NovelToon NovelToon
My Smart Baby Boy

My Smart Baby Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Hamil di luar nikah / Konflik etika / Menikah Karena Anak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:609.6k
Nilai: 5
Nama Author: shanum

Anita dijual oleh kekasih juga sahabat baiknya pada seorang pria tua. Hingga suatu hari ia mendapati diri tengah berbadan dua dan terusir dari rumah. Hidup penuh derita dilalui Anita dengan tetap mempertahankan janin dalam rahimnya.

Sampai anak itu tumbuh besar dan menjadi seorang anak jenius yang mampu membawa Anita dalam kehidupan lebih baik. Anak yang dilahirkan itu pula, membawa Anita untuk bertemu lelaki yang sudah merenggut kesuciannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Muak bukan Benci

Hari berganti minggu dan minggu, usai tinggalnya Anita di kediaman Reno bersama Arga. Bocah dengan kecerdasan otak di atas rata-rata itu pun, sudah menjalankan pekerjaan sesuai perjanjian, tanpa melupakan tentang pekerjaannya sendiri.

Anita pun sibuk dengan bidang yang ia geluti, memiliki sebuah toko kue, walau tak selalu didatangi setiap hari. Anita membangun itu agar tak hanya Arga yang bekerja, meski uang yang dipergunakan untuk modal adalah milik Arga, tapi Anita menyicilnya tanpa sepengetahuan sang anak.

Itu adalah hasil kerja keras Arga, meskipun telah diberikan utuh padanya. Anita tak ingin menggunakan uang dari keringat putranya begitu saja, ia menyimpan untuk kehidupan Arga di masa depan.

Hari-hari tinggal di kediaman Reno, lelaki itu tak berhenti menunjukkan sikap posesif yang dianggap oleh Anita melewati batas wajar. Siapa yang menghubungi, kemana pergi dan dengan siapa, tak lepas dari rentetan pertanyaan layaknya kereta.

Bahkan, Reno menugaskan pengawal khusus untuk membuntuti Anita kemana pun ia pergi, melaporkan segalanya tanpa ada yang disembunyikan atau diri sebagai taruhan. Tentu apa dilakukan, tak diketahui oleh perempuan yang enggan menggunakan fasilitas diberikan oleh Reno.

Sesekali datang ke rumahnya untuk membersihkan dan membiarkan sinar mentari mengisi rumah, Anita pun mengambil kendaraan pribadi yang dipergunakan bersama Arga tanpa ingin bergantung pada siapa pun—terutama lelaki yang hampir setiap hari membuat Arga muak akan kelakuannya.

Sama seperti hari ini, bocah itu dibuat muak tak terkendali dengan kelakuan dari lelaki/ berada satu ruangan kerja dengannya. Arga tak pernah ingin ke perusahaan dan mengerjakan semua di rumah, namun berbeda dengan hari ini karena ia harus memimpin meeting untuk terobosan baru game dikembangkan.

“Berikan laporan yang aku minta setelah makan siang!” tegas Reno, ke arah seseorang tengah berada di balik beberapa komputer yang menyala bersama.

Tak ada jawaban, karena Arga menggunakan earphone sekarang. Dia memainkan jari-jari di atas keyboard, menatap ke arah beberapa komputer di hadapannya bergantian.

Reno berdiri dan berjalan ke meja kerja yang sengaja dipersiapkan untuk Arga dalam ruangan sama. Melihat telinga dengan earphone warna putih, Reno pun menarik. Seketika tatapan diberikan oleh Arga, konsentrasinya buyar tanpa menunggu nanti.

“Kau tidak mendengarku?!” tegas Reno.

“Saya tidak pernah ingin mendengarkan, Anda!” sinis Arga melirik.

Reno menarik dalam napas, membuangnya kasar. Telapak tangan bertumpu pada meja, membungkuk dan menatap tajam. “Berikan laporan yang aku minta, setelah makan siang!” ucap Reno.

Jawaban tak diberikan oleh seseorang berkemeja hitam—warna favorit Arga. Tangan meraih sebuah map hitam berlogo perusahaan dengan warna emas menghiasi, meletakkannya tepat di antara tumpuan tangan Reno. “Tidak perlu menunggu!” tekan Arga.

Reno membuka map tersebut, itu adalah laporan yang ia minta pagi ini. Tapi, bagaimana laporan itu bisa cepat terselesaikan, padahal Arga sepertinya tidak mengerjakan sama sekali. Jangankan mengerjakan, dia bahkan seolah tak peduli akan perintahnya diberikan.

