NovelToon NovelToon
SETELAH AKU PERGI

SETELAH AKU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Persahabatan / Cinta setelah menikah / CEO / Mafia
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Meila Ayunda Aksara, mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Dia membatalkan pernikahannya dengan tunangannya, Zayan Wijayakusuma. Dia tidak peduli jika keputusannya itu akan membuat nama baik keluarga Aksara rusak. Bagi Meila, keluarga itu sudah rusak sejak lama.

Sudah saatnya Meila membuka topeng keluarganya yang selalu memperlakukan dirinya dengan tidak adil. Selama ini, kedua orang tuanya dan kedua kakaknya menganggap Meila sebagai anak pembawa sial. Cacian dan makian menjadi makanan sehari-hari yang harus Meila terima.

Keputusan besar Meila itu justru membuatnya bertemu dengan Abyan Rayendra Hasan, pria yang siap memberikan Meila sebuah keluarga.

Bagaimana kehidupan Meila setelah dia meninggalkan keluarganya dan Zayan?

Bagaimana kehidupan Meila bersama Abyan?

Yuk simak kisahnya di Setelah Aku Pergi hanya di Novel Toon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Keputusan Abyan

Tuan Hasan tiba di kediaman Alamanda. Matanya memicing begitu melihat kendaraan milik sang cucu sudah berada di kediaman tersebut.

"Mereka sudah ada di sini, Tuan," ucap paman Tedi.

"Kita tidak perlu heran kan? Abyan dan Erik baru saja bekerjasama membuat proyek baru. Mungkin Abyan dan Feri membahas proyek mereka dengan Erik."

Paman Tedi membenarkan apa yang tuan Hasan sampaikan. Hanya saja, menurutnya ada yang salah. "Maaf Tuan, yang Saya tahu, tuan muda Erik sejak menikah sudah menempati kediamannya sendiri?"

"Ayo kita turun! Kita lihat apa yang dilakukan cucu-cucku itu di dalam sana."

Tanpa menungu jawaban dari sang asisten. Kakek Hasan segera turun dari kendaraan yang dia tumpangi. Kakinya yang panjang melangkah dengan tegap menuju pintu utama kediaman Alamanda.

Sedangkan sang pemilik kediaman, sedang melanjutkan obrolan mereka begitu Meila diminta Erik ikut ke ruang kerja. Pembicaraan yang sebelumnya tentang Erik, kini beralih membahas Meila.

"Pa, kamu lihat cara Abyan menatap Meila," ucap Oma Amanda.

"Sama seperti cara aku menatap kamu pertama kali," jawab opa Alan lalu terkekeh, mengenang masa mudanya sendiri.

"Meila pantas mendapatkan pasangan yang baik seperti Abyan. Semoga saja mereka berjodoh," ucap oma Amanda.

"Biarkan Narendra yang mengaturnya. Sejak tahu Meila itu keponakannya, dia langsung punya rencana mewujudkan janji Maira, yang menjodohkan Meila dengan Abyan."

Mendengar nama Maira, oma Amanda jadi ingat sahabatnya itu, nenek dari Abyan. Dia juga tidak terkejut dengan penjelasan opa Alan tentang menantunya. Sebagai paman Meila, sudah seharunya Narendra punya keinginan, Meila mendapatkan pasangan hidup yang baik.

"Pa, Aku pikir, sebaiknya kita segera memberitahu Meila tentang kebenaran ini," ucap Oma Amanda khawatir.

Opa Alan mengangguk, dia tahu apa yang dikhawatirkan istrinya. Tapi ini belum saatnya. Meila masih dalam keadaan terluka atas perlakuan keluarga Aksara dan juga Zayan. Mereka harus pastikan Meila siap untuk menerima sebuah kebenaran yang bisa saja lebih menyakitkan, dari yang Meila terima sebelumnya.

Ditengah pembicaraan itu, pelayan datang menghampiri kedua majikannya itu. Pelayan itu memberitahukan kedatangan kakek Hasan.

"Maaf Tuan, Nyonya, menganggu waktu kalian. Di depan ada tuan Hasan."

