Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6 - Penebusan Termudah
Ezra akhirnya mendengar kabar dari Rhea, setelah pihak universitas melakukan diskusi dengan polisi dan ibu wanita itu, mereka memutuskan untuk memberikan gelar dimuka pada wanita itu, dan ibu wanita itulah yang akan melanjutkan perkuliahan putrinya, melengkapi SKS, nilai dan tugas akhir sampai ke wisuda nanti.
"Apakah aku terlalu berlebihan?" Hantu wanita itu bertanya pada Ezra, ekspresinya terlihat tertekan.
"Tidak apa-apa, bukankah kamu menginginkan gelar itu demi ibumu? Sekarang, ibumu bisa mendapatkan gelar itu sendiri, yang mungkin akan lebih memuaskan baginya." Ezra tidak ingin mengomentari apapun, namun dia tetap mencoba menghibur wanita itu, berharap hatinya segera lega dan dapat pergi dengan tenang.
"Pihak polisi sudah melakukan tes DNA, hasilnya sudah keluar, mereka akan mencari bukti lebih dan selanjutnya bisa membawa kasusmu ke pengadilan. Ibumu akan menggantikanmu kuliah, apakah kamu sudah merasa lega sekarang?"
"Ya." Hantu wanita itu mengangguk, dia tersenyum, entah mengapa air mata darah itu kembali menetes, namun dia terlihat lebih lega.
"Oh ya, apa perlu aku memberikan uang pada ibumu? Beliau pasti akan sangat sibuk untuk bekerja dan kuliah." Ezra ingin menawarkan bantuan sampai akhir.
"Tidak perlu, apakah kamu melihat tetangga yang sering menemani ibuku? Pria itu adalah kekasih ibuku, mereka belum menikah karena ibu ingin menungguku bisa mandiri sebelum menikah lagi. Sekarang, setelah aku pergi, tidak akan ada alasan yang menahan ibu untuk menikah lagi, pria itu baik dan cukup kaya, aku yakin dia bisa menemani ibu dan membantunya melewati semua ini." Hantu wanita itu menggelengkan kepalanya, menolak dengan sopan.
"Jadi begitu, aku hanya mengira pria itu adalah tetangga yang antusias." Hal itu membuka mata Ezra.
"Tidak akan ada orang seantusias itu, manusia akan melakukan sesuatu hanya jika itu bermanfaat baginya, jika tidak, itu hanya berarti mereka melakukannya demi orang yang mereka cintai." Wanita itu tertawa kecil saat mengatakan ini.
"Ngomong-ngomong kamu dan ibumu sangat mirip, kalian menunda hubungan cinta demi sebuah tujuan, sayangnya akhir kalian tetap berbeda." Ezra mau tidak mau memberikan komentar ini.
Sang ibu menunda pernikahan dengan orang yang dia cintai, berniat menunggu putrinya bisa mandiri di dunia ini. Sedang putrinya menolak pengakuan cinta seorang pria, berniat menunggu sampai mendapatkan gelar sarjananya sebelum ia mulai memikirkan masalah memiliki pacar.
"Ya, ibuku lebih beruntung dariku. Ezra, aku merasa jiwaku sudah lega, terima kasih sudah membantuku, jika ada kehidupan selanjutnya, aku akan membalas kebaikanmu." Hantu wanita itu tersenyum lega.
Ezra menatap pemandangan itu, sampai jiwa itu menghilang sepenuhnya.
[Ezra, kamu selesai menebus satu jiwa dan mendapatkan hadiah : 100.000 kredit, 1.000 poin sistem dan Boneka Pengganti]
Hadiah kali ini berkurang satu keterampilan, tapi Ezra masih cukup puas, terutama Boneka Pengganti ini, meskipun merupakan barang habis pakai, namun ia dapat menggantikan kematian pemiliknya satu kali, sebuah artefak untuk menyelamatkan nyawa.
Meskipun saat ini dia tidak pernah menghadapi krisis apapun, namun dari cerita hantu jahat yang ia dengar, mereka sangat berbahaya dan gila, kekuatan mereka meningkat seiring kebencian mereka yang menumpuk, sampai pada akhirnya mereka dapat melukai orang yang masih hidup.
Setelah hantu berubah menjadi jahat dan melukai orang yang masih hidup, mereka akan mulai kehilangan kendali, menjadi suatu aturan yang dapat membahayakan lebih banyak orang.
Itulah asal mula cerita hantu, mulai dari mereka yang membuat suara mengganggu, mereka yang menghasut orang untuk melompat dari gedung, mereka yang menarik orang-orang untuk tenggelam, sampai mereka yang menggoda orang hidup untuk berbuat dosa.
Hantu wanita itu, jika pada akhirnya dia menjadi hantu jahat, dia mungkin akan membalas dendam sendiri pada pria yang membunuhnya, mungkin dia akan ketagihan dan terus membunuh, mungkin ia juga mulai menargetkan orang-orang yang sejenis dengan pembunuhnya.
