NovelToon NovelToon
Wajah Lain Di Balik Topeng

Wajah Lain Di Balik Topeng

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Putri asli/palsu / Fantasi Wanita
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Senjaku02

Apa yang kalian pikirkan tentang putri tertukar? Sang putri asli menderita? Oh kalian salah tentang Aurora Bellazena, gadis cantik bermata Dark Hazel itu adalah putri kandung yang tertukar. Kesalahan pihak rumah sakit membuat Aurora tertukar dengan Anjani Harvey.
Kembali ke rumah keluarga asli tak membuat Aurora di cintai. Namun, apa ia peduli? Tentu tidak ia hanya butuh status untuk menutup sesuatu yang berbahaya dalam dirinya, siapa Aurora sebenarnya? Ikuti perjalanan gadis cantik bermata Drak Hazel itu dalam novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senjaku02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Makan malam keluarga Harvey.

  "Nanti kalian semua berkumpul di ruang tamu! Papa dan Mama mau bicara," suara Baskara terdengar tegas.

  "Baik, Pa."

  Makan malam berlanjut sebagaimana mestinya, tak ada percakapan apapun yang membuat keadaan berisik di ruang makan.

Ruang tamu keluarga Harvey.

  Semua orang berkumpul, Aruna duduk di sofa bersama Anjani, sedangkan Kaynen sendiri di sofa tunggal.

  "Kemari!" lambai Adeline saat melihat Aurora justru diam berdiri di pinggir sofa.

  Aurora tak membantah, dia mendekat wajah polosnya terlihat indah dengan tatapan sendu.

  "Semua sudah berkumpul, kan?" tanya Baskara.

  "Iya, Pa," jawab Kaynen.

  "Pa, sebenarnya ada apa, sih?" kali ini Anjani membuka suara setelah sejak tadi diam, dia tak tahan saat melihat Adeline memberikan kasih sayang pada Aurora.

  "Jadi, Papa dan Mama sudah mendaftarkan Aurora di sekolah yang sama dengan kamu, Jani! Jadi Papa mohon kamu akur dengan Aurora ya!" ungkap Baskara.

  "Apa? Papa masukin dia ke sekolah elit aku?" tanya Anjani tak percaya.

  "Iya, memang kenapa? Dia juga butuh sekolah, kan?" kali ini Adeline yang membuka suara.

  Anjani hanya tersenyum, dia mengangguk pelan seolah ia begitu bahagia, demi menutupi kekesalan hatinya."Ma, aku tentu setuju, Aurora memang harus sekolah, benarkan Kak?" Anjani meminta persetujuan.

  Kaynen mengangguk dia melirik Aurora yang seperti tak memancarkan aura kesenangan atau kebahagiaan yang berarti. Gadis itu terkesan acuh dan nampak masa bodo.

  "Kamu bahagia, Aurora?" Kaynen yang gatal pun akhirnya bertanya saat melihat wajah Aurora.

  "Tentu, Kak, sekolah di tempat elit adalah impianku!" jawabnya, kali ini ada senyum indah yang merekah di bibir gadis cantik berkata drak Hazel itu.

  Kaynen mengangguk, dia mungkin terlalu banyak berpikir karena banyaknya pekerjaan akhir-akhir ini.

  Sedangkan Aurora kembali diam. Namun, dalam hati ia tak terlalu bahagia. Tapi masuk ke sana juga bukan hal buruk, sebab ia yakin Anjani pasti akan melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk bermain.

...****************...

  Di sekolah Draco High School (DHS), bangunan megahnya menjulang tinggi, seperti kastil zaman Eropa yang memancarkan kemewahan dan keagungan. 

  Setiap sudut sekolah itu dirancang bukan sekadar indah, tapi juga penuh dengan fasilitas lengkap yang membuat siapa pun terpesona.

  Berbagai jenis olahraga memiliki ruangannya sendiri, lalu Lapangan olahraga yang luas, ruang latihan seni musik yang bergema dengan nada-nada harmonis, studio tari dan dance yang energik, hingga ruang lukis yang penuh warna semuanya hadir di sini, menumbuhkan bakat dan mimpi para muridnya. 

  Perpustakaan itu begitu megah dan penuh kehidupan. Rak-raknya menjulang tinggi, dipenuhi oleh deretan buku pelajaran yang penuh pengetahuan dan kumpulan cerita yang siap membawa siapa saja berkelana ke dunia lain. 

  DHS bukan sekadar sekolah, melainkan benteng elit yang hanya bisa dimasuki oleh kalangan berkecukupan.

  Biayanya yang mahal menjadi penghalang bagi banyak orang, kecuali bagi mereka yang berhasil menembusnya lewat beasiswa ketat. 

  membuat anak-anak dari berbagai latar belakang berlomba-lomba untuk mendapat kesempatan emas belajar di sana. 

  DHS adalah puncak prestise, tempat di mana masa depan dan harapan bercampur menjadi satu.

BRUMM...

BRUMM... 

  Suara mesin motor meraung keras saat melaju ke halaman luas Draco High School. Semua mata serentak tertuju ke arah itu, penuh penasaran dan kekaguman. 

