NovelToon NovelToon
Belenggu Hasrat Tante Cantik

Belenggu Hasrat Tante Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Perbedaan usia / Dikelilingi pria tampan / Berondong / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:154.3k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

Wajah rupawan dengan harta berlimpah. Semua pasti ingin di posisi itu. Tapi, tanpa orang sadari. Wajah rupawan menjadi sebuah kutukan bagi Duo K.

Aku menikmati setiap permainan ranjangnya. Bagaikan sengatan setrum yang menjalar, memacu semangat hidupku. ~ Keano.


Patuh padanya adalah pilihanku. Hidupku tidak lengkap, tanpa menikmati sentuhan manja tangan lembutnya. ~ Kenzo.

Kalian adalah milikku. Kemarin, sekarang dan selamanya. ~ Tante Cantik.

Duo K menjalani hidup di bawah belenggu hasrat sang tante tercinta. Hasrat yang diajarkan sejak dini, menjadi candu tersendiri. Bagi kedua pria tampan kembar itu, Tante Cantik adalah rumah tempat mereka berpulang.

Mampukah Duo K melepaskan hasrat terlarang mereka? Bagaimana Tante Cantik mempertahankan pesonanya?

Ikuti kisah Duo K dalam Belenggu Hasrat Tante Cantik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Kerjasama Duo K - Mengalah

Kelopak bunga mawar berhamburan, membuat Tanca berguling di atas ranjang. Hawa dingin dari AC seperti tak berpengaruh bagi wanita cantik itu. Dingin di dalam hatinya sudah lebih dari cukup.

"Aku menunggu kalian. Cepatlah datang jalan masa depanku,"

Meninggalkan wanita cantik dalam balutan kelopak bunga mawar di atas ranjang, di kamar lain si kembar masih berusaha melepaskan jeratan selendang putih. Ikatan yang saling membelit, membuat duo K serba salah. Keano menatap cermin sekali lagi, satu benda terlihat mengkilap terselip dibawah parfum.

"Hey, diamlah! Jika kamu bergerak terus, ikatan semakin erat." seru Kenzo.

Keano tidak peduli dan berusaha mengambil benda mengkilap itu, tapi karena tubuh yang terikat bersama. Tubuh keduanya semakin tak seimbang. Kenzo hampir limbung ke arah lain, membuat Keano berhenti bergerak. "Enzo, kamu tidak apa-apa?"

"Hmm," Kenzo mendengus sebal dengan bibir mencebik.

"Aku ingin mengambil silet dibawah parfum. Bisa kamu tahan pergerakan sebentar?" ujar Keano memberikan penjelasan.

Kenzo melirik ke arah dimana benda tajam yang dimaksud saudara kembarnya. Benar dibawah parfum ada sebuah silet tanpa kertas pembungkus. "Kenapa tidak bilang dari tadi? Biar aku saja yang ambil, posisiku lebih dekat...."

"As you wish, cepatlah!" tukas Keano dengan berdiri lebih santai.

Kenzo berusaha meraih silet dengan menyenggol botol parfum agar berpindah tempat. Silet tajam yang mengkilap terlihat jelas. "Turunkan tubuh!"

Keano hanya mengikuti perintah Kenzo dan keduanya sedikit menurunkan tubuh. Hingga tangan kanan Kenzo bisa mengambil silet setelah berusaha menjulurkan tangan dengan susah payah.

Huft....

"Aku dapat silet nya, sekarang?" tanya Kenzo dengan polosnya.

Jika posisi tidak seperti pungguk merindukan bulan. Sudah pasti Keano akan menjitak kening saudaranya itu. "Gunakan itu untuk memotong selendang!"

"Aduuh, jangan ngegas bro. Masih normal telingaku....."

"Enzo!" sela Keano dengan nada tekanan.

Kenzo menghela nafas dan mulai menggoreskan silet ke selendang dengan posisi kikuk. Keano bisa melihat bagaimana saudara kembarnya itu melakukan perintahnya dengan bibir cemberut dari pantulan cermin. Wajah kesal dengan racauan tidak jelas, membuat Kenzo tidak sadar telah menggores kulit tangan Keano.

"Ano, bantu aku! Silet ini sangat kecil...."

Keano menahan rasa nyeri di tangannya dan mencoba menarik kain yang sobek. Perlahan sobekan semakin membesar, membuat wajah tampan itu tersenyum. "Kamu tarik sisi satunya dan aku tarik sisi ini, kita lakukan secara bersama! Lemparkan silet ke atas meja rias."

Kenzo melemparkan silet, dan menatap cermin. Dari pantulan jelas terlihat selendang putih berubah menjadi bercampur warna merah. Meskipun tidak banyak, tapi warna merah itu tetap terlihat jelas. Keano yang sadar dimana tatapan saudaranya terpaku hanya tersenyum dan mengangguk. "Ayo,"

Kenzo mengangguk dan wajahnya tak lagi cemberut. Keduanya memegang satu bagian kain yang sobek, lalu dengan kode mata menarik kain secara bersamaan ke arah berlawanan arah.

Sreeeet.....

Selendang terlepas dengan satu tarikan. Kini Kenzo dan Keano bernafas lega. Keduanya berbalik dan saling pandang dengan senyuman puas.

Greeb

Kenzo memeluk Keano dengan manja, wajahnya masih cemas dan merasa bersalah. Pelukan dilepas, tangan Keano diangkat. Sayatan cukup panjang dan dalam dengan darah mengalir. "Maaf, aku tidak sengaja. Ayo hukum aku...."

