NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 Godaan neraka

" Kamu jangan ngada-ngada deh pengen ikut , nanti yang ada dia malah mikir Om duda anak satu karena bawa kamu " kata Hans mencubit pipi Ayra .

" Biarin lah , kalau dia mau terima Om dia juga harus terima aku " pernyataan Ayra seolah mereka tidak akan terpisahkan .

Hans menarik nafas panjang sambil menyisir rambut nya dengan jari menatap Ayra yang berjalan mengantar piring kedapur .

Itu adalah salah satu permasalahan utama sejak dulu, setiap wanita yang pernah dekat dengan Hans tidak ada yang bisa menerima Ayra karena rasa cemburu .

" Apa karena selama ini aku terlalu dekat dengan Ayra?" batin Hans merasa ada yang janggal dengan perasaan nya , Hans selalu meninggalkan setiap wanita yang tidak bisa menerima kehadiran Ayra selama ini padahal itu adalah hal yang wajar .

Wanita mana yang tidak akan cemburu melihat pasangan nya perhatian dan menyayangi seorang gadis melebihi dirinya sendiri sementara Hans tidak memiliki hubungan darah dengan Ayra .

" Ayo tidur Om , ini sudah malam " ucap Ayra yang berjalan menaiki tangga.

" Duluan lah " kata Hans yang masih sibuk dengan pekerjaannya.

" Okey, selamat malam Om " suara cempreng Ayra berlari menaiki tangga yang terdengar begitu lantang .

" Mandi sebelum tidur Ay" ucap Hans yang menghentikan langkah Ayra di seperempat tangga.

" Ngapain mandi kan mau tidur?" ucap Ayra yang memang tidak berniat mandi karena tidak akan kemana-mana juga

" Kamu bertanya ngapain mandi?" pertanyaan Hans menatap Ayra yang berdiri di seperempat tangga itu sampai beberapa bodyguard tergelak mendengar nya .

" Ya biar bersih, tapi, tapikan aku nggak bakal kemana-mana lagi Om , cuma mau tidur " jawab Ayra gelagapan.

" Jadi harus kemana-mana dulu baru mandi " pertanyaan Hans menatap Ayra tajam .

" Mandi sekarang, belum mandi dari sore kan?" ucap Hans yang walaupun Ayra sudah memasuki usia dewasa tetap saja mengingatkan Ayra akan hal-hal kecil yang sering terlupakan.

" Mmmmh, besok pagi aja Om , udah malam dingin " rengek Ayra duduk di anak tangga dengan lesu karena disuruh mandi .

" Lalu guna mode hangat pada shower apa jika kamu masih merasa dingin setiap mandi malam" ucap Hans .

" Mmmh, nggak mau mandi , mau bobok " ucap Ayra berlari menaiki tangga.

" Tidak ada uang jajan besok Ay " ucap Hans yang membuat tubuh Ayra lemah sampai ke tulang mendengarnya.

" Om kejam banget sih " rengek Ayra yang mana bisa hidup sehari saja tanpa jajan .

" Cuma disuruh mandi kamu bilang kejam " geleng kepala Hans menutup laptopnya ketika pekerjaan nya telah selesai .

" Ayra masuk kekamar mengapa duduk disini " ucap Hans yang berjalan menaiki tangga menghentikan langkah nya karena Ayra duduk dianak tangga atas .

" Mmmm, nggak mau mandi , dah malam " kata Ayra duduk memunggungi Hans .

" Mandi sendiri atau Om yang mandiin " ancam Hans dengan spontanitas menghela nafas seolah-olah Ayra masih gadis kecil yang dulu sering dia mandikan.

" Ihhhh, takuttttt" kata Ayra melingkarkan kedua tangannya di dada dan memeluk lututnya.

" Astaga " Hans memalingkan wajahnya yang memerah dan terasa panas bisa-bisanya dia berkata seperti itu pada Ayra padahal dia bukan anak kecil lagi .

Hans bergegas menaiki tangga dan masuk kedalam kamar dengan segala pikiran " Ohhhh tuhan mengapa aku seolah lupa kalau Ayra sudah menjadi wanita dewasa yang tidak mungkin aku mandikan seperti saat dia kecil " Hans menampar mulutnya sendiri yang bicara tanpa berpikir .

" Kalau Ayra berpikir macam-macam bagaimana, nanti dia merasa aku mesum lagi " kata Hans menghempaskan tubuhnya ke kasur .

Ting

Hans meraba ponselnya melihat sebuah notifikasi masuk yang ternyata dari Vallen.

" Aku harap ini adalah langkah yang baik " ucap Hans terus chatting dengan wanita yang belum beberapa hari ini dia kenal .

...Flash on...

" Hans boleh aku bicara sesuatu ?" tanya Dave yang merupakan sahabat Hans ketika mereka berada di club .

" Iya, katakan lah tanpa ada batasan " ucap Hans meneguk wine nya menatap kearah panggung .

" Hans sepertinya kau harus punya satu wanita di hatimu selain Ayra " pendapat Dave .

" Wanita di hatiku, Ayra ?" ulang Hans yang kurang paham ucapan Dave yang terlalu ambigu mengingat itu dua hal yang berbeda posisinya.

" Dave jangan bilang kamu berpikir aku mencintai Ayra, dia itu adalah seorang anak yang menjadi tanggungjawab ku bahkan aku wali yang punya hak mengambil keputusan atas nya , lalu bagaimana bisa aku jatuh cinta " geleng Hans yang tidak merasakan itu .

" Aku menyayangi nya selama ini karena memang Ayra itu sejak bayi sudah bersama ku apalagi semenjak orang tuanya tidak ada, bukankah itu hal yang wajar jika kami sangat dekat mengingat waktu yang telah kami habiskan bersama " jelas Hans .

