Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berusaha
"Anette...."
Anette yang sedang meletakkan obat gosok diatas nakas itu pun menoleh.
"Ada apa?" tanya Anette sambil membenarkan posisinya dan duduk di sebelah Zayn.
"Kamu tidak apa-apa melakukan tadi?"
"Melakukan apa? Memijat kakimu?" tanya Anette. "Tidak apa-apa. Kan aku ingin kamu bisa jalan lagi. Aku yakin kok, insyaallah, kalau kamu bisa seperti dulu."
"Tapi Anette ...."
"Zayn, kita sudah menikah. Maafkan aku yang menikahi kamu karena ambisiku tapi selama kita bersama, Insyaallah aku akan selalu menghormati kamu sebagai suamiku. Kita memang belum saling mencintai tapi aku menghargai kamu."
Zayn tertegun karena jawaban Anette diluar ekspektasinya.
"Apakah kamu serius?" tanya Zayn.
"Aku selalu dididik untuk selalu menghargai segala sesuatu. Ini keputusan aku, Zayn, jadi aku konsekuensinya," jawab Anette lembut tapi Zayn bisa melihat sorot mata yang tegas disana.
"Terima kasih Anette. Aku tidak salah memilih kamu."
Anette tersenyum lembut. "Sekarang, tidurlah. Hari ini sangat melelahkan." Anette pun membaringkan tubuhnya dan tak lama dia memejamkan matanya. Suara nafas teratur, terdengar di telinga Zayn yang masih belum bisa memejamkan matanya karena masih tetap memandang wajah cantik Anette.
Zayn perlahan memiringkan tubuhnya dan memandangi istrinya. Sungguh dia tidak tahu bagaimana bisa seorang Lady, princess dari dua kerajaan Eropa, bersikap seperti ... Istri idaman. Zayn selalu mengira bahwa nanti Anette akan memanggil pelayan atau tidak mau menyentuh dirinya.
Tapi semuanya salah! Anette memang seperti putri kacang polong. Zayn mengulurkan tangannya ingin menyentuh Anette tapi dia urungkan karena takut membuat Anette terbangun. Zayn terus memandangi wajah Anette hingga akhirnya dia terlelap.
***
Keesokan paginya, Sheikh Muhammad dan istrinya, Maryam, merasa bingung karena Zayn dan Anette tidak ada di ruang makan.
"Dimana Zayn dan Anette?" tanya Sheikh Muhammad ke kepala pelayan. Zafar, Aisyah bersama dengan dua anak kembarnya, Thahoun dan Hessa, datang ke ruang makan dengan pertanyaan yang sama.
"Apa mereka belum bangun?" tanya Zafar ke ayahnya.
"Abi tidak tahu, Zafar," jawab Sheikh Muhammad.
"Sheikh Zayn dan Lady Anette sedang berjalan-jalan di taman belakang. Mereka ingin sarapan disana. Kata Lady Anette, udara pagi bagus untuk kesehatan," jawab kepala pelayan.
Semua orang terkejut. "Ke halaman belakang?" tanya Sheikha Maryam.
"Benar, Sheikha. Bersama Farouk dan pengawal Lady Anette, miss Melanie."
Aisyah menatap kedua mertuanya. "Aku rasa Anette hendak mengisolasi Zayn deh!"
"Tidak, sayang. Jangan suudzon. Bisa jadi Anette ingin membuat suasana berbeda agar Zayn semangat sembuh," senyum Zafar.
"Apa kamu yakin?" tanya Aisyah yang sebenarnya tidak terlalu suka dengan Anette yang langsung mendapatkan uang banyak dari Zayn.
"Abi yakin juga. Bagaimana caranya pasti Zayn harus semangat untuk sembuh," bela Sheikh Muhammad.
Aisyah hanya mendengus dingin. Entah kenapa, kehadiran Anette akan membuat perhatian kedua mertuanya akan lebih ke iparnya itu. Apalagi Anette adalah putri dari kerajaan Inggris dan kerajaan Belgia. Sudah pastii pernikahan aliansi ini akan membuat hubungan UAE semakin erat dengan dua negara itu.
Aisyah sendiri putri seorang dokter di Dubai dan dia tidak ada darah bangsawan. Dia bukan Anette yang punya ayah dan ibu pure blood dan berdarah biru. Ditambah koneksinya dengan keluarga besar klan Pratomo. Aisyah semakin merasa dirinya tidak ada power yang kuat dari keluarganya.
