NovelToon NovelToon
God Of Law And Nothingness.

God Of Law And Nothingness.

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Contest / System / Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:57.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: Mad Kojer

Reza.

Tak banyak yang bisa diceritakan dari dirinya. Hanya lelaki biasa dengan kepintaran yang diluar nalar manusia.

Hanya sosok yang mengetahui wawasan dan pengetahuan yang begitu luasnya, agar bisa bersaing dengan kepintaran Reza.

Namun, kenapa. Dirinya dipilih menjadi lelaki pilihan sesosok Dewi Aphrodite?, sosok dewi cinta, nafsu, dan keindahan.

Reza terbingung.

Akhirnya, ketika dirinya dipindahkan kedunia lain. Mulai saat itu, dia akan mencari alasannya.

++++++÷÷÷÷++++++

Ini cerita campur aduk ngak karuan. Entah nanti di dunia kultivator maupun di isekai bertema fantasi barat. Bahkan kemungkinan akan kembali lagi ke bumi. Nantinya juga, setelah plot utama selesai. Author bakalan nyambung ke dunia anime atau apalah itu. Dan itu kalian para pembaca sendiri yang menentukan.

Terapkan kegiatan tanya jawab dengan author. Agar nantinya pembaca sekalian puas terhadap karya saya.

ikuti ig author: @fjr_894

Author ngak maksa kalian untuk ngak Like atau komen. Namun, tolong!. Setidaknya jangan beri rating jelek pada novel ini. Entah KALIAN mau Toxic atau apa pada novel ini. Author ndak peduli!. Namun, seperti yang saya bilang tadi. Tolong Jangan Beri Rating Rendah Terhadap Novel Ini!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mad Kojer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6.

Di sebuah goa hutan kematian yang menyeramkan dan paling berbahaya. Terdapat sesosok wanita berambut merah darah dan pekat seakan memang itu adalah darah.

Namanya, Qin Shui. Sosok tetua dari sebuah Universitas Aqulina, sebuah universitas ternama dan paling terkenal akan kualitas serta kuantitasnya.

Qin Shui adalah tetua termuda yang bisa mencapai tingkat kekuatan Ace di umur 28 tahun, dan umurnya saat ini memang 28 tahun.

Dia terlihat kebingungan karena melihat. Goa yang dia datangi ternyata digunakan untuk dihuni oleh manusia.

Sembari melepas helem pelindung kepalanya, Qin Shui berkata: ''Kenapa ada orang yang tinggal di hutan mengerikan ini?.''

Qin Shui benar benar terheran. Dan dia juga melihat, ada coret coretan mengenai pengetahuan formasi sihir di dinding dinding goa.

''Kurasa, orang yang tinggal disini adalah ahli formasi... Ini sungguh menakjubkan. Pengetahuan ini benar benar membantu wawasan ku dalam formasi sihir.'' Senang dan gembira Qin Shui terhadap pengetahuan formasi sihir yang menjadi coretan dinding goa ini.

Setelah beberapa jam kemudian. Qin shui telah selesai mempelajari semua pengetahuan yang ada di dinding dan menghela napasnya.

''Tak kusangka ini adalah ilmu dari Master Formasi Sihir. Hanya orang setingkat guru yang bisa mempelajarinya dalam pengetahuan formasi sihir ini...'' Terkejut Qin Shui terhadap pengetahuan yang dia pelajari ini.

Ia kembali menelusuri goa. Melihat, sebuah gubuk kuat dalam pondasi maupun kebersihannya. Membuat Qin Shui yakin bahwa yang menciptakannya adalah laki laki.

Qin Shui berpikir untuk memasuki Goa. Dan ketika langkah menyentuh dekat pintu gubuk. Seketika, sebuah serangan sihir langsung mengarah ke kepalanya dengan cepatnya.

Namun, Qin Shui dengan mudahnya menghindar dari serangan itu.

Sebuah tulisan terbuat dari api muncul didepan Qin Shui bertuliskan: {Jangan masuk rumah orang sembarangan!. Pergi dan jangan pernah kembali lagi.}

Menatap rumit, Qin Shui terhadap tulisan didepannya ini.

'Hanya gubuk tua dan cukup bersih aja, kenapa memiliki jebakan formasi sihir sehebat ini?!.' Rumit, batin Qin Shui menatap gubuk didepannya ini.

Mengehla napas, Qin Shui berjalan menuju pinggir dinding goa dan duduk. Dia memunculkan sebuah api membara di tangannya dan melemparkan ke depan. Terciptalah perapian untuk menghangatkan suhu yang dingin didalam goa.

Namun, semakin lama Qin Shui duduk didekat perapian. Semakin rendah pula suhu dalam goa ini.

'Aneh...'

Ketika Qin Shui menolehkan kepalanya kekiri. Seketika, dia terpental kaget ke samping karena apa yang dia lihat adalah wajah manusia yang buruk rupa, menyeramkan, sekaligus mengerikan.

