NovelToon NovelToon
Jodohku

Jodohku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adira amna

perpisahan kedua orang tuanya itu,membuat seorang gadis bernama Adira Amna (21) sulit untuk menjalin sebuah hubungan serius dengan laki-laki.

hingga dengan tiba-tiba, Amna dilamar oleh seorang pria yang baru dikenal nya selama beberapa minggu! lalu,apakah Amna akan menerima lamaran dari pria tersebut?


penasaran sama kelanjutan ceritanya? yuk baca👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adira amna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5

Setelah perjalanan yang penuh keheningan itu pun akhirnya Amna dan Radit sampe di cafe yang berada tidak jauh dari danau, mereka berjalan memasuki area cafe dan memilih meja yang berada di dekat jendela kaca. Amna membuka buku menu sementara Radit hanya diam memperhatikan, jujur saja karna saat ini dia sedang dilanda gugup luar biasa.

Amna yang melihat Radit diam saja, pun akhir nya bertanya " mas Radit mau pesan apa ?"

" hmm, samain aja kaya pesanan kamu !" Amna yang tak mau ambil pusing pun akhir nya memilih menu yang sama untuk mereka berdua.

" mas Radit lagi ada masalah ?" Amna bertanya karna bingung melihat Radit yang sedari tadi diam tak bersuara.

Radit berdehem dan menjawab " kamu belum punya pacar kan na ?"

" hah ?" ' lah ditanya apa malah jawab apa' gerutu Amna dalam hati.

" Kamu belum punya pacar kan na ?" dan Radit malah mengulang pertanyaan nya, sontak Amna tertawa melihat kelakuan lelaki di depan nya itu.

menghentikan tawanya Amna pun bertanya." keliatan banget ya mas jomblo nya ?"

" jadi pacar saya ya na ?" kalo tadi Amna masih bisa tertawa, tapi tidak untuk kali ini. Amna justru menyatukan kedua alis nya heran.

" mas kayanya beneran lagi banyak masalah ya ?" Amna menggelengkan kepala nya.

Radit yang mendengar perkataan Amna pun mengiyakan, akhirnya dia menceritakan semuanya kepada amna.

" Jadi maksudnya, mas Radit mau manfaatin Amna gitu buat jadi pacar pura² nya mas radit ?" ujar Amna dengan senyum kecut nya.

" maaf na, bukan begitu maksud saya !" Radit panik melihat wajah Amna yang terlihat tidak enak itu.

Namun saat Radit ingin menjelaskan maksud dari ucapan nya itu, ada seorang pelayan yang datang mengantar pesanan mereka. Amna pun menghela nafas lega berkat kedatangan pelayan itu, sebab dia bisa menormalkan kembali jantung nya yang hampir copot! Mereka pun menikmati makanan nya dalam diam, dan Amna pun menerka nerka apakah ucapan Radit yang meminta nya jadi pacar itu serius atau memang hanya ingin pura².

Disaat mereka sedang menikmati makanan yang hampir habis itu, tiba² ada perempuan yang langsung bergelayut di lengan Radit, yang sontak saja membuat lelaki manis itu terlonjak kaget. Radit pun langsung beranjak pindah tempat duduk ke sebelah Amna, saat Radit hendak menegur wanita itu Amna sudah lebih dulu bersuara.

" lah mba nya siapa, dateng² main peluk aja ?" Sarkas Amna pada wanita itu.

dengan senyum mengembang, wanita itu mengulurkan tangan nya ke depan Amna " kenalin, gue Nadia mantan nya Radit! " 'kenapa juga nih cewe ada di mana² ' gerutu Radit.

" dia beneran mantan mamas ?" Radit pun terkejut dengan panggilan Amna kepada nya.

" i,iya !" namun radit segera mengatur mimik wajah nya sebaik mungkin.

