NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Saat melihat Dylan kembali ke gudang, Yoga langsung menghampirinya. "Kenapa lama sekali, Lan? Tadi ada banyak cewek yang menelpon, katanya ingin kamu yang mengantarkan galon ke rumah mereka."

Tak dapat dipungkiri, pesona Dylan memang begitu kuat, sehingga banyak para pelanggan wanita yang meminta agar Dylan mengantarkan galon ke rumah mereka.

Melihat wajah Dylan yang tampak kusut, Yoga langsung bertanya. "Kenapa nih kok mukanya kusut begitu?"

Yoga mencoba menebak, "Pasti kamu bertemu dengan pemilik Barack Mal, kan?"

Dylan pun menceritakan semua masalah yang dia alami pada Yoga dengan panjang lebar kali tinggi.

"Apa? Lima ratus juta? Dari mana kamu mendapatkan uang sebanyak itu?" sewot Yoga.

Dylan menghela napas dalam-dalam. "Ternyata apa yang kamu katakan benar. Dia sangat mengerikan. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasib pria yang akan menjadi suaminya nanti," ucapnya sambil merinding.

Dylan akui Bianca memang sangat cantik dan mempesona, tidak sesuai dengan kepribadiannya yang sangat mengerikan.

Yoga malah nyengir, "Nah kan, sudah aku bilang, dia tuh sangat mengerikan. Sumala saja pasti akan minder jika berhadapan dengannya."

Dylan terlihat frustasi, "Aku harus mencari cara untuk melunasi hutangku padanya. Setelah itu, aku berharap tidak akan berurusan lagi dengannya."

Yoga malah menggoda, "Tapi kata orang dia itu sangat cantik. Cantikan mana dengan Niken?"

Dylan hanya diam. Dia menjadi merasa bersalah pada Niken karena matanya sempat terpesona dengan kecantikan pemilik mal itu. Tapi mau bagaimana lagi, kadang mata pria memang tidak bisa berbohong. Bukan berarti gampang jatuh cinta.

Niken adalah anaknya Jefri, orang yang telah menyelamatkan nyawanya dari para penculik saat Dylan masih kecil.

Jefri memang memperlakukannya dengan sangat baik, selayaknya seorang ayah. Darinya Dylan belajar tentang dunia kedokteran, termasuk tentang bagaimana caranya melakukan perawatan medis.

Dylan memanggilnya Om Jefri, karena istrinya Jefri menolak menjadi ibu angkatnya Dylan, meskipun dari kecil Dylan tinggal di bersama dengan Jefri dan keluarganya. Jefri memiliki dua orang anak, Niken dan Lisa. Sedangkan istrinya bernama Sinta.

Setelah Jefri meninggal, Dylan yang menggantikan tugas Jefri sebagai tulang punggung keluarga, apalagi Sinta selalu mengungkit-ungkit jasa Jefri kepadanya. Karena itu Dylan terpaksa berhenti kuliah, dia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mereka, termasuk membiayai keperluan Lisa yang masih sekolah dan juga membiayai kuliah Niken sampai lulus kuliah. Diantara mereka, hanya Niken yang bersikap baik padanya.

Meskipun kini Dylan telah memutuskan untuk tinggal berpisah dengan mereka, tapi dia tetap bertanggung jawab memenuhi kebutuhan mereka.

Sebelumnya Jefri meninggal, Jefri berpesan agar Dylan menikahi Niken. Dia merasa bahwa Dylan adalah pria yang tepat untuk putri sulungnya itu. Saat ini Niken bekerja sebagai dokter magang di Rumah Sakit Pratama.

Meskipun Dylan saat ini menjalin hubungan dengan Niken, tapi dia tidak pernah berbuat macam-macam. Jangankan untuk mencium, memegang tangannya pun tidak berani. Memang dia adalah pria sepolos itu.

"Bukannya kamu punya tabungan uang seratus juta? Kenapa tidak dibayarkan saja pada pemilik mal itu? Sisanya bisa kamu cicil."

Pertanyaan Yoga membuyarkan lamunan Dylan. Dylan pun menghela napas, "Uang itu untuk membayar hutang Tante Sinta. Kalau tidak, rumahnya akan disita."

Yoga menjadi geram, "Apa kamu tidak merasa mereka sedang memerasmu?"

