NovelToon NovelToon
Mantan Suamiku Ternyata Sang Pewaris

Mantan Suamiku Ternyata Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat / Dokter Ajaib
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Hanya karena perbedaan gaya hidup yang kini tak lagi sejalan, Tiffany menceraikan suaminya demi menjaga citra sebagai seorang konglomerat.

Ia bahkan melupakan siapa yang telah berjuang bersamanya dari nol hingga mencapai posisi tersebut.

Hans Rinaldi tidak menyimpan dendam. Ia menerima keputusan itu dengan lapang dada.

Namun, setelah perpisahan mereka, Tiffany tetap menyeretnya ke dalam berbagai masalah. Hingga akhirnya, terungkaplah siapa sebenarnya sosok pria sabar yang selama ini telah ia buang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rival

Papanya bahkan pernah memperingatkan Briann untuk tidak terlibat dengan wanita seperti Tiffany Rasheed.

“kamu terlalu memuji,” jawab Tiffany dengan senyum sopan.

“Tiffany, aku punya kabar bagus buat kamu,” kata Othan tiba-tiba mengalihkan topik. “aku dengar dari Briann kalau Glossy Lady juga bakal datang ke acara pembukaan hari ini.”

“Oh? Serius? Wah, itu bagus banget!” Tiffany mengangkat alisnya dengan senyum terkejut.

Selama ini, biasanya hanya manajer umum keluarga Wiraningrat yang datang untuk menandatangani kontrak atau membahas bisnis. Tiffany sendiri belum pernah bertemu langsung dengan putri keluarga Wiraningrat. Namun dia sudah sering mendengar tentang Maureen.

Sejak Soedjoyo pensiun, Maureen sendirian mengambil alih seluruh bisnis keluarga Wiraningrat. Dengan kemampuannya sendiri, dia membangun dan mengembangkan bisnis keluarga itu hingga semakin besar.

Dalam banyak hal, mereka sebenarnya cukup mirip. Tiffany bahkan menganggap Maureen sebagai idolanya. Sayangnya, sampai sekarang dia belum pernah sekalipun bertemu dengannya.

Sekarang setelah tahu Maureen akan datang hari ini, Tiffany jadi sangat menantikannya. Dia benar-benar penasaran seperti apa sosok jenius bisnis itu.

“Kak! aku dengar Maureen Wiraningrat juga termasuk Empat Wanita Tercantik di Jakarta. Pasti cantik banget. Nanti kalau kamu udah kenal dia, kenalin aku dong!” kata Rorry dengan penuh harap.

“Ya! Rorry juga udah gak muda lagi. Sudah waktunya bahas soal nikah. Kalau dia bisa kenal sama Nona Wiraningrat, bahkan kalau harus pakai nama keluarga Wiraningrat juga gak masalah!” Sarrah langsung bersemangat.

“Ma! Ngaco banget sih. Mana mungkin Nona Wiraningrat mau ngelirik Rorry?” kata Tiffany tajam.

“Hmmm, aku gak setuju. Emangnya Rorry kurang apa? Dia masih muda, badannya bagus, ganteng lagi. Buat Nona Wiraningrat juga udah lebih dari cukup!” Sarrah membagakan anaknya.

“Betul! Lihat nih otot aku! Cewek-cewek pasti pada tergila-gila!” Rorry memamerkan bisepnya dengan percaya diri.

Tiffany hanya bisa terdiam melihat mereka. Dia mulai menyesal sudah mengajak mereka datang.

“Nona Wiraningrat sudah punya pasangan. Jadi kita gak usah mimpi yang aneh-aneh,” sela Othan.

“Berarti aku gak punya kesempatan dong?” kata Rorry dengan wajah kecewa. “Siapa sih bajingan beruntung yang bisa dapetin perhatian Nona Wiraningrat?”

“aku juga gak tahu. Nanti kita pasti bakal lihat,” jawab Othan sambil tersenyum.

“Huh! aku pengin lihat juga. Emangnya dia seganteng aku?” Rorry tampak kesal.

Pertunjukan di panggung akhirnya selesai. Pembawa acara naik ke panggung, dan suasana langsung tenang.

“Selamat datang, semuanya! Acara pembukaan resmi dimulai! Sekarang, mari kita sambut dengan meriah Nona Wiraningrat!”

Begitu sang pembawa acara memperkenalkan, para tamu langsung bertepuk tangan.

“Dia datang! Nona Wiraningrat datang!” Othan dan yang lain langsung mengakkan tubuh mereka dan menatap panggung dengan penuh antusias.

“Jadi dia akhirnya muncul juga?” gumam Tiffany penuh harap.

Seorang wanita muda yang cantik perlahan naik ke panggung di bawah tatapan semua orang.

Tiga sorot lampu langsung tertuju padanya.

Namun saat para tamu melihat wajahnya, mereka semua terdiam kaget.

“Itu dia?”

“Gimana bisa dia?”

Tiffany langsung terpaku saat melihat Maureen berdiri di atas panggung.