Oma Amanda dan opa Alan saling pandang setelah mengetahui siapa tamu mereka. "Sepertinya dia sudah tahu kalau Meila dalam perlindungan kita," ucap opa Alan.

"Sepertinya begitu," balas Oma Amanda.

"Ayo kita temui dia," ucap opa Alan sambil berdiri. Diikuti oleh Oma Amanda sambil menerima uluran tangan opa Alan yang membantunya berdiri. Lalu Pasangan suami istri itupun menemui kakek Hasan.

"Ada hal besar apa, sampai orang besar seperti kamu bersedia datang ke kediaman ini," ucap opa Alan menyapa kakek Hasan.

"Jangan berpura-pura tidak tahu Alan," balas kakek Hasan.

Keduanya pun tertawa bersama, berjabatan tangan lalu berpelukan. Sementara Oma Amanda hanya membolakan matanya, melihat cara kedua sahabat itu menyapa tidak pernah berubah. Seperti orang yang akan bertengkar saja.

"Aku tahu, kalian menyembunyikan cucu menantuku," ucap kakek Hasan, setelah mereka semua duduk.

"Kamu tidak bisa melabeli cucuku sebagai cucu menantu kamu, Hasan," balas opa Alam.

"Cucuku?" Ulang kakek Hasan.

"Kami sedang mengurus persyaratan menjadikan Meila seorang Alamanda. Beni sudah bersedia menyerahkan Meila pada Narendra. Tentu saja dengan sedikit ancaman." Opa Alan terkekeh diakhir penjelasannya. Menertawakan Beni yang takut dengan ancaman Erik dan Narendra.

Tidak ada kejahatan yang bisa ditutupi selamanya. Itulah yang terjadi pada Beni Aksara dan Hana. Perbuatan mereka yang tidak adil pada Meila, membuat Erik mencari tahu kebenarnya.

Dalam pencarian itu, Erik menemukan sesuatu yang tidak pernah dia duga sebelumnya. Sebuah rahasia yang sudah terkubur selama bertahun-tahun ini. Hal itu dia sampaikan pada Narendra. Narendra juga terkejut saat mengetahui bahwa, Meila ternyata anak dari adik perempuannya yang hilang.

"Aku yakin kamu juga sudah mengetahui masalah ini, kan?" Tebak opa Alan. Kakek Hasan mengangguk.

"Awalnya Aku hanya penasaran dengan mata heterochromia milik Meila. Mata itu mengingatkan Aku dengan Laura, perempuan baik yang memiliki mata yang sama dengannya. Saat Aku tahu nama belakangnya Aksara, Aku merasa ada yang tidak beres dengan keluarga itu." Kakek Hasan menjelaskan, sekaligus membenarkan tebakan opa Alan.

"Orang tua Beni dan saudara laki-lakinya hilang tanpa jejak," ujar opa Alan.

"Itu lah mengapa aku penasaran dengan keluarga Aksara. Aku memutuskan untuk menyelidiki keluarga Aksara. Untuk memastikan Meila adalah putri dari wanita muda itu. Putri yang dia titipkan pada kami. Anak perempuan yang dijodohkan Maira dengan Abyan." Jelas kakek Hasan.

"Awalnya kami juga kesulitan untuk mengungkap kebenaran ini," timpal opa Alan.

"Suatu hari, Meila cerita tentang masa kecilnya. Dia memiliki pelayan pribadi yang merawatnya sejak bayi hingga beranjak remaja." Oma Amanda menambahkan.

"Pasti Erik langsung mencari keberadaan pelayanan itu," ujar kakek Hasan.

Opa Alan mengangguk membenarkan. "Dari pelayan itu, kami bisa mengetahui kebenaran ini," ucapnya.

Kakek Hasan mengangguk. Dia pun mengetahui kebenaran ini dari pelayan yang merawat Meila. Tedi, asistennya yang menemui pelayan tersebut. Bukan hanya sebuah cerita yang pelayan itu sampaikan, dia memiliki bukti kejahatan Beni Aksara dimasa lalu. Bukti yang dia simpan selama ini dengan sangat baik. Bahkan Beni dan Hana tidak bisa menemukan bukti tersebut.

