setelah sein Bu meninggalkan pulau es,sein Bu pergi ke ke selatan untuk menumpas para pendekar golongan hitam yang sangat meresahkan masyarakat lemah.
dalam menumpas kekacauan di selatan,sein Bu mendapatkan kitab yang selama ini di cari oleh para pendekar di dunia persilatan dari seorang pemuda yang hampir mati karena mempertahankan kitab serat jiwa.
sein Bu pun menghancurkan kitab itu setelah dia berhasil mempelajari isi kitab itu.
dengan sein Bu mempelajari kitab serat jiwa sein Bu menjadi pendekar yang menyamai kehebatan gurunya bahkan gurunya mengakui sein Bu telah melampaui kekuatan gurunya.
saat sein Bu sudah melampaui kekuatan gurunya,kakak seperguruanya Cia tong lay yang mewarisi pedang tanpa wujud yang menjadi simbol untuk menjadi kekuatan aliran putih.
dia di angkat menjadi ketua baru aliran putih di dunia persilatan
ikuti kisah selanjutnya....
cerita ini hanya cerita fiksi belaka.
bila ada kesamaan tokoh tempat atau jurus jurus yang di gunakan itu hanyalah secara kebetulan saja.
vote dan like anda telah membantu para author untuk tetap semangat berkarya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BilQis Natasya Putriyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMPELAJARI ILMU SERAT JIWA
Beberapa hari kemudian Guo fang membawa calon istrinya yang sangat cantik.
yang membuat suasana menjadi sangat canggung.
Guo dang sangat mengenal wanita yang di bawa anaknya adalah salah satu ******* yang terkenal di kota ini.
Membuat Guo dang mengerutkan dahinya melihat calon mantunya.
" ayah inilah calon istri saya."
Guo dang hanya mengangguk tanpa ada senyum sedikitpun di wajahny,membuat Guo fang heran.
padahal ayahnya saat iya mengutarakan niat untuk menikah wajah ayahnya sangat senang sekali tetapi mengapa sekarang berubah.
Walaupun demikian Guo fang tidak ingin bertanya mungkin ayahnya sedang ada masalah.
karena akhir akhir ini beberapa usahanya seperti pengiriman barang dari luar kota sedikit terhambat karena banya perampok yang membuat usaha ayahnya sedikit merugi.
Sehingga ayahnya harus menyewa pendekar pendekar bayaran untuk mengawal barang daganganya agar selamat sampai tujuan.
Guo dang lalu meninggalkan anaknya dan calon mantunya.
iya pun pergi kekamarnya menenangkan pikiranya karena calon mantunya adalah seorang *******.
Hatinya hancur sebab Guo fang pernah tidur dengan calon mantunya beberapa kali.
Hem..apa yang harus aku lakukan,aku tidak mau menyakiti hati anaku.
tetapi tidak mungkin seorang ******* harus menjadi menantuku dan istri dari anaku.
tidak..
Ingin rasanya Guo dang menjerit menghadapi masalah ini semua.
hingga akhirnya matanya tertuju di pada sebuah kitab yang terletak di atas meja.
Kitab itu yang beberapa hari lalu diambilnya dari peti hartanya beberapa hari yang lalu.
Guo dang pun mendekati kitab itu dan mulai membacanya.
Kitab berisikan jurus serat jiwa yang terdapat gambar gambar silat,dan bacaan kuno.
Guo dang lalu berusaha mengikuti gerakan gerakan yang ada di dalam kitab itu.
Semakin lama hatinya semakin tertarik membuat dia sangat semangat mengikuti gerakan gerakan yang ada di dalam kitab serat jiwa.
Setiap hari guo dang selalu berlatih gerakan gerakan jurus serat jiwa yang ada di dalam kitab.
saat dia tidak mengerti gerakan selanjutnya Guo dang pun membaca penjelasanya yang tertulis di dalam kitab serat jiwa.
Guo fang sedikit heran semenjak dia memperkenalkan calon istrinya dengan ayahnya.
membuat ayahnya sekarang sering mengurung diri di dalam kamar.
Guo fang bingung apa yang terjadi dengan ayahnya dia pun berusaha menemui ayahnya.
di dalam kamar.
lalu dia pergi kekamar ayahnya.
" ayah
Guo fang mengetuk pintu kamar ayahnya.''
" ada apa fang er?"
sahut ayahnya di dalam kamar.
Guo dang yang baru saja selesai berlatih silat di dalam kamarnya mendengar pintu di ketuk oleh anaknya di pun berusaha menyembunyikan kitab yang ada di atas meja.
Guo dang pun mendekati pintu kamarnya dan membukanya.
di lihat anaknya berdiri di depan pintu sambil keheranan.
" ayah kenapa?mengapa tubuh ayah basah dengan keringat?"
" ayah tidak kenapa kenapa fang er,di dalam kamar udaranya sangat panas.
membuat keringat ayah bercucuran."
Guo fang yang tidak percaya apa yang di ucapkan ayahnya,tetapi dia tidak ingin bertanya lebih lanjut.
karena udara hari ini sangat dingin bahkan lebih dingin dari hari hari biasanya.
" apakah ayah sakit?
mengapa akhir akhir ini ayah jarang sekali keluar kamar?"
" tidak fang er,ayah sehat ayah hanya ingin istirahat saja
karena banyak masalah di pengiriman barang kita terhambat fang er."
" ya sudahlah ayah,janganlah ayah terlalu pikirkan masalah itu saya takut ayah akan jatuh sakit."
" baiklah fang er,ayah ingin istirahat dulu."
" jaga kesehatan ayah,saya akan pergi dulu."
guo fang pun meninggalkan ayahnya,sebenrnya iya ingin memberitaukan kepada ayahnya bahwa pernikahannya akan di lakukan sebulan lagi.
tetapi melihat kondisi ayahnya dia mengurungkan niat untuk memberitahukan kepada ayahnya.
Sepeninggal anaknya,Guo dang kembali menutup kamarnya.
dia pun duduk bersemedi untuk memulihkan tenaganya yang telah banyak keluar.
Kitab serat jiwa sungguh istimewa,karena kitab ini juga menjelaskan bagaimana mengumpulkan hawa murni dan membentuk tenaga dalam dengan cepat sehingga walaupun Guo dang hanya beberapa hari saja mempelajari kitab serat jiwa sudah berada setinggkat pendekar menengah.
Sungguh kemajuan yang sangat pesat bagi pendekar yang baru beberapa hari belajar ilmu silat.
sendi apa CHAKRA...?
sebenarnya ini bahas mustika yg mana.... BANYAK AMAT NAMANYA...