NovelToon NovelToon
Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Persahabatan / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:15.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Hidup bergelimang harta, tetapi tanpa kasih sayang seorang ibu, membuat Abiyan tumbuh menjadi sosok pemuda yang keras kepala dan pembangkang. Suatu hari dia melakukan kesalahan fatal dengan terlibat balapan liar yang mengakibatkan dirinya tertangkap polisi.

Akibat perbuatannya, Bastian sang ayah murka dan Abiyan harus menerima hukuman terberat: dia terbuang dari rumah yang selama ini menjadi istananya. Tanpa kemewahan, tanpa perlindungan, Abiyan terpaksa harus menghadapi dunia yang keras dan penuh tantangan seorang diri.

Mampukah Abiyan sang tuan muda yang terbuang, bertahan hidup dan belajar menjadi pribadi yang bertanggungjawab? Atau justru dia akan semakin terpuruk dalam kesengsaraan?

Ikuti kisahnya hanya di sini:

"Abiyan, Tuan Muda Terbuang" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Melamar kerja

Aldo dan Benny sama-sama terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Abiyan. Mereka berdua membelalakkan matanya lebar-lebar karena tak percaya

"Loe serius, Bi?" tanya Benny tak percaya. "Loe tahu, kerja di proyek itu sangat kasar dan berat. Kadang anak baru suka jadi pesuruh ini dan itu. Gue kasihan sama loe, kalau kerja kaya gitu."

"Benar, Bi. Itu nggak cocok sama citra loe selama ini. Loe kan, Tuan Muda. Masa mau kerja kasar kaya kita? Minimal kamu itu kerja di kantor," sambung Aldo.

"Gue sekarang Tuan Muda Terbuang," ucap Abiyan, tersenyum getir.

"Gue nggak peduli jika harus kerja kasar, yang penting halal dan cukup memenuhi kebutuhan kita," pungkasnya.

Abiyan menatap serius Aldo dan Benny bergantian.

"Tapi, apa tidak sebaiknya, loe coba nyari kerja di kafe atau restoran aja, gitu. Yah...setidaknya tidak kasar kayak di proyek," Aldo memberi solusi.

"Baiklah, besok gue akan coba nyari lowongan kerja di kafe atau restoran," kata Abiyan, akhirnya.

Aldo dan Benny merasa lega. Keduanya tentu saja tidak tega jika Abiyan yang selama ini selalu hidup enak dan berkecukupan, tiba-tiba harus bekerja di proyek yang kasar. Ditambah debu dan peluh bercampur sinar matahari yang menyengat. Membayangkannya saja mereka tidak sampai hati.

.

Di tempat lain, tepat di ruangannya yang nyaman dan mewah, Bastian duduk sambil memeriksa berkas-berkas yang bertumpuk di depannya. Suara pendingin ruangan berdengung pelan, sangat kontras dengan kondisi Abiyan yang sedang berjuang di luar sana.

"Apa aku sudah bertindak terlalu jauh?" gumamnya lirih, menatap foto Abiyan yang terpajang di mejanya.

"Tapi, aku hanya ingin dia belajar untuk mandiri dan bertanggungjawab. Aku hanya ingin dia tahu, bahwa hidup itu tidak semudah yang dia pikirkan."

Bastian menghela napas berat. Merasa bersalah telah memperlakukan Abiyan seperti itu. Tapi, dia juga yakin, ini adalah satu-satunya cara untuk membuat putranya itu menjadi lebih baik.

Terdengar pintu ruangannya diketuk dari luar. Tara masuk dengan langkah tegas menghampiri Bastian.

"Tuan," sapa Tara dengan sopan. "Saya sudah mendapatkan informasi terbaru tentang Tuan Muda Abiyan. Saat ini dia tinggal di kontrakan di daerah Kelapa Dua bersama kedua temannya. Mereka berdua sepertinya pemuda yang baik, di saat Tuan muda dalam kondisi sulit, mereka tidak meninggalkannya."