Nadia yang mendengar panggilan Amna kepada Radit pun kesal. tetapi dia tetap berusaha mempertahan kan senyuman nya

Dan amna yang melihat Radit tak nyaman pun langsung mengambil inisiatif untuk pergi dari tempat itu.

" mamas udahan kan makan nya, tadi katanya mau ajak ade liat danau ?" Amna memasang wajah imut nya dan mengabaikan Nadia, yang berada diantara mereka dengan wajah yang sudah memerah menahan kesal.

" udah dek, sebentar ya mas bayar ke kasir dulu, Ade mau tunggu diparkiran atau mau ikut mas ke kasir !?" Amna merasakan bulu kuduk nya seketika berdiri.

" Ade ikut mamas aja ke kasir !" Amna menjawab dengan tersenyum.

Mereka berdiri di ikuti juga oleh Nadia yang sudah mengepalkan tangan nya karna menahan rasa cemburu, amna pun reflek melingkarkan tangan nya di lengan kokoh Radit. Namun sebelum Amna dan Radit beranjak dari sana, Nadia sudah lebih dulu menahan tangan radit dan langsung dihempaskan oleh lelaki itu.

" aku yakin kalau kamu cuma pura² Radit, dan aku ga akan menyerah buat dapetin hati kamu lagi, sampai aku benar² melihat dengan mata kepala aku sendiri kamu menikah sama orang lain !" setelah mengatakan itu, Nadia pun langsung beranjak pergi.

Amna hanya bisa melongo mendengar perkataan wanita itu.' bisa² nya ada perempuan nyebelin kaya gitu' gerutu Amna dalam hati.

Sementara Radit hanya bisa menghela napas panjang setelah kepergian Nadia, dia benar² muak dengan tingkah wanita itu. Dan Amna yang sadar tangan nya masih berada di lengan Radit pun langsung melepaskan nya dan sedikit bergeser mengambil jarak.

" Amna langsung ke mobil aja mas." Amna langsung melarikan diri saat itu juga, Radit pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah lucu Amna.

Setelah membayar semua nya Radit berjalan keluar cafe, menghampiri Amna yang ternyata masih berdiri disamping pintu mobil.

" kenapa ga langsung masuk ke mobil ?" tanya Radit dengan heran

" pintu nya di kunci !" Radit yang mendengar jawaban Amna pun tertawa, karna dia juga baru sadar kalau lupa memberikan kunci mobil nya pada Amna.

kedua nya sudah berada di dalam mobil dan mesin nya pun sudah dinyalakan,! tetapi Amna dibuat heran dengan lelaki di sebelah nya itu karna belum juga menjalankan mobil nya. Disaat Amna menoleh untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh Radit, disaat itu juga tatapan mereka bertemu, dan amna segera mengalihkan pandangan nya lagi ke arah lain.

" De Amna ?" suara Radit benar² lembut saat memanggil nama nya dan itu berhasil membuat pipinya bersemu merah.

Amna menolah saat nama nya dipanggil, tetapi dia tak berani menatap ke arah Radit karna dia benar² gugup sekarang.

" makasih karna sudah membantu mas menghadapi Nadia tadi !" Radit langsung menjalankan mobil nya karna tak mendapat jawaban dari Amna.

Amna mengambil HP dan memainkan nya hingga tak sadar kalau mobil yang ditumpangi nya itu sudah berhenti lagi,! saat mendengar pintu mobil yang ditutup barulah dia mengangkat kepala nya. Amna menoleh dan ternyata Radit sudah tak ada di jok kemudi nya, lalu amna pun ikut keluar dari mobil dan melihat lelaki yang sedang dia cari itu sedang berdiri dipinggir danau.

" mas Radit ?" Radit menoleh dan tersenyum tipis, lalu melambai kan tangan menyuruh Amna untuk mendekat.! dengan wajah yang tertekuk Amna pun menghampiri lelaki itu.

" udah selesai main hp nya ?" Radit bertanya dengan tangan yang di lipat di depan dada.

