NovelToon NovelToon
BENIH KEKUATAN ABADI

BENIH KEKUATAN ABADI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Perperangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.

Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 DI ASUH KAKEK CHEN

Perahu melaju dengan cepat menyusuri sungai yang luas, menjauh dari ibukota yang terbakar. Hanya suara desahan air yang menyertai mereka dalam perjalanan malam yang sunyi dan penuh kesedihan. Lin Haouyu duduk diam di bagian belakang perahu, matanya tetap terpaku pada arah kejauhan di mana nyala api masih terlihat samar. Rasa sakit dan kemarahan bergelut dalam hatinya, namun di dalam kedalaman dirinya, ada juga tekad yang semakin menguat—dia akan tumbuh kuat untuk membangun kembali kekaisaran yang hilang.

Kakek Chen Long mengayuh dayung dengan gerakan yang stabil dan terampil. Wajahnya yang keriput menunjukkan usia yang lanjut, namun mata nya tetap tajam dan penuh perhatian. Setelah beberapa jam berkayuh, ia melihat langit mulai menunjukkan warna keemasan di ufuk timur, menandakan bahwa pagi telah tiba.

“Kita akan berhenti sebentar di tepian hutan untuk istirahat dan mencari makanan,” ucap Kakek Chen dengan suara yang lembut namun tegas. Dia mengarahkan perahu ke sebuah dermaga kecil yang tertutup oleh dedaunan lebat, lalu dengan cepat mengikatkan tali perahu pada sebuah pohon besar.

Haouyu mengangguk tanpa berkata apa-apa, masih terbenam dalam pikirannya sendiri. Ia membantu Kakek Chen turun dari perahu dan melangkah ke tanah dengan kaki yang sedikit goyah. Setelah beberapa hari berada di atas air, rasa kenyamanan tanah yang kokoh di bawah kakinya sedikit menghangatkan hatinya.

Di dalam hutan yang lebat dan sejuk, Kakek Chen dengan cepat menemukan sumber makanan—buah-buahan segar dari pepohonan dan beberapa ikan yang ia tangkap dengan tangan terampil dari sebuah aliran kecil yang mengalir ke dalam sungai. Mereka makan dengan sederhana namun cukup untuk menghilangkan rasa lapar.

Setelah makan, Kakek Chen duduk di bawah naungan pohon besar dan menatap Haouyu dengan mata penuh perhatian. “Kau harus berbicara tentang apa yang kau rasakan, anakku,” katanya dengan lembut. “Menahan segala sesuatu dalam hati hanya akan membuatmu semakin berat dan bisa mengganggu perkembangan kekuatanmu nantinya.”

Haouyu menoleh ke arah Kakek Chen, matanya yang masih muda namun sudah penuh kesadaran menunjukkan betapa dalamnya rasa sakit yang ia alami. “Mengapa mereka harus melakukan ini, Kakek?” tanyanya dengan suara yang sedikit bergetar. “Mengapa mereka harus membakar rumah kita dan menyakiti rakyat kita?”

Kakek Chen menghela napas dalam-dalam. “Dunia ini tidak selalu adil, Haouyu,” jawabnya. “Ada orang-orang yang hanya melihat kekuasaan dan kekayaan, dan mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya. Khan Batu adalah salah satu dari mereka—dia ingin menguasai seluruh wilayah dan membuat semua orang tunduk padanya.”

“Namun mengapa mereka harus menggunakan artefak gelap seperti Tanduk Iblis Hitam?” tanya Haouyu lagi. “Semua orang tahu legenda tentang artefak itu dan betapa berbahayanya ia.”

“Kekuatan yang besar selalu memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang haus akan kekuasaan,” ucap Kakek Chen dengan wajah yang serius. “Tanduk Iblis Hitam memang bisa memberikan kekuatan luar biasa, namun ia juga akan merusak jiwa siapa pun yang menggunakannya atau terkena pengaruhnya. Itulah mengapa kita harus berhati-hati dan memastikan bahwa kekuatan seperti itu tidak pernah jatuh ke tangan yang salah lagi.”

Dari saat itu, Kakek Chen mulai mengajari Haouyu segala sesuatu yang dia ketahui. Setiap pagi, mereka berlatih bela diri dan kultivasi di tengah hutan yang damai. Kakek Chen mengajarkan Haouyu teknik-teknik khusus yang telah dia pelajari selama bertahun-tahun, teknik yang tidak hanya meningkatkan kekuatan fisik tetapi juga membantu mengendalikan dan mengembangkan energi khusus yang ada di dalam tubuh Haouyu—energi yang terkait dengan cahaya keemasan yang muncul di dahinya.

Selain itu, Kakek Chen juga mengajarkan Haouyu tentang sejarah dan budaya kekaisaran Lian, serta tentang berbagai jenis makhluk magis dan kekuatan gaib yang ada di dunia ini. Haouyu ternyata adalah seorang pelajar yang sangat cepat dan cerdas; ia mampu memahami konsep-konsep yang sulit dengan mudah dan dengan cepat menguasai teknik-teknik yang diajarkan oleh Kakek Chen.

