NovelToon NovelToon
She Is My Sweet Wife

She Is My Sweet Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rahayu Avilia

Kisah cinta antara Dafa Artanegara dan Risma Anggraini, mereka di pertemukan dalam sebuah kecelakaan, karena rasa bersalah, Dafa menikahi Risma yang hanya seorang yang biasa saja.

Dari pernikahan yang di dasari rasa bersalah itulah,Dafa akhirnya benar-benar jatuh cinta dengan sosok Risma yang sederhana dan baik hati, tapi bagaimana jika Risma tahu siapa Dafa yang sesungguhnya, Apa lagi Dafa yang mempunyai sisi gelap dan tidak di ketahui oleh Risma.

Yuk mari silahkan di baca jika ingin tahu kisah cinta mereka yang penuh dengan emosi dan air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu Avilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan

Segala macam persiapan untuk pernikahan Risma dan Dafa pun sudah hampir selesai, tampak para kerabat sibuk lalu lalang menyiapkan meja dan kursi para tamu, karena permintaan Risma bahwa dia tidak mau memakai dekorasi pelaminan, hanya kursi pelaminan saja, maka acara di lakukan sesederhana mungkin.

Dafa yang masih belum bisa menghubungi orang tuanya saat ini, ia bingung harus bagaimana, dia pun meminta bantuan Ryo untuk menyiapkan rombongan pengantin dari keluarga mempelai pria, yang terdiri dari para anak buahnya di Resort, karena tidak mungkin bagi Dafa tidak membawa rombongan pengantin, itu akan di nilai tidak menghargai keluarga Risma.

Bukan bermaksud untuk menyembunyikan pernikahannya, tapi karena waktu yang terlalu singkat sehingga dia tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkan semuanya, yang penting bagi Dafa adalah menikahi Risma saat ini.

Rombongan pengantin pria sudah datang, sehingga ijab qobul pun akan segera di mulai, pak penghulu juga sudah kelihatan, Risma menunggu di kamarnya dengan di temani Nadya.

"Kamu relax Ris, aku yakin semua akan berjalan lancar." Kata Nadya kakak iparnya untuk menenangkan Risma yang terlihat gugup, dia merangkulkan tangannya ke bahu  Risma dan tangan yang satunya sambil menggenggam jari jemari Risma. sangat terlihat kegugupan Risma bahkan sampai jari jemari Risma dingin seperti es sangking gugupnya dia.

"Iya kak, semoga saja semua berjalan lancar, mengingat Risma kan belum begitu mengenal mas Dafa." Kata Risma yang seakan pasrah.

"Saya terima nikah dan kawinnya Risma Anggraini binti bapak Wisnu Prasetya dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." Sayup-sayup terdengar suara Dafa mengucapkan janji suci pernikahannya di depan penghulu, jantung Risma berdegup kencang ketika mendengar janji suci Dafa.

"Bagaimana para saksi? Sah?" Tanya penghulu.

"SAH."

"Alhamdulillah." Serempak semua mengucap syukur.

Akhirnya setelah ijab qobul selesai, pak penghulu membacakan do'a penutup.

"Untuk mempelai wanita silahkan keluar." Panggil pak penghulu.

Tampak Risma keluar dari kamar dengan di dampingi Nadya dan salah satu sepupunya, dengan mengenakan gaun pengantin warna putih panjang yang membuat Risma terlihat cantik.

"Sangat cantik." Batin Dafa mengagumi kecantikan wanita yang kini sudah berubah status menjadi istrinya.

Risma pun menjabat tangan suaminya dan kemudian mencium punggung tangan suaminya, Dafa membalasnya dengan mengecup kening Risma dengan perlahan. Dan memeluknya sesaat. Sorak sorai dari para tamu membuat mereka tersipu malu.

Dafa dan Risma pun mendapat ucapan selamat dari para kerabat, sanak saudara dan juga teman-teman Risma yang hadir, karena tidak ada satu pun teman dekat Dafa yang hadir kecuali Ryo, karena dia sahabat Dafa sekaligus menjabat sebagai asisten pribadinya.

Orang tua Dafa pun tidak hadir di acara pernikahan mereka, tampak kesedihan yang terpendam di mata Dafa karena hal itu, orang tua yang seharusnya menyaksikan hari bahagianya, mereka tidak bisa hadir karena urusan kantor.

Sama halnya dengan Risma, dia tampak canggung dan sedih ketika bersanding dengan Dafa, mereka tidak kenal satu sama lain sebelumnya, dan kini tiba-tiba menikah, itu di luar rencana mereka, Risma yang seharusnya menikah dengan Andre. Tapi kini dia harus menikah dengan orang yang sudah membuatnya  mengalami kecelakaan dan kebutaan.

'Mungkin ini jalan yang terbaik darimu ya Allah, semoga ini menjadi jalan buatku semakin dekat dengan mu ya Rabb.' Batin Risma.

"Apa kamu capek?" Tanya Dafa setengah berbisik karena masih banyak tamu yang hadir dan memberi ucapan selamat.

"Hah!! Oh, nggak kok mas." Jawab Ris

sma gugup dia terkejut, dan canggung karena kini statusnya sudah jadi istri Dafa.

"Baiklah, kalau kamu udah capek bilang saja, aku akan membawamu ke kamar." Kata Dafa.

"I-iya mas."

'Sebenarnya kamu baik dan cantik Ris, sangat di sayangkan orang itu menyianyiakan orang sebaik dan secantik kamu." Batin Dafa.