Aisyah berharap tidak ada princess yang mau dengan Zayn, agar dia tetap menjadi satu-satunya menantu perempuan di istana Abdul Azis dan nantinya dia akan menjadi ratu di Abu Dhabi karena Zafar akan menggantikan ayahnya.
"Ya sudah, biarkan pengantin baru itu menikmati waktunya bersama," putus Maryam.
***
Taman Istana
"Aku baru tahu ada taman seindah ini di Abu Dhabi. Aku kira akan banyak pohon kurma," ucap Anette sambil menikmati kopi bersama dengan Zayn di gazebo besar sementara Farouk dan Melanie duduk di gazebo kecil sambil sarapan.
"Anette ... Bolehkah aku menowel hidung kamu karena ucapan kamu yang asal?" tanya Zayn sambil menyesap kopinya.
Visualnya Zayn bin Abdul Azis
Anette tersenyum manis. "Setidaknya ini sama hijaunya dengan hutan di Konoha yang sudah diambil alih oleh keluarga besar aku agar tidak terjadi banyak kerusakan. Alhamdulillah, hutan Konoha sudah mulai membaik. Aku juga sedang meneliti dengan para ilmuwan untuk membuat daerah konflik semakin hijau dengan tanaman yang menghasilkan selain kurma, Sahara cypress, Joshua Tree dan Thyme. Aku ingin ada pohon durian atau salak. Terlalu ambisius tapi yakin mampu."
Zayn menatap Anette dengan perasaan gemas. "Kenapa kamu begitu ambisius membangun lokasi itu?"
Anette hanya tersenyum tipis. "Aku ingin menebus hilangnya kemanusiaan. Aku tidak masalah penjahat yang mati karena itu sudah wajar agar dia bertanggung jawab di akhirat. Tapi orang-orang yang paling terdampak adalah wanita dan anak-anak. Belum lagi kalau ada orang pedoF1l yang memanfaatkan situasi disana ... Tidak habis pikir aku. Terkadang aku lebih memilih melindungi satwa dan flora daripada manusia yang jauh lebih iblis dari iblis itu sendiri."
Zayn tidak menduga dengan ucapan istrinya. Dia ingat adanya kasus beberapa puluh tahun lalu yang menyeret elite global. Dulu nyaris kakeknya kena kalau saja tidak dilarang oleh keluarga Blair dan Al Jordan bahwa kakeknya akan terseret kultus terkutuk. Benar saja, saat semuanya terbongkar, banyak nama yang terseret. Zayn bersyukur nama kakeknya dan keluarga Al Jordan dan Blair, tidak ada yang terlibat. Entah bagaimana jika mereka terlibat. Sudah pasti akan membuat mereka dihukum federal dan jadi penjahat internasional.
"Anette, aku kira kamu kalem tapi ternyata bisa galak juga," kekeh Zayn.
"Mungkin karena aku guru TK jadi sangat memikirkan soal anak-anak."
"Bagaimana bisa kamu memilih untuk menjadi seorang guru TK?" tanya Zayn.
"Karena aku suka anak-anak."
Zayn memandang wajah Anette. "Bagaimana jika kita tidak punya anak? Padahal aku dan kamu ingin? Kita tidak tahu kan ke depannya."
"Apakah kamu ingin punya anak?" balas Anette. "Aku kira kamu tidak mau."
"Siapa bilang aku tidak mau? Aku malah sudah kebayang punya anak perempuan atau anak laki-laki dengan mata biru seperti kamu. Lucu ya, padahal kita baru ada 24 jam menikah tapi aku sudah berpikiran begitu," senyum Zayn.
"Jika kamu tidak bisa melakukan kewajiban, misal kita sama-sama ingin punya anak, bisa bayi tabung kan?" jawab Anette.
"Kamu yakin kita akan terus bersama?" tanya Zayn.
"Apakah kamu mengira pernikahan ini adalah main-main Zayn? Jika kamu merasa begitu, kita bisa mengajukan pembatalan," jawab Anette serius.
"Tidak Anette. Saat aku ucapkan ijab qobul, berarti aku sudah berjanji bersamamu hingga waktunya."
***
Yuhuuu up malam yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu