NovelToon NovelToon
Arkabian

Arkabian

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ejubestie

Manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Namun bagaimana jika seseorang di tuntut untuk selalu sempurna?

Arkabian Selat Muara. Ketua besar dari ALTARES Gang. Laki-laki yang memiliki paras hampir sempurna di SMANBA. Hal yang paling tidak ia sukai adalah, ada orang yang mengusik kehidupannya.


**

"Menurut lo cinta itu apa?"

"Cinta itu luka, cinta itu sakit. Dunia itu jahat Lun, kita dipertemukan oleh semesta tapi tidak ditakdirkan bersama."

Akankah kehadiran seseorang mampu membuat Arka berubah? Yuk baca dan pergi ke dunia Arka»

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ejubestie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Balapan Dan Penyelamat

Suara derum knalpot motor memenuhi area balap. Malam ini, para remaja antusias menonton balapan antara ALTARES dengan DRAGONS. Sorak sorai terdengar cukup jelas, mereka semua meneriaki nama ketua dari dua gang tersebut.

"Jadi pengin ikut balapan."

"Nggak boleh Ica." Tegur Alga.

Nisa memang sering mengikuti balapan jika dirinya sedang gabut, selain itu balapan juga sudah menjadi hobi Nisa sejak lama. Sudah beberapa kali Alga melarang cewek itu, namun tetap saja Nisa bandel dan kekeh dengan keinginannya.

Walaupun Nisa sedikit tomboy, tetap saja Nisa itu perempuan. Tentu saja Alga sangat khawatir dengan keadaan cewek itu. Bukan cuma Alga, namun semua inti ALTARES, mereka semua sudah menganggap Nisa sebagai adik mereka sendiri terutama Devano.

"Arka kemana ya?" Tanya Karlo melihat jam tangan miliknya. "Balapan dimulai sebentar lagi."

"Mungkin si bos ketiduran." Sahut Razi

"Emangnya lo! Arka bukan tukang molor kayak lo."

"Diem lo Ta, dinistain mulu gue perasaan."

Lantas semua tertawa walau hanya perdebatan kecil seperti ini. Bayu, ketua dari Dragon gang mendekat ke arah mereka dengan tampang songongnya, di belangnya berjajar rapi anak buahnya yang lain.

Bayu memandang inti ALTARES dengan remeh.

"Dimana ketua kalian yang sok ganteng itu?" Bayu terkekeh. "Kabur duluan ya, karena takut kalah."

"Bacot!" Tangan Okta terkepal kuat menahan amarahnya yang ingin membludak keluar. Saat ingin maju dan melemparkan tinjuan, Alga dengan cepat menahan tangan Okta.

Okta itu sangat menyeramkan jika sedang marah. Bahkan Arka dan Alga sendiri sangat kewalahan menahan Okta saat berkelahi disekolah dulu kala.

Bayu yang melihat itu tersenyum.

"Kali ini DRAGON yang akan menang," Bayu meninggalkan mereka dengan sombong yang diikuti beberapa anak buahnya.

Suara deringan ponsel berbunyi memecah ketegangan yang ada. Itu suara ponsel milik Reza, cowok itu menekan tombol hijau dan menempelkan ponsel di telinganya.

Dahinya berkerut kalau mendengar suara yang tidak ia kenal disebrang sana.

Reza mengamati lagi nama yang tertera di ponselnya, benar itu nama dari temannya, namun suara yang ia dengar adalah suara perempuan.

"Sharelok sekarang!"

Reza mematikan ponselnya dan berjalan menuju motornya, sebelum memakai helm ia menoleh ke teman-temannya.

"Jangan ada yang pergi dari sini, gue bakal kembali."

Waktu telah berlalu, sekitar hampir 20 menit Reza baru kembali entah dari mana. Namun Reza tidak datang sendiri, ia datang dengan dua orang.

Disini yang paling terkejut adalah Okta.

"Ka lo kenapa bisa babak belur kayak gini?" Lalu Okta beralih kepada cewek disamping Arka. "Ini semua pasti karena lo kan!"

Cewek itu hanya menunduk, rasa bersalah sungguh membuatnya takut mengangkat kepalanya. Andai saja dirinya tidak keluar malam, pasti ini semua tidak akan terjadi.

"Jawab, lo bisu!" Teriak Okta didepan cewek itu.

"Ta, dia cewek lo jangan kayak gitu!" Sentak Alga.

Nisa mendekat dan mengusap bahunya pelan, mata cewek itu sudah berkaca-kaca, satu kali saja dia mengedipkan matanya pasti air matanya akan jatuh.

