NovelToon NovelToon
Si Kulkas Itu Suamiku

Si Kulkas Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Badboy / Tamat
Popularitas:930.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ceritaku

Raina adalah seorang desain interior yang cukup terampil, gadis polos yang mencintai seseorang dalam diam. Namun dia harus meninggalkan cintanya demi permintaan sang ibu angkat yang ingin menjodohkannya dengan pria super dingin.

Raina dengan hati yang iklas menerima perjodohan itu. Namun bagaimana dengan si pria nya?? apa dia akan menerima Raina sebagai istri nya nanti????

Yuk ikuti terus kisah Raina dan Alex. Beri bintang 5, like semua episode yang update,

lalu klik favorit, lalu kasih gift jika kalian bersedia.

Ingat, ada giveaway di pertengahan cerita nantinya. Kalian jangan sampai ketinggalan yah.

Follow IG. @ratul_mustika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(7) Dia tidak mengenaliku???

Keesokan harinya Raina sudah merasa lebih baik, ia meminta kepada ibunya agar segera keluar dari rumah sakit. meskipun Susi menahan Raina untuk dirawat sedikit lebih lama lagi, namun Raina terus meyakinkan ibunya bahwa dirinya sudah baik baik saja. Dokter juga tidak melarang Raina untuk keluar dari rumah sakit.

Hari ini waktunya Raina menjenguk Alex sesuai yang di janjikan Siren. Sepanjang jalan menuju ruangan Alex, Raina terus menarik nafas pelan lalu mengeluarkan nya lagi. Gadis itu merasa sangat gugup, ini adalah pertama kalinya ia bertemu dengan Diano sejak Diano lulus SmA.

Raina tetap berdiri di depan pintu ruangan Alex, hingga panggilan Siren menyadarkan gadis itu dan langsung mengikuti Siren masuk ke dalam.

"Ayo sayang, kita masuk" panggil Siren menoleh ke belakang melihat Raina yang hanya berdiri di depan pintu ruangan anaknya.

"Iya tante" sahut Raina.

Raina perlahan melangkah di belakang Siren, ia seolah olah bersembunyi di dari Alex yang menatap aneh ke arahnya.

"Eh nak Raina, kenapa di belakang" Siren menarik Raina hingga berdiri di samping, brankar Alex.

"Hai kak Alex... " Sapa Raina kikuk.

"Hmm.. " balas Alex dingin. Raina melirik tante Siren, wanita itu juga terkekeh pelan. Seperti orang bodoh Raina beringsut sedikit lebih jauh dari Alex.

'Wahhh, es batunya masih awet'

'Emm...Tapi apa dia tidak mengenaliku?? ' Raina mencuri pandang pada Alex, pria itu terlihat biasa saja. Alex terlihat tidak mengenalinya.

Tentu saja Alex tidak akan mengenali Raina, penampilannya saat ini sudah sangat berbeda. Dulu Raina mengenakan kacamata tebal, rambut di kepang dua. Raina terlihat sangat cupu dan bodoh. Berbeda dengan sekarang, Raina sudah berubah menjadi wanita cantik dengan rambut panjang lurus tergerai, kacamata tebal sudah di buang.

'Aku lupa, penampilan ku sudah berubah'kekeh Raina dalam hati, ia sibuk dengan pikirannya. Alex mengerut, apa mamanya tidak salah memilih gadis ini sebagai calon istri nya? Raina terlihat bodoh dan konyol. Lihat lah, sekarang dia malah tersenyum sendiri.

"Raina.... " bisik Siren menyadarkan Raina.

"Eh iya tante? " sahut Raina kembali ke dasar bumi, dimana kenyataan pahit kehidupan berlangsung.

"Alex bertanya pada mu" ucap Siren. Raina beralih menatap Alex, mata itu menatap dingin kearahnya.

"Maaf kak, kakak bertanya apa? " tanya Raina.

"Ma, apa mama yakin dia akan menjadi istri ku? " dengus Alex datar. Membuat Raina kesal mendengarnya.

"Tentu saja, dia cantik, tinggi, sopan, baik, dan.... umm hanya sedikit kecil saja" ucap Siren melirik dua gundukan kecil Raina, membuat gadis itu langsung, menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.

"Dia terlihat konyol dan bodoh" ucap Alex lagi sembari melirik Raina.

"Ka.... " Raina sudah tidak tahan lagi, pria itu terus mencela nya.

"Tenang sayang, dia tidak dapat, mengelakkan perjodohan ini" ucap Siren menenangkan Raina. Alex melotot pada mamanya, kenapa mamanya malah memilih membela gadis itu!.

"Kamu! jaga bicara mu! Raina itu calon istri kamu! " tegas Siren menatap bengis pada Alex, lalu tersenyum lembut pada Raina.

Raina mengulum senyuman, ia bersyukur, memiliki tante Siren bersamanya.

