NovelToon NovelToon
Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Status: tamat
Genre:CEO
Popularitas:4.3M
Nilai: 5
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis yang berasal dari keluarga sederhana harus terpaksa jadi pembantu pribadi anak yang mempunyai perusahaan Shengu tempat gadis itu bekerja.

Awalnya gadis itu menolak karena pria yang dipanggilnya Tuan muda itu sangat arogan, kasar, pemabuk dan pemain perempuan.

Namun karena kebaikan pemilik perusahaan Shengu kepadanya, dia tidak bisa lagi menolak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

Selamat membaca 🙂

Pria yang mendengar itu pun langsung menoleh ke arah Alena yang berdiri memegang Handphone nya yang rusak.

Pria itu membuka kaca mata hitam nya.

"Aduh! Anda lagi anda lagi, pantesan saja saya sial terus!" ucap Alena. memandang males pada pria itu.

"Nih!" ucap Pria itu, memberikan uang pada Perempuan itu. yang berjumlah sangat banyak.

"Saya sudah biasa menemukan perempuan seperti kamu, sengaja mencari masalah dengan saya, dan bisa mendapatkan uang saya!" ucap Pria itu.

Alena menatap kesal.

"Jangan sama kan saya dengan perempuan lain, jelas-jelas anda yang menabrak saya!" ucap Alena lagi.

"Ambil nih tidak perlu drama lagi! Dan pergi dari hadapan saya, jangan pernah lagi muncul di hadapan saya," ucap pria itu melemparkan uang ke tubuh Alena.

"Dasar orang kaya! saya tidak butuh uang anda!" ucap Alena dan segera pergi, karena perut nya juga lapar.

Pria itu pun mengabaikan nya dia pun berjalan memasuki Perusahaan itu.

"Selamat Datang Tuan muda! Paman sangat senang akhirnya Kamu datang dan ini artinya anda telah menyetujui semua nya," ucap Paman Sam.

"Tuan Arka telah di tunggu oleh Pak Wijaya di ruangan nya!" ucap salah satu suruhan Wijaya.

Arka pun mengikuti langkah paman sam ke ruangan Wijaya.

Dan ini kah pertama kali nya di menginjak kan kaki nya ke perusahaan Shengu.

"Selamat Siang Kak," ucap sam pada Wijaya.

Wijaya yang sedang memainkan Handphone nya pun melihat ke arah sam dan juga putra nya itu.

"Akhirnya kamu datang juga!" ucap Wijaya pada Arka. Namum Arka hanya memasang wajah Biasa saja.

"Baiklah, mungkin paman Sam sudah menyampaikan maksud dan tujuan kamu di undang hari ini ke sini!" ucap Wijaya.

"Sudah kak, aku sudah menjelaskan semuanya sama tuan Arka," ucap Sam.

Setelah lama berbincang-bincang. Wijaya pun berniat keluar dan mengumumkan pengalihan perusahaan ke tangan anak nya.

Alena yang baru saja datang, dan Melihat Arka, Wijaya, Paman Sam Keluar dari ruangan Wijaya.

"Ngapain dia dari ruangan pak Wijaya!" ucap Alena.

"Eh Buk Alena, buruan ke sana, bakalan ada pengumuman pengalihan perusahaan!" ucap salah satu bawahan Alena.

Alena terdiam.

"Apa? Pengalihan perusahaan?" Batin alena dia pun langsung mengikuti karyawan lainnya.

Di Depan sana sudah ada Arka, pak Wijaya dan paman Sam Berdiri.

Wijaya dengan tangan tua nya memegang mic.

"Baik lah saya Wijaya pemilik perusahaan ini, Akan mengumumkan jika perusahaan ini akan beralih ke tangan putra semata wayang saya. yaitu, Arkanja sakan, mulai dari sekarang dia lah yang akan memimpin perusahaan kita ini," ucap Wijaya dengan Suara khas tua nya.

Semua nya tepuk tangan. siapa sih yang gak kenal Arkanja sakan, anak pengusaha kaya raya itu.

"Apa? Putra pak Wijaya? itu yang namanya Arka yang sering di ceritain para karyawan sini!" batin Alena.

Sebagian dari bawahan nya memuji ketampanan Arka di saat Arka membuka Kaca mata dan mengambil mic dari tangan Ayah nya.

"Selamat Siang semua nya!" sapa Arka.

semua nya menjawab salam dari tuan muda nya itu.

"Perkenalkan nama saya Arkanja sakan, Panggil saja Arka, saya anak tunggal dari Pak Wijaya, dan mulai dari sekarang saya akan memimpin perusahaan ini, saya harap kita semua bisa bekerja sama," ucap Arka dengan tegas.

Wijaya yang mendengar nya pun tersenyum.

"Ya Allah mampus lah aku! kalau dia yang akan memimpin perusahaan ini, bisa-bisa aku dengan cepat kena tendang dari sini!" batin Alena.

"Kalau aku tau dia adalah anak dari pak Wijaya, aku gak akan seperti itu," ucap Alena.

Dia pun sangat takut sekarang.

Acara pengumuman pun selesai.

Arka dan Wijaya kembali ke ruangan nya.

sementara Paman sama sudah pergi sebelum acara selesai.

Alena baru saja masuk kedalam ruangan nya, dia menghempaskan bokong nya di sofa empuk itu.

Tiba-tiba pintu nya ada yang mengetuk.

"Yah silahkan masuk!" ucap Alena dari dalam.

