Seorang putri dari keluarga Malik Kusuma dijodohkan dengan seorang CEO tempat dimana dia bekerja, CEO dingin.
Rayna yang kaget ternyata dijodohkan sama CEO di tempat nya bekerja, begitupun dengan Keanu Austin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 07. MENGAJAK FITTING GAUN PENGANTIN
Keanu turun dari kamarnya yang terletak di lantai dua dengan pakaian formal seperti biasanya, hari ini ia memakai setelan jas berwarna biru dongker dengan dasi yang terpasang rapih di kerah lehernya yang mana semakin membuatnya terlihat tampan.
Kaki jenjangnya membawa ia menuju meja makan yang sudah ada kedua orang tuanya, ia menarik kursi kemudian duduk dan mulai menikmati sarapan nya dengan keadaan hening hanya ada dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring.
Jujur. Ia masih mengantuk karena ia tidak bisa tidur semalaman sampai pukul 2 dini hari, hanya karena memikirkan bagaimana jadinya jika Rayna-manager keuangan nya yang cerewet, bawel, ceroboh dan juga dengan tingkahnya yang kadang membuat geleng-geleng kepala itu menjadi istrinya. Ahh! Memikirkan nya saja sudah membuat Keanu pusing sendiri, tidak mau ambil pusing akhirnya pemuda itu memutuskan untuk tidak memikirkan nya dan kembali fokus pada pekerjaan nya saja. Ya walaupun itu sangat__sedikit sulit diterima oleh otak.
"Kean , dimakan dong sarapan nya kok malah ngelamun. Ngelamunin apa sih?" tanya Luna memecah keheningan. Membuat lamunan Keanu buyar seketika ketika mendengar seruan sang mama.
"Ya ngelamunin Rayna lah ma, siapa lagi," goda Kevin membuat Keanu bedecak kesal. Ya, meski tudingan itu benar adanya.
"Apaasih pa!" dengus Keanu kesal.
Sedangkan, Kevin malah mengendik'kan bahunya acuh tak acuh dan memilih kembali menikmati sarapan nya. Luna menatap putra semata wayangnya sembari tersenyum, Keanu yang menyadari sedang di tatap oleh mamanya pun mengangkat kepalanya.
"Kenapa ma?" tanya Keanu.
Luna masih senantiasa mempertahankan senyuman nya "Nanti siang kamu sibuk nggak Kean ?" tanya Luna.
"Lumayan, ada apa ma?"
"Bisa kamu kosongkan jadwal kamu untuk nanti siang? Soalnya mama mau ngajak kamu sama Rayna untuk ke butik langganan mama buat fitting baju pengantin," jelas Luna membuat Keanu berpikir sebentar kemudian mengangguk.
"Iya nanti Keanu usahakan. Yaudah kean, berangkat assalamu'alaikum," pamit Keanu.
"Waalaikumsallam,"balas Mama dan papa.
Kemudian berjalan menjauh meninggalakan mama dan papanya setelah mencium punggung tangan mereka bergantian.
***
"Hah serius? Demi apa?," seru Dara heboh. "Jadi, cowok yang mau dijodohin sama lo itu bos Keanu -hmph,"
Rayna menutup mulu Dara menggunakan tangan nya, menatap kesal ke arah sang sahabat yang sedang melotot ke arahnya. Kemudian, Rayna menarik tangan nya kembali saat sadar bahwa dirinya menjadi pusat perhtian seisi kantin kantor yang terbilang lumayan ramai di pagi ini.
"Lo apa-apaan sih Ay ? Mana tangan lo bau lagi pake acara nutup mulut gue segala kan jorok," Rayna berdecak kesal.
Rayna merotasikan bola matanya malas "Lagian lo ngapain sih pake teriak-teriak segala, kalo ada yang denger gimana coba?" desis Rayna yang juga kesal "Eh, enak aja bilang tangan gue bau wangi gini emangnya lo," lanjutnya tidak terima.
"Ya namanya juga kaget, refleks gue," ucap Dara tenang tanpa dosa sembari menyengir menampilkan deretan gigi putihnya.
"Yi niminyi jigi kigit, rifliks gii," ucap Rayna menye-menye.
Dara menopang dagunya dengan kedua tangan nya kemudian menatap lekat ke arah Jihan "Eh Han, itu beneran lo sama bos galak dijodohin kok bisa?" Dara berbisik dari air mukanya saja sudah terlihat bahwa dirinya sedang kepo tingkat dewa.
Rayna menghela nafas "Ya mana gue tau Ra, gue juga kaget banget kenapa bisa dia, kenapa harus si bos dingin coba orangnya," gerutu Rayna.
Dara menepuk bahunya pelan sebanyak dua kali lalu tersenyum "Mungkin itu yang dinamakan jodoh, karena tuhan punya rencananya sendiri buat kehidupan setiap manusia. Well, lo harus jalanin semua yang direncanakan tuhan buat lo karena memang ini sudah jalan takdir lo," jeda sejenak "Tuhan tahu yang terbaik untuk setiap umatnya, maka dari itu tuhan memilihkan dia sebagai jodoh lo yang mana bakal bisa melindungi lo,"ucap Dara panjang lebar.
