NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:53.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yakin Dengan Hatimu?

"Dia datang kesini? Mencariku?" Seperti tidak percaya, Andreas bertanya pada Davin dengan tatapan ragu.

"Ck, kau pikir aku berbohong? Dia jelas datang kesini sendirian dan mencarimu. Aku rasa dia memang bersungguh-sungguh denganmu Reas"

Andreas terdiam, bahkan dia sendiri bingung harus bagaimana menyikapi seorang gadis yang baru dia kenal dan malah terus mengejarnya seperti ini.

"Kau tahu sendiri aku tidak bisa"

"Kalau kau tidak bisa, jangan berikan dia harapan apapun. Sebaiknya berikan dia kejelasan!" tegas Byan.

Andreas menyandarkan kepalanya di sofa, kedua tangannya terlipat menjadi bantalan kepala. Mendongak dan menatap langit-langit. "Kemarin dia kembali menghubungiku untuk acara kelulusannya, dia minta aku hadir"

Bara menepuk bahu sahabatnya itu, melihat wajah frustasi dari Andreas cukup membuatnya tidak tega juga. "Kau belum menemuinya lagi sejak menghilang waktu itu?"

Andreas menggeleng sebagai jawaban, dia bahkan tidak berpikir untuk menemuinya karena memang Andreas tidak ingin terlalu memberikan Irena harapan tanpa kejelasan.

"Sebaiknya di hari kelulusannya, kau datang. Berikan kejelasan padanya agar dia berhenti mengejarmu" ucap Byan.

"Ya, itu benar. Sebaiknya kau hentikan semuanya. Sudah hampir 1 tahun dia terus mengejarmu dengan caranya. Dan jika kau masih seperti ini, sebaiknya kau hentikan dia saja" ucap Bara.

Andreas tidak menjawab, dia hanya diam dengan terus berpikir bagaimana caranya dia menghentikan Irena yang tidak mudah menyerah dalam mengejarnya. Bahkan pesan-pesan singkat masih terus dia kirim meski Andreas tidak lagi membalasnya atau merespon sedikit pun. Gadis itu benar-benar tidak menyerah.

"Baiklah, aku akan memperjelas semuanya. Aku tidak mau dia terus berharap lebih padaku"

"Tapi menurutku, sebaiknya kau coba membuka hati. Dia gadis yang baik, bahkan rela terus berjuang untuk mendapatkanmu. Kenapa kau tidak mencoba untuk membuka hati saja?" ucap Byan.

"Kau tahu alasannya, By"

"Bahkan, kau hanya menunggu yang tidak pasti. Kau tidak tahu apa Natasha masih hidup atau tidak. Tapi kau masih menunggunya"

"Aku yakin dia masih hidup"

Dalam keyakinan dalam dirinya, Andreas selalu yakin jika Natasha masih akan kembali. Cincin yang menggantung di lehernya, masih terlihat jelas dan masih dia pakai. Menunjukan jika Andreas masih menunggu kembalinya Natasha dalam hidupnya sampai tidak akan berpaling.

"Baiklah, terserah padamu. Tapi sekali lagi aku ingatkan, mungkin kau akan menyesal suatu saat ini jika gadis itu benar-benar menyerah padamu. Jangan sampai menyesalinya"

*

Sejak tahu Andreas baik-baik saja dan sudah kembali dapat di hubungi, Irena sudah merasa tenang. Meski sebenarnya dia ingin sekali menemuinya dan berbicara langsung dengan pria itu. Tapi, Andreas benar-benar membuat jarak diantara mereka, bahkan semua pesan dari Irena tidak pernah ada balasan.

"Ren, hari kelulusan nanti mau pakai baju mana? Aku benar-benar tidak ada baju yang bagus"

"Pakai yang ada saja, lagian tidak akan ada yang memperhatikan kita. KIta ini bukan mahasiswa yang terkenal dan mencolok di setiap kalangan. Jadi, berias seadanya saja"

"Iya juga sih" Yumna duduk di pinggir tempat tidur, melihat sahabatnya yang duduk bersandar sambil memeluk lutut yang di tekuk. "Masih memikirkan pria itu? Ayolah Ren, sudah satu tahun kau mencoba mengejar dia. Dan sampai saat ini sama sekali tidak ada perubahan apapun. Sebaiknya kau menyerah saja"

