NovelToon NovelToon
Suara Hati Suami

Suara Hati Suami

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Contest / Cintapertama / Duda / Menantu Pria/matrilokal / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:232.2k
Nilai: 5
Nama Author: zulfa Laeli Ahlina

Narendra Fatin Fahrezi. Seorang pemimpin perusahaan dan juga seorang ayah bagi putrinya. Memilih membuka lembaran baru bersama partner bisnisnya sendiri karena sebuah kesamaan.

Namun, setelah tujuh tahun menunggu, ternyata hati istrinya masih dengan penghuni yang sama.

Kecewa? Itu pasti. Karena selama ini yang selalu dia harapkan dari istrinya adalah cintanya. Tapi, selama itu juga, semua berakhir sama.

Lalu, apakah hubungan mereka akan putus atau terus? Akankah dia tega memutuskan suatu hubungan yang dibangun dengan susah payah? Lalu, apa dia tega memisahkan putrinya yang sudah menganggap istrinya sebagai ibu kandungnya?

Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?

Yuk kepoin sekarang.

Jangan lupa like, vote dan hadiah.

Beberapa info akan di share di Ig.

Jangan lupa follow ya.

@zulf_alina.

Jadwal UP juga ada disana. Makasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zulfa Laeli Ahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Egois

Nara menggeliat pelan diatas ranjang yang empuk. Mengedipkan mata beberapa kali guna mengumpulkan nyawa yang masih berkeliling. Setelah nyawa terkumpul sempurna, barulah Nara mendudukan tubuhnya. Meregangkan otot-otot tubuhnya sembari mengedarkan pandangan ke penjuru kamar.

Berarti kalau aku tidur dikamar, Naren sudah pulang? Dan pastinya dia yang pindahin aku ke kamar?

Perhatian kecil itu berhasil menghasilkan senyum simpul dibibir pink Nara. Jika diingat, Naren adalah tipe laki-laki yang tidak tega.

Mungkin sekarang dia masih kecewa dengan apa yang terjadi, namun tanggung jawab dan rasa tidak teganya terhadap sesuatu selalu lebih unggul dari yang lain.

Kadang ego memang menguasai diri, tetapi tetap ada saja perasan kecil yang selalu muncul dihati. Tentunya membuat ego yang kita punya lama kelamaan goyah.

Ceklek!

Naren keluar dari kamar mandi dengan yang rambut basah. Berjalan menuju lemari pakaian dengan handuk melilit dipinggangnya. Dia hanya diam sembari mengambil satu setel pakaian kerja dan celananya. Lalu membawanya ke dalam kamar mandi dan memakainya disana.

Tak berapa lama, Naren keluar. Matanya menyisir kamarnya yang sepi. Padahal tadi, dia melihat Nara sedang duduk di ranjang. Tapi, sekarang ranjang empuk itu tinggal selimut yang sudah rapi.

"Kamu nyariin aku?" suara familiar yang biasa dia dengar terdengar, membuatnya tersentak kaget.

Naren hanya diam setelah melihat siapa yang dia cari datang secara tiba-tiba. "Ngaku aja. Ngga papa kok. Aku lebih suka pria yang jujur." Nara meletakkan nampan yang diatasnya terdapat segelas susu hangat berwarna putih. Kesukaan Naren dan kebiasaan sebelum berangkat ke kantor. Harus minum susu dan sarapan dengan roti bakar atau nasi goreng toping timun.

"Aku minta maaf." Nara menghampiri Naren yang masih diam ditempatnya.

Matanya menatap kornea berwarna hitam kecoklatan itu dengan lekat. Memegang tangan dingin pria yang berdiri didepannya. "Aku minta maaf karena udah buat kamu kecewa." ucapannya begitu tulus. Sorot mata memancarkan sebuah penyesalan.

"Mandi. Udah jam setengah enam. Nanti kamu telat." Naren membalikkan badannya setelah mengalihkan pembicaraan. Hendak melangkah mengambil dasi yang berada diatas meja rias berderet bersama dengan make up Nara.

Namun, langkahnya terhenti saat pelukan hangat dia dapat. Hatinya melemah jika harus mendapat perlakuan seperti itu. Niat hati ingin menjadi seseorang yang egois karena kecewa, tapi itu tak bisa. Sulit.