Ditanya seperti itu amna pun makin menekuk wajah nya. " mas kenapa ga bilang dulu kalau mau mampir kesini ?".

" bukan nya tadi ade yang bilang mau mampir ke danau sama mamas ?" Radit melebarkan senyum nya meledek Amna.

namun Radit di kejutkan oleh Amna yang tiba² berjongkok dan menangis sambil menutupi muka nya dengan telapak tangan. " loh de ko malah nangis sih? De mas minta maaf kalau udah bikin kamu ga nyaman !" Radit ikut berjongkok dan mengusap pelan kepala Amna yang tertutup hijab.

" mas jangan kaya gitu ama Amna !" Amna merasa malu pada Radit karna tingkah nya tadi di cafe.

" mas minta maaf !" Radit tarik pelan pergelangan tangan Amna dan meminta nya untuk berdiri, Radit pun langsung membawa Amna untuk kembali ke dalam mobil.

" De maafin mas ya ?" Radit sungguh merasa bersalah karna sudah membuat Amna menangis.

" Amna malu, Amna mau pulang !" rengek Amna, sontak Radit pun langsung tertawa karna tingkah Amna yang menurut nya sangat menggemaskan itu.

Radit memperhatikan Amna yang sedang mengelap air mata nya dengan tissu, setelah melihat Amna sudah tenang Radit pun langsung tancap gas mengantar amna pulang, dan keadaan di dalam mobil pun terasa lebih sunyi dari pas berangkat tadi. setelah beberapa menit perjalanan, mereka pun akhirnya sampai di depan gang rumah Amna, Radit memarkir kan mobil di tempat biasa, turun dari mobil dan mengikuti langkah Amna menuju ke rumah nya.

" Amna ?" panggil Radit ketika mereka sudah sampai di depan pintu rumah Amna. " nikah sama saya ya na ?" ajak Radit tanpa basa basi.

Amna yang mendengar ucapan Radit pun jelas langsung terkejut " mas Radit ga lucu banget sumpah bercanda nya !" ucap Amna sambil terkekeh pelan.

" saya serius Amna! " sorot mata Radit benar² menunjukan keseriusan nya.

ceklek

Tiba² pintu rumah Amna terbuka, ternyata ayah Amna lah yang membuka nya. " diajak masuk dulu kak teman nya !" ujar ayah Amna.

" mas radit mau langsung pulang aja katanya yah !" amna buru² menolak ucapan ayah nya itu.

" maaf om kalau boleh saya mau bicara sebentar ?" ucapan Radit barusan langsung membuat Amna melebarkan mata nya.

" boleh!, silakan masuk dulu, biar dibikinin kopi sama Amna !" ayah Amna tersenyum saat mempersilakan Radit duduk. " kak tolong buatkan kopi buat teman mu." titah ayah pada Amna, yang dijawab anggukan oleh gadis itu.

Saat Amna sedang membuat kopi, dia di kaget kan oleh Yaya yang tiba² ada di belakang nya " lu ngapain sih ya, ngagetin orang aja !"

" lah siapa yang ngagetin, lu nya aja yang bengong trus dari tadi !" Yaya yang disalah kan oleh Amna pun menjadi kesal.

" di depan ada tamu ya na, siapa ?" tanya Yaya dengan suara berbisik.

" mas Radit !" jawab Amna dengan pelan dan Yaya pun hanya menganggukkan kepala nya pelan.

Sementara di ruang tamu, Radit sedang meminta izin kepada ayah Amna untuk melamar putri nya itu.

" saya memang baru kenal sama Amna dua bulan om, tapi saya serius ingin mengajak Amna menikah." ucap Radit dengan tegas.

" saya sebagai seorang ayah, tentu bahagia bila ada seorang laki² yang melamar anak saya . Tapi keputusan tetap ada di tangan Amna, dia yang berhak menentukan pilihan nya Karna tugas saya sebagai seorang ayah hanyalah memberikan restu." ujar ayah Amna kepada Radit.

