NovelToon NovelToon
Menjadi Triliuner Dalam Semalam

Menjadi Triliuner Dalam Semalam

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Sistem / CEO / Tamat
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ginian

​"Hanya karena arloji murah ini, kau membuang tiga tahun hubungan kita?"
​Vandiko Elhaz hanyalah pemuda miskin yang bekerja keras demi masa depan kekasihnya, Clarissa. Namun, di hari ulang tahun Clarissa, Vandiko justru dipermalukan di depan kaum elit dan dicampakkan demi seorang pewaris kaya.
​Di titik terendah hidupnya, di bawah guyuran hujan dan hinaan yang membakar dada, sebuah suara mekanis menggema di kepalanya

​Sejak malam itu, hidup Vandiko berubah total.
Orang-orang yang dulu meludahi kakinya, kini mengemis di depan kantornya.
Wanita yang dulu mencampakkannya, kini menangis memohon kesempatan kedua.
​Dengan kekayaan tak terbatas dan sistem yang terus memberinya misi rahasia, Vandiko akan menunjukkan pada dunia: Siapa yang sebenarnya berkuasa?
​"Dulu kau bilang aku sampah? Sekarang, bahkan seluruh hartamu tidak cukup untuk membeli satu jam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ginian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Menara yang Mengguncang Langit

Berita tentang kejatuhan keluarga Sanjaya dan penghinaan terhadap pewaris dealer mobil mewah, Evan, menyebar seperti api di kalangan para elit .

Nama Vandiko Elhaz menjadi pencarian nomor satu di setiap obrolan rahasia para pengusaha.

Siapa dia? Dari mana asalnya? Dan bagaimana dia bisa mendapatkan dukungan dari Isabella Wijaya?

​Vandiko tidak memedulikan desas-desus itu

ia kini berada di dalam mobil Rolls-Royce Phantom yang disediakan oleh sistem, duduk di samping Isabella yang sedang memeriksa beberapa dokumen digital.

​"Kau tahu, Vandiko," Isabella memecah keheningan dengan suara tenangnya yang elegan.

"Lahan di SCBD yang kau incar itu adalah 'jantung' kota ini.

Selama sepuluh tahun, para konglomerat telah saling mengunci untuk memperebutkannya.

Jika kau masuk ke sana, kau bukan lagi sekadar menghancurkan lalat, tapi kau menyatakan perang pada para raksasa."

​Vandiko menatap barisan gedung pencakar langit dari balik kaca mobil yang gelap

"Raksasa hanya terlihat besar karena mereka berdiri di atas tumpukan uang orang lain,

Isabella Aku akan menunjukkan pada mereka bagaimana rasanya fondasi itu ditarik paksa."

​[Ting! Misi Dimulai: Akuisisi Lahan Sektor 1 SCBD.]

[Informasi Rahasia: Pemilik lahan saat ini, Tuan Broto, memiliki hutang nyawa pada seorang tabib misterius yang bisa menyembuhkan penyakit jantung kronisnya.]

[Saran Sistem: Gunakan 1.000 Poin Kompensasi untuk membeli 'Pil Rejuvenasi Jantung' di Toko Sistem.]

​Vandiko menyipitkan mata, Ia belum pernah membuka Toko Sistem

Dengan perintah mental, sebuah layar holografik yang hanya bisa dilihatnya muncul

​"Beli Pil Rejuvenasi Jantung," batinnya

​[Ting! Pembelian Berhasil

Sisa Saldo Poin: 500 Item telah dikirim ke inventaris.]

​Mobil berhenti di depan sebuah mansion klasik yang dijaga ketat, Ini adalah kediaman Tuan Broto sang tuan tanah yang keras kepala.

Kelima konglomerat besar sudah mengantre di ruang tamunya, menawarkan triliunan rupiah

namun tak satu pun yang diterima karena Tuan Broto hanya ingin hidup lebih lama, bukan uang lebih banyak .

