NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia

Pewaris Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

Janu Manggala adalah seorang pemuda polos yang tak menyadari bahwa dirinya memiliki kesaktian Tiada Tanding... Segala jenis pusaka tunduk di hadapannya, ucapannya langsung menjadi kenyataan, dan orang orang yang menunjukan kesaktiannya di mata Janu mereka hanyalah orang gila...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kecewa

Tampak Bella dan Monica sangat bersemangat melihat Janu dan Alyssa yang pada saat ini terselimuti keinginan untuk wik-wik.

Namun sialnya ketika hidangan pertama dan kedua sudah datang, baik Janu maupun Alyssa sama sekali tidak menunjukan keinginan untuk wik wik.

Mereka berdua duduk di kursi mereka dengan tenang.

"Sialan! Mengapa mereka berdua tidak kunjung wik wik?!" Tanya Bella dengan ekspresi serius di wajahnya, "apakah sarana dari Nyai Diajeng Keshwari gagal?!"

"Tidak mungkin! Nyai Diajeng Keshwari benar benar sakti, tidak mungkin di patahkan begitu santainya oleh dua manusia biasa ini!" Sahut Monica.

"Lalu mengapa keduanya tampak masih tenang? Bukankah seharusnya mereka berdua sekarang sudah wik wik?" Tanya Bella.

Mata Monica melebar, "aku tahu alasannya!"

"Apa?"

"Karena mereka bingung mau wik wik dimana! Tidak mungkin mereka wik wik di sini! Pasti malu karena di lihat oleh banyak orang, seharusnya kamu menyiapkan kamar untuk mereka berdua!" Ucap Monica.

Seketika itu juga Bella tertawa sambil menepuk dahinya, "hahaha, aku lupa, benar juga aku belum menawarkan kamar untuk mereka berdua! Sebentar aku akan panggil Pelayan untuk menawarkan mereka berdua kamar!"

"Bagaimana mungkin aku bisa lupa dengan hal yang sangat sederhana ini?" Tanya Bella.

"Tidak mungkin kan mereka ingin wik wik di tengah tengah restoran?" Imbuhnya.

Dengan cepat Bella memanggil salah satu pelayannya dan langsung memberikan instruksi.

Sementara itu di mejanya Janu dan Alyssa.

Sambil melahap hidangan ketiga Janu berucap, "ternyata enak juga, ya!" Ucap Sugeng yang tampak bersemangat dan terlihat sangat puas dengan fine dining ini.

Sebagai seorang pria biasa yang tidak memiliki kemewahan apapun, sensasi makan makanan sedikit namun berulang kali seperti ini memang sangat menyenangkan.

"Tentu saja enak pak Janu, meskipun setiap piringnya hanya berisi sedikit porsi, namun menunya beragam, jadi tidak bosan!" Sahut Alyssa.

Janu menganggukan kepalanya dan berucap, "interior restoran ini juga bagus..."

Sebelum Alyssa menyahuti ucapan Janu siapa sangka seorang pelayan berjalan perlahan mendekat ke arah mereka, "um... mohon maaf Tuan dan Nyonya, pada saat ini ada kamar kosong di lantai atas dan anda berdua bisa menggunakannya."

Janu terdiam, kemudian berucap, "untuk apa?"

Pelayan itu sedikit kaget dan bingung ingin menjawab apa, "aduh apa ya... barangkali kalian berdua ingin wik-- ah maksud saya ingin beristirahat!" Ucap Pelayan itu.

Janu menyipitkan matanya memandangi pelayan itu dengan ekspresi penuh curiga.

Dalam hatinya Janu berucap, "apakah mereka ingin mengusirku secara halus? Karena aku datang hanya dengan kupon promo gratisan?" Tanya Janu.

"Sialan!" Pada saat ini Janu merasa sedikit tidak enak.

"Tidak. Saat ini aku masih belum minat untuk istirahat..." jawab Janu yang moodnya sudah agak rusak karena pelayan ini.

"Ah ya.." ucap pelayan itu yang kemudian kembali mundur, langsung melaporkan hal ini kepada Bella dan Monica yang ada di lantai atas.

"Apa katamu? Mereka berdua masih belum mau wik wik?" Tanya Bella dengan heran.

Monica juga heran.

"Saya juga tidak tahu, Nona." Ucap Pelayan itu dengan jujur.

"Yasudah sana, kembali bekerja." Ucap Bella yang menyuruh pelayannya untuk kembali bekerja.

Bella menatap Monica kemudian berucap, "aku sudah melihat mereka meminum banyak sekali wine dari Nyai Diajeng Keshwari, dan bukankah seharusnya mereka berdua menggeliat seperti cacing kepanasan dan berusaha untuk bercocok tanam?"

