NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

Status: tamat
Genre:CEO / Fantasi Wanita / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​Blurb:

​Dulu, Sora Araminta hanyalah "Istri Sampah" yang gila harta. Kini, tubuhnya diisi oleh Elena, konsultan bisnis legendaris yang lebih galak dari preman pasar.

​Saat sang suami, Kairo Diwantara, melempar cek dengan tatapan jijik agar Sora tutup mulut, dia pikir istrinya akan girang. Salah besar.

​Elena justru melempar balik surat cerai tepat ke wajah CEO sombong itu.

"Aku resign jadi istrimu. Simpan uangmu, kita bicara bisnis di pengadilan."

​Elena pikir Kairo akan senang bebas dari benalu. Namun, pria itu malah merobek surat cerainya dan menyudutkannya ke dinding dengan tatapan berbahaya.

​"Keluar dari kandangku? Jangan mimpi, Sora. Kamu masih milikku."

​Sial. Sejak kapan CEO dingin ini jadi seobsesif ini?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Makan Malam Neraka

​"Total bersih masuk rekening... satu koma dua miliar rupiah."

​Elena menutup aplikasi mobile banking dengan senyum puas. Angka itu jauh lebih cantik daripada wajah Kairo yang sedang marah. Dalam dua jam, dia mengubah tumpukan barang tak berguna menjadi modal likuid.

​"Kerja bagus, Mina. Kamu berbakat jadi admin," puji Elena sambil melempar ponsel ke kasur.

​Mina masih gemetar memegang ring light, wajahnya pucat pasi. "Nyonya... nekat sekali. Itu jam kesayangan Tuan. Dia bisa..."

​"Bisa apa? Marah? Biarkan saja," potong Elena santai, meregangkan tubuh Sora yang lemah. "Yang penting uang masuk. Transaksi sah. Tuanmu tidak bisa membatalkan hukum jual beli."

​Tok. Tok. Tok.

​Ketukan tegas berirama terdengar. Mina melonjak. "Itu Pak Reza!"

​"Masuk," perintah Elena, sibuk menggulung lengan kemeja putih kebesaran milik Kairo yang dicurinya dari lemari.

​Pintu terbuka. Reza, asisten setia Kairo, masuk dengan setelan rapi. Matanya memancarkan ketidaksetujuan melihat kamar yang berantakan seperti kapal pecah.

​"Selamat malam, Nyonya."

​"Malam, Reza. Mau beli tas? Stok habis," sahut Elena sarkas.

​Reza berdehem. "Tuan Kairo menunggu di ruang makan. Beliau memerintahkan Nyonya turun sekarang juga."

​Elena mengangkat alis. "Kupikir dia kenyang makan gengsi."

​"Tuan bersikeras. Jika Nyonya tidak turun dalam lima menit, beliau akan menyeret Nyonya sendiri," Reza menyampaikan pesan barbar itu dengan nada sopan. "Dan pesan Tuan: pakai pakaian yang pantas."

​Elena mendengus tertawa. Dia menatap pantulannya di cermin: rambut dikuncir asal, tanpa makeup, kemeja pria kedodoran, dan celana pendek rumahan. Jauh dari standar "pakaian pantas" Sora yang biasanya gaun malam lengkap.

​"Baiklah. Bilang aku turun."

​Reza menatap horor. "Memakai baju itu?"

​"Kenapa? Ini Armani. Punya bosmu juga," jawab Elena santai, melangkah keluar. "Orang lapar tidak butuh gaun malam."

​Elena menuruni tangga pualam dengan kaki telanjang. Aroma steak wagyu tercium, membuat perut Sora yang biasa diet ketat berbunyi nyaring.

​Di ujung ruang makan luas, Kairo duduk di kursi utama. Kaos polo hitam mencetak otot, segelas wine di tangan. Suasana dingin mencekam. Pelayan menunduk takut.

​Kairo tidak menoleh. Dia memotong daging dengan gerakan tenang namun mengintimidasi. Pisau perak beradu piring porselen. Ting.

​Elena menarik kursi di ujung meja berlawanan. Sreeet. Bunyi gesekan memecah sunyi.