“Kau mengarang semua ini?! Kau pikir ... ini pelajaran bahasa di mana kau bisa mengarang bebas?!” melotot Reno, tak membaca dan hanya sekedar membolak-balik setiap lembar saja.

“Saya tidak pernah sekolah, dari mana saya tahu tentang pelajaran mengarang? Baca saja,” santai Arga.

“Kau tidak pernah sekolah?” tak percaya lelaki tetap berdiri di depan meja kerja.

“Saya tidak punya surat kelahiran, saya juga tidak diterima beberapa sekolah. Kenapa? Apa itu penting?” santai kembali bocah dengan tatapan ke arah komputer.

“Saya permisi, lanjutkan saja kencan kalian. Saya sudah cukup muak, dan akan melanjutkan ini di tempat lain!” susulnya.

Reno terdiam, ia menatap ke arah anak laki-laki yang seketika berdiri usai melepaskan flashdisk. Terlalu malas untuk Arga berada dalam ruangan sama dengan lelaki yang terus bersama wanita.

Bukan wanita yang tak dikenal, Arga dan Anita telah berulang kali melihatnya. Bisa dibilang setiap hari, karena memang tiap pagi dan malam selalu saja wajah itu muncul di kediaman Reno.

Itu pula yang membuat Arga sangat muak dengannya, tingkah dewasa antar dua orang lawan jenis, semakin membuatnya sesak dan ingin memaki keras.

“Cari tahu sekolah mana saja yang sudah menolak Arga! sekarang!” perintah Reno pada wanita cantik berbalut pakaian kerja coklat nude.

Dia keluar menyusul Arga, tanpa menunggu jawaban atas perintah diberikan. Bertanya pada pegawai di mana bocah itu berada, Reno langsung menuju ke ruangan baru saja dimasuki oleh Arga.

Kejujuran atas diri yang tak pernah sekolah, tentang sebuah surat kelahiran, membuatnya tak nyaman sama sekali.

Membuka sebuah pintu kaca, langsung masuk ke dalam tanpa mengetuk lebih dulu atau sekedar meminta izin. Arga yang sedang menyalakan sebuah komputer di balik meja kerja, menatap sekilas.

Itu adalah ruangan pegawai lain, pegawai yang langsung pergi begitu tahu jika atasannya masuk ke dalam. Reno tak pernah menggunakan kata saat ingin mengusir, tatapannya sudah cukup menjelaskan keinginannya.

“Kau membenciku?” tanya Reno tanpa basa-basi.

“Untuk apa? Mama selalu bilang, kalau kita tidak boleh membenci siapa pun, bahkan jika itu adalah orang paling jahat di dunia.” Arga menjawab dengan ketenangan. “Saya hanya muak, bukan benci.”

"Saya harap bisa keluar dari rumah, Anda. Silakan meletakkan pengawal di rumah untuk memantau, tapi saya tidak ingin tinggal di rumah Anda lagi. Saya tidak ingin mama terus disakiti," ucap Arga lagi, keseriusan terlihat dari ketenangan wajahnya.

Reno menundukkan pandangan, oksigen dihirupnya sangat banyak lalu membasahi bibir. "Aku tidak bisa membiarkan kalian pergi," jawab Reno seraya membuang napas panjang perlahan.

"Karena Anda mencintai mama saya, atau karena Anda ingin membalas apa yang terjadi sepuluh tahun lalu?" tanya bocah memang sudah banyak mengetahui apa sudah terjadi.

"Karena kamu anakku," batin Reno.

Hanya sanggup mengatakan dengan hati, Reno diam seribu bahasa. Apa yang akan ia jawab? mengakui Arga sebagai anak, atau memang dirinya ingin membalas rasa sakit hati atas diri Anita yang sudah meninggalkannya begitu saja?

Sebuah kertas kecil dengan helaian rambut yang tertempel di atas foto Anita, diberikan oleh Reno hari itu juga pada sekretarisnya. Kebenaran atas kecurigaan, harus segera dibuktikan tanpa menunggu waktu lagi.

Ya, benar jika Arga adalah putra kandungnya. Bocah sama yang sengaja meletakkan helaian rambutnya sendiri di atas foto sang mama. Kala itu, dia ditinggalkan dalam ruang kerja. Menyusuri ruang besar, lalu terhenti pada rak buku tersusun rapi tak jauh dari meja kerja Reno.

Kedua matanya terpusat pada sebuah buku hitam, di mana ujung foto keluar dari buku tersebut. Arga meraihnya, tak benar-benar terkejut ketika melihat paras cantik perempuan telah membesarkan dirinya.

