novel si cantik istri ceo merupakan pecahan dari novel musuh tapi menikah.
menceritakan kisah cinta pandu dan nana sahabat dari kevin dan viona.
akankan kisah mereka berakhir dengan bahagia?
season 2 kisah leo dan jessly
jangan lupa jadikan favorite kalian ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Dewita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 07
Sesampai digedung zz,nana turun dari mobil pandu ,ia mempercepat langkahnya mendahului pandu untuk masuk kedalam kantor.
‘’tidak,jangan sampai aku terpesona lagi dengan pandu,ingat na dia sudah menjadi milik orang lain,lagian dia juga tidak pernah menyukaimu.’’ Batin nana sambil berjalan masuk kedalam lift.
‘’sesampai dilantai sembilan,nana langsung masuk kedalam ruangannya dan kemudian duduk dikursinya.
‘’aku harus segera membuat surat pengunduran diri.’’ Batin nana sambil melirik kearah komputer.
Belum sempat nana mengetikkan jarinya ke keyboard ,suara ketukan pintu mengagetkan dirinya.
‘’nana ,tolong siapkan laporan hasil meeting tadi,lalu antarkan keruangan saya.’’ Ucap pandu,kemudian berjalan masuk kedalam ruangannya.
‘’baik pak.’’ Ucap nana
‘’tidak,aku tidak akan mengundurkan diri begitu saja,ini pertama kalinya aku bekerja,aku harus tunjukkan bahwa aku bisa,aku juga pasti bisa melupakan pandu,aku harus profesional.’’ Batin nana sambil tersenyum lebar.
‘’semangat nana,kamu pasti bisa melupakan dia.’’ Teriak nana dalam hati menyemangati diri sendiri
Nana mempebaiki duduknya,dan langsung mengerjakan tugas dari pandu.
35 menit kemudian laporan yang di buat oleh nana telah selesai dikerjakan,setelah laporan tersebut diprint,nana beranjak dari tempatnya,dan segera membawa laporan tersebut keruangan pandu.
‘’pak,ini laporan yang bapak minta.’’ Ucap nana sambil meletakkan kertas tersebut diatas meja.
‘’oh ya,terima kasih.’’ Ucap pandu sambil mengambil berkas tersebut.’’
‘’kalau begitu saya perminsi pak.’’ Ucap nana sambil keluar dari ruangan pandu.
‘’heemm.’’ Ucap pandu ,lalu menatap kepergian nana dari ruangannya.
Entah apa yang dipikirkan oleh pandu.
‘’ah sial,sekarang harus mengontrak rumah seperti ini.’’ Ucap stella menghempaskan tubuhhya keatas tempat tidur sambil mengepalkan tangannya kuat kaut.
‘’lihat saja gue bakalan balas lo.’’ Batin stella ,menatap dengan tajam kedepan sambil menggertakkan giginya.
papa stella marah besar, saat anaknya itu gagal untuk masuk kedalam perusahaan pandu ,lalu mengusir stella dari rumahnya.
🍁🍁🍁🍁
Satu bulan sudah nana bekerja diperusahaan zz yang dipimpin oleh pandu,setiap hari ia harus bertemu dan berinteraksi dengan orang yang dulu pernah sangat ia cintai itu.sekarang nana sudah mengubur cintanya dalam dalam pada pandu,saat ini yang harus ia pikirkan adalah bagaimana karirnya kedepan.nana harus mempertahankan kinerja kerjanya yang dianggap bagus saat ini.
Tok..tok..tok...
‘’masuk.’’ Ucap pandu yang tengah menutup kepala map yang ia pegang.
‘’pak,saya akan memberitahukan apa apa saja jadwal bapak hari ini.’’ Ucap nana sambil melihat kearah pandu.
‘’oh ya,silahkan.’’jawab pandu sambil menatap kearah nana.
‘’nana kemudian membacakan jadwal pandu,termasuk undangan makan malam dirumah kevin,mereka juga akan membahas pekerjaan disana.’’
Pandu terus memperhatikan gerak bibir nana yang tengah berbicara.sekarang ia sudah tidak fokus lagi dengan apa tengah dikatakan oleh nana,ia sibuk memandang wajah cantik sekretarisnya itu.sambil menjelaskan nana tampak merapikan sedikit anak rambutnya yang berterbangan dibawa oleh angin.membuat pandu makin terpesona melihat gadis yang ada dihadapannya.tampa ia sadari,ia menyunggingkan senyumannya pada nana.
