NovelToon NovelToon
Cinta Sang Penguasa Hidden

Cinta Sang Penguasa Hidden

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:545
Nilai: 5
Nama Author: Deddy kris

​Tiga tahun lalu, Reno Wijaya dituduh melakukan kejahatan yang tidak pernah ia lakukan oleh keluarga angkatnya sendiri demi menyelamatkan putra kandung mereka. Dipaksa menjadi menantu numpang di keluarga kelas menengah, Reno diperlakukan seperti pelayan, dihina oleh ibu mertuanya, dan dianggap suami "tidak berguna" oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, satu-satunya alasan Reno bertahan dan berpura-pura menjadi orang miskin adalah untuk melindungi istrinya, Alya, perempuan polos yang pernah menyelamatkan nyawanya.
​Puncaknya terjadi ketika keluarga mertuanya memaksa Alya untuk menceraikan Reno demi menikahkan Alya dengan seorang pria kaya raya yang sombong. Di hari yang sama ketika surat cerai disodorkan ke wajahnya, organisasi rahasia terbesar di dunia—Grup Naga Hitam—akhirnya menemukan keberadaan Reno.
​Ternyata, Reno bukanlah orang biasa. Dia adalah Tuan Muda Penguasa Tunggal dari keluarga terkaya di benua ini yang sengaja menghilang untuk menyelesaikan misi rahasia.
​Begitu batasan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deddy kris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Penyesalan yang Terlambat dan Pilihan Hati

Tatapan dingin Reno yang tertuju lurus membuat muka Maya dan Hendra mendadak pucat pasi.

Maya dengan cepat memaksakan senyum manis yang amat kaku, lalu berlari kecil mendekati Reno.

"Reno... menantu kesayangan Mama!" seru Maya dengan suara manis dibuat-buat. "Aduh, Mama dari dulu udah tahu kamu itu bukan orang sembarangan!"

Hendra ikut melangkah maju sambil mengusap keringat dingin di dahinya. "Betul, Reno! Papa cuma mau menguji mental kamu aja selama tiga tahun ini. Kamu luar biasa hebat, Nak!"

'Hadeuhhh... muka tembok banget nih dua nenek sihir sama kakek sihir. Dulu ngusir-ngusir, sekarang nempel kayak perangko,' batin Reno sinis.

Para tamu undangan di aula saling berbisik mengejek melihat tingkah menjijikkan kedua mertua itu.

Reno tidak menyahuti ucapan manis mereka sedikit pun.

Dia hanya menatap Alya dengan pandangan yang perlahan melunak.

"Alya, aku pergi dulu," ucap Reno pelan.

Tanpa menunggu balasan dari siapa pun, Reno memutar badannya dan melangkah tegas keluar dari aula balai kota.

"Reno! Menantu ku! Tunggu dulu, Nak! Kita bicarakan investasi perusahaan Papa!" teriak Hendra panik mencoba mengejar, namun tubuhnya langsung dihalangi oleh Bagas.

"Tetap di tempat Anda jika masih menyayangi nyawa Anda," ancam Bagas dingin, membuat Hendra dan Maya bergidik ketakutan.

Alya mengangkat gaun malamnya, lalu berlari menembus kerumunan menuntun langkahnya mengejar sang suami.

"Mas Reno! Mas, tunggu!" jerit Alya dari balik pintu utama gedung.

Rintik hujan ringan mengguyur pelataran balai kota yang dingin.

Reno menghentikan langkahnya di samping barisan mobil Rolls-Royce, lalu menoleh lambat.

Alya berdiri basah kuyup di bawah gerimis, napasnya tersengal-sengal. Matanya sembap memendam gejolak emosi yang campur aduk.

"Kenapa kamu harus nyembunyiin semua ini dari aku selama tiga tahun, Mas?" tanya Alya dengan suara bergetar.

"Tiga tahun lalu, aku kehilangan segalanya dan nyaris tewas," jawab Reno datar. "Kamu yang menyelamatkan aku waktu itu."

Alya melangkah mendekat, air matanya menyatu bersama titik-titik air hujan. "Tapi kenapa kamu berpura-pura jadi pelayan miskin di rumah aku?"

"Aku harus memulihkan teknik batin Sutra Naga Kuno milik keluarga aku," terang Reno jujur. "Syarat utamanya adalah menahan hawa nafsu, emosi, dan menyembunyikan identitas sampai masa latihan tuntas."

Alya tertegun mendengar penjelasan itu. "Jadi... selama ini kamu menderita cuma demi memulihkan kekuatan kamu?"

"Penderitaan itu gak seberapa dibanding hinaan dari orang tua kamu," sahut Reno tanpa tawa.

Alya menundukkan kepalanya dalam-dalam, meremas jemarinya yang dingin. "Aku minta maaf, Mas. Aku tahu Mama dan Papa jahat banget sama kamu..."

"Kamu gak perlu minta maaf atas kesalahan orang lain, Alya," potong Reno cepat.

Reno menatap mata Alya dengan lekat dan penuh kehangatan yang tersisa.

"Tapi aku butuh kejelasan dari kamu sekarang," tambah Reno tegas.

Alya menengadah memandang wajah tampan suaminya. "Kejelasan apa, Mas?"

"Gue gak butuh wanita yang bertahan cuma karena tahu gue ini Penguasa Naga Hitam," tegas Reno dengan bahasa yang lebih lugas.

*Deggg...*

Jantung Alya berdegup kencang mendengar ucapan tersebut.

"Tiga tahun kamu membela aku saat aku gak punya apa-apa," lanjut Reno. "Tapi kalau sekarang kamu memilih bertahan karena harta dan kekuasaan aku, pintu cerai masih terbuka lebar."

"Gak, Mas! Demi Tuhan, aku gak pernah peduli sama harta kamu!" jerit Alya histeris, menyergap lengan kemeja Reno.

"Aku mencintai kamu karena kamu Mas Reno, suami aku yang sabar! Bukan karena Grup Naga Hitam!" seru Alya jujur dari lubuk hatinya yang paling dalam.

Reno tersenyum tipis, memegang jemari Alya yang gemetar.

Bagas membukakan pintu mobil Rolls-Royce Phantom untuk Reno.

Sebelum mengayunkan kakinya masuk ke dalam mobil mewah itu, Reno menoleh kembali ke arah Alya.

"Buktikan ucapan kamu esok hari, Alya," tantang Reno. "Bereskan urusan keluarga kamu yang serakah itu, atau kamu bakal kehilangan aku selamanya."

*Brak!*

Pintu mobil mewah itu tertutup rapat, menyisakan Alya yang berdiri mematung di tengah gerimis.

Alya menggenggam tangannya erat-erat di dada, bertekad membuang rasa takutnya demi mempertahankan cintanya pada Reno.

Di dalam mobil yang melaju membelah malam, ponsel khusus milik Reno bergetar nyaring.

*Bzzzt... Bzzzt...*

Reno membuka pesan singkat yang baru saja masuk ke dalam layar terenkripsi.

> *[Laporan Intelijen Naga Hitam]: Tuan Muda, musuh utama yang menjebak Anda tiga tahun lalu, Keluarga Besar Wijaya di ibu kota, baru saja mengutus pembunuh bayaran tingkat tinggi menuju kota ini untuk menghabisi Anda.*

>

Mata Reno berkilat mendingin, menyunggingkan senyuman yang sangat mengerikan di kegelapan.

"Lalat-lalat dari ibu kota rupanya udah mulai tidak sabar untuk mati," bisik Reno pelan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!