NovelToon NovelToon
Dikhianati Suami, Di Kejar Brondong!

Dikhianati Suami, Di Kejar Brondong!

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Pelakor / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Duda
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: Maufy Izha

Menikah selama 12 tahun, Siti Nurmala yang begitu setia kepada suaminya sampai mengorbankan mimpinya sebagai dokter spesialis, malah dikhianati Suami dan anak-anaknya.
Yusuf Kaliandra, berselingkuh dengan Keponakan Nurmala dan menikahinya secara siri, bahkan didukung oleh anak-anaknya, Raden dan Sofia.
Nurmala yang sakit hati pergi dengan gugatan cerai.
Di tengah usahanya mencari pekerjaan, Ia bertemu dengan juniornya saat kuliah. Dewangga Pramudya!
Pria tampan pemilik rumah sakit, duda anak 1 yang kemudian dengan gigih mengejarnya!
Akankah Nurmala bisa menerima cinta baru diantara ketakutan dan ketidakpercayaan diri yang timbul akibat pengkhianatan Yusuf?
Bagaimana reaksi anak-anaknya melihat Nurmala yang begitu menyayangi putra dari Dewangga?

Selamat membaca, semoga terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nanti Kamu Menyesal!

Yusuf pulang sehabis sholat Isya di rumah Bu Aminah, kemudian Nurmala mengantarkan Ibunya kembali ke kamar, dan setelahnya barulah Ia beristirahat di kamarnya sendiri.

Sebelum membaringkan tubuhnya yang lelah, Ia mengecek notifikasi pesan, barang kali ada pesan dari Retno tentang kelanjutan perceraiannya.

Meskipun seharusnya dalam perceraian harus melewati 3 kali sidang (mediasi) tapi jika alasan penggugat untuk bercerai sudah kuat dan disertai bukti yang tidak terbantahkan, maka biasanya pengadilan akan melanjutkan proses perceraian sampai putusan dengan cukup mendatangkan kuasa hukum masing-masing.

Apalagi, mediasi pertama berakhir dengan cukup kacau alias gagal total.

Dan benar saja, Retno mengirimkan beberapa pesan salah satunya kabar terbaru dari Yusuf.

Semakin dibaca isi pesan Retno, alis Nurmala semakin berkerut.

"Dia udah gila, ya??? Bisa-bisanya masih bisa punya gagasan ngawur begini"

Nurma pun mendadak kesal hingga kesulitan tidur.

Harusnya Yusuf senang karena Nurma dengan mudahnya mengalah, tidak banyak tuntutan kecuali secuil harta gono-gini, tidak meributkan hak asuh juga. Tapi tetap saja Yusuf tidak bisa bekerjasama dengan baik. Malah mengajukan usulan gila semacam itu? Apa Pria itu bermaksud mengancamnya dengan menggunakan kesehatan ibunya?

Kalau benar, berarti Pria itu sungguh tidak punya nurani. Sudahlah selingkuh, suka membullly istri, giliran istri minta cerai banyak sekali tingkahnya.

"Katakan padanya Ret, kalau Dia berani datang kesini dan menemui Ibuku, Aku akan benar-benar melaporkan perselingkuhan Mereka juga tindakan bullying mereka ke Aku sama pihak rumah sakit dan juga ke IDI, biar Mereka berdua nggak bisa praktek di mana-mana, bahkan buka praktek pribadi pun nggak akan bisa"

Nurmala mengirim voice note itu pada Retno, tak lama kemudian Retno membalasnya dengan emote jempol dan api raksasa.

[Mantapp!!! Menyala Nurmala-ku!!]" Balas Retno lagi. Nurmala kemudian meletakkan ponselnya dan mencoba untuk tidur karena besok Dia harus pergi bekerja seperti biasa.

Keesokan paginya, Nurmala tampak lesu karena malam itu Dia benar-benar kesulitan tidur. Meski telah berhasil melayangkan ancaman pada Yusuf, Nurmala tahu betul orang seperti apa Yusuf itu. Semakin di usik harga dirinya, maka tingkahnya akan semakin menjadi-jadi.

Nurmala khawatir kalau Yusuf benar-benar datang ke rumah Ibunya bersama anak-anak. Ibunya pasti tidak mampu mengusirnya karena ada anak-anak Mereka.

Tapi, jika benar Yusuf datang kesini dan membuat masalah, meskipun di depan anak-anaknya, Nurmala tidak akan segan mengusir Yusuf, kalau perlu Dia akan melaporkan Pria itu ke polisi.

Meski pikirannya sedang kacau, Nurmala tetap berusaha untuk bekerja semaksimal mungkin, melayani pasien yang datang berobat dengan ramah dan profesional sebagaimana biasanya. Sampai akhirnya, sebuah pesan dari nomor asing membuatnya kembali naik pitam.