‘’pak pandu.’’ Panggil nana yang telah selesai menjelaskan,namun pandu hanya diam,tak menanggapi perkataan nana.
‘’pandu kenapa?.’’batin nana
......
‘’oh maaf,apa sudah selesai?tanya pandu ,lamunannya tiba tiba buyar,lalu bertanya dengan dingin kepada nana.berusaha bersikap seperti biasa.
‘’saya sudah selesai menjelaskannya dari tadi pak.”jawab nana.
Pandu terpaku menatap kearah nana,ketahuan dari tadi dia tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh nana.
‘’apa ada yang ingin bapak tanyakan?’’ tanya nana yang begitu ragu dengan pandu,apakah dia mendengarkan penjelasannya apa tidak.
‘’oo i-iya,tolong kamu kirimkan saja jadwalnya ke e-mail saya.saya akan membacanya kembali.’’ ujar pandu ,wajahnya yang tadi terlihat dingin berubah menjadi gugup.
‘’ada apa dengannya?.’’ Batin nana sambil mengerutkan keningnya.
‘’baik pak,kalau begitu saya perminsi dulu.’’ujar nana.
‘’ nana.’’ Panggil pandu kembali,lalu berdiri dari tempat duduknya,nana membalikkan tubuhnya kearah pandu.
‘’ iya ,bapak menginginkan sesuatu?.’’ Tanya nana.
Pandu hanya diam menatap kearah nana,mata mereka pun bertemu pandang.
‘’pak ?.’’ seru nana yang melihat pandu hanya diam saja.
‘’tidak ada,silahkan kembali keruanganmu.’’ Ucap pandu dengan dingin.
‘’baiklah pak,jawab nana yang terlihat bingung dengan sikap pandu.nana melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan pandu.
Jam telah menunjukkan pukul 19:00 wib
Sekarang pandu dan nana tengah berada didalam mobil,mereka akan menghadiri undangan makan malam dirumah kevin.
Pandu tampak diam sambil fokus menyetir mobil menyusuri jalan ibu kota.
‘’kenapa pandu diam saja,dia tidak bertanya sedikitpun padaku sedari tadi.’’ Batin nana sedikit melirik kearah pandu,kemudian kembali melihat kearah depan.
Hening
Hening
Kediaman viona.
Pandu dan nana telah sampai dirumah nana.
Mereka pun keluar dari dalam mobil secara bersamaan.
Mendengar suara mobil dari luar membuat sang empunya rumah keluar dari dalam rumah.
‘’tante cantik.’’ Teriak arza sambil berlari kearah nana.nana tersenyum lebar kala melihat arza berlari kearahnya.
‘’arza.’’ Ujar nana yang berjongkok dengan ditahan dengan satu lututnya untuk menyamakan tingginya dengan arza.
‘’ternyata mommy nggak bohong,tante cantik bakalan datang kesini lagi.’’ Ucap arza pada nana.
Nana hanya tersenyum sambil mencubit kedua pipi arza,anak itu sungguh lucu dan menggemaskan.
Pandu dan kevin hanya tersenyum memperhatikan keduanya.
“om pandu.” Perhatian arza berpindah kearah pandu.pandu hanya tersenyum,arza tidak terlalu dekat dengan dirinya.
‘’kenapa om pandu bisa bersama tante cantik?.” Tanya arza pada nana.
Nana tersenyum pada arza,menoleh sejenak pada pandu,lalu menjawab pertanyaan anak laki laki itu.
“karena om pandu itu bosnya tante.” Ucap nana dengan pelan.
“bos?.” Ucap arza sambil berpikir.
Nana pun mengangguk.
kevin pun mengajak sahabat sekaligus rekannya itu untuk masuk.
“nak,gimana rasanya kerja sama pandu?.’’ Tanya viona yang sedang berada didapur.nana membantu viona untuk menyiapkan makan malam,sedangkan pandu dan kevin tengah membahas pekerjaan diruang tamu.
