NovelToon NovelToon
Mr Arogan Is My Husband

Mr Arogan Is My Husband

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:18.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Sebuah peristiwa yang membuat aku harus terikat pernikahan kontrak dengan seorang CEO yang kaya raya, dingin dan kejam.

Zahra terpaksa menikah dengan Zein, karena dia tidak mampu membayar ganti rugi setelah tidak sengaja menabrak mobil Zen.

Zein memaksa Zahra menikah dengannya karena dia harus menikah dalam waktu 1 bulan, jika tidak seluruh kekayaan dan perusahaan ayahnya akan diwariskan pada sepupunya.

Selama menikah dengan Zein, Zahra sangat menderita bukan saja Zein yang memperlakukannya kurang baik, tetapi ibu mertuanya juga sangat tidak menyukai nya. Dan berusaha memisahkan Zein dengan Zahra.

Ibu mertuanya ingin menikahkan Zein dengan Bella sapira seorang model terkenal. Hanya ayah mertuanya yang baik padanya.

Akankah Zahra memenangkan hati Zein??
Dan dapat mempertahankan rumah tangganya????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

fitting baju pengantin

derrrt.... derrrt

handpone Zahra berdering, terlihat Mr Arrogan is calling.

Zahra pun mengangkatnya...

Hallo, assalamualaikum... ucap Zahra

"waalaikum salam, nanti sore kita akan fitting baju pengantin, aku jemput jam 5, bersiaplah dan jangan buat aku menunggu lama." ucap Zein

dan langsung mematikan telponnya sepihak tanpa menunggu jawaban dari Zahra.

"dasar Mr Arrogan, sesuka hatinya saja memerintah bahkan dia tidak menunggu jawaban ku mau atau tidak pergi dengannya. sabar Zahra, sabaaaar"! *bathin Zahra.

sore hari......

Tia datang ke ruangan Zahra*.

"Zahra ayo kita pulang bareng," ajak Tia

"maaf ya Tia, tapi aku nggak bisa pulang bareng kamu, Zein mengajak aku fitting baju pengantin sore ini. ini aku juga lagi siap siap, keburu dia datang terus marah marah lagi." ucap Zahra

"y udah nggak apa apa," ucap tia

"aku duluan ya"

" hati hati ya," jawab zahra

" have fun ya Zahra, senyum donk calon pengantin nggak boleh cemberut", goda Tia.

ok bye... Zahra, Tia berlalu keluar dari ruangan Zahra.

didepan pintu dia nggak sengaja menabrak Fadlan, teman sekantor mereka tapi beda divisi.

"maaf" ucap tia

"eh.. nggak pa pa" , ucapnya dan berlalu meninggalkan tia dengan terburu buru.

ada apa dia di depan ruangan Zahra, kenapa aku merasa ada yang aneh, tapi ah...sudahlah.. mungkin itu cuma perasaan aku aja. bathinnya.

derrrt....derrrrrt...

Zahra mengangkat telponnya

"ya hallo assalamualaikum", ucap Zahra memberi salam

" cepat turun, aku sudah menunggu di parkiran, telat lima menit aku tinggal." ucap Zein.Tut..Tut...

telpon terputus tanpa sempat Zahra menjawabnya.

"sabaaar Zahra, sabaaar.... bathinnya.

Zahra melihat jam ternyata sudah pukul 5 sore, dia langsung membereskan meja kerjanya takut terlalu lama dan membuat Zein memarahinya.

Tia berlari menuju lift dan menekan lantai dasar. dia keluar dari kantor dan menemui Zein.

masih dengan nafas ngos-ngosan,

"cepat masuk, kamu lambat seperti siput." ucap Zein

"kamu....."

belum sempat Tia melanjutkan kalimatnya, Zein telah melotot dan melihat nya dengan penuh ancaman.

Zahra terdiam, dia takut..

"maaf" ucapnya

"cepat pasang seatbelt mu, jangan cuma bisa bilang maaf saja." ucap Zein. kembali menunjukkan betapa arogan dan sombongnya dia.

sepanjang perjalanan sunyi, tidak ada yang mengeluarkan suara. Zahra melihat kesamping memandang gedung gedung yang mereka lewati.

kenapa dia diam saja, apa aku keterlaluan ya, bathin Zein.

"sudah sampai, ayo turun" ucap Zein.

merek memasuki butik yang khusus menjual baju pengantin, butiknya sangat besar, Zahra sangat terpesona. ini merupakan butik terbaik yang ada di kota ini, hanya para pejabat dan kalangan artis yang mampu belanja disini.