"Pulang sekarang, Aku dan anak-anak di rumah Ibu. Jangan banyak tingkah, nanti Kamu menyesal!"

"Astaghfirullahal'adziim..." Nurma menggenggam ponselnya erat-erat sampai rasanya ingin meremukkannya sekalian.

Yusuf... Bajingan itu... Maunya apa sih??? Nurma berteriak dalam hati. Dia langsung merasa gelisah ketika teringat Ibundanya yang baru saja pulih dari sakit.

Tega sekali Yusuf. Benar-benar nggak punya hati! Hanya demi memenuhi egonya, Dia nggak perduli pada nyawa orang lain. Yusuf tahu Ibu Nurmala memiliki riwayat penyakit jantung. Tapi Pria itu bisa-bisanya mendatangi Ibunya...

Belum cukupkah menyakiti Nurmala dengan perselingkuhannya dengan Niken???? Sampai harus melibatkan Ibunya yang selama ini begitu baik pada Yusuf???

"Dokter... Dokter ..?" Pasien yang baru saja datang untuk memeriksakan diri terlihat kebingungan melihat Nurmala yang sedari tadi diam mematung.

"Oh! Iya Bu... Maaf, maaf" ucap Nurmala dengan rasa bersalah yang dalam.

"Bu dokter sakit?" Tanya pasien itu. Dia melihat wajah Nurmala yang pucat.

"Oh enggak Bu, Saya baik-baik saja, Jadi.. Keluhannya apa Bu?"

Nurmala mencoba membuang semua pikiran-pikiran negatifnya dan berusaha menjalankan tugasnya dengan baik paginya itu. untungnya jumlah pasiennya banyak dan padat, jadi Nurmala tidak punya waktu untuk melamun.

Sampai jam makan siang tiba, Nurmala bergegas keluar ruang prakteknya dan segera meminta izin pada dokter jaga saat itu untuk pulang lebih awal karena keperluan mendesak. Setelah tahu alasan Nurmala, dokter itu pun menyetujui dan memberi izin.

Nurmala kemudian keluar dari rumah sakit tempatnya bertugas dengan terburu-buru.

Dewangga yang baru saja hendak menemui Nurmala untuk mengajaknya makan siang bersama, kebetulan melihat Nurmala yang begitu

terburu-buru. Dia pun secara refleks menanyakan pada dokter jaga yang ada disana.

"Dokter Nurma izin, katanya harus pulang karena Ibunya sedang ada masalah, jadi Dia izin tugas setengah hari dan minta diganti jamnya pas weekend dok"

"Ok"

Entah apa yang ada di pikiran Dewangga, tapi Dia kemudian melangkahkan kakinya ke parkiran, dan mengendarai mobilnya, mengikuti Nurmala.

****

"Oh jadi Nurma sekarang kerja di rumah sakit? Dia ninggalin anak-anaknya buat ngejar karir?"

Ucap Yusuf dengan nada sindiran yang kental. Bu Aminah hanya terdiam, tidak menanggapi ocehan Yusuf.

Sejak menginjakkan kaki di rumah ini, calon mantan menantunya itu terus saja menghardik dan mencemooh Nurmala. Bahkan anak-anak Nurmala pun ikut mencemooh Ibunya.

Hati Bu Aminah sangat sakit mendengarnya. Itu sebabnya, saat ini Ia bahkan tidak menyambut cucu-cucunya seperti biasa.

Raden dan Sofia tentu merasakannya karena usia mereka sudah bukan lagi usia balita..Neneknya yang biasanya selalu ramah, penuh senyum dan kasih sayang kini lebih banyak membisu dan menundukkan kepalanya. Tanpa banyak bicara.

Saat Mereka berdua merengek meminta sesuatu, Bu Aminah hanya akan memanggilkan pembantu untuk mengurus permintaan Raden dan Sofia.

Melihat sikap Ibu mertuanya. Yusuf merasa gelisah sekaligus jengkel. Sepertinya, Nurmala sudah menceritakan semuanya pada Bu Aminah.

Saat hendak membuka mulut, Terdengar suara mobil terparkir di depan rumah.

"Itu pasti Nurmala" Gumam Yusuf.

Bu Aminah hanya menghela nafas dalam-dalam. Mencoba menekan emosinya, agar Nurmala juga tidak khawatir padanya.

"Anak-anak, Mama kalian pulang tuh" Seru Yusuf, Raden dan Sofia pun keluar dari Kamar Nurmala. Kemudian menghampiri Ayah Mereka yang sedang duduk di ruang tamu bersama dengan Nenek Mereka.

