NovelToon NovelToon
Secret Daddy

Secret Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: meidina

Ardinata Abraham as Shiddiq...

CEO yg tampan dan arogan yg belum mau menikah meski usia sudah matang... karena dia mencintai gadis yang dia tolong saat terluka dan terusir...

Kirana Margaretha Abraham...

Gadis yg berhasil membuat hati Ardinata terpaut dengan kepolosan dan keceriaan nya.. bahkan dia juga adalah gadis yang bisa merubah CEO arogan itu..

Bagi mereka cinta tak mengenal perbedaan status atau umur.. meski berbagai penderitaan menghadang cinta mereka...

Bisakah mereka bersatu..?!
Bisakah cinta mereka bertahan?!
Atau mereka akan menjadi ayah dan anak angkat selamanya..?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

apa sakit...

Jam menunjukkan pukul 11 siang, Ardi dan Kevin sudah berada di proyek sedang Hiro menuju ke sekolah untuk menjemput nona kecilnya.

Sesampainya di sana Hiro mencari sosok yang dia jemput di antara para siswa, Kirana melambai pada Hiro yang berdiri di samping mobil.

Ema dan Rika juga sudah di jemput oleh supir masing masing, kini Kirana duduk di samping kemudi bersama Hiro.

"Om kita mau kemana?" tanya Kirana.

"Kita akan menemui bos besar, dan apa nona mau makan dulu?" tanya Hiro.

"Gak mau, Kirana mau makan sama Daddy kalau gitu," kata Kirana.

"Baiklah nona kecil," kata Hiro.

Kini mobil itu membelah jalanan ibu kota, setelah 45 menit mereka sampai di proyek, Kirana masih menggunakan seragam SD nya, Hiro mengawal Kirana kalau tidak bisa kena amukan Ardi.

Kirana berjalan dengan tangan yang di gandeng sekertaris Hiro, Ardi masih belum menyadari kedatangan Kirana, Kirana melihat Ardi yang sedang berbincang dengan mandor proyek.

Sedang asisten Kevin sedikit menjauh karena menerima telpon, Kirana melepas pegangan Hiro dan berlari ke arah Ardi, karena Kirana melihat ada sebuah batu bata yang tak sengaja jatuh dari atas.

Kirana berlari mendorong Ardi menjauh, Ardi yang terdorong pun kaget dan jatuh, sedang Hiro berteriak.

"nona kecil!" teriak Hiro mengejutkan Ardi dan mandor proyek.

Hiro melihat Kirana yang mendorong Ardi hingga dia terjatuh, sedang Ardi langsung bangun dan melihat keadaan Kirana.

Kirana masih tersungkur dan Ardi membantu Kirana yang sudah kotor dengan tanah.

"Princess apa kamu baik baik saja?" tanya Ardi panik.

"Iya Daddy, Kirana baik baik saja untung Daddy tak kena batu bata itu," kata Kirana tersenyum.

" Hiro!" teriak Ardi murka.

Hiro datang dengan muka pucat melihat kemarahan Ardi, sedang Kirana memeluk Ardi agar tak memarahi Hiro.

"Daddy itu bukan salah om Hiro, Kirana aja yang suka lari lari," bela Kirana.

"Selamat kamu kali ini," kata Ardi.

Kevin pun baru selesai menerima telpon dari beberapa client hingga tak mengetahui apa yang terjadi.

" Kevin, minta penanggung jawab untuk selalu memperhatikan keselamatan para pekerja, untung ada Kirana kalau tidak, mungkin sekarang aku ada di rumah sakit," kata Ardi geram.

"baik tuan," jawab Kevin.

sedang Kirana melambai pada Kevin sambil tersenyum, meski mukanya kotor karena tanah, sedang Hiro masih pucat Pasih karena hampir terkena amukan Ardi.

Ardi mengendong Kirana seperti koala, tapi Kevin yang pertama melihat luka di lutut Kirana.

"Tuan lutut nona Kirana terluka, apa perlu di bawa ke rumah sakit?" kata Kevin.

Hiro makin panik melihat lutut Kirana yang nampak terluka dan mengeluarkan darah, Ardi pun ikut melihat dan makin marah sedang Kirana mengeratkan pelukannya.

"Aku mau Daddy yang obati lukanya," kata Kirana.

"Baiklah Princess, kita ke mobil ya ambil kotak p3k," kata Ardi.

Ardi meninggalkan Kevin dan Hiro yang baru bernafas lega, Kevin bertanya pada Hiro apa yang terjadi, Hiro menceritakan semuanya pada Kevin kemudian menepuk bahu Hiro.

"Untung nona kecil baik hati, kalau tidak pasti sudah habis kamu Hiro," jawab Kevin.

Kini Kevin dan Hiro menghampiri Ardi yang sedang mengobati luka Kirana, gadis kecil itu santai saja malah Ardi yang meringis saat menyentuh luka Kirana.

Kevin dan Hiro sampai binggung melihat Ardi yang terus meniup luka Kirana sedang Kirana melihat Ardi dengan seksama.

"Apa sakit princess?" tanya Ardi.

"Tidak Daddy ini luka kecil, bahkan dulu Kirana sering dapat luka yang lebih parah tapi Kirana kan kuat," kata Kirana.

"Sekarang Daddy tak akan membiarkan Princess Daddy ini terluka," kata Ardi.

"Daddy memang yang terbaik," kata Kirana mengacungkan jempolnya pada Ardi.

Ardi baru selesai memasang perban saat perut Kirana berbunyi cukup keras, Hiro di tatap tajam oleh Kevin.

"Maaf tadi nona kecil ingin makan siang bersama bos, jadi kami langsung kemari," jelas Hiro makin pucat

"Oke Princess mau makan apa?" tanya Ardi.