‘’ya begitulah.” Jawab nana kemudian berjalan kemeja makan untuk meletakkan sepiring ayam bakar.
‘’begitu bagaimana sih,gue nggak ngerti deh,gimana sikap pandu sama lo?.’’ Tanya viona lagi satelah menyusul nana.
Nana tampak berpikir.
“biasa saja,sikapnya padaku sama seperti dia dengan bawahannya yang lainnya.’’ Ucap nana.
‘’masak sih.” Ucap viona yang tidak percaya.
“memangnya harus seperti apa lagi.” Sekarang nana yang malah balik bertanya.
“ya,gue sih berharapnya,kalian ada hubungan gitu.’’ Jawab viona yang membuat nana menatap diam kearahnya.
‘’ya hubungan kami hanya sebatas atasan dan bawahan, itu saja tidak lebih.” Ucap nana sambil tersenyum.
“udah deh na,nggak usah pura pura tegar didepan gue,gue tahu lo pasti masih ada rasa sama pandu.” Ujar viona.
Nana menggelengkan kepalanya,bisa bisanya sahabatnya berbicara seperti itu.
“perasaanku,cintaku,udah hilang semuanya,jadi please jangan bahas ini lagi.”
"aku sudah melupakan cintaku pada pandu, sekarang dia hanya aku anggap sebagai bos ku, dan aku adalah bawahannya."Jengah nana yang sudah malas membahas tentang itu.kemudian ia fokus menata piring di atas meja.
‘’gue nggak akan nyerah,gue pasti bisa nyatuin kalian berdua.” Batin viona sambil melirik kearah nana.
“apa makanannya telah siap.” Ucap kevin.tiba tiba kevin dan pandu serta arza sudah berada dibelakang mereka.
dengan kaget ,viona dan nana menoleh kearah pandu dan kevin.
“ya ampun dia sudah ada disini, apa pandu mendengar ucapanku?.” Batin nana sambil menatap kearah pandu yang juga tengah menatapnya.
"kenapa dia melihatku seperti itu?
Nana terlihat menundukkan kepalanya,ia tidak tahan melihat tatapan dingin pandu.
“sayang,kamu mengangetkan kami saja.” ujar viona
“ayo duduk,makanannya sudah siap kok,kita makan sama sama.” Ucap viona sambil menarik salah satu kursi .
Nana sedikit melirik kearah pandu yang hanya diam.
“kenapa aku jadi tidak enak begini.” Batin nana sambil melirik kepiringnya.
Pandu menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
“kenapa hatiku begitu sakit saat mendengar dia berbicara seperti itu.” Batin pandu sambil mengunyah makanan dengan pelan.
sepulang dari rumah kevin dan viona, pandu pun mengantarkan nana pulang kerumah.
"terima kasih bapak sudah mau mengantarkan saya." ucap nana ketika sudah sampai didepan rumahnya.
satu minggu ini pandu sering mengantar nana pulang kerumah, dan bertemu dengan mama ratna, mama ratna sangat senang ketika tau bahwa bos dari putrinya adalah pandu.
"hemm, sama sama." jawab pandu dengan nada dingin.
"apa bapak mau mampir dulu? tanya nana kembali.
" sudah aku bilang, pada saat jam kantor selesai jangan bicara formal dengan ku."ucap pandu dengan nada tidak suka.
"mmm, baiklah." ucap nana sambil tersenyum.
"apa kamu mau mampir dulu? ulang nana kembali.
" lain kali saja, sepertinya om dan tante tidak ada dirumah."ucap pandu saat melihat lampu rumah nana yang tidak menyala
"mmm iya, sepertinya, mama dan papa pergi keluar." ucap nana.
setelah keluar dari dalam mobil, nana menatap mobil pandu yang sudah hampir hilang dari pandangan.
"ada apa dengannya, kenapa dari tadi dia lebih banyak diam, dan bersikap dingin padaku."
apa aku melakukan kesalahan?sambil mengerutkan keningnya
"ah sudah lah, kenapa harus aku pikirkan, aku rasa hari ini aku sudah melakukan pekerjaanku dengan baik." ucap nana sambil mengehela nafasnya.
kemudian nana masuk kedalam rumahnya..
.
.
.
.
.
jangan lupa like dan vote
terima kasih🤗🤗🤗🤗