"Luna, are you okay?"

"Gue nggak papa," Luna menatap Arka. "Tapi Arka nggak."

"Gue nggak papa." Jawab Arka cepat

Lalu cowok itu bersiap untuk balapan malam ini, walau badannya sudah tidak karuan, ia harus tetap melakukan balapan ini.

"Nggak usah maksain," Tutur Devano

"Gue nggak papa." Arka menekan setiap katanya.

Kini Arka dan Bayu sudah berada di area balapan dengan tatapan fokus kedepan. Alga menepuk pundak Arka "Good luck."

Setelah itu Alga melenggang pergi

Sekarang hanya ada Arka dan Bayu yang berada diatas motor mereka masing-masing. Bayu tersenyum remeh melihat kondisi Arka saat ini, cowok itu mengacungkan jempol yang terbalik kepada Arka.

Bayu menaikan kaca helm miliknya.

"Udah ngalah aja, nggak ada gunanya lo balapan. Lo pasti kalah!" Teriak nya.

"Nggak usah banyak ngomong, kita buktiin malam ini." Jawab Arka santai.

Seorang perempuan cantik dengan pakaian minim menjatuhkan benderanya didepan. Arka dan Bayu sudah menancapkan gas untuk saling menyaingi.

Tidak ada kecurangan yang bisa dilakukan oleh dua belah pihak, karena setiap lintasan sudah di pasang CCTV.

Motor Arka melaju paling cepat didepan sana. Bayu tak mau kalah, ia menyusul Arka dan menambah kecepatan motor miliknya.

Saat sudah dekat dengan garis finish, sorak sorai para penonton semakin bergemuruh dan keras.

Ayo Arka

Arka lo pasti menang

Arka jodoh gue

Bayu lo bisa kalahin ketua sok ganteng

Emang Arka ganteng, sirik aja

Ya kira-kira begitulah.

Arka dan Bayu memasuki garis finish secara bersamaan. Untung saja ada salah satu penonton yang merekam kejadian tadi sehingga bisa membuktikan siapa pemenangnya. Video mulai diputar, suasana benar-benar tegang sekarang.

"Pemenangnya adalah....."

"Arkabian Selat Muara."

Tepuk tangan terdengar keras saat pengumuman pemenang di lontarkan. Bisa Arka lihat wajah kesal Bayu dan amarah yang tertahan oleh cowok itu. Dengan santai Arka berjalan kearah Bayu yang masih tidak terima jika dirinya kalah.

"Sekarang, siapa yang kalah siapa yang menang?" Arka terkekeh.

"Lo cuma beruntung Ka, gue bakal balas lain kali."

Bayu pergi meninggalkan area balap dengan perasaan marah. Ia sangat tidak suka kekalahan, walaupun berkali-kali itu yang ia dapatkan ketika berhadapan dengan Arka. Bayu berhenti sebentar dan berbalik, ia melihat ke arah cewek yang diseret Arka.

Sebuah ide muncul dalam otaknya.

"Kali ini, lo nggak bisa apa-apa Ka!"

...*****...

Saat ini inti ALTARES berada di basecamp. Setelah balapan mereka biasa mampir terlebih dahulu ke tempat ini. Semua orang berkerumun duduk melingkari Ketua mereka dengan cewek disampingnya.

Mereka masih penasaran, bagaimana kronologis kejadian sampai bisa-bisa membuat wajah Arka bonyok seperti itu.

"Lo bisa cerita sekarang Ka." Ucap Algazar

Arka mulai menceritakan kejadian yang ia alami.

Aluna berniat membeli yougourt di minimarket dekat rumahnya. Namun tanpa dia sadari, ada seseorang yang memperhatikan dirinya sejak tadi.

Luna, yang merasa ada yang aneh mempercepat langkahnya. Namun dengan tiba-tiba sebuah motor berhenti tepat didepannya. Orang itu turun dan langsung mencekal tangan Luna.

"Lepasin! Lo siapa?"

"Nggak usah munafik, gue mau ajak lo main." Ucap cowok dengan baju serba hitam, wajahnya tidak jelas karena tertutup masker.

"Lepasin nggak! Tolong, tolong!"

Arka yang kebetulan melintas, tak sengaja melihat cewek yang ia kenal. Dengan cepat Arka memberhentikan motornya dan langsung menendang cowok itu dari belakang.

Luna segera berlari dan sembunyi dibelakang tubuh kekar Arka. "Bapa, Luna takut."

Bisa Arka dengar suara Luna serak seperti menangis, lalu ia berbalik dan menghadap Luna.