Rayna berpikir sejenak, merenungi ucapan Dara yang memang benar adanya. Itu semua sudah takdir ilahi yang tidak bisa di ganggu gugat oleh siapa pun.
Rayna memandang Dara tidak percaya, bagaimana bisa sahabatnya yang menyebalkan itu bisa berbicara sebijak ini wah ini luar biasa.
"Ra , lo sarapan apa dah? Kok bisa ngomong bijak gini," kagum Rayna sedangkan, yang di omong seperti itu hanya menghela nafas dan memutar bola mata jengah.
"Eh tapi kan Ra, ini calon suami aku itu si bos dingin lho," seru Rayna kembali tersadar dan mulai kembali serius.
"Ya terus?"ucap Dara
"Ya, lo tau kan sifatnya pak bos gimana? Terus nanti kalo pas nikah dia tambah dingin dan mesum gimana?" oke! Pemikiran yang sangat jauh Rayna kembangkan.
"Gini deh Ay , lo gak tau kan sifat aslinya pak bos. So, jangan bikin asumsi sendiri deh lo itu terlalu khawatir Ay , bawa santai ajalah," Dara kembali memberikan wejangan untuk Rayna.
"Kalo sifat aslinya pak bos dingin tambah dingin dan mesum gimana? Lo gak mikir sampe situ kan?" Rayna masih saja ngeyel.
Dara beranjak dari duduknya "Serah lo deh Ay , serah susah ngomong sama lo," celetuk Dara. kemudian berlalu meninggalkan Rayna sendiri dengan sejuta pertanyaan di kepalanya.
"Memangnya apa yang salah sih?" gumam Rayna kemudian ikut menyusul Dara.
***
Rayna melakukan pekerjaan nya dengan keadaan yang dibilang cukup membosankan, biasanya dirinya yang sangat cerewet kini entah mengapa malah lebih memilih bungkam dalam melakukan pekerjaan nya.
Canggung. Itulah suasana yang dapat digambarkan dalam ruang kerja CEO ini yang membuat Rayna merasa tidak nyaman. Sesekali Rayna mencuri pandang pada pria yang sedang berkutat dengan berkas dan juga laptopnya. Pria yang statusnya adalah bos sekaligus calon suaminya sendiri. Hingga--
Di ruangan kerja Keanu
"Rayna ,"
Panggilan suara dingin nan berat itu membuat Rayna terlonjak kaget kemudian, sepersekian detik berikutnya dan menoleh ke arah sang bos yang memanggilnya.
"Iya pak?" sahut Rayna kikuk rasanya sangat canggung.
Tapi, sebisa mungkin Rayna mencoba untuk bersikap profesional dalam bekerja tidak ingin mencampur aduk'kan masalah pribadi dan kantor. Itulah yang pernah ia tangkap dari penuturan sang bos pada waktu itu.
Keanu mengehela nafas "Siang nanti apa jadwal kamu ?" tanya Keanu membuat kening Jihan mengkerut tidak biasanya sang bos menanyakan tentang jadwalnya.
Rayna mencoba berfikir positif mungkin sang bos hanya ingin tahu tentang jadwalnya hari ini. Kemudian Rayna membuka Ipad-nya dan melihat jadwalnya.
" Tidak ada pak. " jawab Rayna.
Tok tok tok ( Pintu diketuk)
Ceklek
" Permisi pak. " salam Dessy.
"Siang nanti bapak harus bertemu dengan klien dari luar kota, sama--"ucap Dessy.
"Kosongkan jadwal saya siang ini," sambar cepat memotong ucapan Dessy.
"Lho, tapi kan pak? Ini klien penting lho pak," sergah Jihan "Memang bapak ada acara ya siang nanti?" tanya Dessy lagi.
Keanu berdehem "Iya saya ada janji dengan mama saya dan calon istri saya. Jadi, saya minta kosongkan jadwal saya siang ini sampai sore," jelas Keanu dengan tampang datarnya.
Mata Rayna melebar seketika ketika mendengar kata 'calon istri' dari bibir bosnya, yang dimaksud dia itu adalah aku kan? Tapi janji apa? Begitulah pertanyaan yang terpampang di otak Rayna saat ini.
"Kalo gtu saya permisi pak" pamit Dessy.
"Hah? Eh-eh gimana pak?" ucap Rayna bingung kemudian bangkit dari kursinya duduk.
"Mama saya mengajak ki--hmm saya dan kamu untuk datang ke butik untuk fitting baju pengantin," ujar Keanu kikuk tetapi, masih mencoba untuk tenang dan menampilkan ekspresi datarnya.
Rayna mematung ditempatnya masih tidak percaya dengan ucapan sang bos, tunggu tunggu! Butik dan baju pengantin? Mendengar itu saja sudah membuat Rayna merinding.
"Rayna ,"
"Eh, anu pak i-iya saya akan kosongkan jadwal bapak siang ini," jawab Rayna gugup sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Salah tingkah.
Dari mejanya Keanu diam-diam tersenyum kecil sangat kecil bahkan tidak akan bisa terlihat, melihat Rayna yang salah tingkah seperti itu membuatnya gemas sendiri.
🙋Haii readers,
Happy reading and happy nice day,
Dua episode aja hari ini kita up.
Tinggalkan jejak like dan koment bawelnya ya
SEE YOU 🥰🥰🥰💫