  “Lihat! Itu si kembar yang ditunggu-tunggu sudah tiba!” teriak salah seorang siswa dengan nada penuh semangat. 

  “Nggak pernah bosan deh, lihat muka mereka! Cowoknya gagah banget, ceweknya cantik, aura mereka itu loh gila, Gak ada yang nyamain!” sahut yang lain, matanya berbinar-binar. 

  Bisik-bisik kagum dan cemburu pun bergema di antara kerumunan, karena kedua sosok itu bukan hanya terpandang karena paras sempurna, tapi juga berasal dari keluarga kaya raya yang penuh keharmonisan kombinasi sempurna yang seolah membuat mereka menjadi pusat perhatian di Draco High. 

  Hari itu, si kembar bukan sekadar datang mereka hadir membawa aura yang sulit untuk diabaikan.

  Tak lama kemudian, teman-teman si kembar tiba di sekolah. Motor yang mereka kendarai menderu pelan dan berhenti tepat di samping motor Arion Kelvin Draco dan Araina Kimberly Draco.

  Bukan kebetulan mereka memang enggan menggunakan mobil, kecuali hujan turun deras atau keadaan mendesak yang memaksa.

  Kesederhanaan itu seperti cermin jiwa mereka, berdiri tegar di tengah keramaian dunia yang sibuk dan bising.

...****************...

  Bulan Julianti Syailendra melesat menghampiri Araina dengan senyum yang meledak seperti sinar mentari pagi. 

  "Araina! Aduh, aku kangen banget sama kamu!" suaranya meluncur cepat sambil melilitkan tangan mungilnya ke lengan Araina, seolah tak mau melepaskan sedikit pun.

  Araina membalas dengan senyum lembut, sudah paham betul kebiasaan Bulan yang selalu riuh dan manja tanpa henti. 

  Dengan lembut, dia mengelus pucuk kepala Bulan sayang, "Aku juga kangen kamu, Bulan."

  Namun, kegembiraan Bulan tidak berhenti di situ. Kata demi kata keluar tanpa henti, bagai aliran sungai deras yang tak pernah kering, membuat para pria di sekitar mereka merengut sambil menghela napas berat.

  Telinga mereka seperti terbakar, menahan ‘serangan’ ocehan Bulan yang tiada henti. Di tengah keramaian itu, Mohana Clarinza Wijaya berdiri tenang pendiam dan dingin, seperti batu di tengah arus.

  Tapi di balik sikap cueknya, hati Clarin tertambat pada teman-teman dengan kasih sayang yang tak pernah tergoyahkan. Ia bukan yang paling ramai, tapi kehadirannya selalu memberi kehangatan tanpa suara.

  “Sudah cukup, Bulan! Kupingku seperti mau meledak menahan ocehanmu yang tak henti!” Arion melontarkan kata-katanya dengan nada menusuk, suaranya tajam seperti pisau yang siap merobek udara di sekelilingnya, seolah ingin menghapus keberadaan Bulan dalam sekejap. 

  Matanya menyala penuh amarah, menantang setiap tingkah yang mengikis sabarnya hingga nyaris putus seperti tali rapuh.

  Araina, tak terima dengan sikap Arion, memukul lengan kembarnya dengan geram, “Husss... Jaga mulutmu, Arion! Mau aku cabaiin sampai pedes itu mulutmu?” Matanya melotot tajam, penuh peringatan.

  Arion balik menatap Araina dengan tatapan dingin, “Ck! Nggak asik.” Dengan suara yang dingin dan acuh, ia berlalu, diikuti Abi dan Galaxy yang mengiringinya pergi.

  Sebelum benar-benar pergi, Antares Abimanyu Dirgantara menoleh ke arah Bulan dan berkata pelan, “Aku pergi dulu ya.” Lalu langkahnya menghilang.

  Bulan hanya bisa menatap pergi Abi, hati kecilnya tercabik. Benar-benar definisi cowok tak peka, pikirnya getir. Entah bagaimana dia bisa bertahan dengan Abi, sosok yang bahkan tak mampu merasakan gelisah hatinya.

  Clarin memeluk Bulan erat-erat, suaranya lembut penuh pengertian, "Jangan kamu simpan dalam hati, Bulan. Kamu tahu sendiri, mulut Arion itu seperti badai yang datang tiba-tiba, tajam dan tak terkendali."

1
MataPanda?_
terus kak semangat trus..
selalu d berikan kesehatan😄
Senjaku02: Aamiin. terimakasih ☺️
total 1 replies
MataPanda?_
trus semangat kak up banyak"😄
Senjaku02: siap🫡
total 1 replies
Nadira ST
🥰🥰🥰🥰🥰🥰💪💪💪💪💪💪💪
Nadira ST
kereeennnn🥰🥰🥰🥰🥰🥰💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕
Allea
kirain mo bilang besok kamu akan dikembalikan ke keluarga kandungmu ternyata bukan
Allea
maaf thor drak hazel apa dark hazel
Senjaku02: dark hazel. maaf kalau typo😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!