"Aku minta maaf. Aku tahu aku salah. Aku ngga seharusnya melakukan itu semua tanpa seijin kamu. Tapi tolong, jangan berubah jadi orang lain. Aku ngga bisa." pelukan itu semakin erat dipinggang Naren. Membuat pria bertubuh lebih tinggi dari Nara itu langsung memutar badannya. Merengkuh tubuh berpakaian baju tidur itu ke dalam pelukannya.

Memberikan beberapa kecupan kecil diatas puncak kepala. "Maaf." hanya itu yang dapat Naren katakan pada Nara.

Hati kecilnya yang terlanjur mencintai perempuan yang dipanggil mommy oleh putrinya itu, Naren memantapkan hatinya. Untuk memberikan sekali lagi kesempatan pada istrinya. Menerima dirinya dan benih cintanya. Merancang kembali masa depan dengan keluarga kecilnya.

"Kamu ngga salah. Kamu berhak marah dan kecewa sama apa yang sudah aku lakukan selama ini. Aku tahu, pasti hati kamu sakit dan hancur." Nara mendongakkan kepalanya menatap pria yang juga sedang memandangnya.

"Aku minta maaf." sekali lagi Nara meminta maaf pada Naren. Pria yang selalu sabar menghadapinya.

"Iya. Cuma aku mau satu hal dari kamu, Ra." Naren mengangguk. Lalu, melanjutkan ucapannya dengan sebuah permintaan.

"Dua hal pun akan aku usahakan."

"Cukup satu hal aja."

"Apa itu?"

"Aku minta kamu berhenti pakai pil dan belajar menerima aku dihati kamu."

Hening.

Nara yang bertekad belajar membuka hatinya, akhirnya mengangguki permintaan dari Naren. Dia menanam sebuah keyakinan bahwa dirinya bisa memenuhi permintaan dari suaminya. Karena selama ini, Naren tak pernah meminta apapun darinya. Kecuali cinta.

"Makasih ya." sebuah kecupan ringan mendarat dibibir pink Nara.

"Sama-sama." balas Nara.

"Ya sudah, sekarang kamu mandi. Jangan sampai telat." mengingatkan adalah kebiasaan Naren sejak keduanya menikah.

"Oke." Nara pun bergegas masuk ke dalam kamar mandinya. Membersihkan tubuhnya secepat mungkin. Karena waktu seperti air. Terus mengalir dan tak mungkin kembali.

Selepas pintu kamar mandi tertutup rapat, Naren duduk dikursi rias yang biasa digunakan Nara untuk merias. Mengeringkan rambut terlebih dahulu, tak lupa memakai pomade agar rambutnya tertata rapi dengan bantuan sisir.

Dasi sudah terpasang sempurna. Jas berwarna abu-abu muda sudah melekat ditubuhnya. Kini, Naren duduk dikursi yang berada dikamarnya sembari meminum susu putih yang Nara bawa.

Aku yakin kamu bisa menerima aku dihati kamu. Mengganti penghuni yang baru dengan cinta yang baru dan abadi.

*

*

*

Bersambung...

Jangan lupa like, GRATIS!!! Hadiah dan Favorite jangan lupa juga. Makasih...

1
DenMasHerryGrp
mosok bojo 2 modar kabeh.aouthr e pekok.
Tsalis Fuadah
maksudnya suruh memahami klo g bs melepas suami tp biarkan juga mencintai suami org ohhhhh,,,,,,, situ waras,,,, klo di rmh mencintai suami klo di luar rmh mencintai suami org?,,,,,
Tsalis Fuadah
sdh cukup naren lepas yg g mau di genggam,,,,, duri yg di genggam akan menyakitkan
Maria Magdalena Indarti
terharu sekali
Maria Magdalena Indarti
sediiihh banget
Maria Magdalena Indarti
kok Naren malang skl hidupnya, kedua istrinya meninggal. kasian thor
Maria Magdalena Indarti
sabar Nara
Maria Magdalena Indarti
Maren amnesia. kasian Nara & Yumna
Maria Magdalena Indarti
Nara hamil
Maria Magdalena Indarti
Naren..... .. sedihhhh
Maria Magdalena Indarti
Naren mendengar nya. sakitnya
Maria Magdalena Indarti
komitmen pernikahan Nara. jangan bimbang
Maria Magdalena Indarti
Nara jangan tengok masa lalu. ingat Naren & yumna mecintaimu
Shifa Burhan
ini yang egois dari novelis wanita

