Menceritakan seorang perawat cantik,Yang rela menikah demi melunasi hutang keluarga ibunya, Ditambah lagi calon suaminya sangat mencintai nya ,Namun Rania belum siap menikah pada saat itu.
Dan disaat Rania mulai , mencintai suaminya saat itu pula suaminya selingkuh dengan sahabat Baik Rania sendiri, Sehingga Merusak Kerukunan rumah tangga Rania yang sudah berjalan tiga tahun, Sehingga membawa Rania Bertemu dengan pria yang sangat mencintai dan menyayangi nya Dan Laki laki itulah damar.
Akankah perjalanan cinta Damar dan Rania semulus Judul cerita dari novel yang sering Rania baca.
Sementara Damar dialah seorang pemuda biasa yang,Hanya mengandalkan kepintarannya ,Saat ia hampir menggapai kesuksesan nya ia ditinggalkan oleh tunangannya yang memilih suami orang,Yang sudah kaya raya sejak lahir.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 04 kasmaran
pagi itu sangat indah Damar Joging disekitar kompleks. ditemani oleh Nana Mereka duduk diantara kursi kursi Taman joging yang tersedia.
"Kamu mau minum " Damar menyerahkan air mineral yang dia beli saat berlari di jalan.
"Kamu tau aja ,kalau aku haus mar" ucap Nana sambil mengambil sebotol air mineral dari tangan damar.
kemudian damar kembali Bangkit dari bangku yang dia duduki.
"Ayo kita lari lagi ,jangan malas bentar-bentar istirahat Mulu,kamu mah.
"Iya Bawel banget sih kamu"ucap Nana Bangkit sambil menarik hidung mancung milik Damar.
"Aw sakit " Damar memekik sementara Nana telah lari dari hadapannya.
Damar mengejar Nana dan berhasil ,menangkapnya Damar memeluk Nana dari belakang nya Damar sangat bahagia saat bersama Nana meski ingatan nya hilang dia bersyukur karena telah dipertemukan dengan wanita sebaik Nana.
"Damar lepasin aku geli ih,Kamu mah apa an peluk peluk aku" ucap Nana sambil terguling-guling diantara Rerumputan yang hijau di taman Joging ,Bersama damar.
Saat posisi Nana berada di Bawah,Dan Damar diatasnya pandangan mereka bertemu.
seketika hening suara nafas terdengar memburu diantara keduanya.
Namun Nana mendorong tubuh Damar sehingga terjungkal ke samping Nana.
"Awwwww pekik ' Damar"
"Haha siapa suruh berada di atas aku,Sakitkan kalau terjatuh"ucap Nana yang sedang tertawa.
"Lagian kenapa tadi kamu mandangin aku seperti itu" Damar berusaha menggoda Nana.
"Ih apa itu tatapan seperti itu,kamu tidak sedang merayu aku kan" ucap Nana.
"Lagian kalau aku merayu kamu,Kamu bakal nolak gitu Kan aku ganteng "ucap damar penuh percaya diri.
"Ih kamu pede banget deh,Lagian aku enggak tertarik sama kamu" ucap Nana menimpali Damar.
Lalu Nana beranjak bangun, seketika Damar menahan Nana yang hendak bangun.
"I love you Nana" Ucapan Damar terdengar menggema ditelinga Nana.
Hening ...
"Kamu kenapa diam,Apa selama ini kamu tidak punya perasaan terhadap aku"
Damar yang merasa malu karena telah mengutarakan isi hati secara tiba-tiba ,terhadap Nana dia beranjak pergi menjauh dari hadapan Nana.
kemudian Nana berlari dan memeluk Damar.
"Aku juga cinta sama kamu Damar,maafkan aku selama ini aku belum menyadari nya"Kamu mau kan Menjalani semua ini dengan aku.
"Kamu yakin...? kalau belum siap tidak apa-apa, Aku akan menunggu sampai kamu siap"ucap Damar .
kemudian Nana dan damar Berdiri sejajar mereka saling berciuman, Padahal Nana tau kalau Damar hilang ingatan ,Dan suatu saat ingatan itu akan kembali,Tapi saat ini Nana hanya ingin menikmati bersama dengan orang yang sangat mencintai nya.
Sementara Rania bersama Henry suami nya ,Akan pergi untuk liburan ke vila yang ada perkebunan tehnya.
"Mas aku udah tidak sabar ingin,ke vila kita sudah lama loh tidak kesana" ucap Rania seraya tersenyum.
