Bilqis seorang Gadis cantik yang polos,manja,dan juga ceria,berusia 20 tahun,harus rela dinikahkan dengan Anak sahabat dari Ayahnya yang memang sudah dijodohkan dengan seorang Raditya Raharja CEO kaya raya yang sangat judes,dingin dan sudah berumur hampir 40 tahun,padahal Bilqis sudah mempunyai kekasih yang sangat dicintainya.
Radit yang berpredikat bujang lapuk ini sangat menolak keras perjodohan tersebut,akibat bayang bayang masalalunya yang membuatnya harus gagal menikah.Dan itu membuatnya trauma,karena mencintai atau dicintai baginya adalah luka.Mampukah perasaan cinta bisa tumbuh pada keduanya????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayu Coe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepenggal Masalalu
Radit berdiri termenung dipusara Artika,dengan membawa buket bunga mawar Putih yang merupakan favorit Artika,Radit kemudian bersimpuh dan mengusap pusaranya.
kedatangannya kali ini,Dia ingin memohon doa restu pada mendiang wanita yang sangat dicintainya itu.ingatannya membawanya ke masa lalu..
flash back On
Dikediaman Artika nampak sibuk orang orang mendekor rumah mewahnya karena besok akan dilakukan siraman pengantin,satu minggu ini Artika dilarang kemana mana,dan juga dilarang untuk bertemu dengan Radit calon suaminya.
Namun hatinya gelisah,galau dan merana.Entah mengapa rasanya Dia ingin sekali bertemu dengan pujaan hatinya.Rasa rindu yang menggebu sudah tidak bisa dihalangi lagi.
walauoun hampir setiap hari berkirim kabar,menelepon,kadang vidio call,namun tetap saja berbeda bila tidak melihatnya langsung,perasaan rindu yang begitu berat itu ingin secepatnya Dia tuntaskan dengan bertemu sang pujaan hati.
Pagi itu Riana menelepon Radit dengan semangat,Dia berniat ingin menemuinya walau hanya sesaat.
"Mas Radit sayaaang kamu dimana?"ujar Artika dengan suaranya yang manja
begitu telepon diangkat Artika langsung berbicara dengan semangat tanpa jeda
"Aku masih dirumah,sebentar lagi kekantor"
Aku masih dirumah,sebentar lagi kekantor"
"sayang kamu akan selamanya menjadi milikku,kau takkan bisa lari dariku lagi sayang"Artika dengan suara diujung telepon sana menelon Radit calon suaminya.
"Aku benar benar sudah tidak bisa menahan rasa rindu karena sudah satu minggu tidak berjumpa denganmu sayangku"
"bagaimana kalo kita bertemu sekarang,aku sudah tidak sabar.padahal tinggal dua hari lagi aku akan jadi istrimu tapi serasa dua abad,bagaimana ini sayaaang"ucap Artika menggebu gebu
"sabarlah Artika,sebentar lagi aku akan menjadi milikmu seorang sayang"
"semesta akan menyatukan kita" Radit memberi pengertian pada calon pengantinnya itu
"tapi aku benar benar ingin bertemu denganmu,untuk terakhir kalinya plisss"ujar Artika memaksa
"kamu ini seperti kita tidak akan pernah bertemu saja"
"saat ini aku sedang banyak sekali kerjaan sayaang"
"Aku ingin secepatnya menyelesaikannya,supaya saat nanti kita berbulan madu,aku tidak memikirkan pekerjaan lagi,waktuku hanya akan kuhabiskan bersamamu,hanya kita berdua sayang..ok?
"tapi saat ini aku benar benar ingin bertemu denganmu .sebentar...sebentaaar saja saaayang"
"Ayolaaaah"
"baiklah kalo begitu nanti aku kerumah ya"
"tidak tidak..jangan sayaaaang"
"kan kita sedang dipingit"
"lebih baik aku saja yang menemuimu..tenang saja,pasti aman tidak akan sampai ketauan.."
Ucap Artika dengan semangat empat lima
"kamu ini nakal ya.." Radit tak kuasa menahan Tawa tatkala Artika begitu menggebu ingin bertemu dengannya.
"Baiklah..baiklah..terserah kamu saja sayang..tapi hati hati ya"
"jangan menyetir sendiri,mintalah sopir untuk mengantarmu"
"tidaaaak sayaaang kalo diantar supir nanti Dia akan mengadukanku dan jadi ketahuan"
"ya sudah terserah dirimu saja"
"kita ketemu dikantor ya"
"tunggu Aku ya sayaaaang"
Mereka mengakhiri pembicaraan ditelepon.
Radit bersiap siap bergegas kekantor.perasaannyapun sama Rindunya dengan Artika,namun Dia dapat menahannya dengan sabar.apalagi hatinya diliputi perasaan yang sangat bahagia,karena sebentar lagi Dia akan menikah dengan wanita yang amat sangat dicintainya itu.
Padahal Radit sangat ingat ketika lulus SMA Radit harus meninggalkannya,karena kuliah di Amerika dan juga belajar mengurus perusahaan Papanya.Dan mereka harus pacaran jarak jauh selama bertahun tahun.
