NovelToon NovelToon
Balas Dendam Istri Yang Dianggap Buta

Balas Dendam Istri Yang Dianggap Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Setelah mengalami kebutaan selama bertahun-tahun, Samira Hadid justru mendapatkan kembali penglihatannya lewat kecelakaan jatuh yang melukai kepalanya.

Ia kembali melihat dunia yang dulu terasa gelap. Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama saat ia melihat suaminya memeluk wanita lain di dapur rumah mereka.

Terkepung rasa sakit dan kemarahan, Samira memutuskan untuk tetap berpura-pura buta dan mengamati semua permainan licik sang suami.

Lalu, ia mulai memutuskan pembalasan dendam. Ia bertekad untuk mengambil kembali semua yang telah suaminya rebut dan mencari kebenaran yang selama ini disembunyikan darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 06

Selama satu jam lamanya, Rayhan mendengarkan keseluruhan cerita Samira. Bukan sebagai dokter, tetapi sebagai seorang teman. 

“Mereka benar-benar sudah keterlaluan, Samira. Kau harus melakukan sesuatu,” katanya ikut kesal pada Arga dan juga Larissa. 

“Aku pasti akan membalaskan dendam pada mereka, tapi aku tidak bisa melakukannya sendirian. Aku membutuhkan bantuanmu,” kata Samira, menatap Rayhan dengan sorot mata memohon. 

Rayhan mengangguk, “Tentu saja, kau bukan hanya pasienku, Samira. Kau adalah adik dari temanku. Kau juga sudah seperti keluarga bagiku, aku pasti akan membantumu membalaskan dendam.” 

Samira tersenyum. “Tapi, sebelum itu, aku ingin meminta bantuanmu untuk memeriksa obat ini. Aku tidak tahu apa yang sudah mereka berikan padaku, tetapi setelah meminum obat ini, aku merasa tubuhku melemah tak bertenaga.” 

Samira mengeluarkan tiga jenis obat yang sudah sengaja ia pisahkan tanpa sepengetahuan Arga dan menunjukkannya pada Rayhan. 

Rayhan mencoba memeriksa obat itu. “Ini jenis vitamin yang aku resepkan pada Arga. Kau yakin obat ini membuatmu merasa lemah?”

Samira mengangguk yakin, “Aku juga sudah memeriksa botol obat itu, memang benar vitamin. Tapi aku curiga mereka menukar isinya.” 

“Ternyata begitu. Mereka pasti ingin membuatmu menjadi perempuan yang tak berdaya agar mereka lebih leluasa untuk merebut semua aset-aset itu.” Rayhan berkomentar. 

Samira mengangguk, mengakui hal itu mungkin saja mereka lakukan. “Mereka bisa melakukan apa saja demi harta.”

“Lalu, Samira. Apa yang akan kau lakukan setelah ini?” tanya Rayhan kemudian. 

Samira tersenyum tipis, “Aku akan mengurusnya saat di rumah. Tolong periksa obat ini, ya, Dok. Dan beritahu aku hasilnya.”

“Baiklah, aku akan memeriksanya untukmu.” 

•••

Begitu Samira kembali pulang, ia melihat Arga dan Larissa sudah menunggunya di ruang tamu. Di meja itu, sudah terdapat berkas yang Samira duga adalah surat perjanjian penyerahan aset. 

Samira tersenyum tipis. Jadi, kalian begitu terburu-buru ingin menyingkirkan aku, ya? Baiklah, akan kubuat kalian mengerti, pikir Samira.

Arga langsung menyambutnya dan memapahnya untuk duduk di sofa. Larissa berdiri tak jauh dari sana, tatapannya menunjukkan kecemburuan tapi tak bisa berbuat apa-apa.

“Bagaimana dengan hasil pemeriksaannya?” tanya Arga kemudian, nada suaranya terdengar cemas.

“Masih sama, dokter bilang aku harus sering lebih istirahat,” alibi Samira yang langsung membuat kedua orang itu saling pandang. 

Tatapan keduanya menunjukkan rasa lega dan kebahagiaan yang kini bisa Samira lihat dengan jelas. 

“Larissa,” panggil Samira tiba-tiba. 

Perempuan yang dipanggil itu cukup terkejut tapi langsung mendekati Samira. “Ya,” sahutnya dengan malas. 

“Tolong ambilkan aku jus, aku haus sekali,” kata Samira sengaja memerintah. 

Larissa sempat memberinya tatapan tajam sebelum akhirnya benar-benar ke dapur untuk mengambilkan air minum.

“Sayang.” Arga memanggilnya dengan lembut. “Aku memiliki beberapa berkas perusahaan yang memerlukan persetujuan mu. Tolong tandatangani berkasnya, ya,” katanya seraya menyerahkan sebuah map yang cukup berat pada Samira.

Perempuan itu berpura-pura meraba berkasnya, padahal yang sebenarnya adalah membaca sekilas isi berkas itu. Tangannya mendadak bergetar membacanya. Amarahnya tiba-tiba terasa menggelegak. 

Kalian benar-benar sudah berani melangkah sampai sejauh ini. Mau menguasai rumah ini dan seluruh kekayaanku? Kalian boleh bermimpi, tapi jangan harap aku akan mewujudkannya, pikir Samira. 