Dylan terdiam sejenak, lalu dia menjawab, "Aku melakukan semua ini karena aku sangat berhutang nyawa pada Om Jefri. Jika bukan karena Om Jefri, aku tidak akan hidup di dunia ini. Dan waktu aku kecil aku pernah tinggal di rumah itu, aku tidak akan mungkin membiarkan rumah peninggalan Om Jefri disita oleh rentenir."

Yoga mencoba mengerti dengan keputusan temannya itu. "Oh iya, bagaimana nasib pacarmu itu? Apa dia akan diangkat menjadi karyawan tetap?"

Dylan menjawab, "Niken bilang satu tahun sekali ada satu dokter magang yang memiliki kesempatan untuk diangkat menjadi karyawan tetap. Dia bilang dia memiliki peluang besar diangkat menjadi karyawan tetap di tahun ini."

Yoga pun berseru, "Wah! Pacarmu hebat sekali!"

Dylan hanya tersenyum. Dia teringat bahwa sekarang waktunya istirahat, pasti kekasihnya itu sedang beristirahat. Dia segera mengirim pesan pada Niken.

[Bagaimana? Apakah sudah ada pengumuman tentang siapa yang akan diangkat menjadi karyawan tetap?]

Namun, sudah lama dia menunggu, Niken tak membalas pesan darinya.

"Kenapa dia tidak membalas pesanku? Apakah mungkin dia sedang sibuk?" gumam hatinya.

...****************...

Di kantor utama Barack Group, Asisten Fara memberikan informasi penting pada sang nona muda.

"Namanya Dylan. Dia adalah karyawan baru di perusahaan galon yang bertugas mengantarkan galon ke Barack Mal," lapor Asisten Fara.

Bianca hanya diam, mungkin merasa informasi tersebut tidak begitu penting. Dia lebih fokus dengan laptopnya.

Asisten Fara melanjutkan laporannya, "Oh iya, Nona. Ternyata orang-orang yang membuat kekacauan di Barack Mal adalah sekelompok gangster yang sering memeras para pedagang di pasar. Bahkan mereka juga menjadi buronan atas penculikan anak-anak."

Bianca yang sedang fokus dengan laptopnya dia langsung berhenti mengetik begitu mendengar laporan tersebut.

1
~Ni Inda~
Iyain ajalah...biar kamu senang Ken
Stlh terbang tinggi siap² nyungsep yah
~Ni Inda~
Penyelidikannya kurang mendalam
Masa cuma segitu doang...hahh..🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
Bianca, kamu kenapa gak mau menjalankan pernikahan yang normal?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
kamu beruntung terlepas dari niken, Dylan.
Nesya
up
~Ni Inda~
Baik banget sih Dy
Kebangetan
~Ni Inda~
Ya udah.kasih sm mereka aja
💥💚 Sany ❤💕
Begitulah hidup Dok..., ambil jurusan kedokter tapi tetap... ujian hidup ekonomi 😂😂😂.
💥💚 Sany ❤💕
Makanya jangan tergiur ma duit Dok, ingat.... jadi dokter itu gak kan kaya raya kecuali jadi pengusaha. Napa dulu mau jadi dokter kalo sebenarnya pingin punya uang banyak?. Ini ni akibat salah ngambil jurusan 😁
💥💚 Sany ❤💕
Pram sangat licik, berharap Dylan cepat bertemu Bi... gak rela kalo Bi dibawaa penjahat kelamin si Pram teh celup.
Agni aulia
aduh🤦🤦🤦. masih punya hati dan perasaan tidak sih? hidup kok semua sendiri, ingat ada Tuhan yang maha segalanya. ingat apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. nanem racun panen, kamu minum, mampus kamu yang ada. semangat berbuat jahatnya, biar segera mendapat azab👌💪💪. otak kok dibiarkan melorot sampai lutut🤦
Nice1808
@all sabar ditunggu lanjutannya mungkin besok ya🤣🤣author nya lagi liburan nich🤭
~Ni Inda~
Hutang apa....utk apa..kok keknya berat banget
Yus Warkop
rasaiin
~Ni Inda~
Gak guna menyesal
Keadaan tak kan kembali semula
mom's Abyan
buka tutup, buka tutup dan sampe jm segini gk up... kayaknya othornya lagi liburan
~Ni Inda~
Setan bin iblis kau !
~Ni Inda~: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
~Ni Inda~
Bapak lucnut ini
💝F&N💝
kenapa sampai jam segini blm up
Lilia_safira
ini emang updatenya satu satu ya?😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!