​Kairo berhenti. Dia mengangkat wajah, tatapannya terkunci pada kemeja yang dipakai Elena. Kemeja favoritnya yang hilang.

​"Kau..." suara Kairo rendah berbahaya. "Tidak punya baju lain? Lemarimu penuh gaun seharga mobil, dan kau turun pakai kemejaku?"

​Elena menuang air sendiri. "Gaun itu ribet, susah napas. Kemeja ini nyaman. Tenang saja, belum kujual di live streaming tadi."

​Rahang Kairo mengetat. Dia membanting pisau pelan.

​"Kau benar-benar menguji kesabaranku, Sora," desisnya. "Kau jual jam tanganku. Kau jadikan rumah ini pasar loak. Kau permalukan aku di depan tujuh puluh ribu orang. Dan sekarang kau duduk santai?"

​"Aku tidak mempermalukanmu. Aku rebranding," koreksi Elena sambil memotong daging presisi. "Tema live-nya 'Istri Mandiri'. Netizen suka narasi bangkit. Citra perusahaanmu terbantu, orang pikir istri CEO merakyat karena mendaur ulang barang bekas."

​"Merakyat?" Kairo tertawa sinis. "Menjual Rolex lima puluh juta itu merakyat?"

​"Itu steal deal. Pembelinya pasti orang kaya pelit butuh status," sindir Elena, menyuap daging. "Enak. Medium rare. Kokinya boleh naik gaji."

​Kairo menatap tak percaya. Wanita ini makan dengan lahap, menganggap kemarahannya angin lalu.

​"Aku yang beli," kata Kairo tiba-tiba.

​Elena berhenti mengunyah. "Apa?"

​"Semua barang sampahmu. Aku suruh orang memborongnya," Kairo menatap tajam, mencari reaksi malu. "Uang yang kau banggakan itu uangku juga. Kau cuma mindahin uang dari kantong kiriku ke kananmu."

​Elena menelan daging, minum pelan, lalu tersenyum miring.

​"Oh, jadi akun 'SultanGabut007' itu kamu?" Elena terkekeh. "Makasih, Pak Bos. Pelanggan setia. Lain kali transfer langsung saja, nggak usah lewat e-commerce, kena potongan admin. Sayang, kan?"

​Wajah Kairo memerah padam. Serangannya berbalik jadi lelucon. Dia seperti meninju kapas.

​Kairo hendak membalas, tapi suara TV berita bisnis mengalihkan perhatiannya.

​"...IHSG melemah. Saham Diwantara Group (DWTR) turun 5,4% menyusul rumor kegagalan akuisisi lahan..."

​Suasana meja makan membeku. Kairo mengepalkan tangan. Berita itu sumber sakit kepalanya seharian.

​Dia melirik Elena, menunggu komentar bodoh soal warna merah di layar. Tapi Elena meletakkan garpu, matanya menyipit tajam membaca data di layar TV.

​"Lima koma empat persen," gumam Elena pelan namun jelas. "Padahal fundamental bagus. Penurunan ini tidak wajar kalau cuma karena rumor."

​Kairo mendengus remeh. "Apa yang kau tahu soal saham, Sora? Habiskan makanmu."

​"Bukan rumor yang bikin jatuh," lanjut Elena, mengabaikan perintahnya. Suaranya penuh otoritas. "Ini sentimen negatif karena cash flow operasional. Investor melihat laporan kuartal lalu. Rasio utang jangka pendekmu terlalu tinggi."

​Gerakan tangan Kairo mati total. Pisau menggantung di udara. Dia menatap Elena dengan kening berkerut dalam.

​"Darimana kau dengar istilah itu?"

​Elena menoleh, tatapannya berubah serius. Aura istri manja lenyap, digantikan aura "Hiu Betina".

​"Kairo, kamu terlalu agresif ekspansi ke properti residensial. Kamu pakai dana jangka pendek untuk proyek jangka panjang. Itu maturity mismatch. Bahaya. Suku bunga naik, beban bunga bengkak, profit tergerus. Investor kabur."

​Kairo terdiam, mulutnya sedikit terbuka. Jantungnya berdegup kencang karena kaget. Itu analisis yang sama persis dengan Direktur Keuangannya di rapat tertutup tadi siang! Analisis rahasia!