“Berkas ini sangat penting dan harus segera ditandatangani. Jadi, cepat lakukan.” Arga semakin mendesak. Ia bahkan langsung meletakkan pulpen di tangan kanan Samira.

Samira mengangguk pelan, “Di mana … aku harus menandatanganinya?” tanya Samira berpura-pura. 

Arga tersenyum licik lalu menunjuk sisi kanan bawah berkas itu, ia bahkan mengarahkan tangan Samira untuk membubuhkan tandatangannya di sana.

Samira benar-benar membubuhkan tanda tangannya di sana, namun bertepatan dengan Larissa yang membawa minuman. Samira sengaja berdiri secara tiba-tiba. Sehingga, nampan yang seharusnya Larissa letakkan di meja tiba-tiba goyah, dan minumannya tumpah tepat mengenai berkas yang baru saja ditandatangani Samira. 

“Tidak!” Arga memekik terkejut.

Begitu pula dengan Larissa yang merasa takut sekaligus panik. Ia langsung mengambil berkas itu dan berusaha mengeringkannya. Namun, usahanya itu justru membuat berkasnya robek.

“Apa yang kau lakukan, Larissa?!” bentak Arga keras.

“A-apa yang terjadi? Arga … kenapa kau memarahi Larissa? Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Samira panik, berpura-pura tidak tahu. 

Arga berdecak keras seraya memijat pelipisnya. “Larissa menjatuhkan minuman dan merusak berkasnya,” jawab Arga menatap Larissa dengan kesal.

Samira lantas menutup mulutnya sendiri, cukup puas karena rencananya berhasil. “Oh, tidak. Kau harus menyusunnya lagi dari awal,” gumamnya merasa sedih.

Kemudian, Samira meraih lengan Arga dan mencoba menenangkannya. “Sudah, tidak apa-apa. Semua orang bisa melakukan kesalahan, Larissa juga pasti tidak sengaja menumpahkan minuman itu,” ucapnya yang malah menyulut kekesalan Arga pada Larissa. 

“Hmm, kau tetaplah di rumah. Aku harus pergi bekerja,” kata Arga kesal, kemudian meraih jasnya dan beranjak dari sana. 

Tatapan tajamnya tertuju pada Larissa, seolah mengancam perempuan itu. “Jangan membuat masalah lagi atau kau akan tahu akibatnya,” kata Arga dengan isyarat. 

Kepala Larissa tertunduk takut. “Bagaimana … bagaimana ini bisa terjadi? A-aku … aku sudah berhati-hati tadi.” Larissa menggumam, merasa heran. 

Sementara Samira masih berdiri di tempatnya, memastikan Arga benar-benar pergi sebelum akhirnya ia mendekati Larissa dengan tersenyum tipis. “Bersihkan kekacauan ini, Larissa. Jangan sampai Arga memarahimu lagi,” katanya lalu berbalik pergi. 

Larissa bahkan tak memiliki waktu untuk mencerna ucapan Samira karena terlalu shock. 

***

Di kamarnya, Samira tengah menyusun balas dendamnya untuk Larissa dan Arga. Ia meraih ponselnya di dalam laci dan mulai menyalakannya lagi. Semenjak buta, Samira hampir tidak pernah menyentuh benda pipih itu. Ia benar-benar terisolir dari dunia maya dan hanya mengandalkan Arga.

Tapi kali ini tidak lagi. Ia tidak akan membiarkan pria itu merenggut hidupnya dan semua yang ia miliki. “Kau sudah mengkhianati ku. Kelak, kau akan tahu apa arti pengkhianatan yang sesungguhnya,” gumam Samira dengan tangan yang terkepal kuat. 

1
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Sekarang hanya kebahagiaan yg akan menghampirimu Samira 😔
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
omooo.. sejak kapan ray?
HK: Sejak ...
total 1 replies
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
karepmu
HK: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Astiana 💕
baru 20 bab masa dah tamat, cerpen kah🙏
HK: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
cinta semu
jgn bilang kayak film India ,,setelah musuh ny mati ,,,polisi ny datang 🤣🤣
HK: Kak 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
cinta semu
q lebih suka cepat tamat .. daripada lama sampai bab ny banyak tamat kagak malah di gantung iya ...🤣🤣yg penting kn happy. ending 💪
HK: Betul 🤭🤭🤭
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
lanjut dong 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Semoga berjodoh dengan Rayhan 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kisah Wanita hebat 👍🏻👍🏻👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
itu karmamu 😔
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa mereka akan mati bersama..?
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
terlambat 😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Good job Samira 👍🏻
Siti Siti Saadah
pertarungan yg cukup tegang samira punya dokter reyhan kenapa ngga bantu cari cara melawan arga
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kamu yg akan tertipu 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Dasar orang gila 😏
Rosmayanti 80
dikit se x update nya trs LM pula update 🙏😄🤭
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
dikit ihh
HK: Ngejar target Nyak 🤣
total 1 replies
Siti Siti Saadah
arga ternyata sungguh terlalu
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
jahat sekali kamu Arga 😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!