Irena menatap Yumna dengan mata yang sendu, perjuangannya untuk bisa mendapatkan cinta pertamanya, begitu sulit. "Tapi Yum, dia cinta pertamaku. Seharusnya aku bisa mendapatkannya"

"Tidak harus! Kadang cinta pertama hanya singgah saja, mungkin akan ada cinta sejati yang menunggumu di masa depan. Begini saja, kalau kau masih penasaran dan ingin mengejar Kak Andreasmu itu, kita tunggu sampai hari kelulusan, kalau dia datang, kau bisa kembali berharap dan berusaha. Tapi, jika dia tidak datang, maka hentikan semuanya, perasaanmu, dan harapan kamu itu. Sudah saatnya kembali maju"

Irena menyembunyikan wajahnya diantara lutut dan tangannya. Menghembuskan napas berat. "Kalau dia datang, aku akan mengungkapkan cintaku padanya. Tapi, kalau dia tidak datang, maka aku akan berhenti berjuang lagi"

"Nah bagus, sekarang kita sudah lulus. Sudah saatnya memikirkan masa depan yang sesungguhnya. Pikirkan pekerjaan apa yang ingin kita lakukan, dan apa saja yang kita inginkan harus bisa diwujudkan mulai sekarang. Oke?"

Irena tersenyum dan mengangguk, sepertinya memang sudah saatnya satu persatu mimpinya dia wujudkan. Semua yang dia inginkan sebelumnya, harus bisa dia dapatkan saat sekarang. Jangan sia-siakan perjuangannya menempuh ilmu hanya untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih baik. Apalagi masih ada Farel yang harus Irena perjuangkan masa depannya.

*

Andreas menghubungi seseorang malam ini, merasa tidak bisa tidur hanya karena pikirannya yang berkelana kemana-mana. Akhirnya dia memilih untuk menghubungi salah satu temannya.

"Byan, kau bisa sarankan hadiah apa yang bagus untuk hari kelulusan?"

Di ujung sana, Byan tersenyum. Dia hanya berharap jika satu persatu sahabatnya bisa menemukan cinta sejatinya. Meski mungkin tidak mudah, tapi BYan hanya ingin semua teman-temannya bahagia.

"Akhirnya kau mau datang menemuinya di hari kelulusan?"

"Ya, aku ingin pergi. Setelah aku pikirkan, mungkin ini awal yang baik untuk bisa memberikan dia penjelasan"

"Ya, jika memang kau tidak suka dengannya, berhenti memberi dia harapan dan hentikan dia"

Andreas bukan pemain wanita, seperti Bayu dan Davin, atau penyewa wanita bayaran seperti Bara, tapi dia hanya jatuh cinta pada satu orang wanita yang sekarang menghilang tanpa jejak. Masih berusaha mencari dan ingin menemukannya. Dalam hati masih ada harapan jika wanitanya itu masih hidup.

"Apa yang perlu aku bawa untuk acara kelulusan itu?"

"Kau ingin menegaskan bahwa kau tidak tertarik sedikit pun padanya, tapi kau memberikan dia hadiah, bahkan sampai kebingungan harus mencarikan hadiah seperti apa. Ini seperti kau sedang membohongi hati kecilmu"

"Apa maksudnya? Aku hanya ingin memberikan yang terbaik padanya. Biar dia tidak terlalu sedih saat aku memberinya penjelasan jika aku tidak akan pernah bisa mencintainya"

"Kau yakin dengan hatimu? Dengan perasaanmu?"

Pertanyaan Byan itu membuat Andreas terdiam, karena dia sendiri merasa ada sebuah hal yang mengganjal di hati kecilnya, namun terabaikan karena egoisnya.

"Ya, aku masih menunggu Natasha dan aku yakin jika dia masih hidup dimana pun berada"

"Sudah satu tahun lebih, kau yakin dia masih hidup? Kalau pun dia masih hidup selama ini, apa dia tidak berusaha untuk menemuimu? Atau mungkin saja dia lupa denganmu"

Seketika Andreas terdiam, hati kecilnya mengiyakan hal itu. Tapi pikiran dalam dirinya masih penuh harapan jika Natasha akan kembali.

Bersambung

Yang nabung bab pantatnya kelap kelip..