Arga pernah mendengar tentang Reno, lelaki yang pernah singgah sesaat dalam hidup sang mama. Coba mencari tahu secara diam-diam, menggunakan keahliannya dalam bermain komputer. Ia mengantongi beberapa informasi, hingga pertanyaan tentang siapa ayahnya dilontarkan dan berharap kejujuran dalam penjelasan. Tapi, Nihil!

Helaian rambut sengaja diletakkan, menuliskan kalimat untuk menjalankan tes DNA jika sudah ada kecurigaan mengusik. Seketika lelaki kasar tengah diselimuti amarah itu, menghubungi Lisa—sekretaris yang sering keluar dari kamarnya setiap pagi hari.

Tidak perlu menunggu waktu lama untuk sebuah hasil, kekuasaan dicampurkan sanggup membuat apa pun berjalan lebih cepat dari pergerakan angin. Hasil yang di dapat tanpa menunggu hitungan hari itu, menjawab segala kecurigaan tak pernah salah.

1
Riduan Situmorang
Luar biasa
Fia Cilik
kejadian sdh 10th ank umur 7th apa bner
Fia Cilik
kejadian 10th yg lalu skrang anak umur 7tn brati mengandung slm 3th
Meriana Erna
knp gk selesai cerita ny KK?
ap ms ad seosean 2 ny
Meriana Erna
wah ini keren Reno,
Meriana Erna
😂😂😂😂ayah di ajari anak ny😂😂😂
Risa Kemala Sari
👌👌👌👍👍👍🌷🌷🌷⚘️⚘️⚘️💐💐💐🌺🌺🌺
Diah Susanti
kok anita????
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣🤣 Maira maira kenapa juga dibukanya pintu bilik anak nya itu...dasar mama somplak2an ...bagai mana Anita mau meneruskan ya pasti dia malu lah mama mertua main masuk kebilik anak menantu nya tampa rasa dosa 😂😂😂 ya ampun deh keluarga somplak & kocak kali ...kalau kayak gini ni bagai mana mau buat dek bayi nya belum mula aja udah di ganggu🤣🤣🤣🤭🤭🤭 lanjut thor makin seru ni cerita mu buat perut ku kram ni tertawa terlalu banyak
Nor Azlin
ya sebuah pernikahan perlu di umumkan pada semua ...ini untuk mengelakkan apa yang terjadi pabila orang tidak tau kewujudan isteri & anak nya ...memang betul apa yang papa Bobby ucapkan masyarakat tidak tau siapa Anita sama Arga walaupun kamu jata udah menikah dengan nya kerana tidak ada bukti yang mengatakan kalian udah menikah ...jadi dengan mengadakan resepsi ini akan membuka mata yang ingin menggoda & menghancurkan rumah tangga mu pasti akan berpikir dulu sebelum menghancurkan rumah tangga kalian..contoh nya udah ada si Rara ...jangan ada Rara yang lain nya lagi selepas ini...lanjut thor
Nor Azlin
kenapa juga Reno tidak umumkan sekali pernikahan nya biar semua orang tau yang mereka uda nikah dengan sah ...kejadian ini tidak ajan berlaku kalau mereka mengadakan resepsi pernikahan mereka bukan ....tidak mustahil juga nantinya ada yang ingin mengganggu hubungan mereka misalnya mantan mu itu juga orang yang nekad bukan nah demi menjaga keharmonian rumah tangga kalian buatlah majlis pernikahan biar semua tau Anita itu isteri mu...lanjut thor
Nor Azlin
demi kecerian Arga kembali Reno sanggup lakukan apa aja agar Arga melupakan kejadian penculikan dirinya ...sanggup buat apa aja sampai diri yang jadi mangsa keracunan 😂😂 Reno memang tidak pernah gagal kalau berurusan dengan orang yang coba menyakiti kamu sana mama mu tapi gagal membuat masakan jadi enak malah enggak boleh di makan ...buktinya Reno sendiri bolak balik keluar dari kamar mandi ...lanjut thor
Nor Azlin
Anita kamu harus bertanya terus terang pada Reno apa yang terjadi kerana itu lebih bagus ...kerana ini menyangkut masa depan & rumah tangga mu ...jangan ada rahsia diantara kalian itu tidak bagus kerana yang di bicarakan ini adalah si Rara ...si Rara ini memang tidak ada urat malu kali udah tau diri itu hamil anak orang lain malah menuduh Reno adalah pelaku nya...dasar pelakor rendahan...lanjut thor
Nor Azlin