Beberapa bulan berlalu dengan cepat. Haouyu tumbuh semakin kuat dan percaya diri. Wajahnya yang dulu penuh kesedihan kini mulai menunjukkan ekspresi yang lebih tegas dan penuh tekad. Meskipun ia masih sering merindukan orang tuanya dan ibu kota yang hilang, ia tahu bahwa ia harus fokus pada pelatihan dan pembelajaran agar bisa mencapai tujuannya.

Suatu hari, saat mereka sedang berlatih di sebuah lembah yang indah di tengah hutan, Haouyu merasakan sesuatu yang berbeda dari dalam dirinya. Cahaya keemasan muncul di dahinya dengan lebih terang dari biasanya, dan ia merasakan aliran energi yang kuat mengalir melalui seluruh tubuhnya. Tanpa sadar, ia mengeluarkan sebuah serangan energi yang melesat dengan cepat dan mengenai sebuah batu besar di kejauhan, menghancurkannya menjadi serpihan-serpihan kecil.

Kakek Chen melihat dengan mata penuh kagum. “Luar biasa, Haouyu!” pujinya dengan suara penuh kegembiraan. “Kekuatanmu berkembang dengan sangat cepat. Namun kamu harus ingat—kekuatan yang besar juga membawa tanggung jawab yang besar. Kamu harus menggunakan kekuatanmu untuk kebaikan dan melindungi mereka yang lemah.”

Haouyu mengangguk dengan serius. “Aku akan ingat itu selalu, Kakek,” jawabnya dengan suara tegas. “Aku akan menggunakan kekuatanku untuk membangun kembali kekaisaran Lian dan memastikan bahwa tidak ada orang lain yang harus merasakan penderitaan yang sama seperti yang kami alami.”

Kakek Chen tersenyum dengan bangga. Ia tahu bahwa Haouyu memiliki potensi untuk menjadi seseorang yang sangat hebat, seseorang yang bisa membawa perubahan besar bagi dunia ini. Namun ia juga tahu bahwa jalan yang harus ditempuh oleh Haouyu tidak akan mudah—ada banyak rintangan dan bahaya yang menantinya di depan.

“Baiklah, kita sudah cukup berlatih untuk hari ini,” ucap Kakek Chen dengan lembut. “Mari kita kembali ke perahu dan melanjutkan perjalanan kita. Ada tempat khusus yang ingin mengantar mu ke tempat di mana kamu bisa belajar lebih banyak tentang kekuatanmu dan tentang siapa kamu sebenarnya.”

Haouyu mengangguk dan mengikuti Kakek Chen kembali ke tepian sungai. Ia merasa ada semangat baru yang membara di dalam dirinya. Ia tidak tahu apa yang menantinya di depan, namun ia siap menghadapinya dengan keberanian dan tekad yang kuat. Ia adalah Lin Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian—dan ia akan melakukan segala yang bisa untuk memastikan bahwa nama kekaisaran tersebut akan kembali bersinar dengan terang di seluruh dunia.

Saat perahu mulai melaju lagi di atas permukaan sungai yang tenang, Haouyu menatap ke depan dengan mata penuh harapan. Meskipun masa lalunya penuh dengan kesedihan dan kehilangan, ia tahu bahwa masa depannya ada di tangannya sendiri. Dan ia bertekad untuk membuat masa depan itu menjadi sesuatu yang membanggakan bagi orang tuanya dan bagi seluruh rakyat Kekaisaran Lian.

...~BERSAMBUNG~...

1
Alex Kawun
cerita nya ber tele2 banget .... boseeen
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: Jika ingin cerita yg lebih keras dan psikopat IMMORTALTY ABSOLUTE (Darah kutukan) mungkin cocok dengan selera anda nantikan peluncuran nya 🙏😊
total 2 replies
花より
⭐⭐⭐⭐⭐⭐ it's cool
Anonymous
penasaran dengan Yun Tianxing 🤔
橘ゆい
cool...❤️
林丹
keep up the spirit 👊🏻
さくらゆい
nice 👍🏻
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
next
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Bagaimana ceritanya usia Haoyu sepuluh tahun? bukannya lagi meninggalkan istana itu usianya baru empat tahun?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ahhh...saya lupa buat bab pengumuman jika bab 1-5 ada revisinya (biar tidak bingung silahkan lihat kembali bab 1) 🙏
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Yuzu jodohnya Haoyu sepertinya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
keren kakek Chen mengetahui kalau itu kekuatannya Tianxing
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
knp Haoyu gak dibiarkan melawan klan musuh itu? ada kekuatannya Tian ini.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: karena usia Haouyu masih 4 tahun dan kekuatan Yun tianxing dalam tubuh Haouyu lah yg jadi target utama klan musuh
total 1 replies
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️
ya, semua ingatan dan kekuatan Tian masuk ke dalam tubuh Haouyu.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Iki hoyu titisan Tian ?
Vanillastrawberry
selalu ada sesuatu yang harus di korbankan demi sebuah tujuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!