NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Nikahmuda / Selingkuh
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Kalimat 'Mantan Adalah Maut' rasanya tepat jika disematkan pada rumah tangga Reya Albert dan suaminya Reyhan Syahputra

Reyhan merasa jika dirinya yang hanya seorang staff keuangan tidaklah sebanding dengan Reya yang seorang designer ternama, setidaknya kata-kata itu yang kerap ia dengar dari orang-orang disekitarnya

Hingga pertemuannya dengan Rani yang merupakan mantan kekasihnya saat sekolah menengah menjadi awal dari kehancuran bahtera rumah tangga yang telah dibangun selama tujuh tahun itu

Apa yang akan terjadi pada pernikahan ini pada akhirnya? Dapatkah Reya mempertahankan rumah tangga yang ia bina walaupun tanpa restu dari orang tuanya? Atau pada akhirnya semua akan berakhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CTPS 5

Hari yang dinanti pun tiba, hari ini Reya dan tim akan berangkat ke Milan. Setelah sesi pamit pada sang putra, kini Reya dengan diantar oleh sang suami telah tiba di bandara

"Aku pergi dulu yaa!" Reya berpamitan dengan suaminya, tak lupa Reyhan mengecup kening istrinya

"Kamu hati-hati disana!"

Reya mengulas senyum, ia mencoba mengerti karena tak mungkin Reyhan memaksakan diri dan mengabaikan pekerjaannya

Setelah mengantarkan Reya, Reyhan hendak kembali ke rumah. Namun entah kenapa mobil yang ia kendarai malah berbelok menuju sebuah cafe

Reyhan mengulas senyumnya, kala didepan sana seorang wanita cantik tengah sibuk dengan pekerjaannya

"Selamat pagi nona Rani!" Sapanya membuat si wanita terkejut

"Reyhan"

Reyhan tertawa "Kamu kok kaget gitu?"

"Ya habisnya kamu dateng-dateng ngagetin!" Omel Rani, wajahnya malah terlihat lucu saat tengah marah seperti itu "Mau pesen apa?"

"Aku gak sempet sarapan dari rumah!"

"Ini hampir jam makan siang Rey, kamu itu punya asam lambung!"

Reyhan tersenyum, bahkan Rani masih mengingat hal-hal sederhana seperti penyakitnya yang bahkan Reya saja tidak tahu

"Ya udah, sekarang aku mau makan!"

"Kamu tunggu sebentar!"

Rani masuk, lalu keluar dengan nampan berisi menu pesanan Reyhan

"Silahkan dinikmati!"

"Terima kasih!" Balas Reyhan "Emm Rani"

Rani menoleh saat namanya dipanggil "Ya?"

"Kita bisa kan lupain masa lalu kita. Sekarang kita bisa berteman!" Reyhan berdiri lalu menyodorkan tangannya kearah sang mantan kekasih

Rani tersenyum lalu menyambut uluran tangan dari Reyhan "Kamu bener, sekarang kita temen!"

Keduanya tersenyum lalu Rani kembali berkutat dengan pekerjaannya. Sesekali Reyhan mencuri pandang kearahnya yang tengah serius dengan pekerjaannya

***

Reya tengah di Milan, perbedaan waktu membuat keduanya jarang melakukan komunikasi. Reyhan rindu, dan demi mengusir rasa rindunya ia menemui teman barunya yaitu Rani

"Makan disini lagi? Gak bosen?"

"Gak lah, kan sekalian ketemu temen" jawab Reyhan

"Istri kamu gak ikut?"

"Dia di Milan, butiknya lagi ikut di pagelaran Milan fashion week!" Ujar Reyhan

"Waah keren banget, kamu pasti bangga sama dia!" Rani terlihat takjub, mungkin hanya Reyhan saja yang tidak merasa bahagia atas pencapaian istrinya

"Entahlah Ran"

"Kamu kenapa?"

"Karena ini, Reya jadi sibuk banget. Dia bahkan mengabaikan kebutuhan aku dan Arlo. Dia gak pernah punya waktu bahkan untuk sekedar mengantarkan Arlo ke sekolah!" Keluh Reyhan, entah kenapa sekarang dirinya merasa nyaman bercerita pada Rani

"Sabar ya Rey, sebagai suami kamu harus bisa mengerti Reya. Dia butuh dukungan!" Rani mengusap bahu sahabatnya

Ada getaran aneh pada hati Reyhan kala tangan lembut itu menyentuh bahunya, apa perasaannya masih sama setelah bertahun-tahun berlalu?

Reyhan dengan cepat menepisnya, dirinya tidak mungkin memiliki perasaan itu lagi. Ia sudah menikah dan dia mencintai istrinya, Rani juga akan menikah

"Ada apa?"

"Gak pa-pa, mungkin kamu bener. Aku harusnya mengerti dengan kesibukkan Reya. Terlebih ini adalah mimpi terbesarnya!" Ujar Reyhan

***

Seperti biasa, Reyhan hari ini akan sibuk dengan pekerjaannya

"Pak Reyhan!"

"Ya tuan Darren!"

"Untuk beberapa hari kedepan, tolong kamu handle beberapa pekerjaan saya. Karena saya akan ke Milan"

Mendengar kata Milan, membuat hati Reyhan kesal. Bisa-bisanya Darren berpamitan untuk menemui istrinya tanpa rasa bersalah

"Apa tuan ada pekerjaan penting di sana?" Tanya Reyhan, walaupun ia sudah tahu namun ia tetap saja bertanya

"Ya, sesuatu yang jauh lebih penting dari apapun bagi saya"

Reyhan mengepalkan tangannya. Jika bukan seorang bos, mungkin wajah tampan Darren sudah babak belur olehnya

"Baiklah tuan!"

