Menceritakan seorang gadis anak yatim piatu , tinggal bersama paman dan bibinya , ibu dan ayahku meninggal di saat usia ku masih 8thn,
Sonya di jodohkan dengan fasya pamungkas anaknya pak bagaskara , oleh pamannya untuk membayarkan utang² mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Nurlaela sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7
1 MINGGU KEMUDIAN
Di pagi hari Sonya sudah rapih memakai gaun yang berwarna putih dengan rambut yang di gelung menjadi satu Di kanan kiri rambutnya terdapat perhiasan cantik , Ya tepat sekarang adalah hari pernikahan nya bersama fasya .
Pernikahan yang terbilang sederhana hanya mengundang beberapa saksi saja , karena Fasya tidak mau teman² nya tau terutama pacar nya yang sangat ia cintai.
Sonya duduk di depan meja rias dan melihat pantulan wajahnya yang sudah siap dengan riasannya. Mata sonya berkaca-kaca jika mengingat kembali jika hari ini adalah hari pernikahannya,hari dimana ia melepas status lajangnya dan memulai hidup baru dengan orang yang tidak di cintainya. Ntah apa yang akan terjadi kedepannya,apakah ia akan di perlakukan dengan baik oleh suaminya atau malah sebaliknya. Ntahlah~ sonya tidak tau,ia hanya berharap kepada allah semoga ini adalah jalan terbaik untuknya.
Tak lama terdengar pintu terbuka dan munculah sang paman dengan wajah datar nya. "Kau sudah siap?" tanya paman membuyarkan lamunan sonya. Sonya yang mendengar suara paman pun menolehkan kepalanya kebelakang dan terlihatlah pamannya yang sedang bersandar di pintu. "I-iya" jawab sonya untuk pertanyaan paman nya tadi. "Ayo keluar,para tamu dan calon suami mu sudah menunggu. Dan berhentilah untuk menangis!" ucap paman saat netranya melihat setetes air mata yang jatuh di pipi sonya.
Sonya segera menghapus air matanya dan menghampiri paman yang sedari tadi menunggunya.
Sesampai nya di sana Sonya duduk di samping fasya . hari ini hati nya sangat hancur sebentar lagi dia akan mengakhiri masa lajang nya , sonya masih tidak menyangka ia akan menikah di usia muda padahal sonya ingin kuliah dulu ingin mewujudkan mimpinya tapi sekarang ia harus menikah dengan laki² yang sonya benci selama ini.
~Skip
"Saahhh " ucap beberapa saksi, ya sekarang mereka sudah sah menjadi suami istri tidak terasa air mata sonya menetes lagi dia masih tidak menyangka bahwa sekarang dirinya sudah sah menjadi istrinya fasya . Sonya mencium punggung tangan Fasya dengan bibir yang bergetar baru kali ini dia memegang tangan laki².
Semua acara sudah selesai dan semua berjalan dengan lancar , Pak Bagas juga sudah pulang sekarang fasya menginap di rumah sonya, Jujur di dalam hati sebenarnya dia mau pulang saja karna memang tidak mau tidur di tempat orang miskin, Tapi karena papa nya yang menyuruh Fasya untuk menginap malam ini jadi Fasya nurut² saja kalau sama papanya,
Sonya setelah acara dia harus beres² menyapu, mengepel,mencuci piring dll . Setelah semuanya beres sonya pergi ke kamarnya hendak ingin beristirahat tapi setelah sampai di kamar nya dia melihat seorang pria yang sedang tertidur lelap di kasur sonya.
"Permisi om boleh geser dikit gak aku juga mau istirahat" ucap sonya kepada pria yang sedang tertidur.
"Apa kau bilang om hei aku ini suami mu kenapa kau panggil aku om" ucap fasya geram
"Lalu aku harus memanggil mu apa" ucap sonya dengan sangat takut.
"Terserah kau saja " ucap Fasya dengan sangat malas.
"Kalau terserah aku berarti aku boleh panggil kamu om" ucap sonya.
"Arrgghhh kau ini " Fasya yg sudah mengangkat tangan nya sendak ingin menampar sonya tapi seketika ia hentikan itu karena ia ingat sekarang ia masih berada di rumah sonya nanti kalau paman dan bibi nya tau aku bisa gawat ~ batin fasya
"Sudah sana aku tidak mau tidur dengan mu" ucap Fasya sambil membalikkan badannya membelakangi sonya .
Sonya berjalan menghampiri lemari sambil meneteskan air mata nya karena rasanya sakit sekali di perlakukan oleh Fasya seperti itu padahal hari ini kan mereka baru saja menikah . lalu Sonya mengambil selimut yang ada di lemari dan setelah itu ia tidur di lantai selimut yang ia bawa menjadi kan alas sebagai kasur .
Visual Sonya lovina
Visual Fasya pamungkas