Keano melepaskan tangannya dari genggaman Kenzo dan menepuk pundak saudaranya itu. "Come on, ini hanya luka kecil. Pergilah! Aku akan istirahat dan obati lukaku."

Kenzo menatap Keano dengan tatapan terharu. Sesulit apapun keadaan yang keduanya alami. Saling mendukung satu sama lain dan melindungi menjadi dasar utama hubungan keduanya. Kenzo memeluk Keano sekali lagi.

"Kali ini aku mengalah, anggap ini hukuman ku. Jangan menolak, kamu tahu Kenzo tak pernah menyerah. Tapi, malam ini biarkan Tanca mendapatkan pria terbaik," Kenzo menarik napas sejenak. "Lagipula, aku tidak mau dihukum seperti anak TK lagi..."

Takk.....

"Auw kenapa menjitak ku? Sakit tau," keluh Kenzo dengan bibir maju.

Keano tersenyum dan mengusap rambut Kenzo. "Pergilah! Aku tak apa, pekerjaanku masih banyak...."

Tanpa mendengarkan ceramah lebih panjang lagi dari pria bijak alias Keano. Kenzo menarik tangan saudaranya itu dan membawa keluar dari kamar cobaan. Setelah memastikan Keano berada di sisi luar kamar, tangan dilepaskan. "Sampaikan salamku untuk Tanca, malam special harus dengan pria special."

Braak!

"Astaga sejak kapan Enzo bijak seperti itu? Mana pake acara tutup pintu segala. Sekarang aku harus bagaimana?" gumam Keano bingung.

Sepanjang sejarah, baru kali ini saudaranya itu mau mengalah dan memberikan tanpa syarat. Terlebih ini soal wanita terpenting di dalam hidup keduanya. Perhatian Tanca seperti energi baru di setiap waktu, membuat keduanya menjalani hidup dengan semangat. Keano melangkahkan kaki meninggalkan pintu kamar percobaan dan menatap pintu berwarna putih dengan hiasan dreamcatcher bulu merak.

Dari semua kamar, hanya kamar itu menjadi kamar larangan. Peraturan jelas sejak dulu. Dimana kamar berhias dreamcatcher bulu merak hanya boleh dimasuki saat usianya sudah cukup. Itu artinya hari spesial Tanca tahun ini menjadi bukti usia duo K sudah cukup umur. Senyuman di wajah berganti menjadi kecemasan. Keraguan tiba-tiba menyusup ke dalam relung hati.

Tak!

Langkah Keano terhenti di depan pintu.

Apa yang harus aku lakukan? Disana ada Kenzo dan di dalam kamar ini ada Tanca. Apakah ini adil?~batin Keano menatap dua kamar bergantian.

1
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Assalamu'alaikum.

Selamat pagi, semuanya.
Buat semua reader's tercinta.
Terima kasih telah memberikan support dan membagikan semangat kalian agar othoor trus berkarya.

Sehat selalu, ya buat kalian. 🥰
😘Mrs. Hen😘
akhirnya endingnya bahagia...👍❤🙏
😘Mrs. Hen😘: Sama sama🙏🙏
total 2 replies
😘Mrs. Hen😘
tamat riwayatmu Lea...
😘Mrs. Hen😘
like👍❤
😘Mrs. Hen😘
tenyata Pak Mi yang bersama Lea....
Farlia♡V
etdah sempet-sempetnya ngerasa bersalah cuma karena sayatan kecil doang, 🙄
Farlia♡V
Tanca kamu yang mau melakukan ber3 tapi aku yang panik, tega sekali kamu bermain dengan keduanya langsung 😳
Farlia♡V
tapi kan gak harus semua kamu embat Tanca, aku yang baca aja geli. gimana kamu yang melakukan? 😣
Liiiaaa90 💙
dibilang sama aku aja, tapi kamu menolak. jadi kan main sendiri, gak puaskan sekarang?
Liiiaaa90 💙
jangan perdulikan Kenzo, dia aman bersama ku. kan ku puaskan dia dengan sebiasaku, kalian lanjutkan saja 😚
Liiiaaa90 💙
Asma tanggung jawab kamu, sekarang aku butuh kehangatan seorang pria. Ken sama aku aja yuk 😘
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: Asma lagi tidur, kabuur🏃‍♀️
total 1 replies
Rangga Putra
aneh.. Kenzo gak mau berbagi ke orang lain, tapi dia rela berbagi sama Keano?
Rangga Putra
Tanca ini karena terobsesi dendam, jadi apa pun bahaya didepan dia gak takut ya 🤔
Rangga Putra
Kenzo keterlaluan hanya karena Via menyela ucapan Tanca dia nampar dengan sadis
Sissy Putry
bakal ada perang nih, kalo orang tua si kembar liat Tanca
Sissy Putry
udah cocok lah Ken sama Via aja. dari pada sama Tanca, kan udah ada Keano. gimana pun hubungan 3 orang itu gak akan langgeng loh
Sissy Putry
ya mending main sendirian Ken, kalo kamu ikut sama mereka jadi gak ada momen mereka romantis berdua. bisa brutal di tambah kamu 😂
kim
elah, kalo "itu" hanya milik Tanca kenapa kasih percobaan ke orang gak bersalah? bikin orang terbebani aja kau Ken
kim
Terlalu sadis untuk di kenang, pantas aja kalo dendam. tapi dendam mu salah alamat, jangan sakiti yang tidak bersangkutan
kim
enak kali ya terapi pagi-pagi dengan sentuhan yang menggairahkan jiwa dan raga 😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!