NovelToon NovelToon
Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Slice of Life / Action / Fantasi / Anime
Popularitas:88
Nilai: 5
Nama Author: Nakuho

melanjutkan perjalanan Lucyfer setelah kekalahan nya dengan Toma.

kini Lucyfer bergabung dengan kelompok Toma dan akan masuk ke ujian high magnus tapi memerlukan 2 orang tambahan.

setelah 2 slot itu di isi mereka kini menghadapi satu masalah akademi odler adalah musuh yang sulit dan tidak mudah di lawan.

arc ini juga memperkuat beberapa character

dan pertarungan masa lalu sang penyihir kegelapan yang bebas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nakuho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kasih sayang kakak yang diam diam

Asrama Lucyfer – Sore Hari

Setelah Selesia dan Varen selesai membereskan barang-barang mereka, suasana asrama mulai terasa lebih hidup.

Terlalu hidup.

Varen tiba-tiba bergegas menghampiri para gadis, wajahnya penuh semangat tak tahu malu.

“WAAAH—” katanya cengar-cengir.

“Kalian cantiknya kebangetan! Boleh nggak gue ikut ngobrol bareng kalian?”

Lucyfer hanya bisa menggeleng pelan, memilih memalingkan wajah.

Tipe yang merepotkan…

Sementara itu, Toma menoleh ke arah Selesia.

“Oh ya,” katanya, “soal ujian High Magnus—kalian ikut atau tidak?”

“Bukannya kalian nggak punya Koin Emas Bintang?”

Selesia tersenyum tipis.

Ia mengeluarkan dua Koin Emas Bintang dari sakunya, lalu melemparkannya ke arah Toma.

“Tenang saja,” ucapnya santai.

“Aku dan Varen sudah kumpulkan.”

Toma menangkap koin-koin itu.

Ia menghitung cepat.

Delapan.

Jumlahnya pas.

“Berarti… kita lengkap,” katanya dengan senyum lebar.

“Kita bisa ikut ujian High Magnus antar akademi.”

Untuk pertama kalinya, tim itu terasa benar-benar utuh.

1 bulan yang lalu di Kerajaan Vantier—

Pintu istana terbuka lebar.

Para prajurit berbaris rapi saat seorang wanita berambut putih dan bermata merah melangkah masuk.

Aura nya sangat dingin dan menusuk para prajurit yang berbaris rapi.

Rambut putih yang tergerai pelan dengan tatapan mata merah nya yang tajam.

Mahkota di sisi kiri kepala, nempel di rambut, sedikit di depan telinga kiri, dan agak miring.

Gaun putih dengan hiasan kekuningan degan gaya bangsawan.

Iglesias Elice.

Ratu Kerajaan Vantier.

Ia berjalan tanpa ragu menuju ruang rapat para menteri.

Di dalam, bisik-bisik terdengar di mana-mana.

“Apa yang ingin dilakukan Ratu Elice kali ini?”

“Ini darurat sekali sampai kita dipanggil sejak dini hari…”

“Luar biasa… mengurus kerajaan sambil jadi High Magnus utama.”

Pintu terbuka.

Semua suara langsung lenyap.

Elice masuk dengan tatapan dingin, lalu duduk di kursi utama.

Ia meletakkan sebuah dokumen di atas meja.

Para menteri saling berpandangan.

“Ratu Elice,” ucap salah satu menteri ragu,

“apa maksud Anda… mengubah aturan ujian High Magnus?”

Elice hanya menatap dingin dan datar dan menatap semua menteri

“Benar,” jawab Elice singkat.

“Aku ingin aturan itu diubah.”

Menteri pendidikan memberanikan diri bertanya,

“Kenapa Anda ingin menambah ujian dari melawan yaitu ujian antar akademi lain dan di tambah oleh high magnus veteran generasi sekarang?”

Elice menatapnya tajam.

“Apakah itu urusanmu?” katanya datar.

“Gunakan alasan demi generasi high magnus yang kuat.”

“Aku tak peduli lawan ku siapa, yang aku inginkan adalah melakukan tes, apakah mereka layak untuk mendapatkan gelar high magnus atau tidak,"

"itu saja."

Ia berdiri dan mulai berjalan keluar.

Tap– Tap– Tap

“Panggil menteri dari seluruh benua.”

“Laksanakan segera.”

Langkahnya terhenti sesaat.

“Oh ya,” tambahnya tanpa menoleh.

“Jika aku mendengar ada yang mencuri koin kerajaan dan memasukkannya ke kantong pribadi—”

Tatapan merahnya berkilat dingin.

“—aku sendiri yang akan memerintahkan pemancungan.”

Ruangan membeku.

Para menteri menunduk ketakutan.

Kerajaan Vantier stabil bukan karena keberuntungan—melainkan karena ketegasan Ratu Elice.

Namun alasan Elice melakukan semua ini sederhana.

Ia hanya ingin…

adik laki-lakinya yaitu Lucyfer berjalan di jalan yang sama dengannya, merasakan keras nya menjadi high magnus yang sesungguhnya.

Karena Elice tetap sayang dengan Lucyfer karena Lucyfer adalah alasan Elice tetap merasakan keluarga.

Walau diri nya sendiri yang menghancurkan mimpi adik nya.

Ia ingin Lucyfer berkembang dan menjadi lebih kuat.

Markas Bawah Tanah – HEPTA ORDER

Di sebuah rumah bawah tanah yang tersembunyi, tujuh sosok berkumpul.

Freon sedang di beri sebuah kompres es oleh scarlet.

Freon sedikit meringis perih.

"Aduh, kau bisa pelan pelan sedikit scarlet!" kata freon

“Ini agak sakit, tombak darah itu benar benar menggores pelipis ku.”

Scarlet langsung mengembungkan pipinya dan berhenti memberi kompres ke freon.

"Ya ampun, kau ini sangat lemah,"kata nya dengan nada mengejek

"aku sudah pelan pelan,"

"kalau aku mau jadi seperti ini baru rasa nya sakit."

Scarlet langsung memberi kompres di tekan kuat di pipi freon berkali kali.

"Ahh, sudah sudah scarlet!" perintah freon yang sambil meringis sakit sekali

Sementara itu Desmor Vallun, Nevalia, Zhuang, Joy, dan Pantomime.

Desmor mondar-mandir, menggaruk lehernya dengan kasar.

“Ahh… Mau tak mau kita harus membebaskan dia dari penjara juga."

“Ayah… ayah… AYAH.”

Freon meliriknya malas sambil tetap di kompres es oleh scarlet yang kini pelan

“Desmor,” katanya,

“kau masih mau nunggu berapa lama lagi sebelum kita bertarung?”

Scarlet melompat kecil, penuh semangat.

“Ayo cepat!” katanya ceria.

“Aku mau nemuin seseorang yang bisa jadi keluargaku~”

Desmor berhenti.

Wajahnya mengeras.

“Sabar,” katanya pelan.

“Waktunya akan tiba.”

Penjara Kelas 13

Di kedalaman terdalam dunia sihir, segel Penjara Kelas 13 bergetar pelan.

Sosok tanpa wajah itu…

mulai berubah.

Retakan halus muncul.

Sebuah mulut tumbuh di wajah kosongnya.

Dan perlahan—

mulut itu tersenyum kecil.

Seolah tahu…

kebebasan

sudah semakin dekat.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!