Namun saat pernikahannya tiba,cuma satu minggu tidak bertatap muka secara langsung sudah membuat Artika gelagapan,Radit tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Artika....Artika..kamu memang sungguh lucu"
Sesampainya dikantor ternyata Artika sudah menunggunya didalam kantor Radit.wanita cantik dan elegan itu memakai dress putih favorit Radit,hari itu wajahnya sangat cantik padahal Dia tak berdandan sedikitpun.
Begitu Radit melangkahkan kakinya ke Ruangannya,Artika berhambur memeluk Radit dengqn erat.
"ternyata benar ya..rindu itu berat"
"Aku benar benar tak kuat menanggungnya"
"kamu bisa saja.."
mereka ngobrol bercengkrama layaknya pasangan yang sudah lama tidak bertemu,sesekali saling bersenda gurau tertawa bahagia.
setelah puas melepas rasa Rindu akhirnya Artika pamit,Dia tak ingin berlama lama,jangam sampai Ibunya itu Tahu kalo Dia melanggar perintah orang tua karena sedang masa pingit.
"Baiklah sayaaang Aku pulang dulu"
"jangan cape cape kerjanya ya Cintaku"
"Aku mencintaimu selamanya sayaaang"
"Aku sudah tidak menyimpan lagi rasa rindu sekarang karena dirimulah kelak yang akan selalu rindu padaku"
"Kamu baik baik ya sayaaang kamu harus bahagia"
"bye bye aku duluuuu"
Artika memeluk Radit dan memandangi wajah Radit begitu lama,
"Apakah ada sesuatu diwajahku?"tanya Radit seperti kikuk dan grogi dipandangi kekasihnya seperti itu.
"Tidaaaak sayaaaang,kamu selalu tampan ..Aku hanyaaa..."
"hanya apa?" tanya Radit heran.
"Ah tidak ada...ya sudah Aku pulang ya"
setelah menuntaskan rasa rindunya,Artika bergegas pulang kerumahnya,hafi itu memang Artika tidak diantar sopir sehingga dengan sengaja Dia menggunakan taksi online.
setelah beberapa menunggu akhirnya Taksi online yang dipesan pun datang.
Artika menumpangi Taksi online yang sopirnya sangat ugal ugalan,membawa mobil dengan seenak jidatnya,awalnya perasaannya biasa saja.
Namun lama lama perutnya mual,dan meminta supir taksi itu untuk menurunkan kecepatannya,bukannya dituruti permintaanya,sang sopir malah menambah kecepatan,yang justru membawa petaka pada Artika.
BRAKKKKKK
CEKIIIIITTTT...
Untung tak dapat diraih..malang tak dapat ditolak,Taksi online yang ditumpangi Artika menabrak truk teronton didepannya.
Flash back off
sepenggal kenangan tentang Dia dan Artika tiba tiba saja terlintas,tak kuasa membuat hatinya bersedih,rasa bersalah dan menyesal karena kehilangan pujaan hati dengan begitu tragis tak pernah beranjak dari hatinya walau sudah lima tahun berlalu.kejadian tragis itu seperti baru kemarin terjadi.
Sementara Denis sang asistent mendampinginya dengan setia selalu berada disampingnya.
Denis sesekali melirik Bosnya yang tampak komat kamit membacakan doa dan juga bicara sendiri dengan pusara Artika.
Ingin secepatnya Dia menghubungi Pak Riza kalau majikannya ini tengah berada dimakam Artika,namun Dia tidak berani karena belum ada perintah dari Bosnya yang dingin dan galak itu.
.
Setelah sekian lama Akhirnya Bosnya pun bangkit dan mengajaknya kembali.
"Ayo kita pulang sekarang"
"Baik Boss"
"Apa perlu Saya mengabari Orang tua Anda Boss?"
"tidak perlu"
🍒🍒🍒
***
Hai Hai Readers tersayaaaaaang🥰🥰🥰🥰
dukung terus novel aku ya,dengan like,komen,vote juga yaaaa.
love you readerrrssss💖💖💖💖💖💖💖
*radit kalian pencemburu tapi bilqis yang cemburu tidak jelas setiap suami dekat dengan wanita yang jelas2 hanya urusan pekerjaan dia udah cemburu kagak jelas
*saat radit cemburu kalian menyalahkan radit dengan alasan cemburu buta dan cemburuan tapi saat bilqis cemburu radit juga yang kalian salah kan karena tidak peka dan bisa menjaga perasaan istri
dari ini saja kelihatan jelas egoisnya pola pikir kalian
perbandingan
*saat radit cemburu radit lampias dengan sedikit kasar pada istrinya tapi bandingan kan saat bilqis cemburu dia lampiaskan dengan balasan dendam dengan kegatala dengan pria lain,
pertanyaan untuk author jika suami mu cemburu kau mau dia sedikit kasar atau malah balas dendam dengan dekat dengan wanita lain???
pakai akail sehat biar bisa buat novel yang bagus hanya dari segi karya seni tapi juga bagus dalam bersikap adil
nggak takut keguguran ya makanan yg mengandung nanas, sedangkan makan nanasnya aja nggak boleh..
Lagian yg mereka liat kan posisi bilqis nggak lagi keadaan bugil sama tuh bule jadi blm tentu mereka ada apa2 😡
hahaha
Lagian malu amat ngaku klo udah bersuami, radit aja nggak pernah malu ngakuin dia istri sama orang terdekatnya