"Hmm... " geram Alex pada Raina, gadis itu malah mengerlingkan matanya seperti mengejek pada Alex.

"Awas saja... " ancam Alex tanpa bersuara, hanya gerak bibir yang terlihat. Tentu saja Raina mengerti gerakan bibir itu. Namun, walaupun begitu Raina tidak akan menyerah. Raina akan berusaha menjadi yang terbaik dan membuat Alex jatuh hati padanya.

"Yah sudah, kalau begitu mama mau pulang dulu. Besok kamu akan di jemput Arya, karena besok kamu am sudah boleh pulang" jelas Siren, ia mengambil tas nya di atas meja.

"Yuk Raina, tante anter kamu pulang" ajak Siren.

"Iya tante" Raina melirik ke arah Alex, tersenyum lebar selayaknya perempuan menatap seorang kekasih. Jika di sini tidak ada orang lain, hanya dirinya seorang. Maka sudah dapat di pastikan Raina akan jungkir balik, salto untuk melampiaskan kegembiraan hatinya saat ini.

"Kak Alex, aku pulang dulu" pamit Raina.

"hmm" sahut Alex. Meskipun hanya deheman, Raina tetap merasa senang. Karena walau bagaimana pun Alex masih merespon nya. Sudah kemajuan yang sangat baik.

Raina dan Siren berjalan keluar ruangan Alex, mereka sudah berada di dalam lift. Tiba-tiba Siren teringat dompetnya ketinggalan di atas meja di dalam ruangan Alex.

"Raina, kamu kebawah dulu yah. Dompet tante ketinggalan di ruangan Alex" ucapan Siren. Raina mengangguk mengerti.

Sementara di sisi lain, Cia berjalan menyusuri rumah sakit sembari membawa sebuket bunga. Ia mendapat info jika Alex di rawat di rumah sakit ini, di mana ruangan nya Cia tidak tahu.

"Ehm Sus.. Ruang rawat Alex Admudiano dimana yah? " tanya Cia pada salah satu Suster yang berselisih dengan nya. Tidak akan sulit untuk mencari ruangan Alex, semua orang pasti mengenal pria itu.

"Tuan Alex ada di kamar no 37,ada di sebelah sana belok kiri dan kamar no 37 adalah kamarnya. " Jelas Suster itu menunjuk ruangan Alex. Cia tersenyum ramah, menunduk sopan berterimakasih pada sang Suster.

Cia melangkah cepat menuju ruangan Alex, ia tersenyum senang sebentar lagi ia akan bertemu dengan Alex.

Tuk!!! Tuk!!!

Cia mengetuk pintu, lalu membukanya pelan. Alex yang memeng belum tidur melirik kearah pintu. Matanya melebar melihat siapa yang datang menjenguknya.

"Hai.. " sapa Cia tersenyum.

"Kenapa kamu kesini? " tanya Alex sinis.

"Alex, aku hanya ingin memastikan keadaan kamu!! tolong jangan bersikap seperti ini" ucap Cia memelas, ia sungguh sangat khawatir dengan Alex.

"Tidak.Aku tidak perlu di perhatikan oleh mu. " balas Alex. "Aku tidak akan celaka jika kamu tidak mencari ku lagi"

"Tidak Alex, aku akan bercerai dengan nya!! aku tidak akan membiarkan mu terluka lagi oleh Dave" ucap Cia meyakinkan Alex, Cia menyentuh tangan besar Alex, namun pria itu menarik tangannya dari tangan Cia.

"Itu bukan urusan ku, bercerai atau tidaknya dirimu. Tidak ada hubungan nya dengan ku" jawab Alex.

"Alex.... aku mencintaimu" lirih Cia, suaranya hampir serak karena tangis yang hampir pecah.

"Tidak Cia!! aku harap di masa depan kamu tidak mengganggu ku lagi!! " tolak Alex datar, tatapannya sinis pada wanita itu. Cia menggeleng, ia tidak akan melepaskan Alex begitu saja.

Brak~

Pintu kamar inap Alex terbuka dan terhempas keras. Dave masuk dengan tatapan sinis pada Alex.

"Apalagi ini" kesah Alex.

"Selow, aku datang kesini hanya memastikan istri bodoh ku ini tidak membuatku marah lagi" balas Dave lirik Cia yang mulai ketakutan.

"Dave aku tidak mau bersama mu lagi, aku mau bersama Alex" tegas Cia. Dave tidak bergeming, ia tersenyum miring menatap istri nya.

"Akhhhh Dave sakit Dave" rintih Cia menahan sakit pada rambutnya yang di jambak kuat oleh Dave. Alex hanya menonton mereka, ia tidak berniat untuk ikut campur urusan rumah tangga mereka.

"Hem.. Aku sedikit kurang puas, karena kamu masih bisa bernafas" gumam Dave melirik Alex.

