seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Selama makan malam berlangsung mereka berdua nampak canggung dan saling mencuri pandangan satu sama lain.
Hyunjin juga tak menyangka jika itu rumah gea, namun ia tetap bersikap biasa agar tak di curigai jika sebenernya ia sangat lah nervous.
"Sudah berapa lama kalian kenal nak, gea tak pernah bercerita jika ia berteman denganmu? " Tanya Hana kepada hyunjin.
"Kami baru saja kenal, hanya saja tidak akrab saat di kelas" Jawab hyunjin.
"Wahhh kalau seperti itu terus kita akan menjadi besan sahabatku" Ucap tuan Gerald dengan cerianya.
Gea dan hyunjin yang nampak terkejud dengan pernyataan tersebut menjawab secara bersamaan
"TIDAKK, ITU TIDAK AKAN TERJADI"
para orang tua tercengang melihat kekompakan mereka.
"Iya kan!!! dalam menjawab saja kalian kompak begitu, jangan - jangan kalian jodoh" Ejek mamanya hyunjin.
"Ma hentikan!! Kita masih ingin mengejarnya pendidikan, untuk jodoh biar Tuhan yang atur" Jawab hyunjin dengan ketus.
Dia memang tak suka di jodoh- jodoh kan selama ini ia selalu di perlakuan seperti setiap bertemu dengan rekan kerja atau teman lama dari kedua orang tua hyunjin, itu menjadi salah satu alasan ia tak mau di ajak makan malam antar keluarga.
"Aku mau ke taman dulu ma, hyunjin-ah ayo ikut denganku" Ajak gea.
"Tapi kau hanya makan sedikit sayang" Ucap hana.
Pernyataan mamanya tak di hiraukan nya, ia langsung keluar menuju taman di samping rumahnya dengan di ikuti hyunjin di belakang nya.
Para orang tua hanya saling terkekeh melihat tingkah kedua bocah itu, malu malu tapi mau.
****
Mereka duduk berdua di kursi taman tapi tak ada satupun yang memulai untuk berbicara, saling diam dan memandang sekitar, jujur saja gea gugup jika duduk berdekatan dengan hyunjin, bodohnya dia kenapa mengajak hyunjin keluar ke taman.
"Ehheemmm," Gea berpura pura berdehem karna dia bingung mau membuka obrolan dari mana.
"Apa kau suka jika kita di jodohkan? " Tanya hyunjin dengan datar.
Pertanyaan hyunjin sukses membuat gea terkejud sampek melongo.
"Apa kau berharap kita di jodohkan hah, aisshh anak ini kau berpikir apa tentang obrolan orang tua itu hah? " Jawab gea.
"Sejak bertemu dengan mu, ku pikir kau gadis yg berbeda dari yang lain" Ucap hyunjin dengan lembut.
"Aakk akku biasa saja kok, sama seperti gadis yang lainnya, matamu saja yang tak bisa melihat nya" Jawab gea sedikit salah tingkah di buatnya.
Dari kejauhan nampak mama dari hyunjin berteriak memanggil anaknya.
"Hyunjinn-ah sudah waktunya kita pulang, kalian bisa melanjutkan pacarannya besok pagi" Teriaknya.
Hyunjin hanya bisa menggerutu karena tingkah mama nya yang membuatnya malu.
******
Tok tok tok
Terdengar suara ketukan pintu kamar membuat suga menghentikan pekerjaan nya dan menaruh laptopnya di atas nakas.
Ketika di membuka pintu ternyata yang di hadapannya adalah yoona.
"Oppa bisakah kau membantuku, aku kesulitan mengerjakan tugasku, please mau ya?" Paksa yoona.
"Masuklah " Perintah suga.
Yoona nampak kagum dengan kamar suga yang bernuansa manlyable. Wangi kamarnya pun mampu membius penghuninya untuk berlama lama di dalamnya.
Dengan bertemakan hitam putih dan dekorasi yang sangat epic. Yoona yang masih melongo melihat setiap sudut kamar kakak sepupunya itu tak berhenti mengamati corak yang terukir di sana, benda-benda di dalamnya tersusun dengan sangat rapi.
"Kau masuk kesini mau ku ajarkan mengerjakan tugas atau sekedar ingin melihat kamarku hah" Ucap suga.
"Aaisshh kamarmu rapi sekalii oppa, apa aku bisa tidur di sini, terlihat nyaman dengan kasur besar ini nyaman sekali, terakhir aku masuk ke sini bersama gea setelahnya hanya mama yang masuk ke sini untuk membersihkan nya saja setelah kau pergi latihan militer" Jawab yoona sambil membaringkan badannya di kasur king size itu
~Flash back on~
"Tunggu lah di kamar ku, aku akan ke dapur untuk mengambil cemilan dan minuman" Ucap suga sambil mengusap pucuk kepala gea.
