NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tolong Jaga Dia

Erkan berjalan pelan, mengikuti setiap langkah meraba Putri Sheena- tanpa di ketahui oleh Sang Putri Tersembunyi bangsawan Alfuttain. Bahkan Erkan meminta pada Jumma- Sang Pengasuh untuk diam. Wanita itu menurut, walaupun terlihat khawatir- Jumma khawatir kalau keberadaan Putra Mahkota keluarga Albarack itu akan di ketahui para penjaga.

"Tuan Putri ingin segera tidur?"

Jumma berdehem pelan, deheman yang mengisyaratkan agar Lord Erkan tidak sampai ikut kedalam. Jumma mengigit lidahnya sendiri, saat melihat wajah terkejut Erkan. Sang Pangeran pasti terkejut, saat melihat bangunan tua yang menjadi tempat berteduh Putri Sheena.

"Apa Bibi bisa mengantarku? aku sedikit kesulitan untuk naik ke menara- kalau melalui tangga," Sheena menghentikan langkahnya, saat dia sudah mencapai pintu masuk.

Kamar Sheena berada di atas menara gedung tua itu. Tuan Alfuttain sengaja menempatkan Putrinya di sana, agar Sheena tidak mudah keluar dan berkeliaran di area istana.

Kejam bukan?

"Ayo, Bibi akan menemani Tuan Putri," Bibi Jumma mengulurkan tangannya, namun sebelum Sheena meraih tangan wanita itu- ada sebuah tangan besar berurat yang meraih jari jemari lentik dan kecil Sang Putri.

"Biarkan aku yang mengantarnya!" bisik pelan Erkan pada Bibi Jumma.

Sang Pengasuh terdiam, entah kenapa tatapan tajam dan datar Sang Lord membuat dia tidak berdaya. Jumma mengangguk pelan, walaupun rasanya tidak rela- untuk menyerahkan Sang Tuan Putri pada pria ini.

'Apa yang harus aku lakukan?' bisik Jumma dalam hati.

"Kau bisa mengikuti kami, kalau ragu padaku!"

Jumma tersentak, saat Lord Erkan kembali berbisik- sebelum pria jangkung itu menuntun langkah Sheena. Membawa sang gadis masuk, menggenggam tangannya erat- menatap lamat wajah sempurna Sang Putri.

'Bahkan kau jauh lebih indah, orang bodoh mana yang tega membuang permata seindah dirimu?'

Erkan bergumam dalam hati, saat kedua matanya terus saja menatap lekat wajah Sheena.

"Bibi?"

"Ya Tuan Putri," sahut Jumma dari belakang tubuh mereka.

Langkah Sheena terhenti, dahinya berkerut saat mendengar suara Jumma sedikit jauh. Bahkan satu tangannya yang di genggam oleh Erkan, terlihat meremas ringan.

"Kenapa tangan Bibi lebih besar dari biasanya? apa Bibi banyak makan akhir akhir ini?" tanyanya polos.

Sheena sempat tersenyum kecil, dan kembali melanjutkan langkahnya. Bahkan gadis berambut panjang itu tidak segan menggoyangkan pegangan tangannya- persis seperti bocah yang tengah di gandeng oleh Ayahnya.

"Iya, Bibi akhir akhir ini sangat berselera makan. Bibi harap Tuan Putri juga sama seperti Bibi," bohongnya.

Sheena tertawa kecil mendengarnya, tawa kecil yang mampu membuat Sang Lord tidak dapat mengalihkan tatapannya. Dalam cahaya remang Erkan tersenyum samar, entah sejak kapan tawa kecil Sheena sudah menjadi candu untuk kedua telinganya.

'Aku ingin mendengar tawa mu itu setiap hari,' gumam Erkan dalam hati.

Pria jangkung itu semakin mengeratkan genggamannya, mengisyaratkan kalau dia tidak ingin melepaskannya. Karena ternyata pintu kamar- atau lebih tepatnya penjara Sang Putri sudah terlihat. Tepat di depan pintu, Erkan terpaksa melepaskan genggamannya. Sang Lord mengisyaratkan Jumma untuk mendekat lewat tatapannya.

"Ayo Bibi antar masuk!"

Sheena mengangguk kecil, satu tangannya meraba udara untuk menggapai handle pintu. Sedangkan Jumma- wanita itu membungkukkan tubuhnya pada Erkan sebelum dia ikut masuk kedalam kamar.

Sementara Sang Lord, dia menghela napas kasar setelah melihat Sheena dan Jumma masuk. Kedua matanya memindai seluruh area gedung. Sepi dan sunyi, terkesan angker dan menyeramkan bagi orang penakut. Bahkan tanpa sadar Erkan mengepalkan kedua tangannya, saat mengingat betapa kejamnya keluarga Alfuttain memperlakukan Sheena.

Hampir lima belas menit Lord Erkan berdiam diri di luar kamar Sheena. Entah kenapa rasanya dia enggan meninggalkan tempat ini. Bahkan Sang Putra Mahkota tanpa risih duduk diatas ubin kotor dan usang.

Hingga tidak lama kemudian, dia mendengar pintu terbuka. Erkan segera berdiri, saat melihat Jumma keluar dari dalam kamar.

"Dia sudah tidur?"

Jumma tersentak kaget, saat mendengar suara seseorang dari arah belakang tubuhnya. Wanita dewasa itu menghela napas kasar, hampir saja jantungnya berpindah tempat karena terkejut.

"Y-Yang Mulia masih berada disini?" tanyanya hati hati.

Jumma tidak menyangka kalau Sang Putra Mahkota keluarga Albarack yang begitu sempurna masih berada di depan pintu kamar majikannya.

"Sheena sudah tidur?"

Erkan mengabaikan pertanyaan Jumma, membuat wanita itu mengangguk kaku- antara takut dan segan.

"Sudah Yang Mulia Pangeran,"

"Bagus, tolong jaga dia!"

Jumma memberanikan diri untuk menatap Erkan, kedua matanya menatap penuh tuntutan pada Sang Pangeran. Apa maksud dari ucapan pria ini? bukankah selama ini dia sudah menjaga Sheena sekuat hati dan fisiknya.

"Maksud- maksud Yang-,"

"Tolong jaga Sheena, sampai aku bisa membawanya pergi dari neraka ini. Berikan aku sedikit waktu, berjanjilah kau akan selalu menjaganya!"

Kedua mata Jumma semakin membulat, bahkan berkedip saja rasanya tidak mampu.

"Ma-maksud Yang Mulia apa? saya tidak sal-,"

"Tolong jaga Ratuku sampai aku kembali. Hanya butuh sedikit waktu, aku akan mengatur semuanya!"

**MY SHEENA 😘😘😘😘😘

HOLLA MET PAGI EPRIBADEH

JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YAAAA

RATE BINTANG 5 JUGA

SEE YOU NEXT PART MUUAACHH**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!