"Mama pulang ya? Memangnya benar Pa Mama sekarang jadi dokter sama kaya Papa dan Mama Nik-"

"Sssst.... Ngomong apa sih Kamu" Tegur Yusuf dengan diiringi peringatan lewat tatapan matanya.

Raden pun langsung terdiam.

"Assalamualaikum" Ucap Nurmala, wajahnya merah padam, nafasnya tersengal-sengal karena amarah yang berkecamuk di dadanya.

"Waalaikumsalam" Ucap Yusuf, Bu Aminah dan Anak-anak bersamaan.

"Kita bicara di luar. Anak-anak, tolong kalian masuk ke kamar. Ibu juga ya bu" Ucap Nurmala singkat.

"Kenapa diluar, kenapa nggak disini aja?" Ucap Yusuf dengan tatapan menantang, seolah-olah dalam wajahnya terukir kata 'Coba saja katakan semuanya di depan Ibumu'

'Bajingan!' Nurmala baru pertama kali merasa ingin mencakar wajah Yusuf sampai puas.

***

Haiii BESTie, Aku minta tolong ya, kalau kalian suka sama ceritanya, tolong bantu like dan komen ya, soalnya salah satu poin biar lolos 20 bab terbaik, 40 bab terbaik, dan 80 bab terbaik adalah like, komen, serta permintaan update.

Terimakasih... Tolong support Aku bias semangat nulis disiniiii yaaa sayang-sayangkuuuu ♥️♥️♥️♥️

1
nuraeinieni
kasian juga anak2nya nurma,setidak2nya mereka butuh rangkulan dari orang tua,jgn biarkan mereka dgn kesalahannya,mereka masih kecil butuh bimbingan dan arahan serta jasih sayang dari orang tuanya.
nuraeinieni
kenapa juga ya anak2nya sampai kurang ngajar begitu sama mamanya
Maufy Izha: Anak itu itu ibarat mesin foto copy, mereka kan mengcopy/meniru tingkah laku dari orang di lingkungan terdekatnya, Jd kalau umur segitu udah kurang ajar sama emaknya sendiri ya berarti ada yang jadi contoh hehe
total 1 replies
nuraeinieni
iyalah suatu saat anak2 juga akan mencarimu nurmala
nuraeinieni
ini yusuf tipe laki2 pelit.
nuraeinieni
rasakan tuh yusuf,merawat anak dan mengurus rumah itu tdk gampang,kamu rasakan tuh bagaimana nurma mengatasi semua dgn mudah dan sabar,malah selingkuh
Srihariati
lanjut aku suka ceritanya
Dew666
💜💜💜💜
Allea
udah tau istrinya dibunuh tapi pembunuhnya dibiarkan berkeliaran tega kamu dewa ,istri kamu pasti ga tenang dialam sana demi nama baik mertua yg zolim kamu membiarkan semuanya seakan2 hal biasa😑
stela aza: bener bgt ,, aturan kasus istrinya meninggal di selidiki lagi kumpulkan bukti yg valid buat jeblosin si Anya itu ,, klw di biarkan Nnti bakal ada korban selanjutnya
total 2 replies
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 💪🏻😍😍
Maufy Izha: Siapp kak... maacihhh....
total 1 replies
Zainab Ddi
iya dewa harus lindungi nurma dr orang2 yg íngin berbuat jahat padanya
stela aza
haduh udh lepas dr Yusuf ada aja yg bikin2 gara2 ,, mau hidup tenang j ada yg ganggu terus ,, mantan dan ponakan yg ganggu trs ketambahan orang baru yg g di kenal ,,, kapan si Nurma hidupnya damai tanpa pengganggu 🤦
Maufy Izha: Alur novel ini emang aku bikin berat kaya cerita Azizah, jadi pembaca harus menyiapkan kesabaran ekstra 😂😂😂🫰♥️
total 1 replies
nuraeinieni
ketemu berondong
nuraeinieni
aq mampir thor
Maufy Izha: Siappp, semoga suka ya, selamat membaca ♥️
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 💪🏻😍😍
Maufy Izha: Siapp, makasih kak Zainab supportnyaa ♥️♥️
total 1 replies
Zainab Ddi
para pelakor bersatu dewa lindungi nurma
Anonymous
Kroco baru???
harus ada anti hero yang membuat cerita seruu🎸🎸
Maufy Izha: yang kroco saat ini cuma Niken sama Ucup
total 6 replies
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 💪🏻😍😍
Zainab Ddi
waduh ada pelakor baru nih lebih serem lg sakit jiwa Nurma hati2 musuhnya bertambah
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 🙏🏻💪🏻😘
Maufy Izha: siap kak....♥️♥️♥️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!