"Aku ingin memenuhi janji almarhum istriku pada wanita muda itu, dengan secepatnya menikahkan Abyan dan Meila," ucap kakek Hasan.

Belum sempat opa Alan menanggapi keinginan kakek Hasan. Cucu-cucu mereka sudah lebih dahulu tiba. Kakek Hasan tertegun menatap Meila. Ini, untuk kedua kalinya dia melihat mata indah milik Meila. Mata heterochromia yang juga dimiliki oleh seorang wanita muda yang menolong nyawa istrinya.

Oma Amanda tersenyum melihat pada Meila. "Meila, kemarilah sayang. Kakek Hasan ingin bertemu kamu," ucap oma Amanda.

Meila yang tidak mengenal siapa itu kakek Hasan segera mendekati oma Amanda. Kening gadis itu berkerut saat menyadari, pria tua dihadapannya ini menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

"Lihatlah, pria tua dihadapanmu ini, cengeng sekali dia, Mei," ujar opa Alan meledek sahabatnya.

Perkataan opa Alan menarik perhatian semua orang, kecuali Oma Amanda. Dia tahu, bagaimana Hasan sangat mencintai Maira, almarhumah istrinya. Bertemu Meila, mengingatkan sahabat suaminya itu dengan kejadian masa lalu. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, wanita muda yang bernama Laura itu berpesan untuk menjaga putrinya.

"Tolong putri saya. Dia memiliki mata yang sama seperti Saya."

Belum sempat kakek Hasan bertanya dimana putri wanita itu berada, dia sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Saat itu juga, nenek Maira berjanji akan menikahkan cucu pertamanya dengan putri wanita itu.

Bertahun-tahun mencari keberadaan gadis yang memiliki mata yang sama dengan Laura, akhirnya kakek Hasan menemukannya pada Meila. Bukan hanya matanya saja yang sama, sama-sama memiliki mata heterochromia, kondisi langka di mana seseorang memiliki warna iris mata berbeda, karena genetik. Tapi, paras keduanya juga sangat mirip.

Kemiripan wajah itulah yang membuat Narendra melakukan tes DNA diam-diam, antara dirinya dengan Meila. Hasilnya membuat Narendra sangat yakin, Meila adalah anak dari adiknya. Apalagi, golongan darah mereka sama. Sama-sama memiliki golongan darah Rh-null. Golongan darah yang sangat langka.

"Maaf gadis cantik. Kamu mengingatkan pria tua ini dengan seseorang dimasa lalu," ucap kakek Hasan, setelah menyadari semua mata tertuju padanya.

"Bolehkah Kakek memelukmu?" Tanya kakek Hasan ragu-ragu. Mengingat penampilan Meila yang sangat tertutup, dia tahu Meila tidak akan mudah disentuh oleh sembarang orang. Apalagi orang asing seperti dirinya.

"Tidak boleh!" Bukan Meila yang menjawab, melainkan Oma Amanda.

Perdebatan terjadi diantara orang tua itu. Sedangkan, permintaan kakek Hasan membuat Abyan dan Feri menatap Heran pada kakek mereka itu.

"Ada apa dengan pria tua yang dingin dan ditakuti musuh itu?" Pikir mereka dalam hati.

"Apa hanya aku yang merasa aneh dengan tingkah pria tua itu," bisik Feri pada saudara sepupunya.

Abyan tidak menanggapi ucapan Feri. Dia terus memperhatikan kakek Hasan dan Meila, meskipun dia juga merasa aneh melihat sikap kakeknya itu terhadap Meila. Banyak gadis diluar sana yang kakek Hasan temui, tapi tidak membuat pria yang selalu kuat melawan musuh itu menjadi lemah seperti ini.

"Apa itu? Minta peluk?" Batin Abyan. Kakeknya itu pria yang sangat dingin. Apalagi terhadap wanita selain keluarga mereka. Sikap seperti itulah yang dicontoh oleh Abyan dan Feri. Membuat tidak ada perempuan yang bisa menyentuh mereka, selain keluarga.

"Jangan katakan jika gadis yang kakek maksudkan sebagai calon istrimu adalah Meila," bisik Feri lagi.