" selamat sore tuan Zein, ada apa ini, apa anda ingin membeli gaun pengantin", tanya pelayan.

" benar, tunjukkan rancangan terbaik yang kalian punya, dan gaun itu harus sopan karena dia memakai jilbab". tambah zein

"baik tuan, tunggu sebentar" ucap pelayan

pelayan pergi mengambil baju rancangan terbaik mereka.

Zein menungu duduk diatas sofa di ruang tunggu.

pintu terbuka,

"hai bro" sapa seseorang yang baru masuk.

"apa kau mencari gaun pengantin Zein, kau akan menikah dengan Bella, kapan???"

" ya aku akan segera menikah tapi tidak dengan Bella. dengan gadis itu tunjuk Zein kearah Zahra yang sedang melihat lihat butik tersebut.

" hai... ada apa ini bukankah kau berpacaran dengan Bella, apa aku tertinggal sesuatu??" ucap Reyhan.

Reyhan adalah pemilik butik dan sahabat Zein saat SMA. tapi dia kuliah diluar negeri mengambil jurusan design karena dia suka menjadi perancang busana dan sekarang dia mengelola butik ini.

" siapa yang pacaran dengannya, aku tidak menyukainya kami hanya berteman." ucap Zein datar.

" baguslah, aku juga kurang suka melihat kau dengannya. pilihanmu bagus sekali Zein. kau memilih gadis yang cantik dan Soleha untuk menjadi istrimu." tambahnya

ini bajunya tuan, pelayan memotong pembicaraan mereka dan menyerahkan beberapa baju terbaik!

"Zahra" panggil Zein

" ya " jawab Zahra

" kau coba baju baju ini, aku mau melihatnya." ucap Zein

" aku suka yang ini, cantik sekali Zein" ucap zahra dia memilih kebaya berwarna putih tulang, sederhana namun tampak anggun dan mewah.

" aku tidak setuju, pilih yang lain saja," ucap zein

"tapi..."

"coba saja dulu, biar kita lihat mana yang cocok", potong Rey.

Zahra mencoba beberapa kebaya yang lain dibantu oleh pelayan. sudah berganti beberapa kali namun masih saja belum ada yang cocok Dimata Zein.

Ini adalah baju kedelapan yang dia coba, dia keluar dari ruang ganti,

"ganti, tidak cocok terlalu terbuka lehernya", ucap Zein

Zahra kesal,

"kau saja yang pilih, terserah mau yang mana. aku sudah capek", aku nggak mau mencoba lagi" ucap Zahra

Zein berjalan mengambil baju yang tadi dipilih Zahra, dan memberikan nya.

" Coba ini, " ucapnya

matanya melotot kearah Zahra penuh intimidasi.

"ini yang terakhir, kalau ini juga kurang cocok, aku tidak mau mencoba yang lain lagi, ucap Zahra berlalu keruang ganti.

Zahra keluar ...

"cantik," ucap Zein pelan

sudah aku ambil yang ini saja, ucap Zein.

"kan aku sudah pilih ini tadi, tapi dia memlilih yang lain. dia sengaja membuat aku kesal".

gerutu Zahra dalam hati

Zein memberikan kartu kreditnya untuk membayar baju tersebut kepada pelayan.

"untuk gaun pengantin nya, akan aku buat khusus untukmu, dalam dua hari aku kirim rancangannya." ucap Reyhan.

" kamu mau konsep yang seperti apa? tanya Rey pada Zahra.

" aku ingin yang sederhana saja kak, tapi terkesan anggun dan elegan, juga sopan." ucap Zahra.

" baiklah, akan aku kirim rancangannya nanti.

"btw kau tidak mengenalkannya pada ku Zein". ucap rey

"kenalkan aku Reyhan, panggil saja Rey, aku sahabatnya Zein". ucap Reyhan sambil mengulurkan tangannya.

"Zahra" ucap Zahra

dia menjabat tangan Reyhan

"ya sudah kami bailk dulu ya Rey, jangan lupa untuk datang ke pernikahan ku nanti", ucap Zein menarik tangan Zahra.

"jangan lupa untuk datang kembali Minggu depan untuk fitting gaun dan jas mu", ucap reyhan.

"ok" ucap Zein sambil. terus berjalan menarik tangan Zahra.

tiba di parkiran Zein melepaskan tangan Zahra.