​"Sora..." suara Kairo tercekat. "Siapa yang memberitahumu? Reza? Kau menguping teleponku?"

​"Menguping?" Elena tertawa kecil, mengambil brokoli. "Datanya ada di layar, Kairo. Di running text. Debt to Equity Ratio Diwantara naik jadi 2,5 kali. Itu lampu kuning."

​Elena menunjuk layar TV dengan garpu.

​"Dan satu lagi. Berhenti memaksakan proyek 'Green Light City' di Cikarang. Pembebasan lahan macet sengketa warga, tapi kamu buang uang untuk PR stunt seolah lancar. Pasar tahu kamu bohong. Makanya sahammu dihukum."

​Kairo mematung. Dia merasa ditelanjangi. Bagaimana mungkin Sora tahu detail Debt to Equity Ratio dan sengketa Cikarang?

​"Kau..." Kairo menelan ludah kering. Dia menatap Elena seperti melihat makhluk asing. "Kau bukan Sora."

​Elena tersenyum misterius. Dia menyeka mulut, berdiri, dan berjalan pelan mengitari meja panjang itu.

​Kairo tak bergerak, matanya mengikuti setiap langkah Elena.

​Elena berhenti tepat di samping kursi Kairo. Dia membungkuk, mendekatkan wajah ke telinga suaminya. Aroma sampo mawar bercampur feromon dominan menguar.

​"Aku memang bukan Sora yang dulu. Sora yang itu sudah mati di bathtub tadi pagi."

​Bisikan Elena halus namun setajam silet.

​"Kalau mau sahammu hijau besok pagi, jual aset non-produktif di sektor retail yang merugi itu. Cut loss sekarang. Lalu umumkan buyback saham dengan sisa kas. Itu akan mengembalikan kepercayaan pasar."

​Elena menarik wajahnya, menepuk bahu Kairo pelan seolah menepuk anak magang.

​"Selamat makan, Suamiku. Pikirkan saranku. Itu konsultasi gratis. Kalau besok-besok, bayarnya mahal."

​Elena melenggang keluar ruang makan, meninggalkan Kairo yang masih duduk mematung dengan garpu di udara dan mulut terkunci rapat.

1
justFlio
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Imas Karmasih
Kairo salah tempat buat liburan🤣🤣🤣🤣
Imas Karmasih
bayangkan ku sora kaya bintang film cina🤣🤣🤣🤣
Imas Karmasih
suka dengan wanita yg ga menye - menye
Imas Karmasih
😍😍😍😍😍
Dayu IraKarna
🤭🤭🤣🤣samaa kakk😍😍
Dayu IraKarna
Betul kak...jadi keren ya🤭
Irawati Soetojo
Ini novel terbaik Yang saya baca Di Noveltoon. Keren banget
linanda eneste
🤣🤣🤣 bahahaaa kocak lw kai
Mami Radifa
Terlalu matre mah s bini laki nya pingin liburan, istri nya bisnis mulu sampe"buat liburan aja suami bayar buat nikmatin waktu liburan, istri terlalu matrealistis 😡😡😡Thor kurangi dong otak bisnis nya sang istri lama"nggak tega liat suami nya 😏😢
Mami Radifa
Ada aja kelakuan Papa nya Elvano
Eni Listia
Bukannya kairo di kantor ya? kok tiba-tiba di rumah
Rossa Miati
aku sampai ngakak 🤣 bacanya, tapi keren author, Krn aku suka dng cewek gigih dan berani, ga bucin dan mewek 🤭😄
Khalistata 1984
keren ceritanya,sy suka😍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒑 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒕𝒉𝒆 𝒃𝒆𝒔𝒕 👍👍😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒃𝒊𝒌𝒊𝒏 𝒏𝒈𝒂𝒌𝒂𝒌 𝒂𝒋𝒂 𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒊𝒏𝒊 😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂 𝑯𝒂𝒎𝒊𝒍 𝒅𝒆𝒉 😏
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒊𝒔 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒆𝒕 𝑺𝒐𝒓𝒂 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒏𝒖𝒓𝒖𝒏 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒆𝒕 𝒏𝒊𝒉 😱😱😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!