"Selagi yang maha Kuasa melindungi ku" balas Alex singkat.

"Aku harap kamu tidak akan mengganggu istri ku lagi" tegas Dave.

"Tidak akan pernah, kamu bisa membawa istri mu pergi" usir Alex.

Namun bukan Dave namanya bisa mempercayai hal itu begitu saja, benar jika Alex tidak mengejar istri nya, tapi bagaimana dengan Cia, gadis itu pasti akan mengejar Alex lagi.

"Bagaimana mungkin aku mempercayai ucapan mu begitu saja" ucap Dave, tangannya masih menggenggam erat rambut Cia. Buket bunga yang Cia bawa sudah jatuh ke lantai.

"Aku akan segera menikah" jawab Alex. Mata Cia melebar, seketika kekuatannya muncul. Gadis itu bisa melepaskan jambakan tangan Dave pada rambut nya. Namun Dave kembali menjambaknya.

"Bagus, akan kita lihat nanti pembuktian ucapan mu" ucap Dave tersenyum miring, ia melirik Cia yang berusaha melepaskan diri dari jambakannya.

"Siapa wanita itu, kenapa tiba-tiba kamu akan menikah? " tanya Cia menahan tangisnya.

"Raina, aku akan menikah dengan gadis itu. Orang tua ku sudah mempersiapkan semua nya" balas Alex lagi.

"Aku harap istri mu tidak mengganggu hidup ku lagi!! " lanjut Alex melirik Cia dingin.

"Hahaha, apa kamu mendengarnya istri ku? " ucap Dave dengan nada mengejek.

"Ayo kita pulang! " tegas Dave, menarik Cia keluar dari ruangan rawat Alex, gadis itu hanya menurut mengikuti suaminya yang menarik rambut nya.

Alex bernafas lega, setidaknya ia tidak akan berurusan lagi dengan mereka.

"Siapa mereka? " Alex terperanjat, ia kaget mendengar, Perti tiba-tiba dari mamanya.

"Mama... sejak kapan mama ada di sini? " tanya Alex mengusap dadanya.

"Itu tidak penting, Sekarang yang paling penting adalah pernikahan mu akan mama percepat" tegas Siren.

"Ma!! mana bisa begitu" protes Alex.

"Masih mau menolaknya??? kamu sendiri yang mengatakan pada mereka bahwa kamu akan menikah dengan Raina" jelas Siren melotot pada Alex.

"Urusan mereka Alex bisa selesaikan sendiri" sahut Alex datar. Siren berjalan lebih dekat dengan pada putranya.

"Menyelesaikan sendiri?? lihat, apa yang sudah terjadi pada mu sekarang!! " ucap Siren menunjuk Alex.

"Pokoknya aku tidak mau, apapun alasannya!! " Alex menyelimuti tubuhnya seluruh nya dengan selimut rumah sakit.

"Kamu harus menikahi Raina,. mama akan mempersiapkan semuanya" putus Siren tak terbantahkan, lalu ia keluar dari ruangan Alex begitu saja.

...----------------...

1
kartika wayankartika
ceritanya nanggung banget nggak seru,nasak baru tau dah tamat aiiss
Maulida Hayati
Luar biasa
Elizabeth Zulfa
pemeran utama cowoknya dah gak ori ya Thor... kasihan donk raina nya dpet bekas orang
kartika wayankartika
/Good/
kartika wayankartika
semangat menuli thor semoga ceritanya ku suka
bibi meti
makin lama baca mkin penasaran..menguras emosi.sukses trus tor..
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Lhelie
ini ceritanya kayak drama thailand judulnya my husband in law ya
evita vita
ketika perjuanganmu tidak dihargaii mk berhentilah Raina
Titan Ahmad
pdhal ceritanya bagus bagatt bikin terharu orang membacanya ☺️
Titan Ahmad
semoga cepat sembuhhh☺️
Riska Riska
Kecewa
suharlina
bagus
Yati Rosmiyati
mungkin Alex cowok yang di sukai raina
Luluk Luk
kok waktu pak penghulu menikahkan Alex&Raina,kok gk ada kata2 saya nikahkan dan kawinkan tor?
ςέηόράτϊ- θαΓα- νύικαζέη
kenapa backround judulnya gambar SUHO LEE DARI COMIC LAPAK IJO,,, JADI MAMPIR DECH
IG: _anipri
apa jangan-jangan itu Alex? tapi masa Alex bisa senyum gitu, wkwkwk
Ul Faa: mungkin g senyum sama dia kali wkwkwk ,
total 1 replies
IG: _anipri
kalau masih bayi kan emang nggak bantah. wkw
Masita Fangky
🥰🥰🥰
Pa Muhsid
jangan" si raina adeknya si dave . kalo iya bakal seruuuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!