"jangan terlalu ramah pada oranglain, " ucapnya

"tapikan dia temanmu? aku hanya menyapanya." ucap Zahra nggak kalah ketus

"aku tidak mau istriku dekat dengan orang lain, apa kata orang nanti, kau harus menjaga nama baikku, ingat itu". ucap zein

apa dia marah, aku kan hanya berkenalan, apa dia pikir aku keganjenan gitu, huh dasar tukang marah marah, batin Zahra.

mereka melanjutkan perjalanan nya ke toko perhiasan.

"kita mau kemana lagi tuan," ucap Zahra

"ke toko perhiasan, kita akan membeli cincin pernikahan, dan aku juga akan membeli perhiasan yang mahal sebagai mahar." ucap zein

"bukan kah kita sudah membeli cincin pertunangan tuan", jawab Zahra.

" apa kau mau membuatku malu, itu cincin pertunangan dan ini cincin pernikahan, dan lagi apa kau pikir aku tidak mampu membelikanmu perhiasan yang mahal. ingat kau akan menikah dengan CEO sultan holdings, kau harus terbiasa dengan berbagai barang mewah. karena kau akan menemani aku ke acara acara resmi nantinya." ucap zein

tapi tuan...

belum selesai Zahra berbicara, Zein mengerem mobilnya tiba tiba.

" kau suka sekali membantah, aku tidak suka dibantah ingat itu. sekali lagi kau berbicara, aku akan menurunkanmu dijalan ini." ancam Zein

Zahra terdiam, dan menunduk

Zein melajukan mobilnya kembali.

dalam perjalanan sunyi, tiada satupun yang memulai pembicaraan.

Zahra masih kesal dan terus mengumpat dalam hati. "aku tau kau kaya, tapi bukan berarti bisa seenaknya saja kau memarahi aku."

mereka sampai ditoko perhiasan.

" sore tuan, ada yang bisa saya bantu", tanya pelayan

"ambilkan satu set perhiasan dan satu pasang cincin pernikahan, aku mau keluaran terbaru". ucap zein

"ini tuan", ucap pelayan

"coba ini", tunjuk Zein pada cincin pernikahan bermata putih yang cantik,

zahra mencoba nya.

"sangat pas,. cantik bathin Zahra

Zein melihat itu tersenyum, tapi buru buru dia menutupinya. dia menunjukkan wajah datarnya kembali.

"bungkus yang ini dan juga perhiasan ini, dan ini kartunya" ucap zein.

Pelayan menyelesaikan pembayaran Zein dan mengembalikan kartunya, serta menyerahkan perhiasan yang dia beli.

Mereka keluar dari toko perhiasan jam menunjukkan pukul 7.30 malam.

"kita makan malam dulu, setelah itu aku akan mengantarkan mu pulang". ucap zein dia berlalu meninggalkan Zahra.

Dia bahkan tidak bertanya aku mau atau tidak, bathin Zahra.

Mereka makan disalah satu restoran terdekat. setelah makan malam Zein mengantar Zahra pulang ke kostnya.

Tanpa bicara Zahra turun dan Zein langsung menancap gas mobilnya meninggalkan Zahra.

Zahra masuk kerumah....

1
Runik Runma
Bagus Zain
Runik Runma
maaf Thor coba kurangi kata2 sangat sedih
Jumi Nar
Lumayan
Jumi Nar
Biasa
tasha hamydd
Lumayan
Winnie 💛
bagus
Riri Ponton Rhd
Baru hidup berdua sudah diganggu orang lain, makin seru nech ceritanya
Hajja Uni Haerunnisang
wcmm2
Hajja Uni Haerunnisang
mertua laknat
Mar Mardiyah
jln cerita agak menarik
Marhaban ya Nur17
akibat mulute rasa mercon
Marhaban ya Nur17
sumpel be ama tisu mama mertua
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener gw bilang se Faisal pelakue 🙊
Marhaban ya Nur17
ok lah
Marhaban ya Nur17
faisal
Marhaban ya Nur17
ayah tidurnya ko nyenyak banget y 😝 ampe g denger ibu ama zahra teriak" 🙈🙊
ibeth wati
disini yang selalu tersakiti adalah Zahra dari pihak wanita yg suka Zein ..Zahra yg diculik trus dipihak lelaki yg suka Zahra juga Zahra yg diculik kasian bener nasibmu zahra
ibeth wati
eh TDK pernah membentak jare
lupa ya klo dia baiknya baru 2 hari
ibeth wati
disini Zein sering terenguh hatinya sering merasa kasian tp TDK pernah bertindak bahkan dia sendiri jg selalu mendzolimi istrinya
R_3DHE 💪('ω'💪)
visualnya tema Indonesia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!