* semua kesalahan pemeran utama wanita selalu dibenarkan dengan berbagai alasan bahkan tidak dianggap salah (wajar author nya wanita jadi dia diposisi pemeran utama wanita jadi dia merasa dirinya tidak pernah salah

*pemeran utama pria dibuat jadi karakter bodoh dan tidak punya harga diri yang terus2 mengejar cinta pemeran utama wanita kayak tidak ada perempuan lain saja
DenMasHerryGrp: koment yg bagus..author nya gak jelas
total 1 replies
Sulaiman Efendy
TETAP KECEWA DGN ENDINGNYA, KRN OTHOR BUAT NARA MENINGGAL..
SEPERTI KOMENKU DI ATAS, NARA LBH MMILIH PRGI BRSAMA GIO DI KEABADIAN, APALAGI DIDALAM TUBUHNYA ADA, PARU2 CANGKOK DRI GIO.. APALAGI GIO LKI2 YG DITUNGGUNYA...

SEKALI LAGI KECEWA DGN ENDINGNYA..
BERHARAP NAREN BISA BRBAHAGIA SAMPE MENUA BRSAMA NARA,, DN NARA BISA SPENUHNYA MNERIMA NAREN SBAGAI SUAMINYA, TNPA BAYANG2 GIO...
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Ruby Talabiu
ternyata neran berpura pura hilang ingatan yya
Pitriyanti
lanjut donk Thor
ZULFA L.A. 🐣: Shapp kak. Ditunggu ya kak
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA AKU FAHAM DGN CERITANYA,, KNP NARA GK MAU BRJUANG UNTUK HIDUP & SEMBUH... KRN DI HATINYA YG TRDALAM MSH TRUKIR NAMA GIO... TRLEBIH DIA MNDAPATKN DONOR PARU2 DARI GIO, BAGIAN DARI ORGAN GIO, SKRG ADA DLM TUBUHNYA, APALAGI TAU GIO KONDISINYA MNURUN STLH DONORKN PARU2NYA, NARA MRASA BRSALAH, NARA GK MAU HIDUP DGN RASA BRSALAH DN HUTANG BUDI & NYAWA TRHADAP GIO, KNP GIO KONDISINYA MKIN MNURUN, YG SBNARNYA GIO GK ADA SAKIT, KRN GIO BLM IHKLASKN NARA BRSAMA NAREN, GIO GK RELA NAREN MILIKI NARA DN BRBAHAGIA HINGGA MNUA BRSAMA.. SDGKN DIA HIDUP DGN WANITA YG TDK DICINTAINYA, MSKI CHESA SDG HAMIL ANAK MREKA, BGITU JUGA DGN NARA YG SDH PNY PUTRI KECIL, NMUN RASA CINTA NYA TRHADAP GIO, BLM BSA HILANG..AKHIRNYA DIA LBH MMILIH PERGI BRSAMA GIO, MSKI BUKAN DI DUNIA LAGI, DN IMPIANNYA TRWUJUD, MSKI HRS MNINGGALKN KLUARGA YG MNCINTAINYA.. JUJUR, NARA TOKOH WANITA YG EGOIS DICERITA INI... DIA GK MAU SEMBUH, KRN GK RELA LIAT GIO PERGI SENDIRI TINGGALKN DUNIA...
DAN KNP NAREN SAMPE DOWN HIDUPNYA, STELAH KPRGIAN NARA, KRN NAREN SANGAT MNCINTAI NARA, NMUN NAREN KECEWA, KRN NARA LBH MMILIH PRGI BRSAMA GIO, DRIPADA BRJUANG UNTUK HIDUP, SEMBUH DN HIDUP BRSAMANYA MMBESARKN ANAK2 MREKA, ITULH YG MMBUAT NAREN DOWN SLAMA 7 TH.. SUNGGUH TRAGIS KISAH CINTA PRIA SHOLEH, BAIK, PERHATIAN, PENYABAR DN PENYAYANG.. SBENARNYA BSA OTHOR BUAT KISAH INI HEPI ENDING, TPI KYKNYA OTHOR GK RELA LIAT TOKOH NAREN BAHAGIA...
Sulaiman Efendy
MKANYA AKU BILANG, OTHORNYA SANGAT KEJAM, SELALU RENGGUT KEBAHAGIAAN NAREN...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!