"Ada gue lo aman."

Luna mendongak dan matanya melotot melihat cowok tadi membawa balok kayu dan akan menyerang Arka dari belakang.

"Arka dibelakang lo."

Dengan sigap Arka menghindar dan langsung menghajar habis-habisan. Arka tidak akan memberi kesempatan bagi lawannya. Cowok itu tersungkur ditanah dan tak berdaya, tanpa sadar cowok itu mengambil tanah dan melemparkan ke arah Arka.

Mata Arka terasa sakit, tak mau menyia-nyiakan kesempatan, cowok itu memukul dan menonjok Arka tanpa ampun. Darah mulai keluar dari bibir Arka.

"Sialan!" Umpat Arka.

Arka benar-benar kewalahan saat cowok itu mengunci pergerakannya, Luna yang melihat itu ketar ketir sendiri. Ia melihat ponsel Arka yang terjatuh saat cowok itu membanting Arka ke tanah.

Dengan tangan bergetar Luna mencari nama teman Arka disana. "Reza, ini pasti temannya."

Panggilan tersambung, tak butuh waktu lama Reza menjawab telpon ya.

"Ha-alo, tolong tolongin gue."

Tidak ada jawaban

"Arka dalam bahaya, siapa saja tolong kesini."

"Sharelok sekarang."

Luna bernafas lega saat lawan bicaranya mau menyahut, dengan cepat Luna mematikan panggilannya dan mengirim lokasi dirinya sekarang.

Tak butuh waktu lama, Reza sudah sampai di tempat ini. Dengan bantuan cowok itu akhirnya mereka bisa mengalahkan cowok serba hitam itu.

"Jadi itu alasan lo Ka, babak belur kayak gini." Ucap Nisa bersandar didada Alga

"Kenapa lo mau nolongin dia?" Tanya Okta

"Nggak perlu alasan buat gue nolongin orang."

Karena menurut Arka, menolong seseorang adalah suatu kewajiban bagi sesama manusia. Terlebih lagi Luna adalah seseorang yang harus Arka jaga, jika cewek itu bukan putri dari Rey mana mungkin Arka rela-rela seperti tadi.

Sebenarnya Arka itu orang baik, hanya saja keadaan yang memaksakan cowok itu bersikap seperti ini. Arka hidup dengan berbagai tekanan, ia juga mahluk hidup yang butuh istirahat sejenak, namun lagi-lagi ia harus dituntut lebih oleh orang terdekatnya.

"Ikut gue!" Arka berdiri dan menyeret tangan Luna paksa.

"Mau kemana?"

Namun pertanyaan Luna sama sekali tidak digubris oleh Arka. Sementara inti ALTARES saling pandang merasa bingung dengan sikap Arka yang sekarang.

"Biarin dia nyelesaiin masalahnya sendiri, kita nggak perlu ikut campur." Ucap Alga yang mengerti isi otak mereka semua.

1
PORREN46R
keren ceritanya semangat terus ya author
Nuhume
Ninggalin jejak dulu, yuk saling dukung🌻🌻🌻
𝓂𝒶𝓎𝓊𝓂𝒾 𝓈𝒶𝒾 🌷
semangat yahh Ica 😔💐
Criss Cross
Ceritanya seru banget thor! Enak ya Thor bisa keliling dunia dalam khayalan. Aku mah apa atuh belum bisa nulis apa-apa :(
Ejubestie: Hihi makasih loh udah mau mampir baca🤭 Semangat nulisnya ya, kita belajar sama-sama.
total 1 replies
Fumiko Sora
ada masalah apa tuh si Arka, sampai2 nyerang & ngatain Luna kek gitu? hmmmm.. cowok kok kasar sama cewek. banci itu namanya😌
Fumiko Sora
di pikiranku Arka ini tipe cowok yang dingin-dingin gitu kayaknya 😆


semangat kak... ☺
SnowySecret
cerita yg bagus...gak banyak part nya tp jelas,singkat n feel nya dapet banget,aku lebih suka cerita yg gak terlalu banyak part nya,ini udah ok banget Thor..tapiii sayang like kok dikit yaaa...semangat terus Thor💪💪
Ejubestie: makasih ya udah mau baca🥰
total 1 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Semangat terus ya kak, bila akak ad waktu lebih alias waktu luang mampir yuk ke cerita aku berjudul "Cinta Yang Diawali Dengan Permen" terimakasih💪💪
Bintang Ray234🌸🌸: Onaji Nakama(sama-sama kak)🌸🌸
total 2 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Wow
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!