''Sial!.'' Teriak keras kesal Qin Shui karena kemunculan mahluk tak jelas rupanya ini.

''Ahhh, malam hari. Aku ngak bisa tidur tenang.'' Lemas Qin Shui bergumam karena mengingat wajah mahluk tak jelas yang mendekatinya itu.

''Pu... lang... lah!. Ja... ngan da... tang ke... mari la... gi!. Bi... la ti...dak, ma... ka a... ku a... kan se... la... lu meng... han... tui mu.''

Terbata bata dan juga terasa menyeramkan seakan menjadi keteroran tersendiri bagi Qin Shui ketika mendengar perkatan mahluk tak jelas yang ada didepannya ini.

Merinding Qin Shui terhadap mahluk ini. Dengan kesal dan sedikit takut, dia melemparkan sebuah skill kearah mahluk tersebut.

''!.''

Booom.

Goa seakan seperti runtuh ketika Qin Shui meneriakkan sebuah skill dan keluar dari ruang udara. Sebuah ledakan cahaya putih dan beraura suci menyelimuti setiap bagian sisi dalam goa.

Qin Shui kembali merinding karena dia mengingat kembali wajah menyeramkan mahluk tak jelas itu.

''Hiiii, kuharap mimpiku tak seperti apa yang dikatakannya.'' Merinding terus menerus Qin Shui karena mengingat wajah tak jelas mahluk tak jelas pula.

****

Reza mulai berjalan masuk kedalam goa tempat dirinya tinggal. Bagaimanapun, dia penasaran dengan wujud asli dari manusia yang menempati goanya.

''Kuharap, dia baru saja memasuki goa. Bila dia sudah lama, pastinya setiap malam dia akan selalu teringat dengan wajah mahluk paling mengerikan dan menyeramkan, seseram apa yang dia anggap seram.'' Tersenyum kecut, Reza bergumam.

Dia telah menanam berbagai macam jebakan formasi sihir di tempat tinggalnya. Salah satunya, jebakan hantu tak terhilangkan. Itu nama yang dia berikan dalam jebakan formasi sihir tersebut.

Dimana, orang yang terkena jebakan ini. Setiap malamnya akan selalu melihat gambaran secara nyata mahluk mengerikan dan menyeramkan, seseram menurut orang yang terkena jebakan ini.

''Jadi, apakah kau adalah orang yang menempati goa ini?!.''

Terdengar, sebuah suara merdu, tegas, namun terasa begitu kesal dan marah terhadap Reza.

Menahan tawa sekuat tenaga, Reza agar tak pecah tawanya.

''I-iya. Lebih baik kau pulang dan jangan pernah kembali lagi ke sini selama 3 jam lagi. Bila tidak, penampakan mahluk tak jelas yang kau lihat akan selalu kau lihat tiap malam.'' Memejamkan mata sambil menahan tawa, Reza membalas suara wanita itu.

Namun, ketika Reza membuka matanya. Dia terperangah.

Sebuah perasaan yang mengisi hati kosongnya, kembali Reza rasakan. Sebuah keindahan benar benar mewarnai hati kosong Reza yang seperti boneka namun mengerti perasaan itu.

Apa yang dia lihat, sebuah kecantikan. Kecantikan yang membuat dirinya terpesona merona pipinya.

Sebuah manik mata bewarna biru muda dengan iris bewarna merah darah pekat. Wajah cantik dan tak pernah Reza lihat kecantikan dari wajah sosok wanita yang bisa membius dirinya sedemikian ini.

Rambut merah darah pekat yang terkepang, benar benar membuat kecantikan sosok wanita didepannya ini sangatlah luar biasa.

Perpaduan wajah cantik serta iris dan rambut merah darah pekat dengan zirah perang. Benar benar menggambarkan sosoknya sebagai putri perang.

Tanpa disadari Reza yang masih terpesona. Wanita itu berjalan mendekat ke dirinya dan mempersiapkan sebuah kepalan tinju mengerat yang melayang menuju wajah Reza tanpa ampun.

Booom.

Seketika, Reza terpental kebelakang dengan jauh dan cepat.

''Gara gara dirimu, aku harus mengingat sesuatu hal paling mengerikan, dasar sialan!.'' Teriak kesal dan marah dari wanita itu senbari meringkuk ketakutan mengingat sesuatu hal yang paling ingin dia hindari seakan trauma.

Sedangkan Reza. Dia tidak biasa apa apa selain mengucapkan sepatah kata. ''.''

Whusss.

Tubuh Reza langsung terselimuti oleh cahaya putih. Dan ajaibnya, semua luka yang dideritanya langsung menghilang namun terlihat dia masihlah sedikit lemas.

'Tak kusangka, dia yang terlihat cantik cantik wanita normal, ternyata memiliki kekuatan sebesar ini.' Batin Reza dengan sedikit pusing kepalanya.