"Iya maafkan mas yah sudah 3 tahun ini kita tidak liburan ,lantaran mas sibuk terus"ucap Henry sambil memeluk istrinya.
Saat mereka berpelukan tiba tiba Diana dengan membawa kopernya , menghampiri mereka.
"Kamu mau kemana,Diana bawa koper sebesar itu" ucap henry. kalau di timpali oleh adiknya itu
"Ya aku mau ikut lah, bang bukannya kalian mau liburan ya ke vila masa aku enggak boleh ikut" ucap Diana Memaksa ikut.
"Ya boleh dong Diana ,lagian kalau kamu ikut pasti bakal rame"Bolehkan mas Diana ikut "ucap Rania terhadap Henry suaminya, Dengan terpaksa Henry mengiyakan nya.
Belum Henry mengucapkan kata katanya Diana sudah memotong nya terlebih dahulu.
"Tuh kan kak Rania aja,Ngebolehin masa bang Henri enggak Ngebolehin sih" Diana berujar.
kemudian Henry menimpali , Perkataan dari adik kesayangannya.
"Iya boleh ,tapi inget disana nya kamu jangan bikin cape Abang sama kak Rania ya" ucap Henry memberi tahu adiknya.
"Iya ...iya ...Aku tidak akan macem - macem disana nya " ucap Diana malas.
Kemudian mereka bertiga bersiap untuk berangkat menuju Vila mereka.
Di dalam mobil Henry menanyakan terkait,Niat Rania yang ingin bekerja lantaran Rania ingin mempunyai kegiatan sendiri.
"O ya sayang ,Gimana Kamu mulai kapan kerja nya" ucap Henry.
"Kaya nya sih nanti mas hari Senin,Kebetulan aku sudah bertemu juga kemarin sama Dokter Fachry dan Mba Aisyah." ucap Rania.
lalu Henry kembali dengan pertanyaan nya .
"Mereka itu siapa sayang"?
"Mereka itu suami istri ,mereka bekerja juga kok di rumah sakit juga sama kaya aku" ucap Rania.
"Owh yaudah yang penting kamu,Hati hati kerja nya ya dan inget jaga pandangan dari laki laki lain" ucap Henry.
Diana yang sibuk bermain dengan ponselnya di jok belakang, seketika ikut menimrung.
"Bang hati hati bawa mobilnya ,yang fokus nyetirnya disini kan jalanannya licin" ucap Diana mengingat kan Kaka nya.
"Iya ...Kamu bawel ih ,Anak kecil diem aja ikuti aja apa kata abangnya"ucap Henry.
"Ih Abang Henry,Aku kan udah gede buktinya bentar lagi aku lulus sekolah SMA" ucap Diana yang menimpali candaan Kaka nya.
Namun mereka tidak tau ,dari arah berlawanan ada Mobil truk yang rem nya blong...
"Mas awas di depan ada mobil" Rania berteriak.
"Tiiiiiiiiit awassssss" Brukkkkkk,Henry membanting stir nya ke kiri,lantaran di kanan nya adalah Jurang Dan mobilnya menabrak pohon ,untung saja Henry membanting stir nya ke sebelah kiri.
Terlihat Rania pingsan,dan Diana shock lantaran telat sedikit saja Henry membanting stir nya mereka habis tertabrak Truk kontainer.
Dengan panik Henry turun membuka pintu mobil yang berada di sisi kiri Rania.
"Rania bangun sayang,hey Rania maafkan mas yang tidak hati-hati"ucap Henry sambil menepuk-nepuk pipi istrinya.
sementara Diana yang sangat shock,Tetap berdiri disampingnya Henry.
"Ayo Diana bantuin Abang ,Buka pintu sebelah sini" ucap Henry dan kemudian Diana pun ikut membantunya.
"Kak ,bangun kak Rania" ucap Diana yang menepuk pipi Kaka ipar nya itu.
Kak jangan lupa pulangkan sendal diriku yang nyangkut di atap rumah damar ya
akuh masih disini akuh TIDAK menunggu Muh
sampai kau pergi aku tak perduli
rasanya sedang memanggil namamu namun seolah tak ku dengar🤣
uhukk..
ya pasti diriku dirindukan lah🤣
wkwkwk..
tanda jejak literasi ga jelas maaf kan diriku 🙏
semoga kita sehat-sehat dan tetap bersahabat, jangan rindu nanti banyak spam literasi halu disini 🤣
semangat selalu kak Author CS 👍🏻
jangan lupa ikan goreng di rumah 👍🏻
sayang dari Amera 💕