NovelToon NovelToon
Rujuk Yang Tak Terduga

Rujuk Yang Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Berbaikan / Janda / Selingkuh / Cerai
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: Itz_zara

Kisah perjalanan pernikahan Kaluna dan Nathan yang harus kandas karena sebuah kesalahpahaman yang di sebabkan oleh adik Nathan yang tidak menyukai Kaluna menjadi bagian keluarga mereka.

Tiga tahun kemudian saat Kaluna mendapat pekerjaan saat itu ia harus berurusan kembali dengan keluarga mantan suaminya.

Bagaimana lanjutan kisah Kaluna dan Nathan apakah mereka akan rujuk kembali ataukah mereka menemukan tambatan hati yang lain. Jangan lupa ikuti kisahnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itz_zara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuh

Perjalanan dari rumah ibunya menuju ke rumahnya tak begitu jauh. Tapi perjalanan kali ini begitu menegangkan untuk Nathan. Tadi setelah sarapan ia berangkat menuju ke rumah orangtuanya untuk menjemput sang anak, tapi ternyata ayah,ibu dan juga adik beserta keluarganya akan ikut menginap di rumahnya. Ia merasakan tegang karena ia takut akan ada sesuatu hal yang akan terjadi di rumahnya.

Helaan nafas mengiringi Nathan yang sedang mengemudi di sampingnya terdapat ayahnya. Mobil yang dikemudikan Nathan berjalan begitu lambat tak seperti biasanya.

"Kamu itu kenapa," tanya sang ayah yang bernama Jordan.

"Gak papa pah," kata Nathan.

Jordan memandang Nathan dengan mata yang penasaran.

"Kamu pasti ada masalah, Nathan. Kamu tidak seperti biasanya," kata papa Jordan.

Nathan menghela napas dan memandang jalan di depannya.

"Pah, aku hanya sedikit tegang saja. Karena aku tidak terbiasa dengan banyak orang di rumahku," kata Nathan dengan berbohong.

Jordan tersenyum dan memandang Nathan dengan mata yang penuh kasih sayang.

"Jangan khawatir, Nak. Kami tidak akan mengganggu kamu. Kami hanya ingin menghabiskan waktu bersama-sama," kata Jordan dengan suara yang lembut.

Nathan tersenyum dan memandang Jordan dengan mata yang lembut.

"Baik, Pah. Aku akan mencoba untuk membuat kalian semua merasa nyaman di rumahku," kata Nathan.

Mobil yang di kemudikan Nathan sampai begitu juga mobil adik iparnya juga sampai. Mereka semua kemudian keluar dari mobil. Athan sang anak kini telah tidur di gendongan baby sitter nya.

"Sus bawa masuk Athan," kata Nathan datar.

"Baik tuan,"

Begitu suster Athan berlalu kini mereka berkumpul di ruang tamu.

"Bi Tati," panggil mama Saras pada pembantu Nathan.

"Iya nya," jawab bu Tati.

"Buatkan kamu minum sekalian makan siang nya ya bi," kata mama Saras.

"Baik nya,"

Bu Tati kemudian berlalu untuk mempersiapkan semua minuman dan makan siang untuk keluarga Nathan.

"Mau buat apa bi," tanya Ayyara dari belakang setelah membersihkan belakang rumah.

"Mau buat makan dan minuman mbak, itu keluarganya tuan Nathan datang," kata bu Tati.

Mendengar kata keluarga Nathan membuat Kaluna menegang tapi kemudian ia sembunyikan.

"Aku bantu ya bi," kata Kaluna berusaha menyembunyikan ketakutannya.

Kaluna dan bu Tati menyiapkan makanan dengan begitu cepat. Mereka berusaha agar makanan jadi tepat waktu.

Sementara itu, di ruang tamu keluarga Nathan sedang berbincang-bincang.

"Makanan sudah siap nya," kata bu Tati pada sang majikan.

"Yuk kita makan," ajak mama Saras pada keluarganya.

Akhirnya keluarga Nathan kini bersiap untuk makan.

"Bi tolong buatkan kopi 3 untuk kami," ucap papa Jordan pada bu Tati untuk membuatkan kopi.

"Baik tuan sebentar saya akan buatkan," kata bu Tati berlalu meninggalkan keluarga Nathan yang sedang makan.

"Mba bisa tolong buatkan 3 kopi untuk mereka, saya mau lanjut membersihkan dapur," bu Tati minta tolong pada Kaluna.

Mendengar permintaan bu Tati membuat Kaluna sedikit menegang.

"Baik bu," kata Kaluna.