Monica terdiam, wajahnya terlihat kebingungan, "benar, aku benar benar kecewa karena tidak bisa melihat mereka berdua wik wik!"

"Apalagi aku! Aku benar benar kecewa! Padahal aku ingin melihat mereka berdua wik wik lalu mati!" Ucap bella.

Para pembaca, "kami juga kecewa!"

Monica dan Bella tersentak kaget, "hah? Suara siapa tadi? Mengapa sampai sini?" Tanya Bella.

Monica menyahut, "benar, suara siapa tadi?"

Entah mengapa keduanya merinding mendengar suara aneh yang tiba tiba muncul.

"Tunggu! Mari kita fokus saja mengawasi dua bajingan itu!" Ucap Bella.

Monica menganggukan kepalanya, akhirnya mereka berdua memfokuskan kembali melanjutkan mengawasi Janu dan Alyssa.

Waktu berjalan dengan sangat cepat, beberapa jam berlalu begitu saja. Dalam beberapa jam ini Janu dan Alyssa sudah selesai menyelesaian 14 hidangan, dari pembuka hingga penutup.

Bahkan mereka berdua sudah mengobrol cukup lama.

"ayo kita pulang!" Ucap Janu.

Alyssa menganggukan kepalanya. dengan cepat mereka berdua berdiri dan meninggalkan tempat ini.

Semua pelayan yang ada di jalur mereka pergi segera membungkukan kepalanya ketika melihat dua tamu pergi dari restoran.

Melihat dua orang itu pergi dari warung membuat Bella dan Monica termenung tidak percaya.

"Aku benar benar tidak percaya dengan apa yang terjadi!"

"Kita benar benar gagal!"

Kemudian keduanya terdiam. Tidak lama kemudian monica berucap, "aha! Aku tahu! Kita tidak gagal!" Ucapnya.

Bella mengerutkan keningnya, "tidak gagal?"

"Benar kita tidak gagal sama sekali, pada saat ini dua orang itu pulang, pasti karena mereka berdua sudah tidak tahan untuk bercocok tanam!" Ucap Monica, kemudian Monica menambahkan, "ini justru bagus, kita tidak perlu repot repot membersihkan mayat mereka berdua!" Imbuhnya.

Bella melebarkan matanya, "benar juga! Mereka berdua pasti langsung bercocok tanam ketika sampai di rumah."

Dengan semangat Bella berucap, "bagus, berarti yang harus kita lakukan adalah menyerahkan dua gelas itu kepada Nyai Diajeng Keshwari!"

"Benar! Itulah yang harus kita lakukan." Ucap Monica.

Akhirnya mereka berdua bergegas mengambil dua gelas itu.

****

Waktu berjalan dengan sangat cepat sekali, di pagi hari yang cerah ini Monica dan Bella akhirnya tiba di kediaman Nyai Diajeng Keshwari.

Seperti biasa Monica dan Bella berada di ruang tamu, menunggu Nyai Diajeng Keshwari menyelesaikan rondenya.

Tidak lama kemudian pintu terbuka, menampilakan seorang pemuda yang keluar dengan malu malu. Tentu saja pria ini berbeda dengan pria kemarin, kemarin spek Jefri Nichol namun sekarang Spek Aliando.

Tidak lama kemudian Nyai Diajeng Keshwari keluar dari kamar, mereka berdua duduk di sofa dengan santai.

"Bagaimana? Apakah kalian berdua sudah menyelesaikan semua persyaratannya?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari.

Dengan cepat Bella mengeluarkan dua gelas khusus itu dari dalam tasnya. Gelas yang masih mengeluarkan bau wine yang sangat harum.

Nyai Diajeng Keshwari menganggukan kepalanya dengan puas.

"Um... Nyai saat malam kemarin sebenarnya ada sedikit masalah, kami tidak tahu ini masalah besar atau kecil." Ucap Bella.

"Apa itu?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari.

"Saat mereka berdua meminum wine itu, mereka tidak langsung wik wik mungkin mereka berdua wik wik di rumah..." ujar Bella.

"Ah.. hal biasa itu, tenang saja yang terpenting kalian sudah memastikan dengan mata kepala kalian sendiri bahwa mereka berdua sudah meminum wine dati gelas ini, bukan?" Tanya Nyai Diajeng Keshwari yang begitu santai.

1
Aman Wijaya
Rangga kepedean merasa dirinya seperti pangeran 🤴
Tini Nurhenti
mentri bahlul gan
Tini Nurhenti
puspa gmna kabare thor ?? 💪💪💪
Tini Nurhenti
kek kamyu ea thor 🤭🙏
Tini Nurhenti
baru lgi thor ?? hadir n nyimsk dlu thor 😄🙏🤭
bedul: iya nih, jangan lupa baca sampe selesai ya. udah 37 bab terjadwal nih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!