Ia menatap wanita itu yang terlihat meringkuk ketakutan dengan sedikit menangis tersendu sendu memanggil ibunya.

''Dilihat dari manapun, dia terlihat seperti putri manja.'' Rumit Reza menggambarkan sosok asli dari wanita didepannya ini.

Reza merasa tak tahan dan kasihan karena, sosok wanita ini mengisi hati kosongnya yang seperti boneka tanpa kehidupan. Dia harus berterima kasih karena membuat, sesuatu hal baru bagi dirinya.

Namun ketika jarak Reza dengan wanita ini. Tiba tiba, dia ditatap penuh permusuhan dan kebencian dari wanita itu.

''Karna kau aku haru meli... hat. Huaaaa Ibu tolong aku!!!.'' Kembali meringkuk ketakutan dan menangis layaknya anak kecil, wanita ini ketika seakan melihat sebuah mahluk yang menyeramkan menurut dia berada disamping Reza.

Bagi Reza, pemandangan ini terlihat begitu uwu dan menyedihkan dari gambaran sosok wanita berambut merah ini. Karena sudah merasa begitu kasihan.

Reza mendekatinya dan mengelus kepalanya perlahan. Dia mengalirkan {mana} kedalam kepala untuk melepaskan sugesti yang tercipta akibat jebakan formasi sihir yang dia ciptakan.

Pelan Reza berkata: ''Lepaskan...''

Reza menghela napas. Dia melihat, wanita ini masihlah menangis seperti anak kecil meringkuk ketakutan. Reza hanya berjalan mundur bila nanti, wanita ini ketika sudah sadar. Bisa saja dia menyerang dirinya.

Si wanita itu mulai menenangkan tangisannya yang kekanak kanakan. Ia mulai mendongakkan kepalanya dengan ketakutan dan celingak celinguk atau melirik lirik keseliling memastikan bahwa mimpi buruknya telah menghilang.

''Dia... menghilang... Hiks, syukurlah...'' gumam bersyukur wanita ini dengan helaan napas begitu lega.

Kemudian, tatapannya mengarah ke Reza yang berjalan mundur secara perlahan lahan.

Secara mendadak, sikap wanita ini yang semula selayaknya anak kecil yang uwu dan menyedihkan. Berubah 360° menjadi wanita dewasa penuh dominasi sang penguasa.

''Kau!. Harus membayar semua perbuatanmu padaku dengan kematianmu!.'' Tenang, namun benar benar mengerikan suara wanita ini terhadap Reza.

''Ahhh, sudah kuduga akan menjadi seperti ini.''

1
Kirana/
Yaa...
Kirana/
🗿
Kirana/
eehhh...
Kirana/
Bagus novel nih kok Sepi yg komen
Kirana/
Hooh....
Kirana/
Kenapa udah tamat?
AzaZel
lah....ada Sugiono tuh
AzaZel
haaaaah. udah GK seru lagi kayak chapter sbelumnya....
riski harum p
mc ampas
® END © [tamat]
bagaimana tidak sedikit yg membaca ceritanya saja membingungkan dan tak jelas
Peternak Macan
refresing otak ,dulu cari refrensi sekalian pikir mau di bawa ap nih cerita ,cerita ini sepi itu bukan karna pembaca nya dah bosen tapi saya yg sebagai pembaca dari awal ampek sekarang merqsa cerita di awal dah bgs tpi di pertengahan sampek akhir autor publish gk ada yg msk ke cerita pertama,terlalu fokus ke 1 pov aj ,kalok bisa alur sama pov cerita itu seimbang sehingga jalan cerita itu jadi menyambung ,dan plot cerita jangan terlalu di tutupin ,itu malah membuat cerita jadi gk menarik ,karena kebanyakan y gk banyak sih paling gwe aj itu si MC melawan eksistensi malah kalk perlu banyakin pertarungan MC ,mau pkk topeng apa jubah gk pp yg penting pov MC klr jangan sembunyi aj ,emang kekuatan op kalok di tutupin pasti akan ke bongkar kan makanya saran aj MC lebih terbuka mau nutupin pkk apa kek terserah
Peternak Macan
thor menurut pawang nih ya,ceritanya jafi agak mlenceng dari awal ,sehingga kalok mau baca tuh bingung nih cerita mau di bawa ke mana ,emang berfariasi itu penting tapi jangan lupaain alur nya itu jangan kepleaet dikit dikit aj kepleset pasti rombak smua tor udah itu aj
Juan
whadefok ending yg sangat membangongkan
Khalil
nice
Peternak Macan
lihatlah tanda merah di pipi
Bekas kaki bapak
Juan
menghamdeh
Juan
mangat man
Ali Akbar
lanjut thor
Al^Grizzly🐨
Semangaatt
sikiro
lanjutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!