1
Kar Genjreng
ahirnya TAMAT terimakasih Kak Author sebenarnya terahir ini sibuk jadi baru baca nya maaf ya Kak Author biasanya cuma baca sendiri begitu berahir ada temannya 😁👍,,itu Malvin kenapa kejam haduhhh mabok bacanya
Erna Riyanto
Akhirnya happy ending cerita Andreas...Bara,,Davin,,,Andreas,,,sdh selesai.mksih Thor...ditunggu cerita tiga teman Davin yg lainnya
Nita.P: ceritanya marvin udah rilis, judul Penjara Pernikahan Tuan Marvin. habis ini baru nyusul Bayu dan Byan.
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak Author, ceritanya bagus, keren dan menghibur semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏❤️💪💪💪
Nita.P: makasih.. jangan lupa mampir di cerita Marvin juga ya
total 1 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
hemm,,,tamat andreas,,blum ikhlas sih sebenernya di tmatin,,,🤭😍
Kar Genjreng
biar kamu gerik bng
Uba Muhammad Al-varo
benar kata Andreas.......Irena, kalau lelaki yang sudah bersuami itu selingkuh dan menghalalkan segala cara demi nafsu syahwatnya yaitu lelaki bodoh juga lelaki sialan, kalau diibaratkan kotoran yang menjijikan melebihi kotoran yang dikeluarkan binatang 👿👿👿
Kar Genjreng
siap komandan akan kesana bila sudah siap dan ada waktu Ok tenang cuma Malvin itu group mana apa sahabat mereka berempat kah belum di jawab dari kemarin
Nita.P: iya, dia masuk di grup five boy crazzy😭
total 1 replies
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Kar Genjreng
bukankah yang di group boy itu hanya 4 ya ,,Davin,,barra,,bayu,,, Andreas ,,,ko ada Malvin,
Nita.P: Marvin kan yang baru pulang dari luar negeri. ada loh di cerita Davin udah aku sematkan
total 1 replies
Kar Genjreng
👍 sudah mampir' tapi baru baca dikit tapi lebih miris ya ,,😭😭
Uba Muhammad Al-varo
wahai para suami di seluruh Indonesia, semoga kalian semua nya bisa lebih mencintai, menghormati, menyayangi,memuliakan istri mu, lihatlah perjuangan istri mu dari mengandung, melahirkan, merawat dll anak2mu jangan sampai kau suami menyesal di kehidupan setelah kematian mu,ingat ajab akhirat lebih pedih,maaf🙏🙏🙏
congrats Irena, Andreas
Nita.P: mampir di cerita Marvin jangan lupa hey kalian😭
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
coba kalau semua suami seperti Andreas gimana beratnya perjuangan istrinya melahirkan anak suami nya, nggak ada iya suami yang berselingkuh dan menyakiti istrinya lahir dan batin 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
😂 Andreas gembeng,,,banget Irena kalau lahiran jangan teriak sakit,,,masalahnya ketika bikin. teriaknya enak enak lagi lagi
begitu melahirkan bilang sakit terus dan terus ahhh malu donggg ,,,
Kar Genjreng
ga ada katanya ngilang tu coba cek dan R chek Thor
Kar Genjreng
ga ada pemberitahuan maka itu tidak tau diriku sayannggg
Uba Muhammad Al-varo
semoga proses kelahirannya Irena dan debay nya diberikan kelancaran, kemudahan dan keselamatan.....🙏💪💪💪💪💪
Kar Genjreng
semangat Irena nah lahiran Normal lebih menyenangkan dari pada cecar Karni kalau normal sakitnya hanya sekitar satu mingguan saja tetapi kalau operasi bisa lama katanya ,,,👍 semoga sukses leburan nya dan selalu berdoa agar di mudahkan
Kar Genjreng
betul sekali Andreas kesederhanaan yang di miliki oleh keluarga istri mu sangat menyenangkan bahkan kadang bikin iri karena kesederhanaan nya membuat betah kebaikan nya bikin selalu ingin pulang
Kar Genjreng
naysila sekarang nginap ya di hotel prodeo
seumur hidup mah itu apa Lo tanam sekarang saat Lo memetik buahnya ,,, dulu
namanya kejahatan yang Lo petik juga sesuatu yang menyakitkan
Kar Genjreng
Andreas punya tempat untuk pulang dan
selalu di nanti kedatangan di rumah ada yang menunggu setiap saat,,,bahagialah selalu ya 👍❤️❤️🌹🌹 lopeyuuu ya Thor juga bernafas sudahan tinggal menunggu anak anak Andreas ,,, semoga punya banyak Anak minimal 4 hahaha kaya Davin juga mau punya Anak banyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!