong kepadanya untuk menyisakan uang untuk pelunasan ke Bank untuk biaya rawat daddy" ucap Juniar langsung memutuskan sambungan telepon Miranda.
Juniar mengotak ngatik ponsel nya mencari nomer Ponsel Om Yoga.
nomer yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan.
Sudah berkali - kali Juniar mencoba menghubungi tapi tetap operator yang menjawab.
" Ya Tuhan Om Yoga"
" Om Yoga kemana??" gumam Juniar dengan segala kegundahannya.
" Apa Om Yoga juga melakukan hal yang sama dengan boy?? dia membawa lari uang nya???" Juniar terjongkok di pojok tempat tidur.
Juniar buru - buru menghubungi lagi Miranda. satu - satu nya orang yang bisa di hubungi di Bandung untuk mengetahui keadaan di sana.
" Hallo Juniar" jawab Miranda saat Juniar menelpoannya.
" Mir, Aku ingin minta tolong lagi sama kamu Mir"
" selama aku bisa aku pasti menolong kamu Juniar??"
" tolong lihat rumah Aku, apakah tanda di sita bank nya masih ada atau sudah terlepas. dan tolong cek Om yoga ke kantor nya. tanyakan apakah Om yoga sudah melunasi hutang daddy Aku ke Bank"
" Iya Juniar, aku akan mencari Om yoga dan juga mengecek rumah kamu"
" Mir"
" Iya"
" Aku tidak tahu lagi harus dengan apa aku membayar kebaikan kamu"
" Sudah lah Juniar, kita kan sahabat"
" terus Boy??"
" Akkhhh dia bukan sahabat kita, tahu sendiri Boy yang menyuruh melelang keperawanan kamu. ternyata dia ada mau nya, dia membawa kabur uang kamu. Aku juga yakin selama ini dia mau berteman dengan kamu karena kamu kaya Juniar" ucap Miranda.
" Harapan Aku sekarang di Om Yoga"
" Heeemm Aku akan segera menghubungi kamu kalau sudah bertemu dengan Om Yoga"
" sekali lagi terima kasih"
"oke " jawab Miranda.
selesai Menelpon Miranda suara pintu kamar di ketuk, dan ternyata Maya.
" Nona, makan siang nya sudah siap"
" saya masih kenyang, sarapan saya kan kesiangan" jawab juniar memaksakan senyum.
" Sore ini Nona di minta Tuan muda menemuinya di villa"
" ooo" jawab Juniar pendek.
" Apa hari ini tuan Muda akan meminta hak nya" gumam Juniar dan bersusah payah menelan air liurnya
.
.
.
.
.
Like
vote
komentar
tetap jadikan favorite ya walau pun update nya lama😂😂
semoga tidak lupa alur ceritanya❤❤
Juniar & Sulhan Malik
maaf cuma masukkan soalnya mak juga terus bc kok cerita ini😉
dan ssmoga om yoga dan boy ikut sandiwara tersebut😄
buatkan par 3 nya thoorr