follow ig ku : ikromatul_fasila23
prolog
di sini aku menceritakan tentang kisah hidup wanita bernama alisya syifa kamila . wanita cantik , baik serta lemah lembut . tapi sayang kehidupan nya tidak secantik wajah nya , dalam berumah tangga dia dihadapkan dengan suatu yang membuat suami nya pergi meninggalkan nya dengan wanita lain..
dan saat diri nya kembali menata kehidupan nya pasca bercerai dengan suami nya , alisya bertemu dengan pria tampan tapi memiliki sifat arogan , dingin serta suka mempermainkan wanita .
kehidupan seperti apa yang alisya jalani ???
ini lah kisah ku ...AKU YANG TAK SEMPURNA
jangan lupa dukung author ya biar tambah semangat..
dan buat temen" yang mau membaca karya aku jangan lupa like serta komen ya..mungkin ada masukan buat author..terima kasih😊😊
Sudah ada season dua nya tentang Lucio dan Amira dan masih belum tamat, jadi jangan sampai ketinggalann..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 7
Aatu minggu telah berlalu dan kini tiba Dimana Laras juga Dimas melangsungkan pernikahan nya.
Alisya menatap keluar jendela , dengan memakai kebaya berwarna kopi susu dipadu dengan riasan yang tipis membuat alisya cantik natural . Sudah banyak tamu undangan yang datang untuk menghadiri acara pernikahan Laras ,kakak sepupu nya.
Alisya menatap diri nya ke cermin , sungguh kehidupan ini seperti sedang mnengolok olok nya , bagaimana tidak mantan suami nya menikah dengan kakak sepupu nya sendiri dan dia juga akan menghadiri pernikahan itu, menjadi salah satu saksi janji suci mereka. Miris , sungguh miris kehidupan yang dia jalani.
Alisya memejamkan mata nya , berusaha tegar untuk menjalani semua ini.
''Aku harus kuat , aku gak boleh terlihat lemah'' ucap Alisya menghapus air mata nya.
Semua orang pun telah berkumpul menyaksikan ijab kabul pernikahan Dimas juga laras. dari atas Laras pun turun dengan memakai kebaya putih dengan di dampingan oleh ibu Wati. tak berselang beberapa lama acara nya pun di mulai , dimas mulai mengucapkan ijab kabul nya , dan sekarang mereka berdua telah sah menjadi sepasang suami istri yang sah di agama juga di negara.
Air mata Alisya perlahan jatuh mengenai tangan nya , dia menggenggam erat tangan nya menahan rasa sakit dalam hati nya , tentu saja ..wanita mana pun tidak akan sanggup melihat orang yang di cintai nya bersama wanita lain tapi apalah daya , untuk menggapai nya Alisya tidak sanggup.
''Selamat untuk kalian berdua , semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah dunia akhirat'' ucap Alisya memberi selamat kepada pasangan pengantin baru itu.
''Terima kasih Alisya '' kata Dimas tersenyum
''Yah..terima kasih , udah ah sana ..muak aku lihat muka kamu'' kata Laras sinis
Alisya pun langsung pergi menuju ke taman di belakang rumah pakde nya. menangis sejadi jadi nya tanpa ada yang memperdulikan nya. hanya dengan sebuah lagu mewakili perasaan Alisya .
sebuah kisah ku tuliskan dalam lagu..
ku ceritakan gambaran hati aku..
sungguh sakit ..aku tak mampu..
saat dirimu pergi tinggalkan ku..
hancur semua tiada lagi yang tersisa
diri mu berubah dan kini berpaling muka
saat sayang sayang nya ..kau tlah mendua
kau berikan hati mu untuk nya..
perih ..luka yang engkau berikan ..
namun ku bersabar ..walau ku tak bisah
sakit..ku terima kenyataan ..diriku engkau sisihkan..dirimu tak setia..
REFF
bila dirimu tak bisah terima kekurangan ku , berikanlah aku waktu untuk ku membuktikan nya..
ku percaya aku bisa buat dirimu bahagia , segala upaya ku coba walau batinku tersiksa..
kini engkau telah pergi tinggalkansejuta luka , ku hanya bisa berdoa agar dirimu bahagia
kau dambakan perpisahan yang tak pernah ku inginkan seiring berjalan harus aku terima..
perih luka yang engkau berikan ..
namun ku bersabar walau ku tak bisah..
sakit..ku terima kenyataan ..diriku engkau sisihkan dirimu tak setia..
kembali ke reff
kau dambakan perpisahan , diriku kau buang begitu saja.
Di saat seperti ini pun hujan datang mengguyur tubuh Alisya , menangis di bawah hujan , seakan langit tau bahwa saat ini perasaan Alisya hancur dan menurunkan hujan sebagai tanda bahwa langit pun ikut menangis.
''Bahkan hujan pun tau bagaimana perasaan ku , mungkin hujan turun untuk menyamarkan air mata ku , yang turun bersamaan dengan hujan , yang bahkan lebih deras dari hujan..hiks..hiks..''tangis Alisya dengan tubuh bergetar