​Isabella tampak ragu "Vandiko, Tuan Broto sudah menolak tawaran ayahku tiga kali

Dia tidak butuh uang, Apa rencanamu?"

​"Uang memang tidak bisa membeli nyawa, tapi aku punya sesuatu yang lebih baik,"

jawab Vandiko sambil melangkah keluar dari mobil.

​Di dalam mansion, suasana sangat tegang

Perwakilan dari lima perusahaan besar—termasuk paman dari Evan yang menyimpan dendam pada Vandiko—sedang berdebat .

Saat Vandiko masuk bersama Isabella, tawa meremehkan kembali terdengar

​"Lihat! Si orang kaya baru ini mengira dia bisa membeli tanah ini dengan uang recehnya?" ejek pria dari konsorsium konglomerat pertama

​Vandiko mengabaikan mereka semua.

Ia berjalan lurus ke arah kursi roda di mana seorang pria tua kurus kering sedang bernapas dengan bantuan tabung oksigen.

​"Tuan Broto," ucap Vandiko dengan suara yang tenang namun berwibawa.

"Berikan lahan itu padaku, dan aku akan memberikanmu sepuluh tahun tambahan untuk melihat cucu-cucumu tumbuh besar."

​Ruangan itu mendadak hening, lalu ledakan tawa pecah.

"Kau pikir kau Tuhan?! Dia butuh operasi jantung tercanggih di dunia yang bahkan tidak ada

Bukan bualan bocah sepertimu!"

​Vandiko mengabaikan ejekan itu, Ia mengeluarkan sebuah botol kecil dari sakunya dan membukanya

Aroma herbal yang sangat menenangkan dan segar langsung memenuhi ruangan, membuat semua orang yang menghirupnya merasa mendadak bugar

​[Mata Dewa: Menghitung mundur sisa umur Tuan Broto: 45 Menit.]

​"Pilihan ada di tanganmu, Tuan Broto

Mati dengan tanah ini tetap di tanganmu, atau hidup dan melihatku membangun menara termegah di atasnya," bisik Vandiko.

​Tuan Broto, dengan sisa kekuatannya, menatap mata Vandiko.

Ia melihat keyakinan yang begitu dalam, sesuatu yang tidak ia temukan pada para pengusaha yang hanya haus harta

Dengan tangan gemetar, ia meraih pil tersebut dan menelannya

​Detik-detik berlalu dengan menegangkan Tiba-tiba...

​Bip... Bip... Bip...

​Monitor jantung di samping Tuan Broto menunjukkan grafik yang menguat

Wajahnya yang pucat pasi mulai merona

Ia menarik napas dalam-dalam tanpa bantuan oksigen, lalu berdiri dari kursi rodanya di depan mata semua orang yang ternganga .

​"Tanah itu..." suara Tuan Broto terdengar kuat dan mantap.

"Mulai hari ini, adalah milik Tuan Vandiko Elhaz!"

​[Ting! Misi Sempurna!]

[Hadiah: Kepemilikan Lahan SCBD senilai 50 Triliun Rupiah.]

[Efek Tambahan: Reputasi Anda naik drastis. Seluruh Jakarta kini gemetar mendengar namamu.]

​Vandiko berbalik, menatap para perwakilan konglomerat yang kini memucat, Ia melirik Isabella yang terpaku di tempatnya .

​"Isabella, siapkan arsitek terbaik dunia, Aku ingin Menara Elhaz dibangun mulai besok .

Dan beri tahu dunia... siapapun yang mencoba menghalangi, akan berakhir seperti keluarga Sanjaya."

1
Ali
Thor knapa si isabela dibiarin hidup...bego lu thor.skip ah.cerita muter muter kayak gasing.
Ginian
iya terimakasih
Ginian
terimakasih 🙏
D'ken Nicko
ga seru kalau ada sistem lain. jadi hambar
D'ken Nicko
tetap semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!