Bastian masih terdiam mendengarkan. Merasa sedikit lega, setidaknya putranya tidak hidup di jalanan. Tapi, ada juga perasaan khawatir dengan keadaan putranya tersebut.

"Awasi dia terus," perintah Bastian. "Jangan sampai melakukan hal-hal bodoh yang akan disesalinya."

"Baik, Tuan," jawab Tara.

"Lalu, bagaimana dengan penyelidikanmu tentang geng motor itu?" tanya Bastian, mengubah topik pembicaraan.

"Saya sudah mendapatkan beberapa nama dan informasi tentang mereka, Tuan," jawab Tara. "Pemuda itu bernama Martin, dia putra tunggal Tuan William Milano pemilik Milano Corp dan merupakan klien kita."

Bastian mengangguk-angguk. "Baiklah, terima kasih. Kembalilah ke ruanganmu."

"Saya permisi, Tuan," ucap Tara, berbalik meninggalkan ruangan atasannya.

Bastian kembali menatap foto Abiyan. Tangannya menyentuh wajah putranya dengan lembut. "Maafkan Ayah, Biyan," bisiknya lirih. "Ayah melakukan semua ini karena Ayah sayang sama kamu."

.

Pagi yang cerah, matahari bersinar lembut menyapa alam semesta. Abiyan keluar dari kontrakan kecilnya penuh semangat. Hari ini, dia bertekad untuk mendapatkan pekerjaan.

"Semangat, Bi! Kamu pasti bisa!" gumamnya menyemangati diri sendiri.

Abiyan berjalan menyusuri jalanan, matanya awas mencari lowongan pekerjaan yang tertempel di depan kafe atau restoran sepanjang jalan yang dia lalui. Aldo dan Benny masih tertidur pulas di kontrakan, dia pun memutuskan untuk mencari pekerjaan sendiri.

Setelah berjalan cukup jauh, Abiyan melihat sebuah kafe modern yang tampak ramai pengunjung. Di depan pintu, tertempel kertas bertuliskan "Dibutuhkan Karyawan". Abiyan menarik napas dalam-dalam, memberanikan diri melangkah masuk ke dalam kafe.

"Selamat pagi," sapa Abiyan ramah kepada seorang wanita muda yang berdiri di balik meja kasir.

"Selamat pagi," jawab wanita itu sambil tersenyum. "Ada yang bisa saya bantu?"

"Saya ingin melamar pekerjaan di sini, Kak," kata Abiyan. "Saya melihat ada lowongan di depan pintu."

"Oh, ya benar," jawab wanita itu. "Kebetulan, manajer kami sedang ada di sini. Silakan tunggu sebentar, saya akan memanggilnya."

Wanita itu naik ke lantai atas. Tak lama kemudian, seorang pria dengan wajah yang ramah menghampiri Abiyan.

"Selamat pagi, Mas," sapa pria itu. "Saya Joni, manajer di kafe ini. Kamu mau melamar kerja?" tanyanya kemudian.

"Iya, Pak," jawab Abiyan sopan.

"Oke, silakan duduk," kata Pak Joni. "Mari kita bicara."

Abiyan duduk di kursi berhadapan dengan Pak Joni. Selanjutnya pria itu bertanya tentang pengalaman kerja Abiyan, latar belakang pendidikannya, dan alasan mengapa ingin bekerja di kafe tersebut.

"Saya hanya lulusan SMA, Pak." Dengan terpaksa Abiyan menyembunyikan identitas sebenarnya. "Jujur, saya belum punya pengalaman kerja di kafe maupun restoran."

"Terus terang, saya mencari karyawan yang sudah berpengalaman.Tapi, saya menghargai kejujuran dan semangatmu," kata Pak Joni.

"Saya janji akan belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh, andai saya diterima bekerja di sini, Pak," sahut Abiyan.

Pak Joni terdiam, menatap Abiyan dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Baiklah," kata Pak Joni pada akhirnya. "Saya akan memberi kamu kesempatan. Tapi, ingat, saya tidak akan memberikan perlakuan khusus pada siapapun. Kamu harus bekerja keras seperti karyawan lainnya."