Wajahnya penuh keterkejutan. Dalam mimpi terliarnya pun, dia tidak pernah menyangka bahwa Nona Wiraningrat yang selama ini ingin dia temui ternyata adalah rivalnya sendiri.

“Ma, bukannya itu cewek sialan tadi? Kenapa dia ada di atas panggung?” Mata Rorry membelalak, benar-benar tidak tahu harus bereaksi bagaimana.

“gak mungkin… dia Nona Wiraningrat?” Sarrah begitu terkejut sampai lidahnya kelu dan bibirnya gemetar.

Dia tidak bisa percaya wanita yang tadi dia sebut penggoda ternyata adalah putri keluarga Wiraningrat.

“Kenapa? Kenapa harus dia?” Othan tampak seperti tersambar petir. Wajahnya pucat pasi, matanya dipenuhi ketidakpercayaan.

Dia sama sekali tidak menyangka wanita yang tadi bersama Hans ternyata adalah jenius bisnis Jakarta. Dibandingkan dengan orang lain, keberadaannya benar-benar berada di tingkat yang berbeda.

Keringat dingin mulai menetes di dahinya ketika dia mengingat apa yang sudah dia lakukan sebelumnya.

Apa yang harus dia lakukan sekarang?

Sepertinya dia sudah menyinggung Maureen.

“Othan, kamu pernah ketemu Nona Wiraningrat sebelumnya?” Briann langsung menyadari ada yang aneh.

“aku… pernah. Dan kami sempat ribut,” jawab Othan dengan menelan ludah. Dia jelas sangat gugup.

“kamu berani nyinggung Nona Wiraningrat? Hebat juga nyali kamu,” kata Briann sambil mengacungkan jempol dengan nada mengejek.

Maureen tidak mungkin bisa sampai di posisinya sekarang kalau dia orang yang mudah memaafkan.

“Briann! Tadi aku ceroboh dan sudah menyinggung Nona Wiraningrat. Bisa gak kamu bantu ngomong baik-baik buat aku?” Othan tiba-tiba panik dan langsung meraih tangan Briann.

“Othan, aku benar-benar gak bisa bantu soal ini. Mending kamu berdoa aja,” kata Briann sambil melepaskan tangan Othan dan pergi. Dia tidak cukup gila untuk membuat Nona Wiraningrat tidak senang hanya demi orang yang tidak penting.

“aku habis…” Wajah Othan langsung pucat saat melihat Briann pergi.

Kalau Maureen cukup murah hati untuk melupakannya, mungkin dia masih selamat. Tapi kalau dia ingin membalas, cukup dengan satu kata saja, hidup Othan bisa hancur.

Di sisi lain, beberapa orang di kerumunan juga terkejut.

“Tuan Darco, bukannya Anda bilang Maureen bakal datang memohon setelah diracuni? Kenapa dia kelihatan baik-baik saja?”

Wajah Jaguar langsung muram saat melihat sosok ramping di atas panggung.

“Aneh. Seharusnya dia tidak mungkin bisa melawannya. Apa mungkin seseorang sudah memberinya penawar?” Mikail menyipitkan mata dengan heran.

“Huh! Ini yang katanya racun tanpa obat?” Jaguar tampak sangat tidak puas.

Sejak menerima undangan tadi, dia sudah merasa ada yang tidak beres. Sekarang setelah melihat Maureen berdiri sehat di atas panggung, dia tahu rencananya sudah gagal.

“Tuan Panjaitan, kecelakaan seperti ini bisa saja terjadi. Tidak ada dokter biasa yang bisa menyembuhkan racun saya. Kecuali… ada seseorang yang istimewa di sisinya,” kata Mikail sambil berpikir dalam-dalam.

Jaguar mengerutkan kening. “Seseorang yang spesial? Siapa?”

“Pak Panjaitan, tadi Bapak lihat cowok muda yang berdiri di samping dia?” Mikail menunjuk ke arah Hans.

“Maksud kamu ada sesuatu yang istimewa dari cowok itu?” Jaguar mengikuti arah pandangannya.

“Betul. Tangan dia stabil, napasnya juga terkontrol. Kelihatannya dia belajar pengobatan,” kata Mikail sambil mengangguk.

“Dia susah ditangani?” Jaguar menatap lebih saksama, tapi tetap tidak melihat sesuatu yang istimewa. Di matanya, pria itu cuma pemburu harta.

“Cuma ikan kecil. gak ada apa-apanya,” jawab Mikail dengan percaya diri.

“Baik. Bereskan dia. aku gak mau ada masalah lagi,” kata Jaguar, ekspresinya sedikit melunak.

“Tenang aja, Pak Panjaitan. Dua anak buah aku bakal beresin semuanya tanpa masalah,” Mikail tersenyum tipis. Ia mengeluarkan HPnya dan mengirim sebuah pesan.

Berbeda dengan keributan di balik panggung, Maureen tetap tenang.

“Selamat datang di acara pembukaan besar perusahaan kami.”

Maureen memegang mikrofon, pandangannya menyapu seluruh ruangan. Aura dominannya dan sorot mata yang dingin serta tajam sangat cocok dengan posisinya sebagai pengusaha muda yang berbakat sekaligus memikat.

“Semua orang tahu keluarga Wiraningrat baru saja menjalin kerja sama dengan seorang partner baru. Mulai hari ini, sebagian bisnis keluarga Wiraningrat akan diserahkan kepada partner tersebut.”

Ia menatap sekeliling sebelum melanjutkan.

“aku yakin kalian semua penasaran siapa partner itu. Tenang, jawabannya bakal segera aku ungkap. Sekarang, mari kita beri tepuk tangan dan mengundang Nona Rasheed naik ke panggung!”

Maureen mulai bertepuk tangan. Tak lama kemudian, tepuk tangan meriah memenuhi ruangan.

“Tiffany! Giliran kamu!” Sarrah segera menyenggol wanita di sampingnya.

Tiffany tersadar. Meski masih terkejut mengetahui identitas Maureen, ia tidak punya pilihan selain maju. Ia menarik napas dalam-dalam, berusaha bersikap seakan tidak terjadi apa-apa saat berjalan menuju panggung.

“Wah, ada wanita cantik lagi?”

“Hari ini kita benar-benar beruntung!”

“Keduanya sama-sama cantik, tapi auranya beda. Demi bisa memeluk dua-duanya, aku rela kehilangan sepuluh tahun umur aku!”

“Sial, pria seperti apa yang pantas buat wanita-wanita seperti mereka?”

Begitu Tiffany melangkah ke atas panggung, kerumunan langsung riuh. Maureen saja sudah sangat memukau, tapi kehadiran Tiffany membuat suasana semakin heboh. Jarang sekali dua wanita secantik itu muncul bersamaan di satu tempat.

“Kita ketemu lagi, Nona Rasheed.” Maureen mengulurkan tangan sambil tersenyum.

“aku gak nyangka kamu ternyata presiden Wiraningrat Group,” jawab Tiffany sambil menjabat tangannya dengan sopan. Matanya masih menyiratkan kebingungan.

Seharusnya dia sudah menyadarinya sejak awal.

Wanita dengan nama keluarga Wiraningrat, begitu cantik dan elegan, yang muncul dua hari sebelum pesta amal. Kalau saja Tiffany menghubungkan semuanya, dia pasti tahu wanita ini tidak lain adalah Maureen Wiraningrat.

Namun saat itu pikirannya terlalu dipenuhi emosi.

Atau lebih tepatnya, ia sama sekali tidak percaya Hans bisa terlibat dengan keluarga sebesar itu.

“Belum terlambat buat saling kenal,” kata Maureen dengan senyum cerah. “Oh iya, kita masih punya taruhan, kan?”

“Betul,” jawab Tiffany tenang.

“kamu masih yakin bisa menang?” Maureen mengangkat dagunya dengan sikap menantang.

“aku yakin bisa, selama kamu gak ikut campur,” balas Tiffany. Tatapannya penuh tekad dan tidak mundur sedikit pun. Sejak awal ia sudah menganggap Maureen sebagai lawannya. Sekarang setelah mereka benar-benar berhadapan, ia merasa akhirnya menemukan tantangan yang sepadan.

“Tenang aja. aku gak bakal bantu dia. Lagian, dia juga gak butuh bantuan aku. Jujur aja, kemampuan dia jauh di atas kita,” kata Maureen sambil tersenyum.

“Cinta memang bikin orang buta. Pepatah itu gak salah,” jawab Tiffany dengan senyum tipis.

“Kelihatannya kamu gak percaya. Kalau begitu, waktu yang bakal membuktikan,” kata Maureen santai. Ia tidak berniat menjelaskan lebih jauh.

Ia yakin suatu hari Tiffany akan mengerti.

Hanya saja, saat itu mungkin semuanya sudah terlambat.

1
Sihol Siallagan
sehari cuman satu,
hmmm😔
Sihol Siallagan: maunya sehari 3 chapter loh🤭
total 3 replies
james malalantang
Ceritanya bagus tidak bertele-tele.
james malalantang
Mati kamu jaguar.
james malalantang
Orang sombong pasti kalah, beda dengan hans.
james malalantang
Mikael pasti merasakan ketakutan kalau sudah mengetahui kekuatan hans.
james malalantang
kesombongan dokter tirta mulai terlihat.
james malalantang
Bimbo orang baik seperti hans jangan di lawan.
james malalantang
Kemarahan bimbo tidak ada gunanya, karena hans orang benar.
james malalantang
Hans memang laki-laki perkasa.
james malalantang
Othan menunjukkan kesombongan di depan tifany, namun merasa gemetar melihat bodyguard danilo.🤣
james malalantang
Tifanny masih di tolong oleh hans, memang hans orang baik.
james malalantang
Hans memang pria idola bagi wanita terpandang.
james malalantang
Mantap
james malalantang
Mantap pembuktian dari hans.
james malalantang
Kasian kalung peninggalan ibunya.
james malalantang
mengecewakan saat HUT perkawinan mendapatkan surat cerai.🤣
sitanggang
kenapa gak SARIMI sekalian🤣🤣🤣
Piw Piw: awkwkwkwk sarimi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!