"Kamu tidak menyusul istri kamu?"

"Pekerjaan saya sangat banyak, tuan!" Jawab Reyhan

"Jika saya yang menjadi suami Reya, saya akan mengabaikan apapun dan mendatanginya, memberinya dukungan atas apa yang ia capai!" Ujar Darren yang jelas menyulut emosi Reyhan

"Tapi kamu bukan suami yang baik untuk Reya, selain tidak bisa membahagiakan dia, kamu juga tidak bisa memberikan apa yang dia inginkan"

"Jika sudah tidak ada yang di bicarakan, maka saya akan kembali ke ruangan saya!"

Reyhan pergi, jika tetap disana maka akan membuat amarahnya semakin naik dan mengakibatkan ia kehilangan pekerjaannya

***

Siang itu Reyhan mengajak sang putra Arlo untuk makan di cafe. Keduanya memang jarang jalan berdua dan Arlo begitu bahagia saat sang ayah mengajaknya jalan-jalan

"Beberapa hari ini kamu gak kesini?" Tanya Rani karena memang akhir-akhir ini pekerjaan Reyhan sangat banyak, terlebih sekarang Darren tengah berada dluar negeri

"Pekerjaan aku banyak banget Ran, gak sempet kalau mau kesini" jawab Reyhan dan wanita cantik itu mengangguk

"Mau pesen apa?"

"Yang biasa aja!" Rani mengangguk tanda mengerti "Dia.. Arlo?"

"Iya, ayo Arlo salim sama Tante Rani!" Titah Reyhan pada sang putra

Bocah enam tahun itu menurut "Hay Tante Rani!"

"Kamu ganteng banget, mau eskrim?"

Bocah tampan itu mengangguk antusias, lalu menoleh ke arah sang ayah "Boleh kan Pah?"

"Boleh sayang!"

"Ya udah tunggu yaa!"

Tak lama Rani datang, dengan berbagai menu pesanan Reyhan dan putranya, Rani memang terkenal lembut dan penyayang, hingga tak butuh waktu lama untuk akrab dengan putra dari mantan kekasihnya itu

"Kapan-kapan kita jalan yuk! Bertiga sama Arlo!" Ajak Reyhan, saat ini Reyhan sudah hendak keluar dari cafe

"Weekend aja gimana? Kita ketaman!" Rani memberi usul

"Boleh, nanti aku jemput kamu dirumah" Reyhan terlihat bersemangat

"Nggak usah, kita ketemu aja di taman!" Tolak Rani

"Ya udah, sampai ketemu weekend!" Pamit Reyhan

"Arlo pergi dulu ya Tante!"

"Iya sayang!"

Arlo melambaikan tangan dan Rani membalas, hingga motor yang dikendarai Reyhan meninggalkan area cafe

***

Milan

Reya baru saja selesai dengan pagelarannya, semuanya berjalan lancar dan dirinya begitu bahagia

"Reya" Wanita cantik itu menoleh, ia terkejut karena tiba-tiba saja Darren ada disana, bahkan ditangannya terdapat sebuah buket bunga yang begitu indah

"Darren? Kamu disini?"

"Tentu saja, aku udah janji untuk support kamu kan?" Darren mendekat, buket bunga mawar berwarna merah muda itu ia berikan pada sang sahabat

"Terima kasih!"

"Kamu keren banget, pagelaran yang hebat" puji Darren tulus

"Makasih pujiannya, makasih juga karena kamu udah luangin waktu kamu untuk kesini!" Reya tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya

Ia seorang diri, kedua orang tuanya tidak ingin bertemu dengannya lagi setelah ia memutuskan untuk menikah dengan Reyhan

Keluarga Albert tidak ingin memiliki menantu dari kalangan orang biasa. Bahkan Reya kabur dari gedung pernikahannya dan menemui Reyhan kala itu

Ia merasa bahagia saat ada seorang teman yang bahkan meluangkan waktunya yang begitu sibuk untuk menemuinya

"Apapun untuk kamu Reya!" Keduanya saling berbalas senyum

1
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rahmad Wicakj Sono
lanjut thor dobel up di tunggu
Eva Safitri: Makasih yaa udah mampir
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Oma Gavin
ngga usah banyak janji sono hubungi rani dia sudah hamil anakmu mulailah dari nol dgn rani tapi jgn bandingkan keberhasilan mu bila hidup dgn rani beda istri beda rejeki itu pasti
Oma Gavin
ingat maling pasti ngga ngaku reya jgn maafkan perselingkuhan segera urus gugatan cerainya ada perempuan lain yg lagi nunggu pertanggung jawaban suami mu
Oma Gavin
Alhamdulillah Rani hamil anak reyhan silahkan minta reyhan tanggung jawab tapi jgn harap reya mau dipoligami pastinya minta diceritain sama reyhan, ini modelan mokondo udah miskin banyak tingkah ujungnya nyungsep kere
Dew666
🪻👑
Dew666
☀️☀️☀️☀️☀️
Oma Gavin
dasar reyhan oon bin goblok dia yg selingkuh kenapa dia yg marah udah kere masih banyak gaya, makanya hp jgn di matiin giliran sekarang nuduh reya ngga info pengen tak tabok mulut lemes mu sama batako
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan reyhan dan rani biarkan mereka menikah resmi daripada zina melulu hidup reya juga butuh kebahagiaan bukan hanya diselingkuhi melulu
Eva Safitri: Sabar.. sabar
total 1 replies
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Dew666
🍭🍭🍭🍭🍭
Oma Gavin
semoga rani hamil buat segera terbongkar perselingkuhan mereka
Dew666
🍭🔥
Dew666
🔥🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!