" Aku tau Han, bahkan aku percaya jika kamu bilang kalau menyayangi Ayra melebihi diri kamu sendiri tapi pernahkan kamu berfikir bahwa rasa sayang kamu untuk Ayra membuat tidak seorangpun wanita memiliki tempat di hatimu " ucap Dave sebagai saksi atas semuanya selama ini .

" Itu nyata Hans , kamu tidak menyadari nya sebab itu aku mengingatkan mu " sambung Dave melihat wajah terkejut Hans yang sepertinya baru menyadari sesuatu setelah sekian lama .

" Tapi aku menyayangi Ayra seperti,"

" Seperti apa Hans? Adik, anak , ponakan , wanita atau justru pasangan bahkan kau tidak punya definisi yang kuat atas rasa sayang pada Ayra" ucap Dave yang membuat Hans terdiam seribu bahasa mendengarnya.

" Hans siapa yang tidak akan jatuh cinta dan sayang pada gadis manja seperti Ayra apalagi untuk kau yang hidup bertahun-tahun dengan nya " ucapan Dave semakin menampar Hans saja .

" Rasa sayang yang kau punya untuk nya tanpa disadari telah membuat wanita lain tidak punya tempat " Dave terus mengatakan realita.

" Dan satu hal yang harus kau garis bawahi , bagaimanapun Ayra itu adalah amanah yang dititipkan padamu yang tidak boleh kau sentuh apalagi kau miliki dalam artian sesungguhnya " Dave memperingatkan Hans agar tidak terbuai dengan gairah mengingat Ayra sudah beranjak dewasa.

" Dia adalah amanah sekaligus godaan neraka " ucap Hans yang tidak bisa membohongi dirinya sendiri yang memang merasakan apa yang Dave katakan akhir-akhir ini.

" Untuk itulah sebelum semua nya terlanjur kau harus mulai menjaga jarak dan juga memberikan ruang untuk wanita lain dihatimu agar tidak fokus pada Ayra saja " ucap Dave .

" Baiklah, kenalkan aku dengan seorang wanita " keputusan Hans .

...Flash Off ...

Tok

Tok

Hans yang hanyut dalam lamunan panjang diatas kasur nya menoleh begitu seseorang mengetuk pintu .

" Siapa lagi yang datang jam segini ?" nafas berat Hans duduk akan membukakan pintu namun tiba-tiba pintu kamarnya di buka Ayra .

" Om , aku udah mandi nih , besok kasih uang jajan lebih ya " kata Ayra berjalan dengan ceria menghampiri Hans yang duduk terdiam di tepi ranjang menatap Ayra yang berjalan dengan rambut basah

1
D_wiwied
hmmm mau modusin Ay pasti, ya kan om 😁🤭
Widia Aldiev
sepolos tisu kamu Ayra 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ajak Ayra ke tempat yg indah Hans,piknik misalnya di pinggir danau dan ungkapkan semua perasaan kamu yg sebenarnya biar dia merasakan cintamu yg sesungguhnya sebagian seorang pria bukan om yg merawatnya sedari kecil
Widia Aldiev
harusnya Hans jujur apa adanya sama Ayra soal perasaanya dan juga soal perjodohan itu,biarkan Ayra memilih siapa yg akan dia jadikan pendamping hidup,daripada di kemudian hari Ayra tahu jika Hans sudah membohonginya dia pasti akan sangat kecewa meski tak dipungkiri jika Ayra sangat menyayangi Hans 😌 dan jika Hans memang sangat mencintai Ayra dia akan menghargai dan menerima semua keputusan Ayra terhadapnya
Miss Typo
cemburu gpp Ayra 🫢
D_wiwied
senjata makan tuan ya Hans, makin cenut2 gak tuh 🤣🤣
Miss Typo
awas gak tahan bisa berabe Hans 🤣
Miss Typo
aku mlh takut obsesi mu itu suatu saat akan membuat mu dlm masalah besar Hans, selalu deg²an bacanya
D_wiwied
yakin om ga ada yg bakalan bangun tuh 🤭😆
Miss Typo
awas Hans tegang kebablasan bisa bahaya nanti 😁
yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol, gmn tuh tindakan Hans selanjutnya ya
Nanik Nanik
thor ceritanya jangan d buat kayak sinetron ayra jgan d buat benci sama hans
Miss Typo
waduh, orang yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol dan Hans blm bisa membuat Ayra jatuh cinta padanya. atau mungkin Ayra juga dah jatuh cinta dgn Hans tapi dia berusaha memendam perasaan itu, karna menganggap Hans walinya
Cristella Tella
tentu om hans gk marah ayra
D_wiwied
bener Hans ini salah, salah besar.. salah kenapa cm sebentar 😆🤭🤭
Miss Typo
harusnya Hans yg minta maaf sama kamu Ayra, karna dia dah berani mengecup bibir mu saat tidur 😁
Miss Typo
apa tidur disamping Hans, nyari guling pasti yg dipeluk Hans. Ayra biasa aja serang bisa Anas dingin 😁
Miss Typo
sabar Hans sabar, kamu harus lebih giat berusaha 😁
Ayra gak sengaja dengerin gak ya saat Hans ngomong mencintainya, mungkin dengerin dan sikapnya berubah 🤔
Widia Aldiev
PR BESAR buat kamu Hans gaman caranya kamu bisa ungkapin perasaan kamu yg sesungguhnya sama Ayra 😄 tetap semangat ya Hans 😘😘😘
Nanik Nanik
thor jangan buat ayra membenci Hans, ceritanya jangan d rumit
Widia Aldiev
apakah jalur yg tempuh olah Hans akan mulus tanpa hambatan dan apakah Ayra akan menerima cintanya Hans
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!