"Dunia ini sungguh kejam." Ezra menggelengkan kepalanya.
Dia memutuskan untuk keluar dan mencari target baru, dia ingin melakukan penebusan untuk jiwa mereka, mencegah mereka menjadi hantu jahat yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain.
Ezra cukup beruntung, dia baru saja keluar sebentar sampai menemukan hantu baik yang bisa diajak untuk berkomunikasi, itu adalah hantu anak-anak.
Hantu seorang gadis kecil yang mungkin belum berusia 10 tahun. Ezra merasakan sakit di dadanya, kematian memang tidak memandang siapapun yang datang, tidak harus tua, bahkan anak-anak pun bisa mengalami kematian.
"Adik kecil, bisakah kamu menceritakan apa penyesalanmu padaku, aku akan membantu jiwamu pergi, ya?" Ezra mengatakan demikian, dia berjongkok agar tingginya setara dengan gadis itu.
"Kakak, kamu bisa melihatku?" Gadis itu berkata dengan tidak percaya, mata hantunya yang sebelumnya terlihat kosong, kini memiliki cahaya harapan.
Ezra mengangguk, mata gadis itu memerah, air mata darah mengalir saat ia jatuh dalam pelukan Ezra, menangis dan terisak dengan menyedihkan.
"Aku hanya ingin seseorang bermain denganku. Aku sakit-sakitan sejak kecil, orang tuaku telah menyerah pada pengobatanku dan membiarkanku diasuh oleh pembantu, mereka memiliki anak lagi lalu meninggalkanku, pembantu itu juga tidak ingin bermain denganku, dia mengabaikanku, hanya melakukan tugasnya merawat rumah kosong yang ditinggalkan orang tuaku."
Ezra mengusap kepala gadis itu, menghiburnya dalam diam, untungnya dia saat ini berada di halaman yang kosong, mungkin halaman ini milik rumah gadis itu.
Hantu kecil ini terdiam di halaman rumahnya, kesepian entah berapa lama, jiwanya tidak bisa pergi dengan tenang, hanya mengharapkan untuk bermain dengan orang lain, untungnya tidak ada spesifikasi untuk bermain dengan keluarganya, jadi, Ezra dapat dengan mudah membantunya.
"Ayo bermain denganku saja, kamu mau kan?" Tawar Ezra dengan menggoda.
"Ya!" Gadis itu tertawa bahagia, sebagai hantu, tawanya menjadi angin dingin yang menyebar, mungkin beberapa orang hidup disekitar sini akan dapat mendengar suara tawanya, tapi baik Ezra ataupun gadis itu, tidak ada yang peduli tentang detail ini.
Gadis itu bisa terbang, dia entah darimana mengambil sebuah bola, lalu melemparnya pada Ezra. Gadis kecil dan pria dewasa, jiwa orang yang sudah mati dan tubuh orang yang masih hidup, tidak ada pantangan bagi keduanya, mereka bermain lempar tangkap bola.
Gadis itu tertawa dengan puas, Ezra hanya tersenyum tipis, mereka hanya terus memainkan permainan sederhana ini samapai jiwa gadis itu menghilang dengan sendirinya.
Ezra menatap bola di tangannya, tidak ada jejak kehangatan, bola itu sedingin es, memegangnya membuat tangannya memerah dan membeku, tapi dia terus memegangnya untuk waktu yang lama.
[Selamat Ezra, kamu mendapatkan hadiah : 100 poin sistem dan 5 Permen Hantu]
Ini adalah penebusan hantu termudah yang pernah dilakukan sejauh ini, hadiahnya juga sangat kecil, hampir dapat diabaikan, namun Ezra selalu merasa ketidaknyamanan di hatinya.
Apakah dunia ini benar-benar seburuk itu? Sampai-sampai jiwa seorang gadis kecil yang polos tidak dapat pergi dengan tenang hanya karena keinginannya untuk bermain dengan orang lain?
Ezra melihat rumah gadis itu, terlihat kaya, apakah orang tuanya harus menyerah pada putri mereka yang sakit-sakitan secepat itu? Apakah mereka hanya meninggalkan gadis itu berjuang dengan penyakitnya sendiri saat mereka memiliki anak lain? Pembantu yang diperintahkan untuk merawat gadis itu... Apakah dia memakan gaji buta?
Ezra merasa tak berdaya, dia tidak bisa berbuat apa-apa pada mereka, bahkan dalam hukum yang ditetapkan negara ini, mereka paling-paling hanya mendapatkan teguran, apa yang mereka lakukan sama sekali bukan tindak kriminal, hanya saja gadis kecil itu terlalu menyedihkan.
Semoga di kehidupan selanjutnya gadis itu terlahir dengan tubuh yang sehat dan tumbuh di lingkungan yang mencintainya.