berikan masa bersama Arga & Reno lebih agar Arga melupakan tentang penculikan nya yah thor ...biar Reno menebus masa bersama anak nya seperti impian Arga sendiri kerana dia ingin papanya bermain bola bersama2 atau aktibitas yang melibatkan papa sama anak laki2 yah thor 😂😂🥰🥰
Nor Azlin
jangan katakan bocah yang troma orang dewasa aja bisa troma kerana penculik akan menggertak mangsa atau kekasaran berlaku pada mangsa dengan ini mangsa tidak boleh berbuat apa ...ini kan pula Arga yang masih bocah itu udah tentulah mengalami troma sikit sebanyak ...tapi Arga tidak menunjukan pada kedua orang tua nya kerana Arga tidak mau mananya susah hati ...Reno papa yang pengertian walaupun selalu usil & jahil pada anak isterinya tapi sifat perihatin nya dengan mentel anak seusia Arga harus di pantau dengan berlibur ini semoga Arga bisa melupakan peristiwa penculikan itu ...dengan berlibur mudah2an dapat Arag melupakan apa tang terjadi pada diri nya .. & menjalankan kehidupan tampa ada rasa troma lagi ...thor jangan biarkan Arga mengalami troma yah
Nor Azlin
aku suka si Ellie & Daniel tambah seru ni adanya mereka bisa habis ni si Reno kerana ada yang paling menjengkelkan kan dari Arga 🤣🤣🤣🤣 ...perempuan yang udah menyakiti Reno itu siapa yah namanya Diendra itu yah 😂😂 pasti dia udah Lisa uruskan atas arahan si Reno sendiri ...lanjutkan thor
Nor Azlin
dari mula pertemanan Rara udah merancang kan apa yang akan fi buatnta dengan Anita ...kerana Anita baik hati nya dia diambil kesempatan oleh Rara dengan mengambil video Anita tampa sepengatahuan Anita sendiri...sehingga malam Aninta dijual semuanya nenjadi satu mimpi buruk buat Anita ...siapa kah yang akan menjaga Arga 🤔🤔🤔 penasaran ni ...lanjut thor
Nor Azlin
Rara bukan setakat teman buat Anita malah keluarga nya menganggapkan Rara keluarganya ...nama nya pun orang iri seperti Rara malah menghianati keluarga yang telah menerimanya sebagai keluarganya malah Anita menganggapkan Rara teman nya ...nasib rara terlalu miris kerana dia merebutkan vano dari Anita & menghancurkan hidupnya ...malah nasib tidak menyebelahi dirinya malah vano tidak mencintai dia malah membuat nya menjadi jalang buat memenuhi keperluan vano ...hidup Rara hancur kerana diri nya terlalu serakah diberikan tempat dikeluarkan Anita malah dia berkhianat pada orang yang menolong nya ...kini hidup nya hancur sehancurnya...lanjut thor
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣 Arga & papanya sama2 kompak kalau menyangkut paut tentang Anita ...tapi kalau pasal ke jinusan malah Reno sentiasa kalah debat kerana Arga memang super jinus di atas rata2...Reno suka menjengkelkan orang lain sekarang dia dijengkelkan oleh buah hati nya sendiri ...Arga memang anak yang menurut buat Anita tapi kalau dengan Reno Arga suka berdebat dengan papanya😂😂😂 walaupun mereka berdua tidak menujukan kasih sayang ada pada mereka tapi kalau salah satu nya yang disakiti pasti Reno bertindak dengan cepat walaupun tidak secepat Arga juga kali🥰🥰🥰😂😂 lanjutkan thor
Nor Azlin
vano memang sudah sakit itu bukan cinta nama nya.. kamu itu tidak pernah mencintai sesiapa pun kerana pada akhirnya kamu juga pergunakan Rara untuk menyelamatkan perusahaan mu yang hampir bangkrut...apa kamu enggak mikir bagai mana nasib Anita yang telah kamu jual kemudian kamu ingin kembali pada nya ...enggak mungkin lah Anita akan nenerima mu kembali...Reno bagi pelajaran pada nya biar tau rasa enak aja mau balikan sama Anita ...yang kamu pikirkan hanya bagai mana kamu mau mendapat kan uwang itu aja ...kamu pikirkan macam mana mau memanfaatkan Anita kembali bukan ...dasar iblis kamu itu vano ..orang pacaran disayang2 kamu pacaran malah jual orang ...lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!