Kini kopi yang di buat Kaluna sudah siap, ia akan mengantarkannya menuju ruang makan.

"Ini tuan kopinya," kata Kaluna.

"Terimakasih," ucap papa Jordan.

"Lo Kaluna kenapa kamu disini," kata papa Jordan terkejut begitupun keluarga yang lain.

"Hei wanita tak tau diri kenapa kau ada disini," kata mama saras dengan kata yang menyakitkan untuk Kaluna.

"Aku hanya bekerja di sini nyonya," kata Kaluna dengan sedikit bergetar ia juga mengganti panggilan untuk mantan mertuanya.

Papa Jordan kemudian memandang Nathan.

"Benar, Kaluna bekerja disini? Jadi pembantu," tanya papa Jordan pada Nathan.

"Iya pah Kaluna kerja disini jadi pembantu," jawab Nathan dengan rasa tak enak di dalam hatinya.

"Mama gak setuju wanita tak tahu diri ini kerja disini, pokoknya mama mau dia pergi dari rumah ini," kata mama Saras dengan lantang.

"Aku juga setuju dengan mama, aku gak mau Abang tinggal sama wanita tidak tahu diri ini," kata Alea dengan penuh dendam sambil menarik tangan Kaluna untuk keluar dari rumah.

Kaluna berusaha menarik pergelangan tangannya agar tidak terbawa oleh Alea.

"Aku mohon nyonya dan nona muda, aku hanya ingin bekerja disini," kata Kaluna sambil memohon.

"Kau pembohong, kamu pasti hanya ingin mengganggu hidup Nathan lagi kan," kata mama Saras dengan sorot tajam.

"Tidak nyonya saya hanya ingin bekerja untuk mendapatkan uang," kata Kaluna dengan nada yang bergetar.

"Aku mohon nyonya dan nona muda saya hanya ingin bekerja," Kaluna terus memohon.

Saat akan di tarik lagi oleh Alea, Nathan menahan tangan Alea.

"Mama sama Alea kenapa si dia hanya bekerja jadi pembantu saja, lagi pula Nathan udah gak sudi sama dia," kata Nathan yang begitu menyakitkan bagi Kaluna.

"Kaluna sekarang kamu pergi ke belakang saja, kamu tidak akan kemana-mana," kata Nathan tegas.

"Mama sama Alea kenapa begitu benci Kaluna, lihat dia, dia hanya ingin bekerja," papa Jordan menasehati.

"Haris bawa istri dan anakmu ke kamar di atas," kata papa Jordan pada menantunya yang dari tadi bingung melihat peristiwa yang belum pernah ia lihat.

"Baik pak," kata Haris sambil menuntun istrinya ke kamar.

"Mama sekarang ikut papa, gak seharusnya mama seperti itu," kata papa Jordan tegas.

Begitu semuanya berlalu tinggalah Nathan sendirian di ruang makan. Ia merasa ada hal aneh yang ia rasakan setelah berkata seperti tadi pada Kaluna.

"Maaf," hanya kata itu yang keluar dari mulut Nathan begitu pelan.

Kaluna yang sudah masuk kamar begitu sedih ia tak menyangka kebencian mama mertua dan adik iparnya ada hingga saat ini. Padahal semua kekacauan yang ada di perbuat oleh Alea kenapa hanya dia yang menanggung semuanya.

Tok...tok...tok... Mba kamu di dalam.

"Iya bu saya di dalam," jawab Kaluna.

"Saya masuk ya mba," kata bu Tati.

"Iya bu masuk saja," kata Kaluna.

"Maaf ya bu Kaluna gak bantuin ibu bersihkan dapur tadi," kata Kaluna tiba-tiba.

"Iya mba gak papa,"

"Mba sebelumnya maaf tadi saya dengar mba kaya mau di usir sama nyonya itu kenapa mba," tanya bu Tati penasaran.

"Sebenarnya tadi itu mantan mertua saya," jujur Kaluna.

"Ya Allah mba kenapa gak bilang kalau tuan Nathan mantan suami mba, saya jadi gak enak," kata bu Tati.

"Gak papa bu, saya juga pengin ketemu anak saya tiap hari, makanya saya terima tawaran kerja ibu," kata Kaluna jujur.

Bu Tati langsung memeluk Kaluna sebagai rasa semangat untuk Kaluna.

"Yang sabar ya mbak, pasti nanti akan ada yang hal yang indah untuk mba Kaluna," kata bu Tati menyemangati Kaluna yang sedih.

1
Mak e Tongblung
typo banyak
Rohaniingsun09 Rohaniingsun09
lanjut
Itz_zara: Makasih kak udah baca, aku up setiap malam ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!