Gea agak ragu untuk masuk karena baru pertama ini ia masuk ke kamar laki-laki.
"Masuk saja, kau tak perlu sungkan di rumah ini" Ucap suga yang ternyata sudah ada di belakang gea dengan membawa nampak berisi makanan ringan dan juga beberapa minuman jus.
"Aahh aku hanya tak terbiasa masuk ke kamar laki-laki" Jawab gea dengan malu malu.
Suga membuka kamarnya dan mempersilahkan gea masuk.
"Jika kau tak nyaman di sini kita bisa memanggil yoona agar pulang untuk menemanimu" Ucap suga.
"Aahh tidak usah, dia pasti masih sibuk dengan tugasnya, pasti dia sekarang tengah sibuk mencari buku di perpustakaan kota" Jawab gea.
"Tugas mana yang sulit bagimu, biar aku yang membantumu" Ucap suga dengan mendekatkan tubuhnya ke gea.
Gea tampak kikuk dengan perlakuan suga yang seperti itu, karena selama ini ia tak pernah berkencan dengan siapapun namun suga mampu meluluhkan hati gea di bangku SMA,baru pertama ini ia berkencan dengan pria sekaligus kakak kelasnya itu.
Suga membantu mengeluarkan buku dari tas gea, ia nampak gemas melihat gea yang nampak salah tingkah di depannya. Dan sekali lagi ia mengusap lembut pucuk kepala gea. Pandangan mereka langsung beradu tatap, jarak mereka hanya sekitar 15 cm saja.
Cup!!
Kecupan singkat yang di berikan suga membuat Gea terdiam membatu, bibir lembut suga yang menyentuh bibirnya membuat Gea tak habis pikir dengan kejadian barusan.
"Ma maaf, aku tak sanggup menahannya jika melihatmu segemas ini Gea" Ucap suga merasa bersalah.
Mereka masih beradu pandang hingga suga tak sadar mendekat kan wajahnya ke wajah gea.
Dengan nekat suga menempelkan bibirnya ke bibir gea, merasa tak ada penolakan, suga melanjutkan dengan sedikit lumatan dan ternyata gea terbuai dengan ciuman suga yang memabukkan itu dengan membalas melumat lembut bibir suga.
Aahhh!! Suara desahan gea melepas tautan mereka berdua setelah 3 menit mereka beradu ciuman untuk menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.
"I love you gea" Ucap suga spontan membuat gea salah tingkah lagi di buatnya.
~flash back off~
"Kak...kak Suga bisa - bisa nya kamu melamun di saat aku bertanya padamu? Aku curiga pasti kau mengingat masa lalumu bersama gea kan" Ucap yoona dengan sedikit mengejek suga.
"diamlah, cepat kerjakan tugasmu dan segera keluarlah dari kamarku" Jawab suga dengan ketus.
"Apa kau tau kak kalau gea masih mencintai mu"
Pernyataan yoona barusan membuat suga terdiam.
"Aku pernah datang ke kamarnya, dan aku menemukan kalung couple yang kau berikan padanya saat ultah ke 17nya, ia masih menyimpan nya dengan sangat baik, sesekali juga ia masih memakai nya" Lanjutnya.
"Mungkin aku bisa membantumu untuk kembali bersama gea, sebelum terlambat, tak sedikit pria yang mendekati nya namun selalu ia tolak" Sambungnya lagi.
"Aku punya rencana untuk menyatukan mu bersama gea, lagi tapi kau harus janji kak jangan pernah memberontak, dan jangan sakiti gea lagi, dia gadis baik"
Suga masih menimbang nimbang perasaan hatinya yang masih ragu, takutnya gea tak mau kembali padanya, sungguh ia masih menginginkan gea menjadi kekasih nya, namun ia tak mau terburu-buru, seiring waktu berjalan itu akan terjadi.
"Beri tahu aku jika kau setuju kak, aku mendukung mu, hwaithing" Ucap yoona sambil berjalan menuju pintu keluar kamar suga.
"Tapi tugasmu bagaimana, kita belum mengerjakan nya? " Tanya suga.
"Aku hanya beralasan saja kak karna aku ingin membertahumu tentang gea, aku yakin kau pasti bisa mendapatkan nya" Teriak yoona dari luar kamar.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bagaimana sejauh ini ceritanya yorobun...
Tolong tinggalkan jejak kritik dan saran.
Gumawooo