Abiyan merasa sangat senang mendengar perkataan Pak Joni. Dia berdiri dan menjabat tangan pria itu dengan erat.

"Terima kasih banyak, Pak," ucapnya dengan tulus. "Saya janji akan memberikan yang terbaik."

"Sama-sama," Pak Joni tersenyum. "Kalau begitu, kamu bisa mulai bekerja hari ini. Saya ingin melihat kesungguhan kamu."

Abiyan terkejut, tetapi kemudian mengangguk. Pak Joni lantas menjelaskan tugas Abiyan sebagai pelayan, melayani tamu yang datang serta membersihkan meja.

Awalnya, Abiyan merasa sedikit kesulitan. Akan tetapi, dia berusaha keras untuk belajar dan mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh Pak Joni dan karyawan lainnya.

Beberapa jam berlalu, Abiyan mulai merasa lebih nyaman dengan pekerjaannya. Dia mulai terbiasa dengan ritme kerja di kafe tersebut.

"Hai, anak baru! Cepat ambil piring dan gelas kotor. Kamu bersihkan mejanya, sebelum pelanggan yang lain datang," kata pekerja yang sudah senior.

"Baik, Bang," jawab Abiyan segera memunguti piring dan gelas yang kotor.

Namun, tiba-tiba dia merasa tubuhnya sedikit oleng, sehingga tumpukan piring kotor dan gelas yang dibawanya pun jatuh berantakan di lantai.

Suara pecahan piring yang nyaring memekakkan telinga, membuat semua orang di kafe terdiam dan menatap ke arah Abiyan berbagai reaksi.

1
Esther
Martin itu kan yang geng motor dan musuh bebuyutan Abiyan. Ternyata ibu tiri Martin adalah ibu kandung Naraya.
Ngapain ibunya ke kontrakan Naraya ?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ada perlu mungkin🤭
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
kaget pasti terus saking kagetnya dia tonjok tuh si emak durhakim 😁
Aditya hp/ bunda Lia: 😂😂😂😂😂
total 2 replies
Tiara Bella
Naya kaget pastinya....ibunya ko smpe ke kontrakannya dia....si Martin ternyata sodara tirinya Naya....sombong bngt
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: pastinya
total 1 replies
Patrick Khan
Martin si manja 😒😒🔪heleh anak manja ternyata.. sikat aja dia abi🔪🔪🔪
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kaburrrr, dibawain pisau😂🏃🏃🏃🏃
total 1 replies
ora
Wah .. wah .. ternyata anak tirinya ibunya Naraya, Martin ...
Nambah masalah nih pasti😌😌
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin😂
total 1 replies
ora
Aminnnn
Selamat menunaikan ibadah puasa juga untuk Ibu🤗🤗🥰
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sami sami 😍
total 1 replies
ora
Nggak suka sama ibunya😭😭
Jadi Nara aku benci banget😌😌
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin,
total 1 replies
Nar Sih
pemuda itu mungkin ank sambung ibu mu ya nara ,sabarr ya narra
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
itu karena Lo aslinya bego🤣
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ngarang aja lo
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
keok dia. makanya jgn curang
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
tuh yg ditunggu² udah datang😄
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ortu egois. kalau mau nikah lagi seharusnya cari laki² yg juga mau menerima putrimu
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
nungguin Abiyan ya🤭
Aditya hp/ bunda Lia
anak tiri emak durjana nya Naraya ....
Aditya hp/ bunda Lia: pasti 😂😂
total 2 replies
Cindy
lanjut
vj'z tri
waduh kalau Abi d tolak cewek terus apa kabar kalian 🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya udah terima nasib🤭
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
emang kemjamu semula bagaimana? bentuk kodok atau kadal? di cci kan biar bersih, 🤧
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Esther
siapa dia
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah🤭
total 1 replies
ora
Mamanya, kah/CoolGuy/
Terus pemuda itu anak tirinya. Nggak punya sopan santun banget ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!