Bisikan Feri kali ini membuat Abyan tersenyum tipis, bahkan nyaris tidak terlihat. Tanpa ragu, dia pun bersuara. Memecah keheningan yang sempat terjadi di ruangan itu, atas paksaan yang dikemukakan oleh opa Alan dan kakek Hasan.

"Baiklah, aku akan menikahinya."

Meila menatap tidak percaya pada keputusan Abyan. Yang lebih membuat Meila tidak percaya, semua orang mendukung keputusan pimpinan HAS Company itu. Termasuk, om Narendra, tante Anita, Serli, dan Dewi, yang entah sejak kapan mereka tiba.

1
Noey Aprilia
Orng ga tau malu mh emng ky gt....
udh nyktin,tp msih ngemis....
pdhl udh d ksih kmpensasi,jdga brhak gnggu meila lg....
Al Fatih
Penasaran kelanjutannya gimana🤔
Ternyata masih banyak rahasia dari asal usul keluarganya Melia...
Muft Smoker
suka banget cerita km kak ,,
dsni qta bisa belajar keserakkahan tdk akan bisa membuat kebahagian lebih lama bersama qta ,, tp kehancuran lah yg tiap detik mendekati qta ,,
lanjut kak ,,
penasaran sama kelanjutan ny,,
Ais
merinding aku baca novelmu thor penuh intrik kekuasaan keserakahaan dan balas dendam yg luar biasa matang dipersiapkan sm narendra klo boleh nebak berarti beni dan barra ini saudara kembar ya thor makanya barra bs melahirkan anak kembar sepasang ngak sabar membaca pertemuan meila dan arbie jg bibi ana smoga mereka bs merebut kembali apa yg seharusnya menjadi hak keluarga danunevra yg diambil scr paksa sm saudara tiri kakeknya meila dr pihak ibunya
Noey Aprilia
Hhhhhmmmm......mkin seru....
ga sbr nunggu meila ktmu sm bbi ana dn kmbaran'nya,dia pst bhgia bgt....trs ga sbr jg nunggu pra benalu jd gmbel.....
Muft Smoker
makiin kesini makiin menarik kak cerita ny ,,
dtggu next episode ny yx kak
☺️☺️☺️
Muft Smoker
waah baguuuus ,,
licik di balas licik ,,
ayoo melisa dari sekarang belajar jdi gembel yuuuk ,,
jgn mau ny hidup enk truus ,,
km bukan keluarga aksara ternyata🤭🤭l🤭🤭/Smug//Smug//Smug/ ,,
Muft Smoker
pov Pak beni : KEJUTAAAAAAAAAN!!!!!

Selamat menikmatiii ibu Hana ,, ank yg km bangga2kan ternyata bukan ank km ,, 🤭🤭🤭/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Sly//Sly/
Dew666
👍👍👍👍👍
Noey Aprilia
Mantapppp.....
dfnisi kta adalh do'a.....pura2 bngkrut,eeehhhhh....bnrn bngkrut.....
siap2 jd gmbel kl ttp ga mau tobat....
Al Fatih
semakin seru.....
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Noey Aprilia
Akhrnyaaaa......
puas bgt sm fkta yg trungkap....
Zayan kl mau nysel,silakan aja sih..tp ga guna....trs kl mau mrebut meila,mkir sribu kali sblm mkin hncur....
Muft Smoker
hai kak aq mampir ksni ,,
Dew666
🏆👄💜
Allea
napa ga up tiap hari sih ka
Noey Aprilia
K dpan'nya siap2 jntungan....scra bnyak msuh yg mnyerang,enth dr phak yg mna.....meila jgn lmah y...abs ni km hrus bnr2 brltih buat jg drimu sndri.....
Noey Aprilia
ga sbar nunggu biang keroknya hncur...tp d mlai dr para kacungnya dlu,abs tu bru bosnya....
Noey Aprilia
Bagoosss......
yg lcik,d bls lcik....pdhl udh tau kl dia cma ank pngut,msih ga tau diri meebut mlik orng lain....cckkk....
Al Fatih
Pengen liat kehancuran Melisa😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!