Disaat bersamaan Amna mengantar minuman ke ruang tamu, ayah pun meminta Amna untuk duduk di samping nya.

" kakak! tadi nak Radit sudah menyampaikan niat baik nya pada ayah, nak Radit ingin meminang kakak sebagai istri nya.!!" ayah mengusap pipi anak gadis nya itu dengan lembut. " tapi ayah belum bisa memberi jawaban ke nak Radit, karna cuma kakak yang berhak untuk menjawab nya." lanjut ayah Amna dengan senyum hangat nya.

Amna menelan ludah nya dan menolah ke arah Radit, disaat itu dia melihat Radit yang sedang tersenyum ke arah nya. Amna kembali memalingkan wajah nya ke arah lain. Amna sudah mendengar percakapan Radit dan Ayah nya itu sewaktu di dapur, karna memang jarah ruang tamu dan dapur ga terlalu jauh.

Amna menghela napas panjang untuk meredakan rasa gugup nya " kenapa mas Radit ingin menikahi Amna ?" tanya Amna tanpa menatap lawan bicara nya.

" setiap saya selesai solat istikharah nama dan wajah kamu yang selalu terbayang sama saya na, dan saya yakin itu adalah jawaban dari Allah atas doa² saya selama ini !" Jawab Radit dengan tegas.

Ayah berdehem pelan karna melihat dua orang di depan nya itu saling berpandangan. " jadi gimana kak, kamu terima apa tidak pinangan nya nak Radit ?".

Amna pun mengucap bismillah dalam hati dan menganggukkan kepala nya sebagai jawaban. Dan itu langsung membuat ayah dan Radit mengucap rasa syukur secara bersama.

" secepat nya, saya akan membawa keluarga saya untuk melamar Amna secara resmi om !" dan langsung disetujui oleh ayah Amna.

Karna waktu sudah lumayan malam, Radit pun pamit pulang kepada ayah dan calon istri nya itu 'calon istrinya ga tuh '. Dan saat sudah berada di depan pintu, Radit membalikan tubuh nya menghadap Amna, mengusap pelan pucuk kepala yang tertutup oleh hijab itu.

" besok mas jemput ya de ?" ucap Radit

" besok pagi Amna mau ke rumah mommy !" jawab dengan dengan menundukkan kepala nya.

" mas boleh kenal sama mommy nya Ade ?" tanya Radit dan dijawab dengan anggukan oleh Amna.

Radit melebarkan senyum nya, " besok pagi mas anter ya ?" dan Amna pun kembali menganggukkan kepala nya.

" yaudah Ade langsung istirahat aja, mas pamit dulu ya! assalamualaikum calon istri " pipi Amna langsung bersemu merah karna panggilan itu.

" waalaikumsalam " jawab Amna lirih.

*

*

*

*

*

1
♡ ECHI ♡
mau yang kaya Radit, di po Thor 😁
buna: boleh, tapi waktu nunggu nya seumur hidup ya, mau gak?
total 1 replies
Dinar
Yang kaya Radit maksudku Tuhan 🥲
♡ ECHI ♡
lanjooottt
Dinar
Radit bisa gak kalau semuanya gak usah diborong?
buna: udah setelan pabrik nya begitu kak wkwkwk
total 1 replies
buna
aku pun mau kak, tapi langka kaya nya
Dinar
Mau yang kaya Radit, co di mana ya Thor?
paket lengkap banget si Radit Radit itu Tuhan
Dini Mariani s
bagus
KoriZen _ Zaa
bagus banget kak ceritanya, saya sukaa
♡ ECHI ♡
lah ayang aku kenapa ada di sini /Smirk/
♡ ECHI ♡
lanjootttt
♡ ECHI ♡
lanjutttttt
♡ ECHI ♡
lanjut dong, yang banyak
♡ ECHI ♡
bagus
♡ ECHI ♡
mampir 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!