"Permisi Buk Alena, Anda di panggil oleh tuan Wijaya ke ruangan nya!" ucap karyawan perempuan itu.

Alena pun mengangguk dan karyawan perempuan itu segera keluar.

"Mampus lah aku nih!" batin Alena.

"Ya Allah tolonglah aku!" Batin Alena.

Dia pun mempersiapkan diri untuk ke ruangan Wijaya.

"Selamat Sore pak! apa Bapak memanggil saya?" ucap Alena setelah masuk.

Pandangan nya langsung menunju ke arah Arka yang duduk santai di sofa sambil memeriksa map yang ada di tangan nya.

"Sore! kamu duduk lah!" ucap Wijaya.

Alena pun menuruti nya sementara jantung nya sudah berdetak dengan kencang.

"Kamu sudah Dengar pengumuman dari bawah tadi kan?" tanya Wijaya.

Alena pun mengiyakan.

"Kamu!" ucap Arka.

"Mati lah aku!" batin Alena.

"Iyah Tuan, kenal kan nama Saya Alena Zahra, panggilan Nya Alena, senang bertemu dengan Anda!" ucap Alena langsung.

"Arka kenal kan ini sekretaris Ayah! dia yang akan mendampingi mu selama di sini, jika ada butuh sesuatu kamu katakan saja pada nya!" ucap Wijaya.

"Apa sekretaris Arka perempuan ini Ayah?" tanya Arka sambil memerhatikan penampilan Alena.

"Iyah! dia perempuan pintar, cantik dan sangat telaten, dan ayah juga yakin jika dia sekretaris kamu, kamu pasti akan mudah memahami seperti apa perusahaan ini," ucap Wijaya.

"Tidak mau Ayah! tukar saja, biar Arka yang memilih sendiri seperti apa sekretaris pribadi Arka!" ucap Arka.

"Hmm, dasar anak banyak minta!" rutuk Alena di dalam hati nya.

"Tidak bisa Arka, kamu tidak bisa membuat sesuka hati kamu di sini, Alena akan jadi sekretaris menetap di sini, kamu tidak ada hak untuk memecat nya," ucap Wijaya dengan tegas.

"Selain Alena jadi sekretaris pribadi kamu, dia juga akan pembantu pribadi kamu di mana pun kamu berada!" ucap Wijaya.

Alena dan Arka yang mendengar itu pun langsung melotot ke arah Wijaya.

"Tapi pak!" ucap Alena.

"Arka tidak mau Yah," tolak Arka dan segera keluar.

"Kamu jangan harap bisa jadi pembantu pribadi saya! ucap Arka pada Alena sebelum keluar.

"Saya juga tidak mau, saya tidak Sudi!" Batin alena geram, namun dia terpaksa diam, karena dia menghargai pak Wijaya.

"Saya mohon kamu jangan menolak permintaan Bapak!" ucap Wijaya langsung ketika Alena baru saja membuka mulutnya.

"Tapi pak!" ucap Alena.

"Saya percaya anak saya bisa berubah menjadi lebih baik jika di dampingi oleh kamu, mungkin kamu sudah tau juga bagaimana sifat anak Saya, Paman Sam mengatakan jika Sifat kamu sangat cocok untuk mengubah Arka perlahan-lahan menjadi dewasa!" ucap Wijaya.

...----------------...

Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah Bosan, tungguin terus kelanjutan ya, jika ada saran tulis di kolom komentar ya.

Like, komen dan vote sebanyak-banyak yah.

Terimakasih 🙏

S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S

1
Adrizal Ad
Luar biasa
Fatimah
nangis aku 😆
Fatimah
mf kak othor.. tanda bc x d perbaiki lg, biar bc nya tmbh seru 🙏🙏 smgt kk
Siti Sopiah
q suka baca novel yg seperti ini ada bau2 agama Islam tq Thor
Khanza
kenapa gak ngomong langsung arka Jangan didalam hati dikiranya nanti elena hanya pelampiasan
Khanza
apa aris mulai suka dengan alena....cocweet
Khanza
wkwkw ngakak bayangin scene ini thor
Mal II
jj
Indri Ani40
sorry bngt Aku g suka karakter alea
Indri Ani40
comment apa ya
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Yani Cuhayanih
Kk aku mampir yaaah
Suparmi Wanci
ini baru novel memperlihatkan visual pemerannya poke mantap thor
Suparmi Wanci
saya senang membaca novel ini tapi jangan di gantung ceritanya yah thor
Suparmi Wanci
ceritanya bagus sekali thor
tapi ada tapinya thor
ceritanya jangan di gantung yah seperti ikan asin yang di jemur
Hasna Hamsun Hamid
Istri durhaka
SOO🍒
gila tu orang tua sarah bukan ngedidik anak yang bener ini malah nge jerumusin ank untuk keuntungan sendiri ank disuruh jadi pecun 🤦‍♀️🤦‍♀️😡😡
SOO🍒
aduh si agar2 jeli kayaknya mau coba2 jadi pelakor dech di rumah tangga arka dan Alena, awas aja klo sampe kejadian 😏😏😠😠
SOO🍒
ya udah alena, arka sudah gak peduli sama kamu dan juga bayi dalam kandungan kamu, lebih baik kamu tinggalin aja arka biar dia nyesel
SOO🍒
arka mulai berubah sejak perusahaannya makin maju, ditinggalin alena dan anknya baru nyaho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!