"Akhirnya sahabatku nikah juga, selamat ya boss, semoga jadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah." Kata Ryo menjabat tangan Dafa dan memeluknya sambil menepuk punggung Dafa.

"Makasih Yo, karena kamu acara ini berjalan dengan lancar." Kata Dafa.

"Sudah jadi tugasku, selamat ya Ris, sekarang kamu sudah jadi nyonya Artanegara." Kata Ryo sambil menjabat tangan Risma.

Dafa selalu melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Risma karena takut Risma terjatuh atau tersandung sesuatu.

"Makasih mas Ryo."

"Panggil Ryo aja, kamu juga sekarang adalah bossku." Goda Ryo.

"Hhehe, i-iya Ryo."

Setelah tamu yang sudah pada pulang, Dafa membantu Risma menuju ke kamarnya, di atas kasur sudah ada baju ganti buat mereka, Risma yang terus saja diam dan duduk di tepi ranjangnya membuat Dafa bingung harus gimana.

"Aku mandi dulu ya."

"I-iya mas."

Dafa pun mengambil handuk yang sudah tersedia di atas kasur dan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya yang sudah lengket dengan keringat, maklum hampir seharian dia harus menyambut tamu yang datang mengucapkan selamat.

'Gimana ini, aku kan belum siap untuk gituan.' Batin Risma yang jantungnya berdetak kencang seperti mau copot dari tempatnya, dia memainkan jari jemarinya karna gugup.

Ceklek...

terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, Risma yang mendengar itu makin gugup tidak karuan, terdengar suara langkah kaki mendekatinya.

"Apa kamu mau mandi sekarang?" Tanya Dafa.

"Oh, iya." Kata Risma sambil mencari tongkatnya untuk membantunya berjalan ke kamar mandi.

"Sini biar aku bantu." Kata Dafa dengan sigap.

"Oh, Ti-tidak usah mas, aku bisa sendiri." Tolak Risma.

Risma pun membawa baju gantinya dan menuju kamar mandi, Risma sebenarnya sudah mulai terbiasa dengan lingkungan kamarnya, jadi walaupun dia tidak bisa melihat, ia tahu dimana letak kamar mandinya.

Suara gemericik air menandakan kalau Risma sudah memulai ritual mandinya, Dafa sudah selesai berganti baju, dia mengambil ponselnya melihat semua pesan masuk.

"Huft. banyak sekali panggilan tak terjawab." Gumam Dafa.

Karna memang banyak panggilan masuk tak terjawab dan banyak nomor Baru juga, Dafa pun mengabaikannya, karena dia tahu itu pasti dari para relasi bisnisnya,dia pun menuju meja di samping ranjang. Dan mulai membuka laptopnya melihat-lihat email yang masuk.

Ceklek...

Mendengar suara pintu kamar mandi terbuka, Dafa pun meletakkan laptopnya dan beranjak untuk membantu Risma.

"Ga usah mas, aku bisa sendiri." Elak Risma dengan suara lembut.

"Baiklah."

"Makasih."

Risma pun duduk di pinggir ranjangnya, dia kelihatan sangat gelisah, Dafa yang melihat kegelisahan Risma, ia pun menghampirinya.

"Kamu tidak perlu takut terhadapku, aku tidak akan meminta hakku kalau kamu belum siap." Kata Dafa yang seakan mengerti akan keresahan Risma dari tadi.

"Hah!!"

"Sudahlah kamu sebaiknya istirahat dulu, kamu pasti sangat capek."

"Ba-baik mas." Jawab Risma lega.

Ternyata apa yang di bayangkan Risma terpatahkan sudah dengan sikap hangat Dafa, karena dalam bayangan Risma bahwa Dafa orang yang dingin dan tidak bersahabat.

☆Bersambung☆

Jangan lupa tinggalin jejal Like, Komen, atau Tip nya jika ada.

Dan ikuti terus kisahnya ya..

Happy reading..

1
buna nisa
Dengan begitu menunjukkan kalau kekuasaan.dafa ngak ada apa" nya,, masa gx belajar dari pengalaman masih kecolongan terus
Moms Rafialhusaini 🌺
Luar biasa
Moms Rafialhusaini 🌺
Lumayan
Almaicha Aslan
tegaaaang yuuu
Bajul Sayuto
author ANJING
khomsi
😂😂😂,,sabar ya yo punya boz yg begoo
khomsi
😂😂😂,,,pinter km yo
Febri Ana
aku mampir thor
♨ˢᶜ☠⃟𝓖𝓱𝓸𝓼❦Gee
aku pun udah ke3kali nyaa bacaa novel ini😅😅
Lala Japoung
orang tua sayang anak
Nur Lela
ayyu kok aku gak bisa buka visual ny y
Nur Lela
author jangan di skip dong .mlp ny
Juragan Jengqol
yaaah, agak kecewa sama ryo. kamu ga gentle, yo...
Juragan Jengqol
menunggu luna tahu kalo nando kakaknya risma 🤭
Juragan Jengqol
papimu ke luar kota demi masa depan mu daf 🤭
Juragan Jengqol
ceritanya bagus thor, tulisannya juga ok, ga banyak typo.

kebetulan baru baca di hari senin, langsung kasih vote 👍🏻🤭
abdan syakura
so sad...😞
abdan syakura
Salken,Kak author ..☺️
菲菲 Dwi L Arema
Mafia selakangan semua makanya lemot
菲菲 Dwi L Arema
Kok jijay panggilan sweety pantesan jadi mafia tpi rada oon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!