"Mau makan bakso ya Daddy," kata Kirana.

"Tidak boleh, kamu harus makan yg sehat karena masih dalam masa pertumbuhan," jawab Ardi.

"Huh baiklah," jawab Kirana cemberut.

"Ayolah princess Daddy jangan ngambek gitu oke, nanti Daddy yg buatkan meet ball saat si rumah, maukan Princess?" bujuk Ardi.

" Baiklah Daddy tapi janji ya," kata Kirana.

" janji," jawab Ardi.

kini mereka menuju ke sebuah restoran keluarga, Kevin sudah memesan ruang VVIP, Hiro menjadi supir dan mobil yang di bawa Hiro di bawa supir perusahaan.

Kevin memesan berbagai macam menu kesukaan Ardi, bahkan meja besar itu sudah penuh dengan menu pesanan Kevin.

Ardi mengambilkan untuk putri kecilnya, bahkan menu yang di sukai Ardi juga di sukai Kirana, Hiro dan Kevin juga ikut makan bersama.

Hiro baru melihat sisi Ardi yang begitu lembut dan perhatian terhadap Kirana, gadis kecil itu benar benar sudah menjadi kesayangan Ardi.

setelah selesai mereka menuju ke panti asuhan, tadi Kirana juga sudah sempat ganti baju, Kirana sekarang mengunakan dress bunga warna pink.

saat di panti Hiro masih mengawasi Kirana yang tengah bermain bersama dengan para anak panti.

sedang Ardi memberi santunan dan juga menanyakan kebutuhan yang mungkin di perlukan.

Kirana terlihat begitu bahagia bisa bermain dengan penghuni panti, tak lama Ardi datang bersama Kevin dan kepala panti.

"Princess hati hati!" teriak Ardi yang melihat Kirana berlarian bersama anak-anak yang lain.

Ibu panti tersenyum ke arah Kevin dan kepala panti berdiri di samping Ardi.

"Gadis yang malang, cobaan akan selalu hadir sampai ia bisa mendapatkan pengakuan cinta dari pria yang ia cintai," kata kepala panti.

" Maksud ibu apa?" tanya Ardi.

"Senyumnya menyembunyikan luka di hatinya, kebaikanya adl kekuatannya, dan kesabaran cintanya adalah kebahagiaan yang tertunda," tambah kepala panti.

"Aku tak mengerti," kata Ardi.

"Oh itu hanya sekilas yang ibu baca dari gadis kecil itu, tapi anda tak perlu begitu kaget karena takdir akan berubah mungkin," kata ibu panti.

Ardi terdiam mendengar penjelasan ibu panti, Ardi adalah orang yang jarang percaya dengan ramalan atau apapun itu sebutannya.

Ardi menghampiri Kirana dan mengajaknya pulang karena hari sudah beranjak sore, di dalam mobil Kirana tertidur di paha Ardi.

sedang Ardi melihat kearah luar kaca mobil, entah kenapa perkataan ibu panti begitu membekas pada Ardi.

kini mereka sampai di apartemen, Ardi mengendong Kirana yang sudah nyenyak tertidur, baru juga masuk Ardi di kagetkan dengan keberadaan Rissa dan Sandra.

"Bang Ardi!" teriak dua wanita itu.

"Sstttss.. kalian bisa membangunkan putriku," kata Ardi yang menuju ke kamar Kirana. sedang dua adik nya mengekor di belakang.

Ardi sudah menidurkan Kirana, Sandra langsung menyeret Ardi dan mulai meminta penjelasan dari sang kakak.

.

.

.

.

mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih

1
Anna Khairurr
Lumayan
gedang Sewu
semoga anda mau melanjutkn cerita dari anak"mereka tor pasti lbh seruuu..semangat tor cerita ne bagus aku suka..👍👍💖💖
Moms Rizki
/Kiss/
floren yanti
aku tuh heran selalu diceritakan bahwa bapak2 yg punya istri lagi begitu lembeknya pd istri barunya dan menelantarkan anak kandungnya
thor bisakah di ceritakan ada suami yg tidak melempem di depan istri barunya tp konflik tetep ada
good job thor 👍
Riana A
.
runma
🥰🥰🥰
Nenk Manieez
ya allah sampek mewek aq thor
Msyururriah
ceritanya kok kabur2an Bae , yang tua kok gak melatih berpikir dewasa tapi melatih bertindak pengecut semua
Alya Yuni
Si Ema ju dah tau hmil ko bukannya hati mlhan cereboh bngat
Alya Yuni
Makanya jdi lki jngn buat jhat
Alya Yuni
Rika jngn membodohkn drimu lbih baik kau prgi jauh dri pda menyiksa drimu
biarkn si Waleed sendri
kmu msih mudah
Alya Yuni
Rika kau mau bunuh dri ya
Alya Yuni
Lbh baik Kevin dng wanita lain dri pda dng Rika suka mabok mrokok
Alya Yuni
Ngapain Kirana sibuk dng keluarga Rika lbih baik sbuk keluargamu
Alya Yuni
Si Arda gk kapok
jglh jngn mau di manfaatin
Alya Yuni
Katanya mau jga Kirana

e tpi syngnya penjhat di lpas
mlhan tmbah msalah
Alya Yuni
Makanya suruh Kirana duduk diam di rumah jngn keliarn di luar
Alya Yuni
Si Kirana gk dengar pesan suami
Alya Yuni
Kirana jngn trllu polos sangat
Alya Yuni
Btl kata Sandra
Kirana gak tau brdiri dah di tlong mlhan buat ulah

Kevin kmu yg jauhkn Ardi dng Kirana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!